
BAB 33. MAWAN
Mawan laki laki seumuran dengan Rahael mungkin sedikit setahun lebih tua dari Rahael. Laki laki yang mengejar Rahael semenjak SMA.
Laki laki yang rela tinggal kelas setahun demi bisa berdekatan dengan Rahael yang di cintainya sejak pandangan pertamanya.
Gila memang itu yang selalu di ucapkan teman teman sekelasnya, namun sayang cintanya bertepuk sebelah tangan .
Entah, apa yang membuatnya terus mengejar Rahael dan terus mendapatkan penolakan.
Seperti sebuah obsesi besar untuk mendapatkan Rahael hingga Mawan melakukan rencana gila pada Rahael.
Mengingat pesta sekolah di adakan di hotel seperti mendapat angin surga, sebuah rencana di buat matang dan tak ingin ada kesalahan dan penolakan lagi.
Dengan kekuasaan orang tua dan bantuan seorang pria dewasa untuk mendapatkan obat yang di inginkan, meski harus membayar fulus yang lumayan banyak.
Ya, kini Mawan harus mencari kesempatan yang pas untuk melancarkan aksinya, sengaja Mawan menerima tawaran temannya untuk minum hingga Mawan sedikit mabuk. Saat ini memang Mawan sedikit mabuk dan mengingat setiap penolakan Rahael membuat Mawan nekat untuk melancarkan aksinya.
__ADS_1
Seperti mendapat undian, saat mengetauhi silvi meninggalkan Rahael sendirian. Sesaat hati Mawan berbunga.
Mawan dengan kuasanya melancarkan aksi dengan di bantu beberapa temannya untuk menghalangi silvi di toilet keluar dari toilet dengan cepat.
"Ya, memang itu, semuanya pun tidak lah gratis. Setelah berhasil menjebak Rahael, secara tiba tiba hpnya berdering.
"Ya, mamanya menelfon mengabarkan bahwa papanya mendapat kecelakaan, mendapat berita itu membuat Mawan harus bergegas.
Dengan menaruh baju Rahael di atas ranjang dan menuliskan sesuatu di secarik kertas berharap Rahael tahu apa yang terjadi dan akan menunggunya hingga Mawan datang menjemput.
Namun, keadaan berkata lain, saat Mawan tiba di rumah sakit, semua itu hanya siasat mamanya saja agar mau menurutinya untuk pindah ke Bali dan kuliah di sana.
"Ya, menurut adalah jalan satu satunya agar
demi masa depan Mawan dan Rahael juga.
Hingga akhirnya tiga bulan setelah kejadian itu, Mawan kembali menghubungi Rahael tapi entalah mulutnya seperti terkunci saat Rahael membalas panggilannya.
__ADS_1
Hingga akhirnya pertemuan sekilasnya dengan Rahael di suatu mall terbesar di kota M.
"Ya, saat itu Mawan melihat Rahael berjalan beriringan dengan seorang pria yang mungkin umurnya beberapa tahun lebih tua dari Rahael. Saat itu hati Mawan kembali sakit. Hingga akhirnya Mawan bertekad untuk memata-matainya .
Namun, sudah hampir tiga hari Mawan mencoba untuk berhenti di depan rumahnya tetapi tak pernah sedikit pun Mawan melihatnya.
Mawan hanya melihat laki-laki yang bersama Rahael di Mall. Akhirnya tanpa sengaja Mawan membuka ig yang lama tak Mawan aktifkan. Melihat Intan dan Kinan berfoto selfi di depan toko Rahael membuat Mawan terkejut dan kembali berharap.
Awal melihatnya, setelah sekian lama membuat dada Mawan berdenyut. Saat Mawan melihat Rahael telah berbadan dua.
Tak ada perubahan hanya tubuhnya saja yang nampak berisi, pipinya yang agak
tembem dan perutnya yang besar, sungguh jantung Mawan serasa terus di pacu.
Sengaja memborong semua aksesoris dan oleh-oleh lainnya agar pria yang bersama Rahael tak curiga dan yang Mawan lihat mereka seperti pasangan suami isteri.
Beberapa hari Mawan terus datang dan melihat situasi untuk mendekati Rahael. Namun, suaminya seperti suami yang siaga dan over protec .
__ADS_1