Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Ada yang baru


__ADS_3

[Nona lebih tahu kutukan ini dari yang lain]


Sistem mengatakan faktanya, tak mungkin makhluk yang selalu bersama dewa tidak tahu hal ini.


Yuhuan akhirnya mengerti apa yang dimaksud ‘mengalahkan takdir’. Pada kenyataannya pemuda itu sudah ditakdirkan mati.


‘Jadi dia… punya dua kekuatan dewa.’ Yuhuan tetap tenang, sementara ia tak bisa bernafas sama sekali.


[Nona tidak berhak menghina tuanku.] Sistem memberi peringatan tegas.


[Kalau ini yang Nona mau, maka terjadilah] Dan sistem tak lagi menahan diri, ia benar-benar serius.


Berani-beraninya makhluk bawah menghina tuannya, inilah hukuman yang pantas untuknya.


*bergetar*


Yuhuan bergetar hebat, wajahnya perlahan berubah pucat, tidak peduli seberapa tenang dirinya.


Niat menguji pemuda itu tidak berjalan lancar dan malah menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.


Yuhuan tak menyesali apa yang diperbuatnya, ia sudah melihat sendiri pemuda itu ternyata punya alasan kuat untuk memiliki kekuatan dewa.


Sorot mata yang terpancar menyatakan ketegasan yang luar biasa, tidak ada keraguan, Yuhuan seolah dapat jawaban langsung dari tatapan matanya itu.


Seolah mengatakan, “Aku, tidak akan meninggalkan rekanku!’


‘….’ Yuhuan terdiam, ia tak menyangka bakl mendapatkan jawaban seperti ini. Dia ternyata benar-benar peduli dan bertanggung jawab pada rekannya sendiri.


Melihatnya sikapnya membuatnya teringat lagi dengan…


‘Dewi Xin…mu….’


“!”


“UHUKK! UHUK!”


Blugh.


Liu tiba-tiba melepaskan leher gadis itu dan terbatuk hebat.


‘SISTEM!?’


[Tuan….]


Liu tak mungkin ngebiarin tubuhnya dikuasai seenaknya. Sistem terkadang aneh nantinya!


Dan matanya tertuju pada seorang gadis merah yang tergeletak tak berdaya.


‘TUH KAN BENAR’


‘SISTEM KAMU ANEH-ANEH YA!?’ Liu tak percaya. Bisa balik lagi sadar bukan hal yang mudah!


[….] Sistem terdiam, Liu makin curiga dia menyembunyikan sesuatu.


[Sistem mendeteksi dia musuh] Akhirnya jawabanpun keluar dari mulutnya.


‘Non… Yuhuan?’ Liu terdiam, tak menyangka sistem yang tadinya begitu hormat dan sopan malah jadi ganas begini.


Memang dari awal sistem pun tidak menjamin makhluk baik sih, jadi hal begini tidak terhindarkan.


Liu melihat keadaannya. Bekas luka pada lehernya terlihat jelas, dia tampak lemas sekali.


Liu tertunduk. ‘Kamu berlebihan sistem.’ Memanglah tadi situasi sedikit memanas, tapi kenapa sistemnya malah berlaku sejauh ini?

__ADS_1


[….] Sistem tak merespon, pada kenyataannya ia ingin menjelaskan, tapi menahannya.


Liu terdiam memikirkan ini sendiri, entah kenapa rasanya sistem tertutup padanya.


Liu berusaha postif thinking, yah wajar saja sistem mengambil alih kendali tubuhnya karena hal buruk akan segera terjadi.


Liu tak yakin ia bisa bertahan dari gempuran dua pendekar hebat sekaligus, sistemnya memang pengertian.


Tapi kenapa diakhir malah begini? Tidak bisakah bicara baik-baik?


Nona Yuhuan adalah makhluk setengah dewa dan bisa dibilang cukup dekat dengan mereka (mereka senjatanya sih) masa sistem lupa hal beginian sih!?


Liu memegang tubuh gadis tak berdaya itu, dan merasa aneh.


‘KOK KEKUATANNYA BEGINI YA?’ Liu melihat keadaan dirinya sendiri, cukup baik dan tak ada yang perlu di khawatirkan. Bukankah mereka bertarung sengit tadi ya?


Tapi kenapa malah keadaannya mash baik-baik saja dan musuhnya sudah begini?


Liu berusaha fokus, namun anehnya, kekuatannya juga tak mau keluar. Apa efek alam monster ini ya?


[Apa Tuan yakin?] Sistem akhirnya membuka mulutnya.


‘Yakin apa?’


[Tuan mau memulihkannya?]


‘OH JADI NGGAK DIIZININ YA.’ Pantas saja kekuatannya tak muncul.


‘Pulihkan.’ Liu tak panjang lebar, ia mengerti sistem melakukan ini demi kebaikannya, namun ia tak berniat samapi sejauh ini juga.


