Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Nonton


__ADS_3

[Gladiator alam dewa awal]


[Siang hari, cuaca cerah]


'Wah.' Liu dibuat kagum dengan begitu ramainya orang-orang, atau makhluk-makhluk di sini.


Yah itu sudah jelas sih mengingat mereka sedang berada di wilayah khusus alam dewa awal.


'JADI KITA NGAPAIN?' Liu tak tahu apa yang harus diperbuatnya.


KASIH KESADARAN KE SISTEM AJA?


[Jangan begitu Tuan, Tuan harus mandiri]


'OH!' Benar apa kata sistemnya, ia tidak boleh jadi orang yang suka enak-enaknya aja! Ia harus berani menghadapi apapun yang akan terjadi!


"Waaaa...." Mata gadis berambut merah ini terpukau dengan apa yang dilihatnya, ini adalah mimpi bagi makhluk setengah dewa manapun. Ini adalah tempat di mana kemampuan mereka dipamerkan dan membuat para dewa kagum!


"...." Liu tersenyum kecil, ia tak tahu konteksnya, namun ia senang Nona Yahuan gembira.


[Misi: Duduk di kursi kosong Arena Gladiator]


Dengan cepat Liu dan Yahuan berjalan diantara banyaknya makhluk setengah dewa yang lain.


Dan sejauh yang Liu perhatikan, penampilan mereka memang sama seperti manusia, ada yang cantik, ganteng, menakutkan, ramah, dan masih banyak lagi.


Yah mereka sedang memerhatikan apa yang terjadi di arena jadi Liu dan Yahuan ikut lewat saja demi mencari kursi kosong.


Duk.


Dan setelah beberapa saat berjalan, mereka berdua akhirnya menemukan kursi kosong juga.


[Misi selesai.... level up]


[Tuan level 37 sekarang]


'....' Liu terdiam, entah ia harus senang atau bagaimana. Bertarung sama makhluk setengah dewa nggak naik level, nyari kursi kosong malah naik level.


Tapi yah siapa yang tak senang naik level sih?


'Lagi ada apaan sih?' Liu tak bisa mendengar apapun kecuali suara sorak dan teriakan penonton, mereka benar-benar terlihat semangat.


'....' Liu memicingkan matanya, entah kenapa ia tidak bisa melihat apapun.


'MEREKA LIAT APAAN SIH!?' Ia cuman melihat area bundar besar kosong tanpa siapapun di sana!


[Mengaktifkan mata non-telanjang]


'APA?' Non-telanjang apaan?


[Agar Tuan bisa melihat apa yang terjadi di gladiator ini]


[Anggap saja sistem meningkatkan fokus mata Tuan]


'O-oh....' Jadi semacam fokus tapi cuman di mata saja ya?


TAPI KOK NAMANYA ANEH GITU YA?


KOK NGGAK 'MATA SUPER' ATAU 'SUPER EYE' ATAU APA YANG LEBIH KEREN GITU?


MALAH NON-TELANJANG!


Tapi yah yang penting ia bisa lihat apa yang terjadi, suka-suka sistem saja lah.


Sring.


Mata Liu bersinar kebiruan, tidak dapat dipungkiri ia memang jadi bisa melihat apa yang terjadi di sana.


Ada dua orang yang tengah bertarung satu sama lain.


Aneh sekali padahal mereka bertarung seperti biasa, namun kenapa ia tidak bisa langsung melihatnya ya?


"Hebat Little Man ayo kalahkan dia!" Yahuan ikut menyoraki pertarungan yang makin seru ini.


'Little Man?' Liu langsung tahu artinya. Pantas saja nggak kelihatan tadi.


'Memangnya mereka sekecil apa Tuan?'


[Semut Tuan]

__ADS_1


'Ooo.' Unik juga sih.


'TUNGGU APA!?'


'KENAPA SEKECIL ITU!?'


[Makhluk setengah dewa punya kemampuan unik masing-masing Tuan, meski mereka kecil, namun kekuatannya bisa menghancurkan gunung]


'WOW.' Liu terkesan, ia baru tahu kalau kemampuannya bisa seluas ini ya. Menarik juga.


'Jadi kita bakal nonton aja sistem?'


[Benar Tuan]


'Lah kapan nyari ibu pendekar sesat kalau gitu?'


[Semua ada waktunya Tuan]


Liu terdiam, ia senang sih bisa melihat pertarungan makhluk setengah dewa begini, yah anggap saja ia sedang belajar teknik atau mengamati atau apalah.


Waktu pun berlalu, Liu tidak punya pilihan selain melihat pertarungan yang disajikan.


Beberapa saat kemudian.


"Ngork!"


'Ah.' Liu mengelap mulutnya, ia malah ketiduran.


Yah ada perbedaan ketika tidur dan diambil alih sistem sih. Yang kedua itu aneh rasanya sih.


Sring.


Liu melihat ke langit, masih cerah, terang benderang, tak jauh berbeda dengan yang ia lihat sebelumnya.


Liu menggeliat dan riuhnya penonton masih sama juga seperti yang sebelumnya.


