
[Menganalisis pola serangan musuh… menyiapkan serangan balasan… serangan cadangan… serangan cadangan….]
Emangnya ada serangan cadangan cadangan lagi ya?
‘Oke.’ Liu masih melesat dan bersiap dengan pedang level 1-nya. Jarak mereka cukup jauh sih (bukan dramatisir).
“GRRRR!”
HUSH!
HUSH!
Dengan cepat kaki seribu berkelit, memainkan badannya, berusaha menyerang Liu. Namun sayang sekali! Liu tahu arah serangannya dan berhasil menghindar!
HUSSSHHH!
YANG JADI MASALAH ADALAH AURA HEMPASAN QI-NYA KUAT SEKALI!
SRUG!
KRRIKK!
Liu menancapkan pedangnya ke bawah, masih saja terseret mundur!
“Teknik Es: Rantai Es.”
SRRRIIK!
Rantai es berenergi kuat tercipta, menahan pergerakan monster itu!
“Teknik Api: Tendangan Roda Api Super!!” Shuwan melesat muncul dan menendang brutal monster api itu!
‘IMPROVISASI GILA BANGET!’ Liu jadi semangat nih!
“GROAAA!” Kombinasi elemen yang kuat membuat monster mengerikan itu kepayahan. Energi Qi-nya jadi tak stabil!
“Wa!” Shuwan tidak bisa terus menyerang, dia terkena serangannya! Dan terhempas ke belakang!
Hanya Liu yang masih bertahan, meski tangannya sudah tak karuan rasanya.
‘DUH PEGAL! MAU SAMPE KAPAN DIHEMPASIN BEGINI!?’
Liu bergetar, inilah kesempatannya menyerang! Masa mundur lagi!?
[Akselerasi Qi… anti hempasan aktif….]
[Memproses teknik Kitab Dasar Ilmu Pedang…. Mentransfer Qi….]
‘OKE BERANGKAT!’
HUSH!
Dengan cepat Liu melesat ke depan, setiap hentakan kakinya membuat getaran yang hebat. Ia tidak main-main.
SRING!
Pedangnya bercahaya terang, membuatnya agak kaget.
‘Eh keterangan dong! Nggak bisa lihat nih!’ Bisa-bisa sasarannya meleset!
[Meningkatkan fokus… mengunci target… menganalisis….]
“GRAAA!”
KRAK!
Monster besar itu melepaskan diri! Menggeliat brutal! Liu berkelit dari badannya yang luwes itu.
Bum!
‘KOK APINYA NGGAK NEMPEL!?’ Liu heran, monster itu malah melemparkan api di tubuhnya!
Liu sigap menghindari api yang diarahkan padanya.
TRING!
Pedang aura Qi-nya cocok sekali menangkal api itu!
TAP!
HUSH!
__ADS_1
Liu loncat kencang, sampai bergetar hebat.
‘KENAPA APINYA NEMPEL DI PEDANGKU!?’ Liu heran, pedangnya malah berapi sekarang!
[Titik kelemahan ditemukan… mengeksekusi serangan….]
TRING!
“!” Tanpa disangka penjara besar tiba-tiba terbentuk, menahan pergerakan monster itu!
‘HEBAT SEKALI NONA YING!’ Liu melihat sekilas dan tersenyum, kemudian melesat cepat ke bawah. Masuk di antara celah penjara es itu!
“Teknik Pedang: Iris tipis-tipis!”
SLASH!
SLASSSH!
Kecepatan diluar nalar bahkan kaki seribu itu tak berkutik!
SRING!
Tap.
Liu menyarungkan pedangnya, menutup matanya sembari tersenyum.
“KRRAAAH!”
Kaki seribu itu dipenuhi api, kali ini ia benar-benar terbakar dan erangan tersiksa pun terdengar.
SSSRRIING!
Penjara es itu berubah jadi kotak es padat, dan langsung membekukan monster besar itu!
“Kkkaraah….” Monster itu menemui ajalnya, tak kuat dengan serangan elemen kuat dan pedang berenergi tinggi.
Puff.
Dan mayatnya menghilang seketika, berubah jadi energi Qi jahat.
Bruk.
“Haaa.. Haah….” Entah kenapa Liu capek, padahal ia sudah berlagak keren tadi. Malah begini lagi.
[Bonus didapatkan +3 level]
‘Heheh syukurlah naik level’ Liu menutup matanya, tubuhnya lemas sekali ia ambruk ke bawah.
***
“HAH!” Liu bangkit, kepalanya pusing, apa yang sudah terjadi ya?
“Li-Liu-ke!” Suara tak asing terdengar.
“Yin-jie?” Pandangannya agak kabur.
[Menenangkan tubuh… merilekskan pikiran….]
“Apa yang terjadi?” Liu memegang kepalanya.
“Ada monster, Liu-ke mengalahkannya!” Yin terlihat semangat.
‘Ah….’ Ingatan Liu berdatangan, tadi emang ada monster mengerikan sih.
