
Begitu memasuki rumah depan ku lihat anak
anak sudah tak ada di meja makan beberapa kotak makanan yang kami beli masih tetap begitu saja
" Mas , ke kamar ibu yuk ajak Rahael
aku hanya mengikutinya dari belakang
Sesaat setelah Rahael mengetuk pintu terdengar suara ibu dari dalam , " masuk
tidak eyang kunci
Melihat aku yang melongokkan kepala ibu tersenyum , " masuk sayang kapan datang mana suamimu Ra , tanya ibu
Sembari merapikan laptop dan yang lainnya
" Sini menarik tangan kami berdua untuk duduk di sampingnya
" Kebetulan kalian datang ati ibu sudah khawatir dari tadi , gimana Lang ?
Tumben mas Galang nampak kikuk batinku
dengan sedikit terbata mas Galang menjelaskan semuanya dengan rinci
ibu mendengarkan dengan seksama dan tak melepas tatapannya dari mas Galang
Melihat ini aku sedikit tersenyum ternyata mas Galang juga takut sama ibu
Setelah mas Galang selesai bercerita ibu hanya menghela nafas panjangnya
Lalu menyandarkan tubuhnya di kursi
" Lang ... sebelumnya ibu minta maaf
karena semua ini kesalahan kami memandang mas Galang , terimakasih untuk semuannya dan terimakasih juga masih memilih Ra
Sebelum ibu melanjutkan bicaranya mas Galang langsung menimpali
" Galang juga minta maaf bu karena sudah tak jujur sama semuanya memandang wajahku sejenak dan tersenyum
__ADS_1
lalu merangkulku termasuk , " bidadari hatiku ini , eh...yang ku puji malah merona pipinya
Ibu kemudian tersenyum , " Ra....jaga baik baik suamimu dan kau Lang jangan pernah melakukan kebohongan untuk yang lainnya
Aku hanya mengangguk menanggapi ucapan ibu
" Oh ya , Ra ibu mungkin sebulan kedepan akan ke kota B ada hal yang harus di selesaikan dan pertemuan serta rapat rapat itulah
" Hiya bu hati hati apa perlu Ra ikut !
" Gak usah Ra , urus saja yang di sini toh ibu juga gak sendiri ada beberapa teman yang juga kesana ucap ibu
" Ibu beberes dulu Lang , Ra
" Bu ...di meja makan ada bebek goreng ayo makan dulu , ucapku
" we....kenapa gak bilang dari tadi ayo ,ayo
ucap ibu sembari mendahului berjalan
setibanya di ruang makan ku lihat bi Narmi dan bi Nina sudah menyiapkan sayur asem
" Bi.....panggil semuanya ke meja makan
pinta bu Rahayu
Makan bersama setelah semua kejadian beberapa hari membuat kami semangat
Bapak dan ibu tersenyum melihat cucu mereka makan dengan lahap
" Lho ..duo bibi ayo makan juga , ucap bu Rahayu
Setelah makan malam dengan riuh ku lihat twin langsung melenggang pergi ku tarik tangannya " kemana ?
Tak menjawab dan hanya tersenyum , " rahasia ucapnya sembari berlalu
Para eyang hanya geleng geleng kepala sedang twin Ra masih duduk
duo bibi sudah atraksi di dapur
__ADS_1
" Yang...ucap twin Ra
Besok Rahan dan Rayhan sepulang sekolah mau ke rumah eyang panji , terus Aal da Al juga ikut
sekarang twin Ra minta ijin ke para Eyang boleh kan ?
Para eyang hanya saling memandang , tentu boleh boleh
Bapak yang sedari tadi gusar akhirnya berbicara juga
" Lho , Aal dan Al kan hanya hari sabtu saja
Seketika Rahan dan Rayhan tertawa
" Bapak ...besok itu sabtu jadi setelah eskul kita berangkat
" hm....kok bisa lupa ya Ra
" Makannya sudah tua kamu jangan banyak tingkah , ucap eyang kung
" Sebaiknya eyang panji dan eyang widia di tilpun dulu Twin Ra ucap eyang Rahayu
" Lagian kalian itu juga belum tau rumahnya mendadak twin Ra tersenyum
" Tau ...dari alamat dan gogel map
Tiba tiba mas Galang berdiri , " is , kalian itu
besok bapak yang antar , sekalian nitip kalian ke eyang
" Lha kan bapak mesti gitu , udah gede pak ucap Rahan
" ya harus jaga sikap Twin ucap ibu seketika
kami pun langsung terdiam dan menurut
Sebelum kami beranjak dari meja makan twin Ra berbisik padaku , " bu amplop yang di beri tante silvi ada di meja belajarku , kata bapak suruh ngasih ke ibu
Setelahnya aku jadi penasaran memang apa isinya ucap batinku
__ADS_1