
Dokter Malvis terdiam sejenak, dia menatap ke arah Bianca dengan wajahnya yang tampak bingung harus menjelaskan hal ini. Dokter Malvis dapat melihat perubahan wajah Bahagia Bianca menjadi tampak datar.
"Sebenarnya, saat Tuan Rain mengalami kecelakaan 4 tahun yang lalu, Beliau mengalami amnesia retrograde dan selain itu Tuan Rain juga memiliki masalah dengan otaknya, semacam ada bekas luka yang tidak bisa diobati lagi alias akan menetap selamanya dan sekarang karena penyakit keturunan itu, bekas luka di sana terkena dampak dan menimbulkan gejala yang sebenarnya kami sendiri belum tahu pasti apa dampaknya," kata dokter Malvis mengatakan hal itu sesimpel mungkin agar Bianca pun mengerti.
Bianca diam sejenak mencerna kata-kata dokter Malvis, otaknya yang sedari kemarin penuh dan juga kurangnya istirahat membuatnya cukup hati-hati dalam mengartikan apa yang dikatakan oleh Dokter Malvis.
"Lalu apa dampaknya?" Tanya Bianca, tangannya kembali berpaut satu sama lain, menandakan dia cukup gugup untuk mendengakannya. Siena yang melihat itu mencoba menenangkan kakak iparnya ini dengan cara memegang tangannya. Bianca menatap Siena sejenak, namun dia segera kembali melihat ke arah Dokter Malvis.
"Sejauh pengamatan kami yang masih minim dan juga hasil pemeriksaan, kemungkinan Tuan Rain akan mengalami amnesia kembali, maksud kami Anda harus siap suatu waktu Tuan Rain akan bangun tanpa mengingat apapun yang terjadi sebelumnya, ingatannya akan kembali ke 4 tahun yang lalu saat semua memorinya terhapus, gejala ini juga biasa pada pasien yang terkena Alzheimer, dimana dia bisa ingat tentang semuanya, namun dia juga bisa melupakan semuanya pada hari yang lain, jadi saya hanya ingin mengatakan bahwa Anda harus menyiapkan diri Anda saat hal itu terjadi nantinya," kata Dokter Malvis menjelaskan dengan pelan dan suaranya yang tampak simpati.
Bianca mengerutkan dahinya, dia merasa aneh mendengarkan penjelasan dari dokter Malvis.
"Jadi? suatu hari Rain akan kehilangan kembali ingatannya, dan dia akan mengulang kembali seperti 4 tahun yang lalu?" tanya Bianca, tentu rasanya sangat kaget, bagaimana bisa begini, bagaimana jika seminggu mereka tampak baik-baik saja dan hanya karena 1 hari mereka harus kehilangan semuanya lagi. Bagaimana bisa begini? kepala Bianca terasa ingin pecah karenanya.
__ADS_1
"Aku rasa efeknya tak akan seperti itu, dan aku berdoa semoga tak begitu, melihat hasil MRI terbarunya, aku rasa Tuan Rain akan kehilangan ingatannya satu hari dan dihari lain dia akan kembali lagi ingatannya, jadi intinya ingatan Tuan Rain tak akan selamanya mengingat dan tak selamanya pula menghilang ," ujar Dokter Malvin.
" Lalu Apakah Rain akan lebih banyak mengingat atau malah lebih sering terkena efek penyakit itu?" Tanya Bianca.
"Tentang hal itu kami juga tidak bisa menentukan apakah Tuan Rain akan lebih sering kehilangan ingatannya atau sebaliknya, mari sama-sama berdoa bahwa efek kehilangan ingatannya tak akan banyak terjadi, sebenarnya kami masih ingin mengamatinya lebih dalam dan sesuai dengan permintaan Tuan Rain sebelumnya, Beliau tak ingin anda tahu tentang keadaannya sebelum semuanya jelas, tapi saya tak mungkin melarang anda untuk menemui beliau dan karena hal itu pula mungkin Tuan Rain harus tetap dalam ruang rawat lebih lama walaupun keadaannya hari ini baik-baik saja," kata dokter Malvis yang membuat Bianca harus kembali menggigit bibirnya, selalu dilakukannya saat dia tak tahu harus apa.
