
Tidur bersama twin membuat ku bangun kesiangan , yang kurasakan tubuh ku menghangat .
Ku gerakkan tubuhku , serasa ada tangan yang merangkulku .
Mengerjapkan mataku ku lihat twin tidur dengan posisinya yang tidak beraturan Rahan kepalanya di bawah sementara rayhan kakinya berada di dekat kepalaku
membuatku tersenyum .
Menyadari posisiku tak nyaman ku lirik kearah bawah , kulihat tangan mas Galang merangkul ku dengan erat .
Saat kugerakkan tubuhku , " sudah tidur lagi mumpung twin masih tidur , ucapnya .
" Mas....
" Jangan gerak Ra ...nanti twin bangun siapa yang nyuruh kamu ninggalin aku tidur sendirian , tidurlah sebentar lagi pintanya
Aku hanya terdiam sesaat dan memenuhi keinginannya .
Ku lirik sudah jam delapan pagi ,tumben tumbenan twin juga belum bangun mungkin merasa nyaman tidur bersama , aku terbangun saat mendengar ketukan di pintu
" mas ....sembari ku lepas tangannya mas Galang hanya menggeliat sesaat kemudian membuka matanya .
" Ada yang mengetuk pintu aku beringsut turun dengan pelan , mencegah twin terbangun .
Di tepi ranjang mas galang menarikku lagi
" Aduh mas kasian yang di depan pintu sudah nunggu jawabku .
Akhirnya di lepas juga badanku ,aku tersenyum melihat tingkahnya kayak abg batinku .
Berjalan sembari membetulkan baju ku yang sedikit tak beraturan " mas kunci pintunya .
__ADS_1
Mas Galang menunjuk saku celananya , " di sini Ra.... ambil .
" idih....mas Galang mesum ,aku juga belum mandi kok mikirnya aneh aneh , buruan .
Mas Galang berdiri sambil merogoh saku celananya , " tau saja kalau mas mau modus
sembari tersenyum .
Sedetik kemudian mas Galang sudah membuka pintu .
"M...maaf bu , bibi di minta eyang uti Rahayu untuk membangunkan twin .
Seketika aku dan mas Galang saling bertatapan " memangnya kenapa bi ?
saya kurang tau bu , jawab bi narmi .
" Ya sudah , biar saya saja yang menemui ibu
" Iya , pak ucap bi narmi sembari tersenyum
Aku dan mas Galang masuk ke kamar
" Mas mandi dulu gih gantian sama Ra ucapku .
Tak menunggu waktu lama mas Galang bergegas ke kamar mandi , tak memerlukan waktu lama akhirnya keluar juga .
Setelahnya aku bergegas mandi , yang awalnya aku ingin berlama lama aku urungkan saat mas Galang memanggilku
" Cepet Ra... jangan lama lama , " ya..bentar mas .
keluar kamar mandi dengan bergelung handuk , mas Galang yang menatapku tersenyum .
__ADS_1
" Ayo buruan sudah di tunggu ibu , twin juga sudah mandi , sembari mengeringkan rambutku, " memang ada apa mas ? sepertinya kok serius amat .
Tanpa menjawab mas Galang berdiri mengambil handuk ku dan kemudian membantu menyisir rambutku
" biar cepet , ucapnya .
Aku yang di perlakukan demikian jadi sedikit bertanya tanya .
" Ra...ayo , kok melamun sembari menarik tanganku , " sabar mas ucapku .
Berjalan keluar kamar menuju ruang tengah ku lihat semua nya sudah berkumpul
Aku dan Rahael langsung ikut duduk di tengah tengah mereka .
Bu Rahayu yang melihatku bingung langsung
tersenyum , " sarapan dulu siapa tahu kelaparan .
Kulihat bapakku senyum senyum , " memang ada apa bu , kok twin di bangunkan .
" Sudah lekas sarapan dulu , " memang membangukan cucu harus ada apa apa supaya terbiasa Lang , biar kalau sudah besar terbiasa ucap mertuaku .
Ibu yang sedari tadi diam nyletuk
" mangkannya jangan begadang terus le
sembari menyesap teh nya .
ku lirik Rahael bersemu merah dengan rambutnya yang sedikit basah menurutku semakin cantik .
" sudah sarapan dulu , mesam mesem me mengko dek kamar ae ( senyum senyum nya nanti saja di dalam kamar ) ucap bapak sembari menepuk pundakku , setelahnya bapak berlalu pergi ke teras depan .
__ADS_1