
“Kau pergi?” Sheaper terlihat sedih, tapi pada akhirnya ia sudah mendengar penjelasan dari pemuda ini juga sih.
“Maaf bu.” Liu tersenyum kecil, sementara Nona Ying sudah sadar dan mereka bertiga siap berjalan kembali.
Ibu muda itu terdiam, yah baru saja harapannya muncul, eh malah menghilang lagi.
“Tenang saja bu, semuanya akan baik-baik saja.” Liu tersenyum kecil.
“Ibu cari saja pria lain, dan menikah ya,” lanjutnya. Liu tahu masalah modern harus pakai solusi modern lagi.
Ia tak bisa menjawab harapan ibu cantik itu, jadi mending pilih yang lain, Liu tahu dengan penampilan mempesonanya, tidak sulit mencari yang lain.
“Tidak mauuu~” Ibu muda itu lagi-lagi memeluknya erat.
“….” Ini menjadi pemandangan yang berat bagi ketiga gadis lain yang melihatnya dari sudut rumah.
‘SISTEM?’
[Cintanya terlalu besar, sistem tidak bisa berbuat apa-apa]
Jadi tidak bisa menjalankan strategi cuci otak? Waduh.
Beberapa saat pun berlalu, tampaknya Sheaper sudah mulai tenang dan memahami apa yang terjadi.
Jarang sekali ia menunjukkan sisi lemahnya pada orang lain, namun kini ia bisa jadi diri sendiri ketika bersamaa dengan pemuda ini.
Duk.
Kening ibu muda itu bersentuhan dengan kening Liu, mereka sangat dekat.
“Jangan lupakan aku ya.” Sorot mata tulus pun terlihat. Ia tahu tidak bisa berpindah ke lain hati. Dan sangat berharap bisa bertemu dengan pemuda ini lagi.
Liu tersenyum kecil, ia merasakan kehangatan yang nyaman. “Tentu saja bu.”
“Aku akan menunggumu.” Ibu itu memiringkan kepalanya sambil tersenyum, tak masalah jadi wanita keberapapun, asal bisa bersama dengannya.
***
“NGGGHHH!” Liu meregangkan badannya, akhrinya ia menghirup udara segar juga!
Tak disangka rumah mewah ibu tadi malah berada di tengah hutan. Mau heran tapi ya, tentu saja alam monster.
Mereka sudah berjalan meninggalkan rumah itu, dan masih menunggu petunjuk sistem.
Hari cerah menyinari seluruh area hutan, agaknya tempat ini beda dengan hutan sebelumnya.
“….” Entah kenapa hening sekali di sini.
Liu menoleh ke belakang, ada tiga pasang mata yang melihatnya tajam.
‘SISTEM?’
[Mereka cemburu karena Tuan dekat dengan ibu tadi]
‘Cemburu?’ Kok sesama teman cemburu sih?
“Baiklah semuanya, ada apakah gerangan?” Liu langsung menanyakan persoalan ini.
Jika ada masalah, ada baiknya diselesaikan dengan cepat!
“YAH, KUPIKIR KAMI BERUNTUNG MENEMUKANMU.” Putri api terdengar kesal.
“Terima kasih banyak Nona Shuwan.” Liu langsung sujud ke tanah.
“OHO!” Shuwan tak menyangka, dia langsung tersanjung dan ceria!
Tidak bisa dipungkiri usaha menemukannya bukanlah perkara mudah, Liu menghargai usaha yang dilakukan rekannya.
__ADS_1
Inilah jawaban kenapa tempat mereka berada sekarang terasa berbeda.
Menemukan orang hilang sampai tiga hari lamanya. Yah untunglah semuanya sabar.
“Nona Ying, sudah baikkan?” Liu mengecek lagi keadaannya.
“Hmph.” Dan gadis biru itu mendengus.
YAH SUDAH PASTI BEGITU YA.
“No- Nona Ying sudah stabil Liu-ke.” Fang Yin memberi penjelasan.
Memang sudah stabil, tapi luka merah pada sekujur tubuhnya masih ada. Liu terus melihatnya, bahkan sampai lupa berkedip.
‘Gara-gara aku.’ Tidak bisa dipungkiri ini terjadi karena ia belum cukup kuat untuk melindungi rekannya.
Mereka sudah berlelah mencari keberadaannya dan bahkan langsung bertarung dengan musuh yang super kuat.
Ying masih memalingkan pandangannya. ‘Dia pasti tidak tertarik denganku.’
Sadar diri, itulah hal yang ia lakukan.
Penampilannya sebagai putri es sudah sirna, kini ia tidak lebih dari sekedar perempuan dengan luka di sekujur tubuhnya, sudah pasti tidak menarik.
Sejujurnya baru pertama kali dalam hidupnya ia peduli dengan penampilannya sendiri, karena memang sebelumnya ia tidak peduli sama sekali.
