
[Kita mencegahnya agar tidak mengambil Kitab Gerbang Monster]
‘Ah!’ Mencegah dan menghentikan memang adalah dua kata yang berbeda sih.
‘Memangnya kenapa kalau dia mengambilnya?’ Liu penasaran.
JANGAN-JANGAN IBU SESAT ITU HOBI MENGKOLEKSI KITAB TINGKAT LANGIT?
[Dia akan bertambah kuat Tuan]
Liu terdiam, itu adalah fakta yang tak terbantahkan.
Setelah banyaknya senjata pusaka dan kitab tingkat langit, ternyata masih kurang? Mau sampai mana ibu ini beraksi?
‘Buang-buang waktu saja.’ Xiuying tak lagi tertarik dengan pertarungan ini.
Entah kenapa sikap ‘pantang menyerah’ pemuda itu membuatnya muak. Ia berdiam dan menatap tajam.
‘DIEM AJA?’ Liu tak merasakan acaman serangan apapun, padahal jelas-jelas musuhnya seolah sedang bersiap.
Rasanya gatal ingin menyerang duluan, namun sistem menahan tubuhnya agar tak berbuat macam-macam.
Entah alasannya, mungkin demi kebaikannya?
Dan memang begitulah kenyataannya.
Sistem menghemat energi, daripada menyerang tanpa hasil, lebih baik bertahan dengan kepastian.
“Yah, kau akan kuurus nanti.” Muncullah portal hitam dibelakang ibu sesat itu.
“HEI BU MAU KEMANA!?” Liu curiga!
SYUT!
Portal hitam itu menelan perempuan itu begitu saja, menyisakan pertanyaan yang mendalam.
‘SISTEM DIA KABUR! GIMANA SIH!?’
[Itu bagus Tuan]
‘LAH KOK BAGUS SIH!?’ Bukannya bahaya ya membiarkannya berkeliaran?
[Misi: Melindungi Kitab Monster berhasil]
‘Ah!’ Liu ingat, memang misinya hanya itu sih.
Tapi kalau bisa lebih kenapa tidak? Melindungi kitab tingkat langit dan mengalahkan musuh utamanya gitu.
Namun sayang kenyataan tidak seindah itu sih.
[Hadiah level up]
‘LUMAYAN.’ Liu terbiasa naik satu level saja.
[Dengan ini Tuan tidak perlu khawatir musuh Tuan bertambah kuat]
Liu terdiam, entah ia harus senang atau bagaimana mengingat tanpa buku alam monster pun, musuh utamanya sudah kuat minta ampun]
“KAU?” Terdengar suara pria berwibawa, Liu menoleh dan tampaklah kaisar dengan wajah tegang.
Liu terdiam, sorot matanya berubah jadi tajam. Karena beliaulah kekacauan terjadi di dunia.
Seenaknya memanggil para monster bahaya yang meneror teror dibumi. Sungguhlah perbuatan yang tidak mencerminkan pemimpin yang baik.
__ADS_1
“KAISAR.” Baru pertama kali melihat wajah orang terhebat di dataran Cina. Perlahan namun pasti Liu terbawa emosi.
Sudah cukup memberi salam, kini ia ingin tahu kenapa bisa-bisanya orang terhebat berlaku sedemikian rupa!
Akhirnya Liu mencecar banyak pertanyaan. Menumpahkan segala unek-uneknya dan meminta pertanggungjawabannya.
Kaisar terdiam. Ia malah hanya memerhatikan tanda tengkorak pemuda itu saja.
‘HEH SISTEM KAISAR MALAH NGELAMUN.’ Liu jadi terdiam juga. Apa salah mengeluarkan unek-unek dan keluhan? Dirinya ‘kan warga wilayah ini juga?
Yah tidak semua pemimpin peduli pada keluhan orang kecil sih. Mau bagaimana lagi.
“Xiao… Liu?” Kaisar terdiam, raut wajahnya tak percaya.
“Eh?”
‘EH!?’
KENAPA KAISAR BISA TAHU NAMANYA!?
Liu tak ingat sudah berkenalan tadi!
‘TUNGGU SEBENTAR.’ Apa mungkin rumor buronannya sudah sampai ke telinga kaisar?
Tapi mana mungkin rumor kecil itu sampai ke orang besar sih!
Sudah pasti kaisar tak peduli akan hal ini dan memilih mengurus hal besar!
Jadi kenapa beliau bisa tahu namanya?
APA MUNGKIN KEMAMPUANNYA?
Jangan-jangan kaisar punya kemampuan tersembunyi yang membuatnya bisa tahu identitas orang?
“….” Liu masih terdiam, tak menanggapi apa kata kaisar. Kalau beliau tahu namanya lalu kenapa?
Harus bilang ‘wow’ gitu?
