Rahael

Rahael
BAB 98 . RAHAEL YANG GONDOK


__ADS_3

Setelah kejadian semalam bukannya mas Galang datang menemuiku untuk minta maaf malah tidur dengan anak anak


Itu membuat hatiku semakin kesal , pagi ini sengaja aku bangun siang , sengaja memang


aku hanya ingin bergelung dengan selimut di tambah udara yang dingin membuat aku semakin mengeratkan selimut ku dan kembali tertidur


Terbangun saat sinar matahari mulai masuk melalui jendela , hm....terasa nyaman dan tenang setelah kejadian kemarin


ku lihat mas Galang sudah duduk di kursi sembari memandangku sembari tersenyum


begitu aku sudah duduk di tepi ranjang mas Galang menghampiriku , " Maaf sembari mencium kening ku


Aku masih melakukan mode diamku


" Ra....jangan begini mas kan sudah minta maaf dan menjelaskan serta Nisa juga sudah menjelaskan


Aku langsung berdiri menuju kamar mandi


" Ra....


ku tutup pintu kamar mandi dan segera menyelesaikan urusan mandiku dan keluar


ku lihat mas Galang kini sudah berdiri di depan jendela sembari melamun


Begitu melihatku keluar dari kamar mandi


" Ra...bicara , maaf , aku salah sudah berlaku tak jujur padamu


" Jangan begini Ra , hanya kamu dan anak anak tempatku berpulang dan hanya kalian tempat tujuanku sembari ku rangkul tubuhnya


" Sudah mas , aku juga gak tau perasaanku seperti apa saat ini yang jelas aku masih marah sama mas Galang


" Aku juga bukan orang yang sempurna yang juga punya masa lalu , tapi jujur mas aku kecewa kenapa kejadian ini yang membuka orang lain bukan kita atau eyangnya


" Aku juga harus berbuat seperti apa tentang perasaaan anak anak mas


" Kita pulang mas jelaskan semuannya pada ibu dan bapak serta ibuku juga


" Ya , mas akan lakukan itu

__ADS_1


tapi jangan marah ya , jangan mendiamkan aku Ra


Aku masih terdiam lama memandang suamiku dalam kemudian menghembuskan nafasku dalam dalam


" Kita lihat nanti mas sembari menyisir rambutku


" kok nanti Ra


kini mas Galang sudah sedikit tak terkontrol


meraih tubuhku dan mulai mencium bibirku


" Sudah jangan gondok lagi , aku juga gak mau lama lama kamu mendiamkan aku Ra


kini tanganya sudah kemana mana


" Ih....mas Galang , aku masih marah


Mas Galang melepaskanku sejenak kemudian


kemudian berlari ke arah pintu dan menguncinya


Kembali merengkuh tubuhku , kalau begini marahnya pasti hilang sembari melanjutkan


" ih....mesti gini ujung ujungnya omelku


Tanpa banyak kata mas Galang langsung


membuat serangan empat lima


Dan mengakhirinya saat mas Galang benar benar puas dan tersenyum padaku


" jangan marah lagi Ra , ku ulangi lagi ya


Aku segera beringsut ke kamar mandi


gara gara mas jadi mandi dua kali


saat keluar dari kamar mandi

__ADS_1


Melihat mas Galang terlentang di kasur membuat aku geleng geleng kepala


" kuncinya mana mas , ucapku


yang kutanya tak menjawab malah tengkurap


" mas.....hanya melihatku saja


Mas masih pingin nglanjutin rayuan pulau kelapa Ra sambil membalikkan tubuhnya


" istilah apa.....lagi paling ujung ujungnya itu lagi


" Gak asli ini beda , mau coba


" Gak mau sudah mandi , sini kuncinya ...


Melihatku dalam , janji gak marah ya


aku hanya mengangguk


" sini ambil kuncinya


Saat mendekat mas Galang langsung menarikku di atas tubuhnya


" Jangan marah ya... sambil ******* bibirku


kudorong tubuhnya , " gak mau nanti ketiga kalinya aku mandi , sini kunci pintunya pintaku


Tak lama pintu di ketuk terdengar suara Aal


berteriak , " bu ....tok , tok , tok


" ibu baik baik saja


" Ayo mas sini kuncinya


wah..ini harus dengan taktik pikirku


" cup , cup sini kuncinya , eh....yang kucium malah tertawa hhhhhhh.....

__ADS_1


" Itu di atas meja , hhhhhh


jelas sangat puas tertawanya


__ADS_2