[Tuan benar-benar yakin?] Sistem memastikan lagi.


Pasalnya makhluk itu bisa saja melancarkan serangan di luar dugaan dan membuat situasi jadi runyam!


[Dia akan menghilang Tuan]


Jadi senjata pusaka ini menghilang ketika sudah tumbang dalam wujud aslinya. ‘Pulihkan.’


[Akselerasi pemulihan Qi… sukses] Sistem langsung menuruti apa kata tuannya.


Perlahan gadis merah itu pun membuka matanya.


Ia tetap terlihat tenang dan terduduk.


“Kenapa?” Dan langsung menanyakan ini dengan seksama.


“Belum saatnya nona pergi,” jawab Liu tenang.


Yuhuan terdiam, ia menatap tanah, padahal jelas-jelas pemuda ini mau mengakhirinya, tapi kenapa?


Kenapa disaat terakhir dia berubah haluan? Ia pantas mendapatkan akhir seperti ini karena sudah menentang kekuatan dewa.


[Tuanku bukan makhluk berhati dingin] Sistem terdengar serius.


Yuhuan terdiam, ia banyak diam, namun sebenarnya pikirannya mulai terbuka. Dugaannya soal pemuda berkekuatan dewa yang membahayakan orang lain tidak terbukti, malahan sebaliknya ia benar-benar diyakinkan.


Yuhuan menutup matanya dan mengarahkan lehernya ke atas.


‘Menikmati langit?’ Liu terdiam, memang cuaca sekarang sangat mendukung.


Langit bersinar terang dan indah, meski tertutup pohon-pohon besar juga sih, namun suasananya makin terasa damai dan menenangkan.


“….” Liu terdiam, beberapa saat Nona merah itu tetap saja begitu.

__ADS_1


‘MAU SAMPAI KAPAN!?’ Menikmati langit memang menyenangkan, tapi masa lama juga sih?


Yuhuan membuka matanya. “Selesaikan.”


‘Selesaikan?’ Liu tak paham.


“Aku pantas menerima hukumanku.” Gadis itu terdengar serius


Liu terdiam, bahkan setelah menjawabnya pun nona merah ini masih saja memikirkan hukuman.


“Kalau begitu hukumanmu kami ganti.” Liu punya ide.


“Diganti?”


“Tolong temani dan jaga Yin-jie sampai kapanpun.” Liu menatap serius.


“Fang Yin.” Yuhuan tahu dari awal.


Liu mengangguk.


“Banyak yang memperebutkanmu dan membuatnya dalam bahaya, aku yakin kamu bisa melindunginya.” Liu sadar ia tidak bisa melakukan semuanya sendirian.


Dengan membangun hubungan dan memperoleh kekuatan, maka bebannya bisa berkurang banyak.


“Aku tidak bisa.”


‘WADUH.’ Liu pikir bisa!


[Sejatinya kekuatan asli pusaka leluhur hanya bisa digunakan oleh para dewa saja Tuan]


‘Jadi kalau makhluk biasa seperti kita tak bisa!?’ Waduh, jadi cuman bentuk belati biasa saja dong!


Liu tahu Yin-jie sudah lama menggunakan kekuatan pusaka langit, namun sayangnya semakin tidak menutup fakta kekuatannya tersedot dratis.


Menggunakan senjata pusaka bukanlah perkara mudah, maka dari itu Liu pikir Nona Yuhuan bisa muncul dan melindunginya, namun ternyata tak bisa.


“Ada satu cara. Selama gadis itu di dekatmu, aku bisa berubah wujud.”


‘LAH KOK BEGITU!?’


“Kau punya kekuatan ‘sistem’” Yuhuan menjelaskan.


‘YAH ITU PENJELASAN YANG SINGKAT SIH.’ Jadi sistemnya bisa mengeluarkan kekuatan sebenarnya senjata pusaka? Liu baru tahu.


“Kalau begitu kita sudah sepakat.” Liu sedikit tersenyum, mendapat bantuan ekstra dari makhluk setengah dewa membuatnya percaya diri.


Yuhuan melihat senyuman hangat itu, tak terpikir ia akhirnya berada di sisi dewa baik, tapi tak masalah, siapapun pihak yang ada padanya, ia tetap akan menunaikan tugas yang diberikan dengan baik.


“Kalau begitu.”


Sret.


Yuhuan berlutut sembari memegang tangan Liu.


“Mari membuka lembaran yang baru… Tuan.”


‘KOK ADA ADEGAN BEGINI?’ Padahal simbolisasi cukup dengan berjabat tangan kan? Tak usah berlutut sembari memegangi tangan dengan lembut begini.


“HO!” Terdengar suara yang tak asing.


Liu menoleh ke arah suara itu dong. “Nona Shuwan!?”


Tidak hanya satu orang, tapi semua rekannya sedang melihat dia dengan serius!

__ADS_1


__ADS_2