
Selesai sarapan mereka langsung pindah ke ruang tengah Mawan tak henti hentinya menggoda twin ,apalagi bu widia dan pak panji mereka terus memangkunya hingga tertidur , " biar mereka tidur begini nanti juga lama gak ketemu lagi , saat bi Narmi memintanya untuk di pindah ke kamar .
" Maaf , kini kata katanya mulai serius
bukan kami menganggu se pagi ini tapi mengingat kami harus mampir ke besan kami di kota B sebelum kami menetap di Bali bersama Mawan dan silvi berhenti sejenak untuk itu kami ingin bermain dengan twin sepuasnya , ucap pak panji .
" oh ya , tolong terima ini jangan menolak
" mungkin saat ini memang belum memerlukan tapi saya yakin kalau twin sudah besar pasti sangat memerlukan sembari menyerahkan sebuah amplop berwarna coklat mungkin ini sedikit sebagai bentuk tanggung jawab Mawan .
Andaikan di ijinkan setiap bulannya kami juga berharap di ijinkan untuk memberikan tunjangan untuk twin ,ucap pak panji .
Ku lihat Mawan dan Silvi hanya tertuduk
bu widia masih sibuk memangku Rayhan
Saat ini ku lihat ibu mertua sedang berfikir
" maaf bukan kami tidak menghargai niat baik bapak tapi Rahan dan Rayhan masih belum memerlukan banyak biaya .
" Mungkin nanti kalau mereka sudah besar tanpa di tawari pasti kami akan menghubungi bapaknya sembari melirik Mawan , eh....yang dilirik hanya menggaruk kepalanya .
" 0h ya masih ada satu permintaan kami
kami ingin berfoto dengan twin saat bangun nanti ucap pak panji .
" silakan ucap ibu mertua
__ADS_1
ku lihat Rahael sedang berbincang dengan silvi , bapak dan ibu ijin untuk ke belakang
Setelah beberapa saat menunggu akhirnya twin bangun juga , " Wan ayo ambil gambarnya seperti gak sabar , berdiri dan siap siap memotret .
" Eh....tunggu ucap ibu mertua kemudian menarik silvi dan Rahael ayo Lang ucap ibu
Setelah dua foto di jepretkan kini gantian Mawan yang masuk dengan posisi yang sama dan setelahnya , " terimakasih atas semuanya , ucap pak panji .
" Baiklah , terimakasih atas semuanya dan maaf kan kami atas segalanya sembari berdiri dan melihat jam .
Kalau begitu kami minta ijin pulang sekali lagi terimakasih sambil menyerahkan twin
kepadaku dan Rahael .
Saling berpelukan dan mengucapkan maaf
Sekilas menoleh dan tersenyum , " ayo....siapa takut kita lomba ucapnya .
kemudian menutup pintu dan menjalankan
mobil .
setelah menghantar Mawan cs kami kembali masuk , ibu yang masih memegang amplop itu menyerahkan padaku , " simpan baik baik
ucap ibu sambil menyerahkan amplop itu .
" ibu saja ysng simpan ucapku , " is ...kau itu sembari duduk , " kamu orang tuanya kamu yang berhak menyimpannya ucap ibu .
__ADS_1
" sudah ibu mau ke kamar , "oh...ya selama seminggu ibu akan ke kampus di kota B ada urusan hel , ucap ibu.
Tak berapa lama ibu sudah masuk ke kamar
Twin sudah bersama bi Narmi .
" Ayo Ra , keluar yuk ! sembari melangkah ke kamar , " males mas capek .
" Janji gak kemana mana , mas sudah janji sama yang punya ruko tinggal lihat kondisi dalemnya gimana , mau kan ?
"Ayo mas , Ra nyimpen ini dulu sambil membuka lemari dan menyimpan amplop coklat itu .
" Sudah Ra .
" Ayo mas .
" Ra....jalan saja dekat sini saja , ayo...
Memang dekat , hanya kisaran sepuluh menit dari rumah .
Setibanya di ruko sang pemilik ruko sudah menunggu , " maaf sedikit terlambat ucapku
sembari menjabat tangannya .
" Silakan ucap pemilik ruko dengan percakapan yang cukup alot hingga tawar menawar harga , akhirnya terjadi kesepakatan harga yang di setujui .
Aku hanya tersenyum melihat kegigihan dan keuletannya .
__ADS_1