
Drake berjalan dengan sangat percaya diri, merasa sangat beruntung karena baru saja dia bergabung dengan perusahan besar ini tiba-tiba saja pemimpin perusahan yang awalnya sama sekali tidak pernah muncul di perusahaan malah mengundang semua orang yang ada di sana untuk rapat bersamanya, selain itu juga kabarnya dia ingin memberitahukan tentang pernikahannya yang baru-baru ini terselenggara.
Drake sedikit takjub dengan apa yang dia lihat, sebuah perusahaan yang bahkan lahannya sangat luas dengan gedung-gedung futuristik karena memang ini adalah induk perusahaan dari segala perusahaan yang dinaungi oleh Marka Corp, bahkan dia mendapatkan tiket pesawat khusus hanya untuk datang ke induk perusahaan yang memang berlokasi di sebuah pulau lepas pantai daerah khusus mereka.
Drake lalu melayangkan pandang, dari tadi begitu banyak wajah-wajah penting nan serius yang datang ke sana, mereka saling sapa sesaat terlihat sekali mereka sudah mengenal sejak lama dan dari wajahnya mereka berasal dari berbagai daerah, Drake jadi merasa ini adalah wadah mereka dalam reunian dan juga kesempatan mereka bertemu.
Drake duduk di salah tempat di lobi, baru kali ini merasa sangat-sangat gugup melihat orang-orang yang ada di sekitarnya, dia masih belum tahu dia harus kemana, sesaat menerka-nerka apakan orang yang keluar dari mobil dan juga berdiri di sana adalah pimpinan utama perusahaan ini, namun berulang kali dia salah, hingga akhirnya dia melihat sosok yang dia kenal, Tuan Takigawa.
Drake segera berdiri, berjalan dengan sedikit senyuman yang sebenarnya cukup manis namun karena Drake yang menyunggingkan senyuman itu jadi terlihat sedikit sinis, dia langsung menyambut Tuan Takigawa yang tampak juga banyak disambut oleh beberapa peserta rapat yang lain yang masih ada di lobi perusahaan itu.
"Tuan Drake," kata Tuan Takigawa ketika melihat Drake ada di dekatnya sedang mengulurkan tangannya, beberapa orang yang juga sudah menyapa Tuan Takigawa tampak melayangkan pandang pada Drake, ada yang mengamati pemuda itu dari atas hingga bawah, namun ada juga yang tersenyum sambil mengangguk-anggukan kepalanya, hanya dia yang tahu apa artinya, "tak menyangka Anda bisa datang juga."
"Aku dengar ini adalah kesempatan yang sangat langka untuk bisa rapat dipimpin langsung oleh Tuan Marka, tentu aku harus bisa menyempatkan waktuku bertemu dengan beliau dan belajar banyak dari beliau," kata Drake lagi dengan senyuman percaya dirinya.
__ADS_1
"Ya, sangat langka, tenang saja, bahkan banyak dari mereka yang ada di sini belum pernah bertemu langsung dengan Tuan Marka, dia orang yang tak suka menunjukkan dirinya namun selalu mengontrol dan mengurus semua hal dari belakang, bahkan begitu saja dia punya begitu banyak anak perusahaan yang tersebar di 5 negara, untuk apalagi dia repot bertemu dengan para pegawainya yang sangat loyal padanya ini, Anda sangat beruntung, baru beberapa hari bergabung dan akan langsung bertatap muka dengannya," ujar Tuan Takigawa sambil menepuk lengan atas Drake, memperlakukannya seolah anak didiknya.
Drake tersenyum manis, dia mengangguk, bagaimana karyawan dan pegawainya tak royal dan tak berkhianat, mereka semua mengurus perusaan mereka bahkan seperti milik mereka sendiri, Tuan Marka ini memang hebat dalam membuat perusahaan, setelah itu dia melepaskannya, memberikan pada orang-orang kepercayaannya, melepas tangankan semuanya, bahkan dengar-dengar keuntungan dari perusahaan itu hanya sebagian kecil diberikan padanya, namun hal ini jitu membuat para pegawainya begitu loyal padanya dan berusaha keras agar perusahaan yang mereka pimpin tetap maju, karena semakin maju, semakin tinggi pula pemasukan meraka, seperti sistem bagi hasil, bukan gaji.