'Aku tidur lama sistem?' Liu penasaran, entah kenapa ia merasa harus menanyakan ini.


[Tenang saja, hanya 24 jam Tuan]


'....' Begitu ya, lumayan juga.


'YANG BENER KAMU SISTEM?'


[Benar Tuan]


Liu terdiam, ia tidak ingin percaya tapi sistemnya memang jarang bohong sih


TUNGGU SEBENTAR....


Masih ada pertanyaan yang nyangkut di benaknya!


'WAKTU DI ALAM INI BEDA 'KAN SISTEM?' Yah itu sudah pasti kan!?


[Sama saja Tuan]


'Sama saja?' Liu pikir beda, bisa lebih lambat atau cepat gitu.


Yah ini diluar dugaan sih.


Tapi kok ia bisa tidur selama itu sih?


Bukannya manusia normal cuman tidur 8 jam ya?


[Tuan kelelahan]


'....' Bisa dipahami, tapi kok akhir-akhir ini ia sering lelah ya?


Sistem akhirnya menjelaskannya. Intinya semua ini tidak lain tidak bukan karena tempat ia berada sekarang.


Liu terdiam, berpindah alam lebih menguras energi dari yang dikira, namun ia tidak mau membuang waktu!


[Istirahat bukan membuang waktu Tuan] Sistem tidak setuju tuannya berpikiran seperti itu.


'Tapi....'


[Tidak ada tapi-tapi] Sistem tahu tuannya punya deadline untuk menghentikan ibu sesat, tapi itu tidak akan tercapai kalau kondisinya sendiri tidak fit.


Liu terdiam, yah apa boleh buat kalau begitu, tidur 24 lebih baik daripada 15 tahun bukan?

__ADS_1


[....] Entah kenapa sistem merasa tersindir.


Tapi setelah 24 jam berlalu rasanya tidak ada yang terlalu banyak berubah deh.


Termasuk para penonton yang tetap semangat, Nona Yahuan juga sama saja.


Apa ini tradisi makhluk setengah dewa? Melihat pertarungan lama begini?


Liu terdiam, mau heran tapi alam dewa, jadi ya sudah lah.


Ngomong-ngomong siapa yang bertanding lagi ya?


Liu penasaran, ia ingin lihat kontestan yang lain.


"...." Lagi-lagi Liu memicingkan matanya.


'KOK KOSONG YA?' Entah kenapa tak ada siapapun di arena bundar besar itu!


[Mengaktifkan mata non-telanjang]


'Astaga.' Liu benar-benar tidak suka nama skill-nya itu.


Sring.


Seperti biasa Liu merasa lebih fokus, terutama pandangannya, dan akhirnya ia bisa melihat ada dua orang yang bertarung di bawah.


'....'


'TUNGGU DULU... KOK MEREKA?' Liu terdiam, mereka berdua itu makhluk yang sama yang dilihatnya sebelum tertidur.


Kok mereka masih bertarung sih? Bukankah harusnya ganti kontestan ya?


[Tuan belum tahu?]


'....'


'Dah lah.' Liu hilang minat. 'Tuan belum tahu?' 'Tuan belum tahu?' nyenye ia pusing mendengar kata itu!


[Sama sistem juga lupa Tuan]


'YA KAMU JANGAN NANYA LAGI DONG.' Sistemnya ini kadang-kadang.


Liu terdiam, yah kalau begini harus nanya dong.


Liu tak tega mengganggu momen seru orang, ah makhluk lain, tapi yah ia harus menggali informasi juga sih.


"Oh, pertarungannya? Paling setahun lagi selesai. Ayo Little Man!" Yahuan langsung tersedot lagi ke keseruan pertarungan gladiator.


'....'


'SISTEM?'


[Ya Tuan?]


'Kamu denger apa katanya tadi?'


[Dengar Tuan]


'Bener nggak tuh?' Liu harus cross check lagi.


[Makhluk setengah dewa sangat jarang berbohong Tuan]


Liu terdiam, yah sistem tidak menyangkalnya juga sih.


'TARUNGNYA KOK LAMA SEKALI.' Pertarungan macam apa yang berlangsung selama itu!? Memangnya perang!?


[Ah.] Sistem seperti tersadarkan, kini apa yang dilupakannya perlahan muncul kembali.


[Memang pertarungan di alam dewa berbeda dengan dunia Tuan]


'Begitu ya.'  Tak disangka pertarungannya selama itu, Liu ingat pertama kali mereka datang, Little Man juga baru bertarung, itu berarti masih tersisa 364 hari lagi dong.


MASIH LAMA DONG YA.


'Sistem aduh kelamaan.' Liu menggaruk kepalanya yang tak gatal, entah kenapa rasanya ruwet begini.


Apa Nona Yahuan juga udah lupa akan rencana akbar ini?


Tapi yah beliau juga nggak ada urusan lebih jauh sih. Liu sadar ia tidak bisa berharap sama siapapun.

__ADS_1


Kalau sudah begini harus gimana dong?


__ADS_2