
Club malam Vue. Kota Liuzhou, Malam hari.
“Li-liu-ke, apa kita harus ke sini?” Fang Yin agak risih, ia belum pernah ke klub malam sebelumnya.
“Tenang saja Yin-jie. Kita harus bergerak cepat.” Liu menampakkan senyum meyakinkannya. Ia tidak mungkin menyia-nyiakan info berharga dari nelayan ganteng!
‘AKU BARU PERTAMA KALI KE TEMPAT INI! GIMANA INI!?’
Tempat ini luas dan banyak lampu kedap-kedip, memusingkan saja.
Rasanya ingin menyalahkan sekte cacing yang sudah mencuri belati, tapi apa daya, Liu tidak mungkin mengabaikan alasan yang menggugah hati itu!
Semua itu demi orang-orang sekte yang membutuhkan! Liu tidak punya pilihan lain selain berlapang dada.
“Hati-hati tersenggol orang joget Yin-jie.” Liu maju ke depan, ramai sekali sih di sini.
“Y-ya.” Yin dengan seksama mengikuti Liu. Agak seram kalau terpisah di antara keramaian manusia ini.
Untung saja Tuan Zi Xin memberinya modal agar bisa masuk ke sini.
‘Sistem! Mana orang yang mengambil senjata dewa?’ Liu heran kenapa sistemnya diam saja. Ia butuh info cepat sebelum dibawa bergoyang oleh musik seru ini!
Tapi itu bukan tujuannya sih.
[Menganalis… salah ruangan. Tuan pergi ke ruangan bar]
‘Salah?’
“Yin-jie….”
“Li- Liu-ke musiknya seru juga.” Rasanya enak kalau bergoyang.
“Kita salah tempat.” Liu mengusap mukanya, jangan sampai terlena musik seru, haduh.
***
Lounge Vue.
‘Ah tempatnya sama seperti Bar Tian.’ Liu jadi ingat tempatnya mengemban misi perdananya. Hanya saja di sini lebih mewah dan luas tempatnya.
Ada meja dan kursi untuk pengujung, tidak terlalu ramai. Enak sekali bersantai setelah penat kerja.
“Selamat datang Tuan! Mau secangkir jus?” Salah satu pelayan wanita datang mengejutkannya.
Kebetulan lagi haus, masih ada uang sisa juga sih, pemberian Tuan Zi Xin sebagai permintaan maaf (lumayan untuk modal hehe).
Pluk.
Segelas jus jeruk segar ukuran besar siap diminum!
“Ah….” Fang Yin menikmati minumannya, yah ia rileks dulu saja sebelum menghadapi kenyataan hidup lagi.
“Selamat mi-“ Liu menyambut minuman segar itu dengan mulutnya! Kesegaran datanglah! Yeah.
DEG.
Liu menaruh lagi jus besar itu ke meja. Sementara ia merenung dalam.
“Liu-ke?” Tentu saja Yin penasaran ada apakah gerangan pemuda itu terdiam.
‘AKU DIJEBAK.’
Liu hampir menjemput kelemahan sistemnya, ia terperdaya omongan manis pelayan klub!
‘SISTEM!’
[Sistem melihat apa Tuan mandiri atau tidak]
‘MANDIRI APANYA! KALAU LUPA GIMANA!?’
__ADS_1
‘Haaah….’ Ya ampun, bukan saatnya mengetes di saat misi penting!
“Tuan tidak suka? Bisa ditukar bir lho.” Dengan sopan santun pelayan bar itu merayunya lagi.
“Tidak terima kasih.” Liu tahan dengan teknik marketing seperti ini!
Pluk.
‘Eh ada kertas.’ Kertas kecil terlempar ke arahnya! Sontak Liu mengambilnya.
‘Dasar manusia pembuang sampah sembarangan!’
[Mengaktifkan… keberuntungan 100%]
‘Eh?’ Masa memungut sampah meningkatkan keberuntungan sih?
[Kemampuan sosial meningkat 95%… kemampuan interograsi 100%… kemampuan pengertian 110%]
‘KOK KELEBIHAN BEGITU.’ Bisa-bisanya statusnya melebihi 100%? Pasti ada yang aneh!
“Hei kau!” Suara seorang pria terdengar dari ujung ruangan.
‘Apaan nih?’
“Tuan yang memegang kertas!”
“Yin-jie, dia ngomong ke siapa?” Liu heran dengan teriakan tidak damai ini.
“Liu-ke.” Yin menunjuk kertas yang dipegangnya.
“Ah.” Dengan sigap Liu bangkit, benaknya bertanya-tanya sih, tapi lebih baik jangan berpikir belebihan dulu!
Pria dengan setelan jas putih rapi menatapnya serius, sementara kedua pasang mata bertemu, entah kenapa malah tertekan.
‘Jangan-jangan!?’
“Maaf Tuan, saya memungut sampah, bukan membuangnya.” Dengan tenang Liu mengatakannya, ia tahu kondisi ruangan sangat bersih, tapi kalau sampah dilemparkan ke arahnya ya harus diambil, bener nggak?
