
[Desa Ras Kelinci. Alam Monster tingkat 9]
Siang hari.
“Selamat datang!” Pria dengan telinga panjang menyambut mereka.
Penampilannya tidak jauh berbeda dari manusia, hanya saja telingnya panjang, mirip kelinci.
Liu pikir mereka mengenakan penutup rambut model kelinci tadi.
“Wah.” Liu bisa melihat begitu asrinya desa ini. Sungguh menenangkan bisa berada di sini.
Dengan keterampilan sosial dan bantuan sistem, Liu dan kawan-kawan akhirnya sampai di desa ras kelinci.
-Rumah tetua ras kelinci-
Tetua menyambut baik kedatangan mereka. Tetua ras kelinci dikenal dengan sikap ramahnya namun tak pernah tersenyum.
“Ah, kalian dalam bahaya karena penjaga kami? Kami mohon maaf.” Dengan rendah hati tetua menunduk dan mempersilahkan mereka duduk.
‘Kelinci imut itu penjaga? Strategi brilian!’
Tidak perlu penampilan garang, cukup lucu dan mematikan itulah yang terpenting! Haha!
Liu menjelaskan singkat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Tetua ras kelinci terdiam, ia tidak menyangka begitu terampil para tamu-nya mengatasi racun yang mematikan itu.
Kalau saja tidak berkaca dari pengalaman Liu pasti kelabakan melihat situasi genting tadi.
“Jadi ada apakah gerangan kedatangan kalian kemari?” Langsung pada intinya, tetua kelinci tahu para tamunya ini orang-orang sibuk.
Tak biasa ada manusia datang ke dunia monster seperti ini.
Siapapun yang bisa berpindah alam dianggap dewa. Karena itulah warga desa begitu menghormati mereka.
Liu menatap serius. ‘Kami mau menemui Asosiasi Monster Tuan.”
“A- ASOSIASI MONSTER?” Bahkan sang tetua tidak percaya ketika mendengarnya!
“Mereka berulah di dunia kami.” Shuwan menambahkan.
“Bagaimana bisa?”
“….” Liu terdiam, bagaimana mungkin ia mengatakan ‘Kaisar alam manusia yang melakukannya?’ tentu saja pencemaran nama baik bukan?
Liu belum tahu motif sebenarnya dari pemanggilan monster itu.
“Pastinya kaisar! Siapa lagi? Haha!” Shuwan tertawa lepas.
‘MALAH JUJUR!’
Tidak heran karena kemampuan analisisnya tinggi. Nona Shuwan bisa langsung tahu!
Ying terdiam, ia sependapat dengan gadis pirang itu. Rumor perang sekte sesat pasti membuat penguasa Cina itu mendatangkan monster ke dunia, demi keuntungannya sendiri.
“Kami harus bertemu dengan mereka. Mohon bantuannya Tuan.” Liu menunduk dalam, mau bagaimanapun juga ia harus menghentikan perbuatan sepihak ini.
Tetua kelinci terdiam, sementara ia bangkit dan mengambil beberapa kitab dan meletakkannya di meja.
“Bawalah kitab itu. Kalian pasti membutuhkannya.”
‘Kitab? Kenapa?’ Liu melihat koleksi kitab tebal yang terawat di antaranya, ‘Kitab Sejarah Alam Monster’ ‘Kitab Teknik Monster’ ‘Panduan Menikahi Monster’ dsb.
Tunggu... yang terakhir apa?
“Te- terima kasih Tuan, ini sangat membantu.” Fang Yin dengan semangat mengambil kumpulan kitab itu. Tidak heran karena ia suka sekali baca, kenapa tidak? Hehe.
“Semoga beruntung.” Tetua kelinci mengantar kepergian tamunya keluar desa.
Sang tetua itu termenung. Siapa sebenarnya para manusia yang datang tadi? Kenapa masing-masing dari mereka memancarkan kekuatan unik?
Dan terutama. “Pemuda itu. Kutukan Tengkorak.” Ia melihat lambang tengkorak bercahaya biru tadi.
***
__ADS_1
[Hutan Kelinci, Alam Monster Tingkat 9]
Sore hari.
KRRUK!
“Ah lapar!” Shuwan memegangi perutnya yang keroncongan, entah kapan terakhir kali ia makan.
“Mereka nggak ngasih kita makan ya?’ Shuwan protes, mana mungkin kenyang baca kumpulan kitab begini?
Hari beranjak malam. Liu pikir sistem waktu alam monster sama saja dengan alam manusia. Ia harus bersiap menghadapi kerasnya dunia malam di alam baru ini!
Perapian pun dibuat.
Mereka masak beberapa ikan goreng. Untungnya Fang Yin bawa banyak bekal di tasnya!
“Nyam.” Ying terlihat lahap makan ikannya, namun entah kenapa ekspresinya biasa saja begitu.
“Makasiih penyelamatku!” Shuwan memeluk Yin, senang sekali disediakan makan enak begini.
Merekapun istirahat dan tidur di hutan itu, sementara Liu berjaga sepanjang malam.
