Rahael

Rahael
BAB 65 .


__ADS_3

Rahael yang melihatku duduk di depan kamar sedikit terkejut , " Eh....mas sudah tadi duduk di sini sembari menatapku .


Aku hanya tersenyum , seketika Rahael jadi salah tingkah , " ih....gara gara kau Sil


semoga mas Galang tak mendengar apapun


" Twin mana mas ? " itu di ruang tamu sama nenek ,kakek dan ayah mereka .


Silvi yang mendengar ucapanku mengkerutkan keningnya .


" Sudah duduk jangan berdiri ucapku .


Aku beranjak berdiri hendak menuju rumah belakang .


" Ra , mas mau lihat bapak sama ibu dulu


puas puasin ngobrol , tapi jangan gibah mas Ra


Rahael dan silvi saling pandang dengan heran , " Apa suami mu mendengar percakapan kita ? aduh jadi malu Ra .


Masih berbincang panjang dan lebar dengan silvi ku dengar di ruang tamu gelak tawa mereka saat twin ngomong dengan suara gak jelasnya .


Ku lirik sudah setengah dua belas , ku lihat bi Nani sudah mulai beraksi di dapur untuk menyiapkan makan siang .


" Bi Narmi tolong panggil bapak gih ..


" Sekalian sama ibu dan bapak bi...


Suara di ruang tamu mulai sepi ,karena penasaran aku mengintip dari pembatas

__ADS_1


Silvi yang melihatku tersenyum .


"Mereka tidur Sil , di pangku suami mu dan Rayhan dengan pak panji bisikku.


" Ada apa Ra ? tiba tiba suara mas Galang mengagetkanku , " twin tidur kasian pindah di kamar gih , sembari ku dorong tubuhnya untuk keruang tamu .


Mas Galang hanya menggelengkan kepalanya sedang Silvi langsung beranjak ke ruang tamu dan aku bergegas ke dapur menyiapkan makan siang .


Tak berapa lama kulihat Mas Galang dan Mawan ke luar dari kamar twin .


" Terimakasih mas ucapnya setelah itu .


Saat mereka sudah di ruang tamu bapak dan ibu mertuaku tersenyum , " piye wes lego bar ngampleng bocah iku .


(Bagaimana sudah lega , bisa menampar anak itu )


ibu jariku , bapak semakin terkikik .


Ibu mertuaku berjalan ke dapur dan aku membantu bi Nina .


" Bu , Ra dhuhuran dulu keburu twin bangun


" Ajak mereka untuk makan siang dulu bu


aku nanti setelah dhuhuran .


Bergegas aku ke kamar , tak berapa lama mas Galang juga sudah di kamar mandi untuk ambil air wudhu .


" Jamaah yuk , bareng bareng di ruang tengah , ucap mas Galang .

__ADS_1


" Ra , di kamar saja mas .


" Ra.......ayok , sembari menarik sajadah ku


mengajakku ke luar kamar .


" Is.... mas ini , tapi sambil ku ikuti langkahnya .


Sampai di ruang tengah ku lihat sudah berkumpul , bapak yang menjadi imam nya


Setelah sholat berjamaah ibu mengajak langsung ke meja makan , untuk makan siang


Saat ada di meja makan aku terkejut ada menu spesial ku , selain sop kini aku juga menyukai menu ikan panggang dengan sambal jeruk limaunya , buih melihat nya saja air liurku sudah meleleh.


Semua makan dengan diam dan menikmati hidangan sederhana tapi mampu menggoyang lidah .


Saat makananku tinggal sesuap ku dengar twin menangis , " biar aku saja mas , saat mas Galang akan beranjak dari kursinya


" Ya.. Ra habis ini mas nyusul , ucapku


Tak berapa menit aku bergegas berdiri


" silakan di lanjutkan saya mau lihat twin dulu bergegas berjalan menuju kamar , sekilas nampak Mawan memperhatikan langkahku


"Masih tetap seperti itu , tapi kan dia istriku


ucapku dalam hati .


Aku sadari memang Mawan masih sangat mencintai Rahael , itu terlihat dari caranya memandang Rahael .

__ADS_1


__ADS_2