
Kesepakatan yang di setujui minggu lalu bersama anak anak , akhirnya kami pun berangkat ke kota S
Empat twin sangat bersemangat karena memang tak pernah mengajak mereka meski kadang aku dan Rahael pergi ke sana untuk melihat toko kami
Selepas subuh kami sudah bersiap siap berangkat mengingat perjalanan yang cukup jauh memilih waktu sedikit Pagi untuk berangkat berharap setibannya disana masih ada waktu untuk istirahat
Sengaja berangkat menggunakan mobil karena anak anak ingin melakukan perjalanan yang sedikit terasa santai
kami akan berhenti ketika melakukan ibadah sembari istirahat perjalanan yang menempuh hampir delapan jam jika itu gak macet bahkan bisa lebih dari itu
saat adzan dhuhur berkumandang kami tiba di alun alun kota S berhenti sejenak Rahael langsung menggandeng tanganku
" Mas ayo muter muter kayak dulu sembari berbisik agar anak anak tak mendengar ku lihat kini wajahnya sudah merona kayak abg saja batinku sambil ku menatapnya
Biuh baru sadar ternyata makin kesini makin cantik batinku , segera ku genggam tangannya , " ayo
Belum beberapa langkah aku dikejutkan oleh suara anak anak , " Bapak , ibu ...kok di tinggal gimana kalau kami berempat di culik orang teriak Aal
Mendengar teriakan seperti itu aku langsung menoleh , " aduh....lupa ya bu , kalau kita bawa anak anak
untuk menutupi malu , " kalian jalan jalan gih ingat kumpul di sini setengah jam lagi
ku lihat mereka sangat bersemangat mengelilingi alun alun
Setengah jam anak anak betul betul patuh
mereka sudah berkumpul kembali
__ADS_1
" sepertinya aku kerasan di sini pak seloroh Rahan sedang Rayhan hanya tersenyum
sementara twin Al no koment
" Ayo ajakku sama anak anak mereka sudah pada posisi masing masing
Membutukan sepuluh menit untuk sampai di ruko sebelum memasuki area parkir ruko ku lihat tokoh ramai , berhenti sejenak untuk melihat .
seorang anak perempuan memakai hijab gadis yang mungkin seumuran dengan twin Al keluar dari toko membawa barang belanjaan , sesaat ku lihat masukkan barang ke dalam mobil setelahnya membungkuk sembari menerima uang tip sepertinya
Seketika aku menyerngitkan keningku sejak kapan ada karyawan perempuan
Rahael yang melihatku langsung bertanya
" Apa karyawan baru mas ? aku hanya menggeleng , " cantik ya pak , sekilas Rahan dan Rayhan menoleh
" E....liat yang bening ucap twin Al barengan
saat melihat toko agak sepi
Berjalan beriringan saat memasuki toko
gadis yang tadi langsung menyambut , " sore pak ada yang bisa kami bantu dengan sopan
Mendengar pembicaraanku Rin langsung menoleh , " Ya...ampun maaf pak anak saya tidak tahu , maaf ucapnya sekali lagi
" Siapa Rin ucap ibu
__ADS_1
"Maaf ini anak saya kenalkan namanya Ais
kami saling berjabat tangan
" Mas....teriak Rin kepada suaminya
Bapak dan ibu beserta anak anak datang
Dengan bergegas No segera datang
" Waduh mas masnya udah pada gede gede
lha yang ini mbak Aal dan Al ucapnya
" Anakmu yo wes gede No tumben kok di sini
" kebetulan mondoknya lagi libur , pingin bantu bantu di sini ucapnya
" Sudah berapa hari No , seminggu pak
" Gaji No kasian , Rin jangan lupa itu
" Ya sudah saya keatas dulu , ayo buk
" Sebentar pak Kangen sama Rin , biar anak anak saja yang duluan
" Ayu ..Rin anakmu berhijab , ucapku
__ADS_1
ku lihat Rahan masih berdiri , " kok gak naik ucapku nunggu ibu , seketika aku tersenyum
sambil menoel Rahan , " jangan mulai