Mendapati Rain amnesia hingga tak ingat apapun 4 tahun yang lalu saja sudah begitu menyesakkan dan membuat Bianca sangat menderita, apalagi harus mengetahui bahwa suatu saat di saat Rain bangun tidur dia akan mengenalinya sama sekali, entah apa yang akan dia lakukan, dan yang pastinya walau Dokter Malvis sudah memperingatkannya Bianca tak akan siap, tak akan ada istri yang siap, dimana setiap malam dia akan menatap suaminya dan menerka, apakah esok pagi suaminya membuka mata dan bahkan kaget melihat istrinya tidur di sampingnya?
"Aku baru tahu ada penyakit seperti ini, biasanya seseorang akan hilang ingatan sekali lalu setelahnya akan mengingatnya dengan baik," ujar Siena yang walaupun sudah diberitahu sebelum Bianca namun tetap saja masih tak bisa percaya dengan hal yang akan dialami kakaknya.
"Apakah penyakit ini bisa sembuh?" Tanya Bianca lagi dengan wajah berharap.
"Kembali, Kita masih harus melakukan pengamatan dan riset yang benar, kami akan melakukan semua hal untuk menghentikan efeknya, namun kebanyakan cacat pada bagian otak menyebabkan kerusakan dan efek yang permanen," ujar Dokter Malvis.
__ADS_1
Bianca menekan kedua giginya sedikit keras, bingung harus bereaksi apa, sedikit cercah harapan saat tahu Rain sadar ternyata tak sedikitpun membuat hatinya tenang, bagaimana caranya dia bisa mengatasi hal itu jika nanti Rain lebih sering kehilangan ingatannya dari pada mengingat keluarganya?
"Aku rasa anda masih bingung bagaimana caranya agar bisa menghadapi Tuan Rain saat dia kehilangan memorinya nantinya, Nyonya?" Tanya dokter Malvis yang seolah membaca pikiran dari Bianca.
Bianca mengapit kedua bibirnya, dia mengangguk lemah, dia tak tahu harus melakukan apa, rasanya tiba-tiba saja kosong, bingung harus bagaimana? Semua hal ini membuatnya benar-benar kosong, bahkan dia tak bisa merasakan perasaannya sendiri, apakah dia sedih? Apakah dia senang suaminya nyatanya sudah sadar? Apakah yang dia rasakan? Dia benar-benar merasa hampa.
"Sepetinya Tuan Rain sudah memiliki firasat tentang hal ini, dia mungkin tak ingin lagi kehilangan keluarganya, sebelum semua ini terjadi beliau sudah menyiapkan semuanya," ujar Dokter Malvis.
"Apa maksud Anda?" Tanya Bianca yang terdengar datar walau Suaranya bergetar entah kenapa dia tak bisa meluapkan perasaannya sekarang. dokter Malvis melihat tanda-tanda syok nyata pada Bianca, tatapannya yang tiba-tiba kosong dan suram, juga wajahnya yang datar apalagi suaranya yang tak bernada.
"Antony akan menjelaskannya pada anda," kata Dokter Malvis memberikan wewenang pada Antony.
Antony segera mengambil alih, dia segera meletakkan sebuah tablet di depan Bianca, Bianca mengerutkan dahi walau masih tampak datar.
__ADS_1
"Nyonya, sebelum hal ini terjadi, Tuan Rain mulai merekam semua hal yang menurutnya penting, Beliau merekam beberapa Video yang menurut beliau sangat berharga bagi beliau, dia memerintahkan pada saya jika Beliau mengalami sesuatu, Beliau ingin saya membuat Video ini dengan baik, berjaga-jaga jika saja Beliau kembali harus kehilangan memorinya," ujar Antony.
Bianca menatap Antony cukup lama, lalu Antony segera memainkan sebuah Video di tablet itu.