
Jangan-jangan dia sedang bersiap melancarkan sekarangan?
Hmph, tapi maaf saja ia sudah sadar duluan!
Liu menatap tajam, kini sudah ada jarak diantara mereka.
“Baiklah Nona! Siapakah dirimu?” Liu menunjuk ke depan, tahu tak mudah mengorek informasi, tapi ia harus mulai bicara!
“….” Gadis cantik serba merah itu terdiam.
Yah Liu merasa bodoh menanyakan identitas lawannya, sudah pasti tidak akan dijawab lah.
Ya apa boleh buat, daripada hening terus mendingan ngobrol.
Mau nyerang duluan juga belum tentu strategi bagus sih.
Bisa jadi musuhnya punya teknik tersembunyi. Ia tidak mau gegabah maju!
“Dewi Xinmu?” Gadis merah itu terlihat menyadari sesuatu.
“!”
“Kenapa?” Kenapa dia bisa tahu nama dewi itu?
Liu terdiam, tak mungkin salah dengar, meski suaranya lembut dan pelan, namun terdengar JELAS!
SRING!
Tangan kanan Liu bercahaya biru terang, membuatnya heran.
‘Sistem?’
[Sistem mendeteksi bahaya]
‘Kamu sudah mengatakannya deh.’ Liu masih ingat sih.
Liu terdiam, baru kali ini bertemu dengan sesosok makhluk yang tahu soal para dewa.
‘Tenang Liu, ini adalah alam monster, bisa jadi dia tahu banyak.’ Liu berusaha tidak terbawa suasana.
Kalau bertemu di dunia nyata memanglah mengejutkan, tapi hal begini bisa saja biasa di alam monster!
“Kamu?” Gadis serba merah itu menatapnya penuh arti. Itu jelas-jelas bukan tatapan pada musuh.
Seketika itu juga terjadi perubahan aura Qi yang berarti.
‘….’ Liu berusaha tak terpengaruh, bisa jadi gadis merah mencurigakan itu menipunya dan berusaha memembuatnya lengah.
[Ah!]
‘KAMU NGAGETIN SISTEM.’ Kok sistem pendekar terkuat kagetan begitu sih?
[Senang bertemu dengan ada Nona Yang Yuhuan]
“Suara lelaki?” Gadis yang dipanggil Yang Yuhuan itu terlihat heran.
‘….’
“EH!?” Liu terkejut, APA YANG SEDANG TERJADI DI SINI!?
[Maaf terlambat menyadarinya Tuan, beliau adalah Nona Yang Yuhuan]
‘AH.’ Liu baru tahu sistem kenal sama nona cantik serba merah ini.
‘YA KAMU KENAL, AKU ENGGAK!’ Kok sistemnya nggak ngejelasin sih?
Kenapa sistem bisa ngobrol sama gadis merah ini? Bukannya sistemnya itu ada di dalamnya dan tidak ada yang bisa berkomunikasi selain dirinya ya?
RASA PENASARANNYA MEMUNCAK.
__ADS_1
[Nona Yuhuan adalah wujud asli dari belati merah itu Tuan]
‘Oh begitu ya.’ Kenapa tak katakan dari awal saja sih?
“….”
“MASA SIH!?” Liu tak percaya, mana mungkin belati merah itu berubah wujud jadi gadis cantik!?
[Ah Tuan belum tahu ya]
‘YA KAMU KASIH TAHU DONG.’ Sudah tahu tuannya tak tahu, malah nggak dikasih tahu, haduh.
[Senjata Pusaka adalah senjata tingkat langit bekas pertarungan dewa di masa lampau. Selain kekuatannya yang hebat, senjata pusaka punya wujud tersendiri yang membuat penggunanya bisa mengeluarkan kemampuan terhebat senjata tingkat langit itu, hanya dengan syarat tertentu.]
Panjang juga ternyata.
Tapi setidaknya Liu sudah mendengar jawaban.
‘Tunggu dulu, tapi tidak pernah ada yang menggunakannya.’ Sejauh ini itulah yang Liu tahu, Yin-jie tak pernah mengatakan soal ini. Dan meski benda ini pernah jatuh ke ibu muda, tapi sudah pasti tak akan dikembalikan kalau tahu bisa berubah begini.
Lantas kenapa dia tiba-tiba berubah sendiri? Bukankah harus dengan perintah tuannya ya?
“Hei, apa yang terjadi padaku?” Gadis merah itu memegang dadanya, kini ia terlihat khawatir.
‘SISTEM?’ Liu tak bisa menjawabnya, toh ia baru tahu juga!
[Nona terpengaruh energi pendekar yang menyegel kekuatan Nona]
‘Ah kamu pernah bilang itu ya sistem!?’ Liu jadi ingat, soal kekuatan belati merah yang tertahan atau apalah.
Jadi senjata belati itu memaksakan dirinya dan keluar dari pengaruh segel yang ada padanya?
Liu terdiam. Yah mengejutkan juga sih ini.
“Siapa dia?” Yuhuan bertanya lagi, dan Liu terdiam, jelas-jelas nona itu bukan bertanya padanya.
