Rahael

Rahael
BAB 93 .


__ADS_3

Merasa nama mereka di panggil kak Rahan dan Rayhan langsung mengikuti ke atas om No dan tante Rin mendadak bingung sementara bapak masih sibuk menyuruh pergi tante cantik


Beberapa saat kemudian bapak sudah naik ke atas , "Ra...


" sebaiknya selesaikan urusan mas disini , jangan kembali menemuiku jika urusannya belum selesai


" Setelah itu kita selesaikan masalah ini


ku lihat ibu sudah menangis


" Al , Aal lihat kakakmu dan bantu berkemas kasian mereka


" Ra... ini tidak seperti yang kau pikirkan


" Mas....aku tak ingin berdebat di sini kasian anak anak pasti shok


" Maaf sebaiknya mas selesaikan dulu urusan mas , biarkan anak anak bersamaku


Sembari tangannya mengetik sesuatu di hpnya , kita pulang sama sama Ra


" Mas...teriakku saat itu , aku mohon selesaikan dulu yang di sini paham , biar aku tenang dulu


Sembari ku tarik koperku , " Rahan , Rayhan dan twin Al ayo....


" Ra....berhenti ucap mas Galang

__ADS_1


"sudah mas aku sudah pesan pesawat


tolong pikirkan lagi , aku hanya ingin mas menyelesaikan semuanya


Ku lihat anak anak sudah siap , Rahan dan Rayhan dalam gandengan Al dan Aal


Rahael sudah di bawah saat taksi online sudah menunggu , aku hanya diam terpaku menatap mereka pergi


Ya kini aku menyesal kenapa masih saja menerima mantanku dulu dan tak menjelaskan pada Rahael dari awal


Mawan flass back


Menerima telfon dari bapak saat itu membuat pikiranku jadi kacau , aku harus


menemui anak majikanku , awalnya aku menolak tapi begitu melihat dan bapak mengingatkan akan hutang budi seketika aku


saat bapak memintanya untuk menutupi aibnya


Saat itu aku tengah menjalin kasih dengan teman kuliahku , memang aku tak pernah bercerita tentang ini dengan orang tuaku


karena mauku langsung aku lamar


Tapi kenyataan berkata lain , aku akhirnya memutuskan pacarku dan menceritakan semuannya dengan jujur


Awalnya dia menolak mentah mentah tapi karena janjiku masih mau menjadi teman nya akhirnya dia luluh juga , bodoh ....itu yang ku rasakan

__ADS_1


sudah bertahun tahun aku tak pernah bertemu , akhirnya dia menghubungiku lewat chat ku . sering menghubungiku secara online jujur setelah sekian lama saat bertemu kembali masih ada sedikit rasa dan mengetauhi dia belum menikah juga


Mungkin hanya sebatas ini perasaanku hingga kejadian ini


Satu kesalahan dan satu kepercayaan Rahael yang aku khianati .


flass back end


Aku langsung bergegas menuruni tangga No yang melihatku bingung dan Rin hanya duduk terdiam berdiri di depan ruko menunggu seseorang datang kembali setelah menghubunginya beberapa menit tadi


Ku lihat log panggilan tak ada jawaban


sudah berkali kali bahkan keempat anakku pun tak dapat aku hubungi seketika ku tendang pintu mobil


Bodoh ....bodoh itu yang selalu ku ucapkan


melihat sosok yang ku tunggu sudah datang aku menyeretnya untuk masuk ke mobil


sebelumnya kukirim pesan ke Rin bahwa kami pulang


Jalan satu satunya aku harus membawa nisa untuk menjelaskan semuanya


perjalanan pulang ku lalui dengan gundah mungkin saat ini mereka sudah sampai tujuan kulihat sudah hampir lima jam yang lalu


Mendekati kota tujuanku aku menelfon bapak ingin mencari kabar tentang Ra dan anak anak bapak bilang mereka belum nyampai dan dari nadanya aku tahu bahwa bapak sedang marah saat ini

__ADS_1


Ya...jadi ingat akan ucapan bapak jika sesuatu terjadi dengan Ra dan anak anak bapaklah orang pertama yang harus aku hadapi dulu


seketika aku mendadak lemas , melihat itu nisa langsung menyuruh ku menghentikan mobilnya


__ADS_2