Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Gelang


__ADS_3

Swush.


Benda itu semakin terlihat besa, dan apinya pun cukup mengerikan.


'OIOIOI.' Liu tak suka ini mengarah kemana.


[Brace For Impact Tuan!]


'WADUH!' Liu tak percaya dengan semua ini.


Sekali datang meteor ya masih wajar lah ya.


LAH INI DUA KALI? Dan ditempat yang sama pula!


Apa nggak berlebihan ya?


Liu sadar protes tak ada gunanya, namun ia tetep protes juga sih.


Kini meteor yang jauh lebih besar tak lama lagi menemuinya.


Dihantam dua kali oleh meteor bukanlah impian siapapun. Namun kalau terjadi ya apa boleh buat.


Liu terdiam, semoga kalung dewi masih bekerja dan ia bisa selamat dari hantaman kedua ini.


SWUSH!


"!" Tubuhnya tiba-tiba gerak sendiri!


'SISTEM!?' Jarang-jarang sistemnya ngambil alih tubuh!


[Bukan sistem Tuan] Jelas sistem kini tidak bisa melakukannya kecuali dengan izin tuannya sendiri.


'LHO?' Kalau begitu siapa dong?


SRING.


Gelang merah yang dipakainya bersinar merah terang! Dan bersamaan dengan itu kedua lengan Liu seperti terbakar api, namun sebenarnya hanyalah aura kekuatan!


'Kenapa?' Liu terdiam dan heran.


Belum tahu alasan kenapa gerak sendiri dan sekarang nambah gelangnya bersinar.


Liu tak bisa mengontrol tubuhnya, ia sedang melesat ke atas, mendekati meteor sangat besar nan mengerikan itu.


Liu tak berontak dan tetap tenang, sementara itu tangan kanannya sudah siap pose meninju.


DBUUUMMM!!!


Tinjuan Liu beradu dengan meteor besar itu, menimbulkan dentuman dan hempasan angin dahsyat yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.


Percikan api yang besar pun tercipta.


BLAR!


Bebatuan kecil meteor berjatuhan. Jadi pemandangan yang cukup indah.


Terlihat jelas Liu berpose keren ditengah bebatuan meteor yang hancur itu.


Tap.


Liu mendarat kembali di air dan melihat hasil pukulannya yang cukup mengejutkan.


Tak ada lagi meteor besar berbahaya, sudah hancur sekecil-kecilnya.


"Waw." Liu melihat pergelangan tangannya, masih ada aura kekuatan api di tangannya.


Liu terdiam, ia sadar akan suatu hal.


[Benar Tuan] Sistem sependapat bahkan sebelum tuannya mengatakannya.


Liu melihat gelang dewi yang bersinar merah itu.


Shhh....


Aura kekuatan seperti api pun menghilang dari tangannya.


Ia sudah bisa menggerakkan tubuhnya lagi sekarang.


[Menganalisis....]


[Status Barang


Bracelet Of Absolute Attack


Jenis: Gelang


Status: Gelang Dewi Pohon


Level Kekuatan: Tergantung kemampuan pemakainya.

__ADS_1


Kelangkaan: Langka


Kemampuan Khusus: Serangan Mutlak]


'Wow.' Seperti biasanya, nama aksesorisnya keren.


Serangan mutlak ya?' Apa bedanya sama serangan dari kekuatan sistem ya?


[Beda Tuan]


'Oh?' Liu pikir sama aja.


Dengan cepat sistem menjelaskan apa bedanya.


Liu mengangguk kecil paham.


Kekuatan gelang dewi ini punya cara kerja mirip dengan sistem, hanya saja sedikit energi sudah bisa mengeluarkan kekuatan besar, lebih efesien.


Hebat sih, Tak heran kekuatan aksesoris dewa mantap begini.


Liu terdiam, tak ada kehancuran apapun pasca jatuhnya meteor besar tadi.


KOK METEORNYA BISA JATUH DUA KALI YA?


Pasti ada alasan dibalik hal itu kan?


Liu tahu alam dewa penuh dengan segala kemungkinan yang bisa terjadi.


Namun rasanya bencana alam random yang terjadi dua kali berturut-turut di tempat yang sama itu lumayan aneh sih.


Seolah ia sendiri yang jadi targetnya.


Liu terdiam, raut wajahnya berubah seolah sudah menyadari sesuatu.


'JANGAN-JANGAN...?'


Meteor jatuh itu hidup dan mengincarnya!?


[Sepertinya bukan begitu Tuan] Sistem kurang setuju.


Lantas kenapa dong? Liu yakin bencana di alam dewa adalah hal langka.


Liu terdiam dan melihat ke langit malam. Entah kenapa ia merasa bintang-bintang indah di sana bisa jatuh menimpanya kapan saja.


[Mungkin hanya perasaan Tuan saja]


Liu menengadah ke atas dengan sabar dan penuh perhatian, melihat apakah meteor bakal jatuh lagi.


....


...


'NGGAK ADA NIH?' Waktu sudah berlalu dan Liu belum melihat kejadian aneh lagi.


SRING!


"!" Nah kan ada yang bersinar juga di langit!


Panantian menunggu sama sekali tak sia-sia!


Dengan sigap Liu memerhatikan kemana arah bintang jatuh itu turun, dan ternyata ke arahnya lagi!


"Heh." Liu tersenyum kecil, kecurigaannya tentang meteor ini terbukti juga.