[Ah, dia tuanku, Dewi Xinmu mempercayakannya padaku]
Apa senjata pusaka bisa membuat bisa bicara dengan sistem ya?
[Satu hal lagi Tuan, dalam wujud ini senjata pusaka bisa disamakan dengan dewa]
‘SAMA DENGAN DEWA?’ Liu terdiam, apakah benar begitu?
“Jangan bicara aneh, suara pria.” Yuhuan tidak terlihat senang.
Nah loh, itu bukan salahnya tapi salah sistem!
Entah kenapa dia malah membuat kesal nona serba merah ini.
[Haha] Sistem malah tertawa, tidak ada yang lucu juga.
[Lebih tepatnya hampir ‘setara’ dewa Tuan]
‘OOOH.’ Liu akhirnya paham kalau begini!
Jadi apa bedanya dewa dan yang ‘setara’ dengan dewa?
[Katanya sudah paham]
‘YA JANGAN PELIT NGEJELASIN DONG SISTEM!’ Masa sudah sekian lama mereka bersama, masih saja begini.
[Bisa dibilang Nona Yuhuan adalah setengah dewa]
“!” Jadi begitu ya!
‘Apa semua senjata pusaka punya wujudnya masing-masing sistem? Derajat mereka sama?’
[Benar Tuan]
__ADS_1
Akhirnya terungkap, senjata pusaka adalah senjata tingkat langit yang digunakan para dewa yang ternyata punya wujud tersendiri dan kekuatan yang hebat.
Agak rumit tapi untunglah otaknya encer. Liu sudah sedikit lebih paham, yeah!
‘Tapi bukannya dia ancaman ya sistem?’ Mengingat dia aslinya senjata pusaka terkutuk.
[Benar Tuan]
Tapi kenapa sistemnya kek akrab sama ramah gitu padanya ya?
Bukannya kalau ancaman itu harus waspada ya? Ini malah ngobrol santai.
[Ada informasi yang tidak tercatat di kitab manapun, Tuan mau mendengarnya?]
‘Boleh.’ Yah, apa susahnya langsung jelasin. Liu tentu dengan senang hati menerima infonya.
[Dalam dunia dewa ada dua kubu, dewa jahat dan dewa baik. Masing-masing senjata pusaka pusaka terkutuk dan suci jadi senjata yang mereka gunakan]
‘OH BEGITU YA!’ Liu jadi paham sekarang, jadi senjata pusaka terkutuk digunain sama dewa jahat dan senjata pusaka suci sama dewa baik ya.
[Benar Tuan] Tumben tuannya cepat mengerti.
Pantas saja gadis itu kenal pada Dewi Xinmu, toh dia sendiri hidup berdampingan di alam dewa kok.
‘JADI DEWI XINMU JAHAT?’ Dewi Xinmu berurusan sama kekuatan senjata pusaka terkutuk!?
Tapi yah dewa dewi bebas juga melakukan apapun juga sih.
[Tidak begitu Tuan]
“Dewi Xinmu tidak jahat.” Gadis merah itu memberi penjelasan.
‘KOK MALAH NONA ITU YANG NGEJAWAB.’ Liu terheran.
‘EH, JADI NONA MERAH ITU BISA DENGER APA YANG KITA BICARAKAN SISTEM?’ Liu baru sadar!
[Benar Tuan]
“Hm.” Liu menaruh tangannya di dagu, kalau memang benar nona merah itu adalah wujud asli dari senjata pusaka dan ‘setengah’ dewa, masuk akal juga bisa bicara sama sistem.
Bisa dibilang senjata pusaka adalah adalah senjata khusus para dewa yang terlempar ke bumi.
‘YANG BERCECERAN KE BUMI GWEHEHE.’ Liu malah ingat momen lucu.
[….] Entah kenapa sistem tersindir.
‘AH KAMU PUNYA PERASAAN YA SISTEM!?’
“Jadi Dewi Xinmu sudah jadi buronan ya.” Gadis merah itu terlihat berpikir.
“Ahaha iya- TUNGGU APA!?” Ia tidak salah dengar kan!?
‘SISTEM APA YANG NONA INI BICARAKAN?’
[Apa Tuan menghendaki kebenaran yang sesunguhnya?]
‘MENGHENDAKI-MENGHENDAKI, LANGSUNG AJA JELASIN!’ Liu tak butuh dengar basa super baku, langsung saja ke intinya!
[….] Sistem mempersiapkan dirinya mengatakan ini dari awal.
[Pada mulanya-]
‘JANGAN DARI AWAL BANGET DONG.’ Tak perlu terlalu rinci, yang penting mudah dipahami!
Pada akhirnya sistem menjelaskan semuanya dengan singkat, padat, jelas. Dan Liu terdiam setelah tahu kebenaran.
‘Dewi Xinmu….?’ Rasanya gelap, entah mengapa perasannya tidak karuan.
Ini terlihat seperti panel komik dimana mc terlihat tak percaya dengan background hitam.
__ADS_1
‘Kenapa?’ Liu tahu bukan saatnya mempedulikan emosi, ia tahu betapa pentingnya misi yang diembannya ini.
Tapi mendengar kenyataan ini membuatnya terdiam, merenung brutal.