Rahael

Rahael
BAB 89 . BERANGKAT


__ADS_3

Kesepakatan yang di setujui minggu lalu bersama anak anak , akhirnya kami pun berangkat ke kota S


Empat twin sangat bersemangat karena memang tak pernah mengajak mereka meski kadang aku dan Rahael pergi ke sana untuk melihat toko kami


Selepas subuh kami sudah bersiap siap berangkat mengingat perjalanan yang cukup jauh memilih waktu sedikit Pagi untuk berangkat berharap setibannya disana masih ada waktu untuk istirahat


Sengaja berangkat menggunakan mobil karena anak anak ingin melakukan perjalanan yang sedikit terasa santai


kami akan berhenti ketika melakukan ibadah sembari istirahat perjalanan yang menempuh hampir delapan jam jika itu gak macet bahkan bisa lebih dari itu


saat adzan dhuhur berkumandang kami tiba di alun alun kota S berhenti sejenak Rahael langsung menggandeng tanganku


" Mas ayo muter muter kayak dulu sembari berbisik agar anak anak tak mendengar ku lihat kini wajahnya sudah merona kayak abg saja batinku sambil ku menatapnya


Biuh baru sadar ternyata makin kesini makin cantik batinku , segera ku genggam tangannya , " ayo


Belum beberapa langkah aku dikejutkan oleh suara anak anak , " Bapak , ibu ...kok di tinggal gimana kalau kami berempat di culik orang teriak Aal


Mendengar teriakan seperti itu aku langsung menoleh , " aduh....lupa ya bu , kalau kita bawa anak anak


untuk menutupi malu , " kalian jalan jalan gih ingat kumpul di sini setengah jam lagi


ku lihat mereka sangat bersemangat mengelilingi alun alun


Setengah jam anak anak betul betul patuh


mereka sudah berkumpul kembali

__ADS_1


" sepertinya aku kerasan di sini pak seloroh Rahan sedang Rayhan hanya tersenyum


sementara twin Al no koment


" Ayo ajakku sama anak anak mereka sudah pada posisi masing masing


Membutukan sepuluh menit untuk sampai di ruko sebelum memasuki area parkir ruko ku lihat tokoh ramai , berhenti sejenak untuk melihat .


seorang anak perempuan memakai hijab gadis yang mungkin seumuran dengan twin Al keluar dari toko membawa barang belanjaan , sesaat ku lihat masukkan barang ke dalam mobil setelahnya membungkuk sembari menerima uang tip sepertinya


Seketika aku menyerngitkan keningku sejak kapan ada karyawan perempuan


Rahael yang melihatku langsung bertanya


" Apa karyawan baru mas ? aku hanya menggeleng , " cantik ya pak , sekilas Rahan dan Rayhan menoleh


" E....liat yang bening ucap twin Al barengan


saat melihat toko agak sepi


Berjalan beriringan saat memasuki toko


gadis yang tadi langsung menyambut , " sore pak ada yang bisa kami bantu dengan sopan


Mendengar pembicaraanku Rin langsung menoleh , " Ya...ampun maaf pak anak saya tidak tahu , maaf ucapnya sekali lagi


" Siapa Rin ucap ibu

__ADS_1


"Maaf ini anak saya kenalkan namanya Ais


kami saling berjabat tangan


" Mas....teriak Rin kepada suaminya


Bapak dan ibu beserta anak anak datang


Dengan bergegas No segera datang


" Waduh mas masnya udah pada gede gede


lha yang ini mbak Aal dan Al ucapnya


" Anakmu yo wes gede No tumben kok di sini


" kebetulan mondoknya lagi libur , pingin bantu bantu di sini ucapnya


" Sudah berapa hari No , seminggu pak


" Gaji No kasian , Rin jangan lupa itu


" Ya sudah saya keatas dulu , ayo buk


" Sebentar pak Kangen sama Rin , biar anak anak saja yang duluan


" Ayu ..Rin anakmu berhijab , ucapku

__ADS_1


ku lihat Rahan masih berdiri , " kok gak naik ucapku nunggu ibu , seketika aku tersenyum


sambil menoel Rahan , " jangan mulai


__ADS_2