Salahkah Aku, Jika Mendambakan Surga..??

Salahkah Aku, Jika Mendambakan Surga..??
Langkah awal Gea


__ADS_3

"Mbak...!!, ada tamu tuh", seru Sonya masuk ke kamar Gea.


Gea keluar kamar menemui tamunya.


2 lelaki kekar yang dahulu adalah orang kepercayaan Geyna.


"Bos besar mana mbak...?", ucap seorang lelaki mendekati Gea yang duduk menemui mereka diruang tamu sambil menyalakan rokoknya.


"Bos besar...??", ucap Gea menghembuskan asap rokoknya ke udara dengan senyum sinisnya.


"Mami Geyna maksudnya", ucap Seorang lelaki lainnya.


"Sonya..., kasih tau mereka..!!", seru Gea sambil terus menikmati rokoknya.


"Dengerin ya...!!, bos besar satu satunya di sini sekarang itu Mama Gea, oke...!!", ucap Sonya lantang.


Kedua lelaki itu mengeryitkan keningnya seakan tak percaya ucapan Sonya.


"Hehhh...!!, paham gak sih..!!", seru Gea menatap tajam ke arah dua lelaki kekar dihadapannya.


Kedua lelaki itu pun tersenyum dan saling pandang.


"Kalau itu sihh kami gak masalah, yang penting bayarannya", ucap Seorang lelaki dihadapan Gea.

__ADS_1


"Gampang...., asal kalian kerjain tugas dariku dengan baik", ucap Gea menawarkan 2 gelas minuman keras pada kedua lelaki dihadapannya.


"Lalu..??, apa tugas kita bos..??", ucap salah seorang lelaki itu sambil menenggak minuman keras yang disuguhkan Gea padanya.


"Aku suka semangat kalian", ucap Gea menuangkan kembali minuman di gelas mereka.


"Membunuh, mengintai, atau merampok nih...??", ucap Salah seorang lelaki itu tak sabar ingin mengetahui tugas mereka.


"Tugas kalian yang pertama mudah kok, kalian masih ingat pesantren tempat kalian ditugaskan membunuh Mawar atas perintah mami kan..??", ucap Gea.


"Ohhh, pesantren itu..., Mawar si gadis cantik itu kan..??, badannya sungguh nikmat bos, sayang mungkin dia dah mati sekarang", ucap salah seorang lelaki itu dan kemudian tertawa lepas dihadapan Gea.


"Kamu bangga dengan tugasmu...??, aku kasih tau ya, tugasmu itu gagal total..!!, yang kalian perkosa itu bukan Mawar tau..!!", seru Gea.


Kedua lelaki itu pun saling pandang kembali.


"Mami lagi..!!, mami lagi..!!, mami tuh udah gak ada...!!, lagian badan kekar kayak gitu kok takut sama mami...!!", seru Gea menggebrak meja.


"Sorry bos", ucap kedua lelaki itu menunduk.


"Tugas kalian sekarang, cari informasi dari pesantren itu atau sekitaran situ lah, gak tau gimana caranya, pokoknya kalian cari informasi Mawar itu pindah kemana..., ngerti..!!, dan telusuri juga daerah komplek sekitaran Mall Plaza Garden okey, soalnya aku pernah mergokin dia kemarin di sana, oh ya...!!, jika sulit cari yang namanya Mawar, cari aja mami Geyna, kalian masih ingat kan mukanya..??, jika kalian berhasil nemuin Mami, pasti kalian bakal nemuin Mawar", ucap Gea memberi perintah.


"Trus kalau kita dah nemuin mami sama Mawar gimana bos..??", tanya salah seorang lelaki itu.

__ADS_1


"Itu urusanku..!!, jika nanti aku butuh kalian lagi, pasti ku hubungi", ucap Gea.


"Bayarannya bos..??", ucap Salah seorang lelaki itu.


"50 juta..??", ucap Gea menyalakan rokok untuk yang kedua kalinya.


"Mantap...!!", ucap lelaki itu kegirangan.


"Ya dah bos, kita pergi dulu", ucap Salah seorang lelaki itu berjalan bersama rekannya memasuki mobil dan berlalu pergi.


"Mbak..!!, ngapain kita cari Mawar sama mami segala sih..??, ucap Sonya bingung dan duduk di samping Gea.


"Sonya, sonya...!!, pakai dong otakmu..!!, Mawar itu bisa jadi tambang emas buat kita", ucap Gea menghembuskan asap rokoknya di muka Sonya.


"Sejak kapan Mawar punya tambang emas mbak..??", ucap Sonya makin kebingungan.


"Sonya...!!", seru Gea ingin meremas kepalanya sendiri.


"Lahhh aku kan tanya mbak.., kan yang banyak duit om Bram, kok jadi Mawar sih", ucap Sonya masih belum mengerti.


"Mawar itu kan anak satu satunya Om Bram, kita gertak om Bram terus gak bakal dia ngasih apa yang kita mau, tapi kalau kita bisa temuin Mawar dan gertak om Bram lewat Mawar, pasti om Bram bakal kasih apapun yang kita mau", ucap Gea bangga dengan idenya.


"Bener juga ya mbak, kok aku gak kepikiran ya", ucap Sonya mulai mengerti rencana Gea.

__ADS_1


"Makanya jangan makan tempe mlulu..!!", seru Gea berjalan menuju ke kamarnya.


"Apa hubungannya sama tempe sih..!!", ucap Sonya mengikuti Gea menuju ke kamarnya.


__ADS_2