[....] Bahkan sistem masih memikirkan apa yang akan dikatakannya.


[Mungkin alam dewa sedang musim meteor jatuh ya Tuan?]


"...."


Sret.


Liu bersiap dengan kuda-kudanya dan langsung meloncat ke atas!


DBUM!


Bahkan air laut langsung menggila tepat setelah loncatannya itu!


HUSSSSH!


Kini Liu melesat kencang ke atas dengan tatapan tajam yang penuh tekad.


Ia sudah bosan kalau hanya terus menunggu, saatnya pakai cara yang berbeda!


"Whoa." Liu melirik ke bawah, tak terasa ia sudah cukup jauh meninggalkan permukaan air, dan menembus awan-awan juga.


Ia jadi ingat bagaimana naga putih membawanya terbang, kini ia sudah melewati titik ketinggian itu.


Dan bukannya melambat, ia malah terus saja melesat ke atas bak roket berkekuatan tinggi.

__ADS_1


Perlahan namun pasti api kecil mulai tercipta di ujung kepalanya yang menandakan betapa besarnya gesekan udara yang dialaminya.


Sring!


Seketika itu juga kalung yang dipakainya bersinar dan begitu pula dengan gelangnya.


Kini tubuhnya diselimuti cahaya perlindungan, mencegahnya habis terbakar dan pergelangan tangannya dipenuhi kekuatan aura api juga.


DDDRTTTTT!


SWUUSHHH!


Liu semakin dekat dengan sang bintang jatuh. Seperti dugaanya, kali ini jauh lebih besar dari yang dua sebelumnya. Enteh apa alasannya terus bertambah besar tiap kali jatuh.


'ADA YANG MENGINCAR KITA SISTEM!' Liu kini sudah sampai di titik ruang angkasa yang dimana tak sembarang orang bisa hidup di sini.


[Benar Tuan] Tidak bisa dipungkiri sistem merasakan ada kejanggalan juga.


Sekilas tak ada yang aneh dengan meteor jatuh, namun pada akhirnya pastilah ada penyebab dibalik semua yang terjadi, dan kali ini tuannya akan mengungkapnya.


'HM.'


Meteor ekstra besar sudah terpantul di bola matanya, namun tak ada ketakutan dan keraguan sedikitpun dari sang karakter utama.


Keputusannya meloncat setinggi ini bukanlah keisengan belaka. Namun Liu tahu pasti akan lebih merepotkan kalau menunggu batu sebesar ini menghantam air.


Pastilah bakal menimbulkan efek hancur yang luar biasa. Liu nggak bakal sempat bertahan dengan efektif.


Perlahan namun pasti Liu menyiapkan pose meninju terbaik yang bahkan lebih keren dari yang sebelumnya.


Energi di kepalan tangannya bereaksi pada tekad dan keinginannya. Kekuatannya makin membara dan tak main-main.


[Hitung mundur tubrukan ... 3 ... 2 ...1 ]


KABOOOOMMMMMM!!!


Ledakan esktra besar luar biasa langsung terjadi seketika itu juga.


Dan seperti dugaannya. Meteor ekstra besar itu hancur namun terpecah-pecah dan melanjutkan perjalanannya untuk menghantam air.


"...." Terlihat Liu dengan keseriusannya melihat cepat kemana saja arah bebatuan yang tersisa itu.


Pada akhirnya misinya masih belum selesai....


BLIZT!


Liu bergerak sangat cepat! Seperti menghilang begitu saja!


Lingkungan hampa udara seperti ini bukan jadi halangan bagi tokoh utama!


DDBBUM!


DBAAAM!


Malahan dengan super cepat ia meninju setiap bagian meteor yang tersisa!


Pergerakannya sulit dilihat dan tiba-tiba saja ia sudah selesai melakukannya!


Kini tak ada lagi yang perlu dikhawatirkan soal meteor yang menghantam air!


Liu perlahan jatuh ke bawah, namun ia mengarahkan pandangannya ke atas, barangkali masih ada batu yang harus ia urus.


SWUUSHHHSH!


"!" Ada objek bergerak cepat dari antara bintang-bintang!


Bintang jatuh lagi kah?


'Itu....' Liu terdiam, entah kenapa mau dilihat sedetil apapun, rasanya ada yang aneh dengan objek yang melesat kali ini.


[Benar Tuan] Bahkan sistem pun setuju, jelas ada sesuatu yang harus diungkap di sini.


'Cepet banget.' Liu tak menyangka benda itu bergerak lebih cepat dari bintang jatuh yang ia amati tiga kali tadi.


Liu tak bisa mengambil kesimpulan awal sebelum benar-benar melihatnya dari dekat, namun satu hal yang ia tahu....


'Itu bukan meteor.' Liu menatap tajam, keseriusannya makin bertambah-tambah.


Belum sempat ia menghirup nafas segar di bawah, eh ada lagi hal aneh yang terjadi.


Namun Liu tak bisa protes juga sih. Entah kenapa ia merasa bisa dapat jawaban soal misteri meteor jatuh tiga kali dari objek asing yang melesat itu.


Sring!


Kini cincin yang dipakainya pun ikut bersinar. Liu agak kaget namun yah itulah yang terjadi.


'WADUH NYALA SEMUA.' Malah langsung panik juga.


[Tenang saja Tuan] Tuannya tidak perlu memikirkan itu, cukup konsentrasi saja pada objek mencurigakan yang tak lama lagi datang.

__ADS_1


__ADS_2