
“Jadi begitu.” Xiao Ying mengerti setelah mendengar penjelasan Fang Yin.
“I… ya.” Liu tertunduk, batinnya bergejolak tidak karuan.
‘SISTEM! KAMU INI MAU MEMBUNUHKU YA!?’
[Ada masalah apa Tuan?]
‘MASIH NANYA LAGI! KENAPA AKU TIDUR DI DISEBELAH NONA YING!?’
Liu ingat jelas! Sudah jelas-jelas ia tidur di lantai! Lah kenapa bangun-bangun malah jadi di kasur? Logikanya dimana!?
Ia tidak boleh tidur di kamar. Pak separuh baya memaksanya tidur di dalam, ya mau bagaimana lagi nurut dong.
Semalam mereka mampir ke tabib memeriksa keadaan putri es. Uang pun ludes seketika dan hanya cukup menginap satu malam lagi!
Hanya tersisa dua kamar, Liu tidak mungkin membiarkan Fang Yin bersama putri es, bisa terjadi hal yang tidak diinginkan. Nyawa dan senjata dewa jadi taruhannya.
Keputusan kilat pun dibuat.
[Lantai penginapan terlalu dingin, Tuan bisa menggigil]
‘YA ITU LEBIH BAIK DARIPADA TIDAK SADAR JADI PATUNG ES DI SEBELAHNYA!’
Gegabah sekali!
[Tenang saja Tuan tidak berbuat macam-macam kok]
‘YANG BERBUAT MACAM-MACAM ITU KAMU!'
Dengan lihainya Liu menjelaskan tidak ada apapun diantara mereka. Skill sistemnya aktif dan kedua perempuan ini percaya begitu saja.
Blush.
‘Ke-kenapa aku tidak sadar?’ Ying melihat ke bawah, ia tidak ingat apapun, ia tidur begitu nyenyak.
Kenapa malam ini berbeda dibanding malam lain?
Ying tidak pernah bisa tidur pulas, saking kuatnya, Qi menjaganya tetap sadar tidak peduli selelah apapun.
Semenjak kecilnya juga begitu. Putri Pendekar Es ini selalu terjaga dan tidak membiarkan dirinya lengah.
Tapi ketika tidur bersama pemuda ini malah….
Pssss….
“Ah, Nona Ying, Nona baik?” Lagi-lagi sang putri es itu memerah. Entah karena efek obat tabib atau apa malah jadi begini.
[Ah biasa, raut wajah orang demam] Sistemnya berkomentar juga.
‘Ah iya, aku setuju.’ Yang penting Nona Ying bisa kembali pulih.
“Kenapa kalian menolongku?” Lagi-lagi ini di luar pemikiran sang putri es!
“Li- Liu-ke.” Yin menatap Liu.
‘KENAPA BUKAN YIN-JIE SAJA YANG JAWAB.’
“Yah, sudah seharusnya saling menolong bukan?” Bahkan hal seperti ini anak kecil sudah tahu!
Mana mungkin membiarkan gadis tergeletak tengah malam di jalan? Yah mungkin ada yang abai, tapi itu tidak manusiawi!
Ying terdiam, jawabannya sederhana sekali sampai ia perlu waktu mengerti. Tapi di kasus begini nggak bakal ngerti sih.
__ADS_1
Kenapa perlakuan jahatnya dibalas kebaikan begini?
Yah Liu sadar diri juga, kalau langsung kabur belum tentu bisa melarikan diri, berkaca dari pengalaman sih.
Nona Ying sangat handal melacak seseorang, dia seperti GPS berjalan, agak ngeri tapi itulah kenyataannya.
Kret. Ying mengepalkan tangannya, sementara kondisinya sudah pulih lagi. Hawa dingin menusuk memenuhi ruangan kamar,
‘Ah ** here we go again.’
[Apa?] Bahkan sistemnya penasaran apa yang dikatakannya!
Inilah risikonya! Liu tahu hal ini bisa saja terjadi, yang terjadi biar saja terjadi!
‘Demi sekte es….’ Ying mendekati Yin, sementara Liu jadi tegang, ia maju ke depan meski bergetar!
[Menganalisi bahaya… menyiapkan rencana cadangan….]
Tidak peduli perlakuan lawannya, Xiao Ying tidak peduli! Ia harus memecahkan misteri belati yang disembunyikan pemuda ini, pasti ada sesuatu yang bisa berguna bagi sektenya sendiri!
‘YAH TIDAK ADA JAMINAN NONA YING BAKAL JADI BAIK MESKI SUDAH DITOLONG SIH!’ Liu memberanikan diri menghadapi tatapan tajam itu. Kini ia siap akan apapun yang terjadi.
“Berikan belati itu.” Ying mengatakan permintaan terakhirnya (bukan meninggal).
Inilah peringatan terakhirnya! Setelah ini pasti terjadi aksi yang tidak terduga! Liu sampai bisa memprediksi apa yang akan terjadi!