‘ADA MASALAH? AKU SUDAH SIAP!’ Liu menguatkan tekadnya, tidak aneh pendapat orang kecil diabaikan, yang penting ia sudah berkata jujur!
“Selamat!” Pria berjas rapi itu malah mengajak salaman.
“Eh?”
“Anda terpilih untuk bertemu dengan pemilik Club Vue!” Pria itu jadi terlihat ramah sekali, perubahan ekspresi profesional!
‘Ha?’
Untuk apa bertemu pemilik tempat ini?
Liu butuh bertemu sekte kupu-kupu malam yang membeli belati dewa! Bukannya pemilik klub.
[Pemiliknya adalah pemimpin sektenya Tuan]
“HA? Terima kasih banyak Tuan!” Liu tersenyum sumringah. Balik ngasih kabar ke Yin-jie dan mengikuti si tuan berjas putih rapi Itu.
***
Ruangan pribadi pemilik Klub Vue.
“Ho. Anak muda ternyata.” Seorang pria gendut berkacamata menyambut kedatangan tamunya.
‘Eh?’ Ini pemimpin sekte Kupu-kupu malam? Pria gendut murah senyum yang agak mengerikan?
‘AKU PIKIR PEMIMPINNYA KAKAK-KAKAK CANTIK YANG LEMBUT!’ Malah bapak-bapak begini!
Kalau begini tidak sesuai dengan nama sektenya dong, haduh Liu tidak semangat jadinya.
“Duduklah.” Tuan gendut itu baik hati dan tidak sombong, mempersilahkan tamunya duduk dengan ramah.
__ADS_1
“Terima kasih Tuan.” Liu mempersiapkan dirinya, tidak sesuai harapannya tidak masalah, yang penting ia tahu info soal belati dewa!
Dengan segenap kemampuan sosialnya Liu berusaha mengarahkan pembicaraan pada topik yang diinginkannya!
[Kemampuan aktif… menyamarkan maksud asli… membuat lawan percaya… meniadakan kecurigaan….]
“Ah, jadi kau mau tahu soal belati merah itu? Haha, kenapa tidak bilang dari tadi?” Bahkan dengan ramahnya pria gendut ini tersenyum!
Sulit dipercaya! Ini bukan kemampuan sosial lagi, tapi manipulasi namanya!
Kenyataannya tidak mungkin Liu ngobrol santai soal rahasia sekte begini, tapi untunglah ia pintar dan bisa diandalkan! Jadinya tidak perlu khawatir!
[….]
“Kami menjualnya ke Sekte Pemerintahan Rahasia.”
‘DIJUAL?’
“Mau tahu berapa keuntunganku? Pastinya berkali lipat, dan kini aku punya modal untuk memperluas bisnis malamku! Haha!” Tuan gendut puas menceritakan triknya ini.
‘Jadi demi keuntungan?’ Ini sudah masuk ke ranah bisnis!
Yah bisa dimengerti, senjata belati itu populer dan pasti bernilai tinggi!
Sekte kupu-kupu malam adalah sekte netral, sama seperti sekte cacing. Mereka pasti tidak memihak sekte murni atau sekte gelap!
Dan lagi kenapa ada Sekte Pemerintah Rahasia? Bukannya pemerintah biasa saja sudah cukup!?
***
Pagi harinya.
Tanpa pikir panjang Liu sudah berada di kantor kota Liuzhou, kali ini urusannya serius!
“Kamu bukannya yang berpakaian ninja kemarin?” Pelayan wanita memerhatikan serius.
“Hm, bagus sekali nona penilaianmu, tapi kedatanganku beda tujuan!” Liu menolak pinggang, entah kenapa ia tidak mengerti apa yang dikatakannya sendiri.
“Baik, apa urusan anda Tuan?” Pelayan kantor langsung pada intinya! Sungguhlah pembicaraan yang profesional.
“Aku mau bertemu Sekte Pemerintah Rahasia!”
“!” Pelayan wanita memasang wajah kaget.
‘Kenapa kaget begitu.’ Yah, adalah hal biasa menanyakan ini ke kantor pusat bukan?
Sudah pasti pihak pemerintah tahu keberadaan sekte rahasia pemerintah, tidak mungkin enggak!
“Tolong katakan Passwordnya.”
“Pas- apa?” Liu menurunkan alisnya, tadi ia melamun.
“Kata rahasia. Setelahnya Tuan bisa bertemu sekte itu.”
“Kata rahasia? Yin-jie?” Liu menatap tajam.
“A- aku tidak tahu.”
Yah sudah pasti begitu, ia juga tidak tahu sih.
SSSHHHH!
“Brrr….” Liu menggosokkan tangannya, tidak biasa pagi cerah malah dingin begini.
“Pertemukan kami atau mati.”
Terdengar suara yang tidak asing!
“NONA YING!?” Darimana dia datang!? Dan kenapa tiba-tiba!?
__ADS_1
“Hii! Ba- baik nona!”
***