Banyak pertanyaan yang muncul di kepalanya, namun ia berusaha tidak memikirkannya sekaligus. Bikin pusing saja sih.
Setelah baca kitab-kitab pemberian tetua kelinci, tidak dapat dipungkiri pengetahuannya bertambah pesat, kini ia tahu banyak soal alam monster.
[Misi terbuka: Kalahkan Kelinci Raksasa]
‘MISI!?’
BUKANNYA SEKARANG WAKTUNYA ISTIRAHAT?
Liu terdiam, meski tidak tidur tapi setidaknya ia membiarkan tubuhnnya rileks… tapi misi!?
‘Tolong kalahkan monster kelinci raksasa hitam di hutan kelinci. Aku mengandalkan kalian anak muda.’ Begitulah pesan sang tetua kelinci sebelum mengantar mereka keluar desa.
‘MEREKA JUGA MENDENGAR PESANNYA TAPI KENAPA MALAH SANTAI-SANTAI BEGITU?’ Ketiga orang tidur pulas, tentu enak!
[Mereka lelah setelah pindah alam Tuan]
‘OH IYA SISTEM! KAMU JELASIN DONG KENAPA BISA PINDAH ALAM BEGINI. KAMU NGGAK MAU ADA PLOT HOLE KAN!?’
[Plot hole?] Sistem penasaran.
‘Ah sudahlah, kenapa aku bisa pindah alam? Kita ‘kan belum punya kemampuan itu!’
Pasti ada jawaban masuk akal yang bisa menjelaskan ini!
[Tidak ada penjelasan masuk akal Tuan]
‘Lah?’
[Itulah keistimewaan Sistem Pendekar Terkuat]
‘…. HMMMMM….’
Entah kenapa sistemnya mengatakan hal keren, Liu malas mikir dan nanya, jadi iyain aja lah.
Suka-suka sistemnya saja, mau ngapain juga dah.
[Deteksi Elemen aktif]
Liu akhirnya masuk ke hutan dalam, meninggalkan ketiga gadis yang sedang mimpi indah.
***
[Area hutan dalam Ras Kelinci. Alam Monster Tingkat 9]
Tengah malam.
‘Astaga luas sekali, bisa nyasar nih.’ Rasanya sudah ratusan langkah bahkan ribuan langkah mencari di mana kelinci hitam raksasa.
TAPI MASIH BELUM KETEMU JUGA.
‘Sistem! Bantu dong! Pegal kaki nih!’
__ADS_1
[Sistem berusaha Tuan…. Analisis terhalang….]
‘Wah.’ Seharusnya ia bisa menduganya lebih awal. Hutan ini pasti bukan hutan biasa, lebih dari sekedar kumpulan pohon, semak-semak dan tanah keras!
‘Ingat Liu ini alam monster, jangan samakan dengan dunia nyata!’
Iya sih begitu….
TAPI KENYATAANNYA ALAM INI MIRIP SAMA DI DUNIA ASLI SIH. .
SRAK!
‘!’
Ada suara mengejutkan tiba-tiba! Liu bersiaga. Sementara sistemnya mulai tegang….
[Bahaya terdeteksi… menyiapkan umpan… mengumpulkan Qi….]
SRAK!
Kelinci raksasa hitam mengerikan muncul juga! Saat yang tepat untuk menuntaskan misinya!
Liu bersiaga, jelas-jelas kelinci hitam itu tidak senang kehadirannya. Inilah momen yang ditunggu!
[Menganalisis….]
[ Tuzi
Jenis: Kelinci Raksasa Hitam
Status: Anggota Monster Hutan Ras Kelinci
Deteksi Elemen: Aktif
Kesehatan: ?
Kekayaaan: ?
Level kekuatan: Misterius
Tingkat bahaya: Bahaya dong.
Kemampuan Khusus:-
Catatan: Cepat, kuat, beringas.]
“….”
‘LEVELNYA NGGAK TAHU!’
Aura Qi-nya lebih kuat dari kelinci penjaga imut. Dia ancaman desa, monster ini harus diberantas!
Sret.
Liu memasang pose terkerennya. Sementara sang kelinci bersiap menyerang.
HUSH!
Dengan lincahnya monster itu lompat dan hendak menindihnya! Namun Liu loncat dan berhasil menghindar!
[Memulai serangan balasan…. Mengeksekusi….]
Liu dengan cepat maju ke depan dan menghadiahkan beberapa pukulan dan tendangan yang masuk telak!
“GRWAA!”
‘ITU BUKAN SUARA KELINCI IMUT!’ Liu berkelit dan mundur, dia masih belum tumbang!
[Berhasil menuntup aliran Qi musuh… menganalisis… musuh belum kalah….]
‘Terima kasih info bergunanya.’
Kelinci hitam tidak senang menerima serangan seperti tadi. Yang pasti dia naik pitam karenanya!
“GRRRR….” Kelinci raksasa itu menghimpun energi Qi. Dia bersiap melancarkan serangan lagi!
__ADS_1