
Rahael yang melihatku duduk di depan kamar sedikit terkejut , " Eh....mas sudah tadi duduk di sini sembari menatapku .
Aku hanya tersenyum , seketika Rahael jadi salah tingkah , " ih....gara gara kau Sil
semoga mas Galang tak mendengar apapun
" Twin mana mas ? " itu di ruang tamu sama nenek ,kakek dan ayah mereka .
Silvi yang mendengar ucapanku mengkerutkan keningnya .
" Sudah duduk jangan berdiri ucapku .
Aku beranjak berdiri hendak menuju rumah belakang .
" Ra , mas mau lihat bapak sama ibu dulu
puas puasin ngobrol , tapi jangan gibah mas Ra
Rahael dan silvi saling pandang dengan heran , " Apa suami mu mendengar percakapan kita ? aduh jadi malu Ra .
Masih berbincang panjang dan lebar dengan silvi ku dengar di ruang tamu gelak tawa mereka saat twin ngomong dengan suara gak jelasnya .
Ku lirik sudah setengah dua belas , ku lihat bi Nani sudah mulai beraksi di dapur untuk menyiapkan makan siang .
" Bi Narmi tolong panggil bapak gih ..
" Sekalian sama ibu dan bapak bi...
Suara di ruang tamu mulai sepi ,karena penasaran aku mengintip dari pembatas
__ADS_1
Silvi yang melihatku tersenyum .
"Mereka tidur Sil , di pangku suami mu dan Rayhan dengan pak panji bisikku.
" Ada apa Ra ? tiba tiba suara mas Galang mengagetkanku , " twin tidur kasian pindah di kamar gih , sembari ku dorong tubuhnya untuk keruang tamu .
Mas Galang hanya menggelengkan kepalanya sedang Silvi langsung beranjak ke ruang tamu dan aku bergegas ke dapur menyiapkan makan siang .
Tak berapa lama kulihat Mas Galang dan Mawan ke luar dari kamar twin .
" Terimakasih mas ucapnya setelah itu .
Saat mereka sudah di ruang tamu bapak dan ibu mertuaku tersenyum , " piye wes lego bar ngampleng bocah iku .
(Bagaimana sudah lega , bisa menampar anak itu )
ibu jariku , bapak semakin terkikik .
Ibu mertuaku berjalan ke dapur dan aku membantu bi Nina .
" Bu , Ra dhuhuran dulu keburu twin bangun
" Ajak mereka untuk makan siang dulu bu
aku nanti setelah dhuhuran .
Bergegas aku ke kamar , tak berapa lama mas Galang juga sudah di kamar mandi untuk ambil air wudhu .
" Jamaah yuk , bareng bareng di ruang tengah , ucap mas Galang .
__ADS_1
" Ra , di kamar saja mas .
" Ra.......ayok , sembari menarik sajadah ku
mengajakku ke luar kamar .
" Is.... mas ini , tapi sambil ku ikuti langkahnya .
Sampai di ruang tengah ku lihat sudah berkumpul , bapak yang menjadi imam nya
Setelah sholat berjamaah ibu mengajak langsung ke meja makan , untuk makan siang
Saat ada di meja makan aku terkejut ada menu spesial ku , selain sop kini aku juga menyukai menu ikan panggang dengan sambal jeruk limaunya , buih melihat nya saja air liurku sudah meleleh.
Semua makan dengan diam dan menikmati hidangan sederhana tapi mampu menggoyang lidah .
Saat makananku tinggal sesuap ku dengar twin menangis , " biar aku saja mas , saat mas Galang akan beranjak dari kursinya
" Ya.. Ra habis ini mas nyusul , ucapku
Tak berapa menit aku bergegas berdiri
" silakan di lanjutkan saya mau lihat twin dulu bergegas berjalan menuju kamar , sekilas nampak Mawan memperhatikan langkahku
"Masih tetap seperti itu , tapi kan dia istriku
ucapku dalam hati .
Aku sadari memang Mawan masih sangat mencintai Rahael , itu terlihat dari caranya memandang Rahael .
__ADS_1