Ying menghabiskan waktunya untuk berlatih dan mengasah kemampuannya, dan seiring dengan berjalannya waktu ia sering mendapat pujian dari penampilannya.
Ia menganggapnya hanya sebagai angin lalu, kekuatan dan kemampuan adalah segalanya, bahkan mengalahkan penampilan.
Namun kenyataan di dunia adalah orang melihat dari penampilan. Cukup sampai di situ, sekarang ia sadar penampilan juga penting adanya.
“Nona Ying.” Liu mendekat dan memegang tangannya.
“!” Ying tak menyangka, padahal ia sudah bersikap dingin, tapi kenapa malah?
Semua perkataan khawatirnya bisa saja hanya pura-pura belaka. Pria terkadang bisa menipu.
[Analisis luka bakar… tingkat tinggi… memulai pemulhan….]
Shhh….
“!” Seluruh tubuh putri es bersinar hijau, biasanya ini adalah efek ramuan tingkat tinggi!
[Pemulihan selesai]
Liu melepaskan genggaman tangannya, penampilan sang putri es sudah kembali seperti semula, dingin dan cantik!
“KOK BISA!?” Shuwan terdiam, apa dia punya tangan dewa!?
Sama halnya dengan Yin, bahkan dengan pemulihan awalnya dibantu Nona Shuwan, memulihkan luka bakarnya sungguh sulit. Bahkan ada kemungkinan luka luarnya akan tetap seperti itu.
Ying sendiri tidak yakin bisa pulih kembali, bahkan ia sudah tahu dari awal. Menahan serangan terkuat rekannya sendiri bukanlah hal yang mudah.
Tapi kenapa dia bisa pulih lagi?
‘EH.’
Liu tersadar akan sesuatu.
‘ASTAGA!’ Liu terbawa perasaannya dan malah melakukan hal yang mencurigakan!
‘KENAPA AKU NGGAK PURA-PURA BUAT TANAMAN HERBAL, MANTRA ATAU APA YA?’ Liu tak berpikir panjang, yang pada akhirnya malah begini.
[Eksekusi Kemampuan Pemulihan Ekstra berhasil]
[Level up]
__ADS_1
‘CUMAN SATU?’ Setelah semua yang mereka lalui dan melawan boss kuat… hanya naik satu level?
[Tuan tidak mengalahkan musuhnya]
‘EH IYA.’ Liu hanya membuatnya tobat saja sih.
Yah masih untuk naik level juga ya.
‘EH AKU LEVEL BERAPA?’
[Xiao Liu… level 24]
‘Ah sip!’ Terkadang ia lupa akan statusnya sendiri.
“JAWAB!?” Sang putri api tiba-tiba muncul di depan wajahnya.
Sret.
Liu mundur sedikit dan menatapnya dengan serius.
“Rahasia.” Dengan nada rendah seolah berbisik, menciptakan kesan misterius yang kentara.
“HO BEGITU YA!” Shuwan menolak pinggang dan puas dengan jawaban yang didengarnya.
‘Y-ya, apa boleh buat kalau rahasia,’ batin Yin.
“….” Ying terdiam, pemuda ini lagi-lagi mengejutkannya.
‘Mereka percaya?’ Apa itu artinya strategi serius jilid dua berhasil?
[Benar Tuan]
‘Hmm.’ Padahal jika dipikir-pikir orang pasti lebih curiga jika ngeles dua kali, tapi ini malah percaya.
Sulit membuat orang tidak curiga, tapi yah mau bagaimana lagi.
[Mau sistem aktifkan fitur ‘auto ngeles’?]
‘HM MENARIK.’
‘Tapi ngga ah.’ Liu percaya diri akan kemampuan ngelesnya sendiri!
“Kekuatan anehmu.” Nada dingin terdengar seketika itu juga.
“Darimana?” Sorot mata putri es menatap tajam, ia ingin tahu kebenaran sekarang, detik ini juga. Tak disangka Nona Ying tetap curiga, bisa bahaya nih!
‘Sistem?’
[Ya Tuan?]
‘Aktifkan fitur auto ngeles ya.’
…..
“Sistem?” Ying terdiam, kata aneh apa itu?
‘Hah!’ Liu sadar kembali, tadi pandangannya gelap dan ia tidak bisa mengendalikan diri, ada apakah? Mungkinkah ia kesurupan tadi?
[Tidak Tuan, sistem mengambil alih tubuh Tuan agar bisa ngeles]
Benar juga, ia sendiri yang memintanya juga sih.
Lalu apa yang dikatakan sistemnya ya?
“SISTEM APAAN!?” Shuwan mendekat dengan wajah penasaran.
“!” Liu terdiam. ‘LHO KOK BISA TAHU.’
__ADS_1
Sistemnya ngeles gimana sih?