
Melihat twin mendekat ke Rahael kami masih melihatnya dengan gemas saat mereka bergantian mencium perut ibunya sambil mengelus adek , adek , adek sambil sesekali bergojet , buih....bener kudangan bapak sudah melekat melihat itu semua tertawa
terpingkal .
Waktu berlalu dengan cepat kini kehamilan Rahael sudah mendekati seminggu hari yang di tentukan belajar dari pengalaman sebelumnya kami sangat berhati hati menyiapkan semuanya dengan baik
Selama mendekati hari h persalinan twin di minta untuk tinggal sementara di rumah pak panji dan bu widia , tapi Rahael menolaknya dengan alasan tak biasa di tinggal twin
ya..kini selepas kepergian Mawan memilih tinggal di tempat rumah lamanya dengan alasan ingin dekat dengan cucu cucunya
Ini masih hari ke lima tapi Rahael sudah merasakan mulas aku bergegas menyiapkan segala keperluan dan meminta tolong bapak untuk mengantar karena Rahael minta lahiran di bidan Sumi jadi cukup dekat
Setelah sampai di bidan Sumi semua sudah di siapkan dan memang kini Rahael sudah lebih pengalaman jadi dia semakin cermat dan tidak ingin menunggu lama pembukaan
saat tiba di sana memang benar tinggal menunggu pembukaan lengkap
Aku yang sedari tadi menungguinya ikut merasakan begitu besar perjuangannya demi darah dagingku .
Setelah pembukaan lengkap seperti biasa sesuai arahan bidan Sumi akhirnya lahirlah dua bidadari cantikku , kuadzani mereka satu persatu dan menyerahkan kembali pada bidan sumi
Rahael tampak tersenyum lebar begitu juga dengan ku , rasa syukur terucap dengan tulus dalam hati ku mendapat dua bidadari kecil dan dua jagoanku yang akan meramaikan rumah kecilku nanti nya
"Siapa Ra namanya ucap bidan Sumi
__ADS_1
AALYAH yang artinya wanita yang di tinggikan dan ALIA adalah wanita mulia
jawab Rahael
Di luar nampak bapak , ibu dan ibu mertua
beberapa saat nampak bu widia dan pak panji serta silvi juga ikut datang
Aku berpamitan pada mereka semua karena ingin mengubur ari ari dedek twin
Sesampainya di rumah ku lihat twin sedang bermain dengan bi Nina sedang bi Narmi ku lihat sedang mencuci ari ari
Saat bi Narmi menyerahkan gendok kulihat sama seperti dulu .
setelah selesai aku langsung mandi dan bergegas kembali ke bidan Sumi
" Besok saja pak lagian besok juga sudah pulang , ucap bibi
" Ya sudah titip twin paling nanti eyangnya juga sudah pulang , " bi saya berangkat dulu sambil menutup pintu
Twin yang tadinya tidur kini terbangun mendengar suara pintu ku tutup
Aku bergegas kembali masuk , eh.....kaget ya sembari ku cium pipi mereka
__ADS_1
ibu ....pak mau ibu.....tangisnya
secara serempak , betul juga jika Rahael tak mengijinkan mereka untuk tidak menginap di rumah eyangnya
" Bi ganti gih , kadian twin nyari ibunya kataku , mereka berdua lekas masuk dan berganti pakaian tak berapa lama
" Ayo pak ucap mereka , sembari menuntun kakak twin dan bi nina mengunci pintu dan pagar .
Tak butuh waktu lama untuk menuju bidan Sumi semua berkumpul perasaan bahagia menyelimuti semua yang ada , apalagi kakak twin tertawa lepas saat bertemu dengan ibunya
Aku melihatnya dari luar ruangan bibirku tersenyum , apalagi yang akan ku cari semua sudah ada di depan mata kebahagiaan dan masa depan sudah terlihat jelas tinggal menjalaninya saja
Ya kehidupan ku sangatlah lengkap saat ini
terimakasih Ya Allah hanya itu yang terus kupanjatkan di tiap tiap doaku selesai shalat
TAMAT
NB . TERIMAKASIH UNTUK YANG SUDAH
MEMBERIKAN DUKUNGAN VOTE LIKE
DAN HADIAH DI TUNGGU KOMENTAR
__ADS_1
YANG MEMBANGUN DAN BIJAK
MAAF JIKA MASIH BANYAK SALAH TULIS DI SANA SINI