Rahael

Rahael
BAB 91 . HARI PERTAMA DI KOTA S


__ADS_3

Twin Ra dan Twin Al tersenyum gembira meski harus membantu di toko mereka merasa nyaman nyaman saja


Mungkin rejeki anak soleh dan soleha hari ini toko rame dengan adanya mereka seperti sangat membantu sekali , twin Al di dampingi Ais sedang twin Ra dengan No dan lainnya


Posisi kasir tetap menjadi milik Rahael dan bapak sekarang menjadi big bos nya


Sembari mengawasi pembeli sesekali sang bapak tersenyum melihat anak anak mereka kaku dalam meladeni pembeli tapi patut di ajungi jempol semangatnya


Mendekati Rahan yang sesekali mencuri pandang ke Ais , menyenggol sembari berbisik " gak boleh lirik lirik jatuh cinta beneran nanti


Mendapat teguran dari bapaknya Rahan langsung tersipu


Sementara Rayhan dengan tenangnya melakukan tugasnya


Tak terasa kesibukan yang mereka lakukan hingga menjelang dhuhur , masih rame


bapak memberi komando untuk shalat dan makan siang bergantian


Tak terasa waktu berlalu hingga sore hari karena mereka bekerja dengan giat sebagai bonus toko tutup lebih awal saat orang terakhir keluar masih pukul tiga sore


Di lihatnya wajah keempat anaknya letih dan kuyu , mungkin ini baik untuk belajar bekerja bagi mereka


Saat adzan isya mereka nampak sesekali menguap , "setelah shalat isya lekas tidur untuk stamina esok ucapku


Mereka bergegas ke kamar mereka masing masing sedang aku di temani Rahael memeriksa pembukuan


Duduk di sampingku , " Aku suka dengan cara mas mengajari mereka bekerja


Mas menatapku , " kuharap mereka selanjutnya akan seperti itu setelah kita kembali nanti sambil terus menatap laporan yang Rin buat

__ADS_1


" Oh...ya tolong nanti di hari ketiga siapkan lima amplop Ra


" Buat apa mas , " kejutan untuk anak anak sembari menutup bukunya dan mengajakku tidur


Bangun tidur dengan segar nampak anak anak terlihat semangat masih pagi mereka sudah bangun dan bersiap


Rahan dan Rayhan sudah turun lebih dulu sementara twin Al masih membantu Rahael di dapur


Aku berdiri di kaca pembatas ku lihat dua anak laki lakiku tengah merapikan barang di toko


Tak berapa lama ku lihat Ais dan Rin keluar


dan ikut berbenah


Aku menarik Rahael untuk ikut berdiri di depan pembatas kaca


" Lihatlah anakmu bersaing rupanya


Aku dan Rahael tersenyum melihatnya


" Pak , bu ...sarapan ucap Aal yang tiba tiba berdiri di samping ibunya


" Sejak kapan kau berdiri di situ Al dengan terkejutku


" sejak bapak manggil ibu


" Sudah pak , mbak Ais itu loh baik , andaikan jadian dengan salah satu kakakku aku setuju


Aku sentil keningnya , " Ngawur kamu Al

__ADS_1


sembari berjalan ke meja makan


" Aal panggil kakakmu sekalian tante Rin juga om No dan Ais juga titah ibu


Berada di ujung tangga atas aku berteriak memanggil , " Aal gak sopan turun ucap ibu


Dengan terpaksa akhirnya turun juga


Kulihat duo kakak sedang ngobrol dengan kak Ais , " eh....kenapa aku manggilnya kakak


ucap batin Aal


" Kak di suruh ibu naik sarapan


tante ,om dan juga kakak ucapku lagi


Saat yang lainnya sudah naik kini tinggal aku dan mas Rayhan , " e....rupanya naksir nih sama kak Ais , yang kutanya cuma senyum senyum saja


Ada keinginan mengusili kak Rayhan


kutarik sedikit ke belakang , "mas kalau mbak Ais nya suka sama mas Rahan ?


Yang ku tanya anteng anteng saja


" ya bukan jodoh jawabnya enteng


" Memang mbak Ais suka sama mas berdua


ledekku sambil tertawa

__ADS_1


" hhhhhh.....ketauhan ni mas Rayhan kalau suka mbak Ais


" Aal......teriak mas Rayhan


__ADS_2