
Setelah sebulan pasca melahirkan merupakan hari hari yang berat di mana twin Ra begitu sangat cemburu dengan twin Al
Rahael yang melihat itu merasa sedikit tercubit hatinya , ingin menambah momongan lebih awal ternyata harus serta dengan menyiapkan batin juga .
Memiliki empat anak dengan usia yang tidak begitu jauh jaraknya di mana twin masih tiga tahun sedang aktif aktif nya memerlukan banyak perhatian dan belum mengerti akan pengertian
Mungkin untuk baby Al masih banyak tidur dan hanya memerlukan asi saja hingga kini bi Narmi berganti tugas mengurus twin Al
Sedangkan twin Ra sedikitpun tak ingin aku tinggalkan selalu menguntit di belakangku dan selalu merengek jika aku menggendong
Twin Al .
Kini seisi rumah harus selalu sibuk mengurus anak anak saat mereka menangis bersamaan lucu memang .
Mas Galang yang melihat hal itu hanya menggaruk kepalanya disamping kesibukannya di ruko yang semakin padat juga mas Galang adalah korban dari kerepotan kami dan menjadi orang yang paling terakhir aku perhatikan
Kasian itu yang saat ini kurasakan kadang harus pinter pinter mencuri waktu dan menyiasatinya .
Tawaran dari ibunya mas Mawan mungkin kadang menggiurkan hatiku untuk mengijinkan Twin Ra untuk seminggu sekali tinggal di rumah mereka , untungnya mas Galang selalu menolaknya .
Ya mungkin inilah keseruan dan kelucuannya
rumah yang cukup besar di tambah hadirnya dua bidadari kecil lengkap sudah
__ADS_1
Seperti pagi ini saat aku sedang memberi asi twin Al tiba tiba Rayhan datang dengan tangisnya .
Sesaat aku tersenyum " sini sayang ucapku
bu ...hua hua hua sangat keras hingga membangukan Al .
Tak berapa lama Rahan juga ikut masuk
" ayo sini duduk .
Rahan ku taruh di sisi kanan ku dan Rayhan di sisi kiriku , mereka merangkul kedua tanganku dengan erat .
Melihat Al menangis aku langsung menggoyang box twin Al ,tapi Rahan langsung marah , " gak boleh bu ...gak boleh sambil menarik tanganku .
Rayhan langsung duduk di pangkuanku sedang Rahan langsung naik juga ke pangkuanku
Mungkin awalnya repot tapi lama kelamaaan semua bisa terkendali
Tanpa terasa waktu bergulir dengan cepat Aalya dan Alia sudah berumur lima tahun sedang kan Rahan dan Rayhan sudah delapan tahun .
Twin Al merupakan perpaduan antara aku dan mas Galang sedangkan twin Ra plek ketiplek Mawan tapi bukan masalah bagiku
dan twin Ra merupakan kebanggan mas Galang , pak panji dan bu widia masih sama dengan adanya twin Al mereka seakan menemukan sosok anak perempuannya .
__ADS_1
Dan mereka lebih heboh , terkadang ibuku dan mertuaku harus mengalah untuk mereka
senyummku sekilas terukir saat semua berkumpul .
Serasa anak anakku mendapat begitu rasa sayang yang berlebih dari dua kakek dan tiga neneknya .
Lamunannku sedikit jauh kebelakang
andaikan ayah masih ada mungkin juga akan merasa bahagia juga , aku sedikit mengikis air mataku yang sedikit jatuh.
Lamunannku terhenti saat kudengar suara yang begitu kukenal , " kenapa ?
aku masih terdiam .
" Jangan sering melamun sendiri apalagi sudah hampir magrib gini ucap mas Galang
Aku hanya tersenyum menatapnya , " bukan yang seperti mas fikirkan , aku senang impian menjadi ibu muda saat anakku sudah mulai besar besar .
Sekilas mas Galang menatapku
"hm....gimana kalau kita nambah dedek lagi
" Gak mas hidupku sudah lengkap dengan dua jagoan dan dua bidadariku , hanya ingin membesarkan dengan baik baik saja ucapku
__ADS_1
Mendengar hal itu mas Galang menatapku dalam , kubuyarkan lamunannnya saat adzan magrib berkumandang .
" Ayo sholat nanti takut ada yang lain lain sembari ku kecup lembut pipinya