"Mari Tuan Drake, sebentar lagi rapat akan segera dimulai," kata Tuan Takigawa pada Drake dengan ramah, Drake mengangguk dan mengikuti Tuan Takigawa yang segera menuju ke lift untuk menuju ke ruang rapat mereka.
Lantai demi lantai mereka lewati, sesekali Drake mendengarkan Tuan Takigawa yang sedang bercanda dengan beberapa kolega lamanya, pintu lift itu kemudian terbuka membuat Drake segera menarik napasnya panjang, Tuan Takigawa dan beberapa koleganya turun duluan dan segera berjalan menuju ke sebuah ruangan yang tertutup dan berdinding kaca buram.
Drake melangkah terakhir, dia berhenti sejenak mengamati ruangan yang cukup lebar dan hanya diperuntukan untuk ruang pertemuan dan meeting itu, Drake merasa Tuan Marka ini punya selera yang cukup bagus.
Rain berjalan dengan gayanya, dagunya terangkat menunjukkan aura kepimpinannya yang sangat pekat, 4 orang berjalan di belakangnya, Luke pun setia ada di sampingnya, mata tajam seolah siap memburu apapun kesalahan yang bisa dia dapatkan, wajah dinginnya membuat semua orang bahkan tak berani untuk hanya sekedar menyapanya.
Drake menunggu di depan pintu itu dengan wajah yang angkuh, senyum sinisnya mengembang ketika melihat pria itu, dia cukup kaget melihat kedatangan Rain namun bisa dibilang juga tidak terlalu terkejut, mungkin pria ini juga punya kerja sama dengan Tuan Marka sehingga dia juga akan ikut rapat ini, tapi jika Rain tahu bahwa dia sudah mendapatkan kontrak dari Tuan Takigawa, mungkin Rain akan kesal mendengarnya.
__ADS_1
Rain berdiri dengan wajah datar tanpa ekspresi melihat ke arah Drake, dia berhenti di depan pria yang mengawasinya dari atas hingga bahwah dengan senyuman sinis mengejek, Rain hanya memiringkan kepalanya, terlalu arogan, Rain ingin tahu apakah wajah itu masih bisa bertahan ketika dia tahu siapa Rain sebenarnya.
"Tak menyangka aku akan bertemu denganmu di sini, kau juga bekerja sama dengan Marka Corperation, dibagian mana? aku yakin tak akan seluas dan sebesar keuntungan yang bisa kau dapat dari lepas pantai utara bukan?" tanya Drake dengan nada sinisnya, Rain diam saja mengamati wajah pria yang ingin sekali dia remas namun dia tahan, melakukan hal itu di sini, seperti mengotori tangannya dengan lumpur yang tak perlu. Luke yang malah terpancing emosinya.
"Tuan hati-hati berbicara, Anda tak tahu dengan siapa Anda berbicara?" kata Luke yang sudah tidak tahan dengan tingkah arogan Drake ini.
Namun mendengar itu, Rain malah melayangkan tatapan tajamnya pada Luke, biar saja, biar Drake tahu siapa dia sebenarnya nanti.
Luke yang mendapatkan tatapan tajam itu segera menunduk, dia tahu bahwa dia sudah melakukan sebuah kesalahan.
"Hah? Siapa? Yah, kita akan lihat nanti bagaimana kau juga tahu aku siapa, rapat ini tak akan dimulai tanpaku," kata Drake begitu sombong dan angkuh.
"Ya, kalau begitu silakan masuk, Tuan Drake," ujar Rain membiarkan Drake untuk menikmati keangkuhannya.
__ADS_1
Drake memandang sinis pada Rain yang menurutnya sedikit sombong, dia menarik jasnya dengan keras untuk menunjukkan dominasinya, dengan lirikan mata tajamnya dia berpaling lalu segera mendorong pintu kaca itu masuk ke dalam ruangan itu dengan sangat angkuhnya.