
Setelah kejadian semalam bukannya mas Galang datang menemuiku untuk minta maaf malah tidur dengan anak anak
Itu membuat hatiku semakin kesal , pagi ini sengaja aku bangun siang , sengaja memang
aku hanya ingin bergelung dengan selimut di tambah udara yang dingin membuat aku semakin mengeratkan selimut ku dan kembali tertidur
Terbangun saat sinar matahari mulai masuk melalui jendela , hm....terasa nyaman dan tenang setelah kejadian kemarin
ku lihat mas Galang sudah duduk di kursi sembari memandangku sembari tersenyum
begitu aku sudah duduk di tepi ranjang mas Galang menghampiriku , " Maaf sembari mencium kening ku
Aku masih melakukan mode diamku
" Ra....jangan begini mas kan sudah minta maaf dan menjelaskan serta Nisa juga sudah menjelaskan
Aku langsung berdiri menuju kamar mandi
" Ra....
ku tutup pintu kamar mandi dan segera menyelesaikan urusan mandiku dan keluar
ku lihat mas Galang kini sudah berdiri di depan jendela sembari melamun
Begitu melihatku keluar dari kamar mandi
" Ra...bicara , maaf , aku salah sudah berlaku tak jujur padamu
" Jangan begini Ra , hanya kamu dan anak anak tempatku berpulang dan hanya kalian tempat tujuanku sembari ku rangkul tubuhnya
" Sudah mas , aku juga gak tau perasaanku seperti apa saat ini yang jelas aku masih marah sama mas Galang
" Aku juga bukan orang yang sempurna yang juga punya masa lalu , tapi jujur mas aku kecewa kenapa kejadian ini yang membuka orang lain bukan kita atau eyangnya
" Aku juga harus berbuat seperti apa tentang perasaaan anak anak mas
" Kita pulang mas jelaskan semuannya pada ibu dan bapak serta ibuku juga
" Ya , mas akan lakukan itu
__ADS_1
tapi jangan marah ya , jangan mendiamkan aku Ra
Aku masih terdiam lama memandang suamiku dalam kemudian menghembuskan nafasku dalam dalam
" Kita lihat nanti mas sembari menyisir rambutku
" kok nanti Ra
kini mas Galang sudah sedikit tak terkontrol
meraih tubuhku dan mulai mencium bibirku
" Sudah jangan gondok lagi , aku juga gak mau lama lama kamu mendiamkan aku Ra
kini tanganya sudah kemana mana
" Ih....mas Galang , aku masih marah
Mas Galang melepaskanku sejenak kemudian
kemudian berlari ke arah pintu dan menguncinya
Kembali merengkuh tubuhku , kalau begini marahnya pasti hilang sembari melanjutkan
" ih....mesti gini ujung ujungnya omelku
Tanpa banyak kata mas Galang langsung
membuat serangan empat lima
Dan mengakhirinya saat mas Galang benar benar puas dan tersenyum padaku
" jangan marah lagi Ra , ku ulangi lagi ya
Aku segera beringsut ke kamar mandi
gara gara mas jadi mandi dua kali
saat keluar dari kamar mandi
__ADS_1
Melihat mas Galang terlentang di kasur membuat aku geleng geleng kepala
" kuncinya mana mas , ucapku
yang kutanya tak menjawab malah tengkurap
" mas.....hanya melihatku saja
Mas masih pingin nglanjutin rayuan pulau kelapa Ra sambil membalikkan tubuhnya
" istilah apa.....lagi paling ujung ujungnya itu lagi
" Gak asli ini beda , mau coba
" Gak mau sudah mandi , sini kuncinya ...
Melihatku dalam , janji gak marah ya
aku hanya mengangguk
" sini ambil kuncinya
Saat mendekat mas Galang langsung menarikku di atas tubuhnya
" Jangan marah ya... sambil ******* bibirku
kudorong tubuhnya , " gak mau nanti ketiga kalinya aku mandi , sini kunci pintunya pintaku
Tak lama pintu di ketuk terdengar suara Aal
berteriak , " bu ....tok , tok , tok
" ibu baik baik saja
" Ayo mas sini kuncinya
wah..ini harus dengan taktik pikirku
" cup , cup sini kuncinya , eh....yang kucium malah tertawa hhhhhhh.....
__ADS_1
" Itu di atas meja , hhhhhh
jelas sangat puas tertawanya