
Mas....belum sempat aku menjawab Rahael sudah berlari langsung melepaskan genggaman tanganya .
Aku yang masih kebingungan dengan sikapnya , mendadak Rahael menarik lenganku .
Menurut saat ini karena banyak orang ysng melihat kehebohan Rahael .
Masuk ke toko baju bayi beraneka ragam pernak pernik yang di tata rapi , kembali menyeretku ke sudut ruangan terdapat stand khusus untuk model baju berpasangan dengan model beraneka ragam .
Menatapku sembari tersenyum , " boleh membelikan twin ini tiga pasang ?
Ku acak rambutnya , "pilihlah sesukamu Ra
" Gak mas , aku cuma mau tiga baju saja yang model popeye , " boleh kan yang model ini , menunjukkan padaku baju dengan model kaos lengan panjang dengan penutup berkepala singa serasa indentitas diri ni dan yang satu kaos garis garis dengan celana levis biru tua .
Menaruhnya di kantong belanja dan kembali merangkul lenganku , " sudah hanya itu Ra
Hanya mengangguk , " yok ke kasir mas
Setelahnya dari kasir kami langsung keluar toko baju .
Berjalan bersama mengitari mall dengan bergandengan tangan .
Tiba tiba genggaman tanganya di lepas
" Kenapa ? " ih , malu di liatin orang
Aku memindai kanan dan kiriku ternyata benar , tapi masa bodoh isteri isterku sendiri pikirku .
Kembali ku raih tangan nya , " Ayo ,
mengajaknya kembali berjalan
__ADS_1
Melihat ada toko perhiasan aku langsung mengajaknya berbelok
" Kok kesini mas , Ra gak perlu ini
" Tolong mbak yang gambar hati yang bingkainya ada permatanya
Pemilik toko langsung mengeluarkan barang yang ku maksud , " coba Ra kubantu memasangkannya .
" Coba lihat di cermin , sejenak mendongak aku tersenyum simpul , cocok dengan lehernya yang jenjang , "cantik ucapku
Eh.... yang ku puji cantik malah tersenyum malu , untung di mall andai di rumah sudah aku ajak duel ni , ucapku dalam hati .
Seketika aku terkejut saat , " gimana pak cocok ya mbak , berapa ? " sekian pak kata sang pemilik toko .
Setelah melakukan pembayaran dengan kartu sakti .
" apa perlu di bungkus pak ? Gak usah mbak
" Terimakasih mas ,ucap Rahael di telingaku serasa mak ser...
" Jangan pernah di lepas bisikku itu tanda....
belum selesai aku berbisik
" Mas.....baju twin , mendapat teriakan mendadak membuat aku tersentak
" Aduh ...Ra , ini apa ,ucapku .
Setelah berputar putar , " ayo makan laper Ra , masih jauh mas gepreknya ucap ku .
" Habis makan nonton yuk , mumpung kita keluar habis itu kita pulang .
__ADS_1
" Gak mas , kasian twin ! Lagi pula juga hampir sore , " belum makan terus nonton ih
" gak gak bisa bisa sehari penuh kita di luar
belum lagi .... "cup kebanyakan bicara ucapku
Yang kukecup secara mendadak akhirnya diam dan salah tingkah .
" Mesti aku kan jadi malu , di depan orang lagi sembari memukul lenganku
" sudah mas , bungkus saja sekalian untuk orang di rumah kasian bibi biar gak masak untuk makan malam , ucapku .
setelah berapa lama akhirnya pesanan selesai .
Sudah sore memang hampir jam tiga sore
Begitu berjalan di area parkir , "Mas terus cari ruko nya ? " Mas Galang hanya tersenyum nanti kita keluar lagi berdua buat cari ruko , jawab ku.
" kok , gitu mas .
Aku hanya menoleh , kalau masih omong aku cium lagi kayak tadi menoleh ke area parkir
mumpung sepi Ra.....
Mendengar aku berbicara seperti itu Rahael langsung menutup mulutnya , " kalau mau gitu gitu itu di rumah mas , malu maluin saja
Aku yang mendengarnya langsung tertawa terkekeh .
Hari yang sangat menyenangkan batinku tunggu Ra aku pasti bisa mengajakmu keluar lagi cuma berdua tanpa twin , mengganti masa pacaran kita yang terlewat .
Sembari melajukan mobilku dari area parkir
__ADS_1