[Ambil alih… eksekusi rencana….]
‘Eh?’
Sret!
Dengan cepat Liu mengambil tas Yin dan memeluknya erat, tangannya menyosor ke dalam tas itu, sementara menatap tajam lawannya!
[Rencana darurat… ancaman senjata dewa dimulai….]
‘Ancaman senjata dewa!?’ Kenapa harus mengancam segala!?
Sret.
[Ancaman gagal… belati merah tidak ditemukan….]
“Apa?” Liu terdiam.
“Tunggu dulu Nona Ying!” Liu menyetop putri pendekar es. Sementara berbincang kecil dulu dengan Fang Yin.
“?” Xiao Ying terdiam, apa mereka baru saja membicarakan strategi untuk melawannya? Hm amatir.
Fang Yin terdiam, wajahnya berubah seketika itu juga. “Belatinya hilang….”
Putri es terdiam, raut wajahnya berubah juga dan menghilang di tengah angin dingin.
“AH KABUR!” Liu berusaha mengejar tapi telat!
‘PADAHAL DIA BISA MEMBANTU ‘KAN!?’ Liu terdiam di tengah udara dingin pagi hari cerah. Kenapa terjadi hal memilukan begini?
‘SISTEM! KENAPA KAMU NGGAK BILANG BELATINYA HILANG!?’
Mana mungkin sistem pendekar terkuat tidak sadar senjata dewa hilang! Lebih cocok sistem kecerobohan namanya!
[Sistem tidak sadar Tuan]
‘HA?’
__ADS_1
‘Kamu bercanda? Aku ingin teriak lho.’ Saking kesalnya Liu malah ngasih kabar pada sistemnya sendiri.
MANA MUNGKIN SISTEM TIDAK SADAR! DIA BISA MELINDUNGINYA 15 TAHUN ITU APA!?
[Salah Tuan]
‘Heh.’ Liu tahu kemana arahnya. Teknik ngeles yang buruk, dia masih perlu banyak belajar!
“Ba- bagaimana ini Liu-ke?” Yin keringat dingin, ini salahnya. Saking nyamannya ia tidak ingat tasnya sendiri saat di pesta!
“Yin-jie.” Liu menatap tajam. “Tolong tinggalkan aku sendiri.”
“Eh?” Yin heran, Liu-ke serius sekali! Dia pasti marah, sudah pasti!
“I- ini salahku….” Fang Yin tertunduk, Liu-ke menahan marah sampai memintanya keluar. Tidak apa, ia pantas menerima amarah karena kesalahannya sendiri.
“Yin-jie, percayalah ini bukan salahmu, jadi tolong biarkan aku sendiri dulu ya? Yah?” Urat kesabaran Liu menonjol di mukanya, bisa bahaya kalau Yin-jie tidak keluar juga!
“Ah.” Fang Yin keluar juga. Sadar betapa payahnya Liu-ke menahan amarahnya.
KLEK. Pintu kamar di tutup.
“Hehe heheehe….” Liu menyeringai hebat, inilah saatnya!
“AAAARRRRAGHHHHHHHHH!” Liu teriak brutal di bantalnya! Bahkan sampai terdengar ke luar kamar!
[Tenanglah Tuan, ini bukan akhir dunia]
‘Ya, ya… tentu saja bukan, senjata dewa yang hilang bukan masalah besar haha….’
“MATAMU!”
‘KAMU SENDIRI YANG BILANG SENJATA ITU PENTING DAN KENAPA MALAH SEKARANG SANTAI SAJA!? MAU KUUBAH NAMAMU JADI SISTEM PLIN PLAN!?’
[Bukan kesalahan sistem]
‘HIH.’ Sulit membuat sistem mengaku, dia belajar ngeles dari mana sih!?
‘Salahku begitu?’
[Benar Tuan]
Ketika ngeles tidak berhasil, menyalahkan solusinya! Heh pintar juga sistemnya!
‘Coba jelaskan.’ Liu tidak punya waktu mendengar ini, tapi yah apa boleh buat, ia ingin tahu seberapa ngeles sistemnya ini.
[Menganalisis… kelemahan sistem… jus….]
“Jus?”
Liu terdiam, hening sekali di kamar ini.
‘TERUSKAN DONG, JANGAN SETENGAH-SETENGAH!’
Yang setengah-setengah itu tidak enak!
[Tuan pesta jus di pesta sekte cacing… sistem kehilangan fungsinya….]
‘Hm.’ Bisa dimengerti, tidak bisa dipungkiri apa yang dikatakan sistemnya memang benar.
Mereka pesta jus, entah sudah berapa liter jus masuk ke tubuhnya.
Tapi kenapa?
__ADS_1
MANA MUNGKIN KELEMAHAN SISTEM PENDEKAR TERKUAT MALAH JUS!