Kaisar terdiam dan perlahan mendekat, namun tak disangka kuda gagah langsung mendekati pemuda itu, bersiaga.
“A- aku tak akan membahayakanmu.” Kaisar terlihat panik dicurigai begitu.
‘Tunggu, apa beliau ini benar-benar kaisar?’
Liu pikir kaisar adalah seorang pemimpin tegas dan berwibawa. Memang dia terlihat berwibawa dari pakaiannya sih, tapi sikapnya itu….
Membuat Liu curiga….
[Menganalisis…. Kaisar tidak berbahaya Tuan] Sistem mendukung apa yang dikatakan penguasa Cina itu.
“Hm.” Sistemnya jarang bohong sih. Apa kaisar tidak curiga padanya dan berusaha menumbangkannya?
Pasalnya ia sudah masuk ke area halaman istana tanpa izin. Sudah sewajarnya kaisar marah, memanggil penjaga, menghukumnya dengan penjara atau hukuman ini.
Tapi kenapa tidak begitu ya?
Pada kenyataannya seluruh area istana termasuk makhluk hidup didalamnya kecuali Kaisar sedang terbujur kaku, tak bergerak sama sekali.
Secara teknis mereka hidup, namun tidak dapat mengingat dan berbuat apa-apa.
Teknik tingkat langit ini mulanya digunakan Xiuying tepat ketika dirinya datang untuk merebut kitab tingkat langit lain.
Itulah alasan kenapa tidak prajurit, ksatria, pendekar, orang kuat, atau makhluk apapun yang menghalangi pemimpin sekte sesat puncak itu.
__ADS_1
Dan setelah pergi, efeknya pun hilang, namun dengan cepat sistem melakukan teknik yang sama, jadilah aman sejahtera berada bersama kaisar.
‘EH SISTEM KAMU MIKIRIN APA?’ Liu curiga sistemnya terdiam begitu!
[….] Bahkan tuannya tahu sistemnya sedang berpikir!
Sungguhlah perkembangan hubungan tuan dan sistem yang bagus! Mereka mulai bisa terbuka satu sama lain!
Dengan cepat sistem menjelaskan bahwa dirinya tak perlu khawatir berhadapan dengan kaisar.
‘TAK KUSANGKA KAMU PINTAR JUGA SISTEM.’ Setelah quick travel, kini kemampuan membekukan? Sistemnya memang hebat!
‘EH TAPI KAMU YAKIN KEMAMPUAN INI TAK BAHAYA?’ Liu khawatir meniru kemampuan sang pendekar sesat.
Bisa-bisa orang lain yang tak sadar itu malah daam bahaya karenanya!
[Tenang saja Tuan, teknik yang digunakan tingkat langit, bukan dari aliran sesat]
Kalau begini ia bisa tenang menginterograsi kaisar!
Tadi mereka sampai mana ya?
‘AH!’ Liu ingat lagi.
“Kaisar tahu banyak ya.” Liu menggaruk kepalanya yang tak gatal. Rasanya agak bangga dikenal orang paling hebat sedataran Cina.
Tapi bukan saatnya baper! Liu harus tetap waspada!
Kaisar terdiam, ia tetap memasang wajah tak percaya. “I- itu kamu nak?”
“….” Liu terdiam, sementara ia masih bangga karena kaisar tahu namanya. Yah mau ditahan tetep baper juga sih.
Dan akhirnya ia sadar.
‘TUNGGU, APA?’ Perasaan tadi ia mendengar ‘nak’ apa itu sebutan orang hebat pada bawahannya?
[Bukan begitu juga Tuan]
Lantas apa dong?
Kaisar mendekat, Liu bersiaga.
“Kamu masih hidup?” Kaisar menatapnya penuh arti.
KENAPA KAISAR BERLAKU SEOLAH MENGENALNYA YA?
Padahal jelas-jelas baru kali pertama mereka bertemu.
‘Sistem kamu ingat kita pernah bertemu kaisar?’ Liu memastikan.
[Tidak Tuan. Sistem hanya tahu kejadian saat Tuan mati perdana saja]
Begitu ya. Jadi nggak bisa nanya sistem dong ya.
“Maaf Kaisar, tapiini baru pertama kali kita bertemu.” Liu menatap tajam. Alis matanya menurun ke bawah tanda ia tidak main-main dan tidak mau teripu.
Liu tahu orang hebat bisa berlaku apa saja. Bisa saja dia mengaku-ngaku agar ngeles dari masalah ini bukan?
Yah, mungkin kaisar tak mau bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Strategi yang bagus!
Tapi Liu tak akan tertipu! Meski kaisar sudah memasang wajah meyakinkan dan mengaku mengenalnya. Dia tidak bisa lari dari kejahatan yang dibuatnya!
Blugh.
__ADS_1