‘BUKAN AKU YANG MENGALAHKANNYA SIH.’ Jelas-jelas itu berkat Nona Ying dan Nona Shuwan!
“Syukurlah obat herbalnya bekerja… percobaan pertama sih.” Yin tersenyum.
‘JANGAN JADIKAN AKU KELINCI PERCOBAAN DONG!’ Liu terdiam.
Masa kejadian masa lalu terulang kembali!
Tapi yah mau bagaimana lagi, kalau tidak dibantu entah sampai kapan sadar sendirinya.
“Kau sudah sadar.” Ying menatapnya tajam.
“KAMI KIRA KAU MATI!” Shuwan menepuk-nepuk lagi, kayak sudah dekat saja.
‘BISA-BISA MATI BENERAN.’ Liu terdiam, inilah ditepuk rasa dipukul. Kekuatan fisik pendekar api mengerikan juga!
HSSSH!
__ADS_1
Suasana pantai terlihat tenang, seolah tak terjadi apa-apa. Padahal tadi ada pertarungan melawan monster.
[Semuanya sudah beres Tuan… Nona Ying dan Nona Shuwan mengurus sisanya. Nona Yin menolong Tuan]
‘….’ Mendengar penjelasan langsung membuatnya lega.
Baru kali ini tidak sadar, jadi agak kaget juga sih.
[KAMU MACAM-MACAM SAMA TUBUHKU YA SISTEM!?’ Liu curiga, pasti sistemnya menyembunyikan sesuatu!
Kejadian begini tidak pernah terjadi sebelumnya. Gimana nggak penasaran?
[Sistem memaksa tubuh Tuan sampai batasnya. Tubuh Tuan tidak bisa mempertahankan kesadarannya]
‘… Begitu ya….’ Liu pikir ada yang aneh sama sistemnya.
Ternyata ia yang lemah toh.
Yah kejadian begini bisa terjadi kapan saja. Liu harus banyak berlatih nih!
“Apa yang kau lakukan tadi?” Ying memecah keheningan.
‘Ha?’
“Aku tidur, dan bangun lagi.” Liu terdiam, kenapa tiba-tiba jadi serius?
“Sewaktu melawan monster besar tadi. Kau melakukan sesuatu.” Ying mendekat, Liu menggeser tubuhnya menjauh.
“?” Liu terdiam, ia belum ngeh juga sih.
[Mengambil alih… menyiapkan alasan terbaik….]
“HO! KUKIRA HANYA DEWA YANG BISA MENYALURKAN ENERGI QI!” Shuwan semangat sekaligus curiga.
“….” Ying terdiam, ia sependapat. Di dunia ini tidak ditemukan satupun yang bisa menyalurkan energi Qi. Tapi kenapa pemuda ini….?
Ying sedikit tersenyum, lagi-lagi pemuda ini mengejutkannya.
‘Eh apa yang kukatakan?’
‘SISTEM! KAMU BICARA YANG ANEH-ANEH YA!?’ Liu tidak sadar tiba-tiba. Sistemnya mencurigakan!
[Hanya menjelaskan kalau Tuan yang memberi mereka energi QI. Tenang saja Tuan]
‘HA?’
‘MALAH DIJELASIN GAMBLANG!’ Itu tidak salah sih, tapi ia tak setuju.
Gimana kalau Nona-nona ini curiga padanya? Tentu tidak bagus di saat begini. Kenapa nggak ngeles saja sih?
[Tuan mau belajar bohong?]
‘… Tidak, terima kasih sudah mengingatkan….’ Yah kebanyakan ngeles, bisa-bisa naik level jadi pembohong handal. Kakek An tidak pernah mengajarinya begitu.
“Ma-maaf Liu-ke a- aku tidak membantu apapun….”
“Tenang saja Yin-jie.’ Ini bukan soal siapa yang membantu. Yin-jie sudah berusaha menjaga senjata dewa, jadi tidak perlu khawatir.
Liu bangkit, tubuhnya lemas, tapi ia tak punya banyak waktu.
“BERSANTAI BOLEH?” Shuwan siap-siap membuka bajunya. Siap renang nih!
“TOLONG JANGAN.” Jangan santai karena sudah mengalahkan musuh kuat. Bisa saja ada hal tidak terduga selanjutnya.
‘Bisa saja ada gempa bumi atau apa ‘kan?’ Liu waspada.
DRRRTTT….
Dan pijakan dibawah kaki mereka pun bergetar hebat.
“Gempa bumi!?” Yin kaget, ada gerangan apa lagi ini?
‘Haduh.’
[Tuan bisa gunakan belati merah untuk keluar dari alam ini Tuan]
‘Eh EMANGNYA BISA?’
[Senjata dewa mah bebas Tuan]
‘WUIH.’
__ADS_1
Jadi senjata dewa juga bisa membuat penggunanya pindah alam? Baru tahu juga sih.
Sekalian hemat energi. KENAPA SISTEMNYA NGGAK BILANG DARI AWAL YA?