
“Maaf karena sudah membuatmu dalam masalah.” Yuan menunduk, Liu tidak enak.
“A-ah jangan begitu Tuan.” Kalau saja Tuan Yuan tidak menyegel kekuatan belati merah, tentu lebih banyak persaingan dan makin sulit mendapatkannya.
Sejujurnya Yuan masih tidak percaya apa yang dilihatnya. Dihadapannya ada dua warga desa yang ia pikir sudah tiada.
Dan lagi seorang pemuda dengan tanda kutukan langit yang masih hidup.
“Aku merawat kudamu, dia hewan yang baik.” Yuan mengelus kuda.
Liu setuju, memang Speedy adalah yang terbaik.
Bahkan sampai bisa tahu lokasi tuannya dan begitu semangat datang ke sini.
Liu mengelusnya juga, ia sampai lupa kudanya sendiri.
“Biarlah aku pergi bersamamu.” Yuan menatap serius. Mata sipitnya yang serius malah tambah serius lagi.
“Aku ingin menebus kesalahanku dan pergi denganmu.” Yuan masih hidup dengan ketakutan akan bayang-bayang pendekar sesat yang mengincarnya.
Kali ini ia akan menghadapi ketakutannya dan memperbaiki keputusannya di masa lalu!
Liu terdiam. Ia sadar, selain Kakek An memang Tuan Yuan sangat berjasa karena mau terbuka padanya dimasa lalu.
Tapi kalau soal ini….
“Tidak apa Tuan. Tuan sudah menempuh jalan baru, tidak perlu menyesalinya.” Liu menatap penuh arti.
“Aku sudah menipumu dan tidak membantumu di kota.” Yuan tahu bisa saja ia langsung berikan belati merah itu padanya, namun ia masih ragu apakah pemuda yang dilihatnya Xiao Liu atau bukan.
Akan jadi masalah besar bilamana pemuda yang dijumpainya waktu itu adalah orang lain, orang menyamar, atauorang mirip, itulah sebabnya ia masih menggunakan topengnya.
Liu terdiam, memang ia sendiri tidak sadar dan tidak tahu pula kenyataan Tuan Yuan selamat dan jadi pedagang. Tidak ada yang salah di sini.
“YA APA SUSAHNYA KAMI IKUT?” Shuwan protes tak bisa ikut.
‘Sistem aktifkan ngeles brutal.’
[Dimengerti Tuan]
Dan untuk selanjutnya Liu tidak sadar, seperti biasa, sistem langsung mengambil alih kesadarannya.
“Hah!” Dan sudah selesai.
Rasanya aneh, seolah melihat hal berbeda dalam satu kedipan mata saja. Apa ini definisi dari time skip?
“Begitu ya.” Bahkan Fang Yuan terlihat mengerti.
‘Kamu ngejelasinnya gimana sistem?’ Liu penasaran.
[Mereka akan mati kalau ikut Tuan]
‘KERAS JUGA YA.’ Memang bahaya sih kalau mengikutinya.
Tak disangka mengatakan kebenaran membuat yang lain mengerti.
Inikah saatnya jadi pendekar solo? Liu tak keberatan, karena dengan begitu ia bisa fokus mengatasi melawan musuhnya.
Setelah mengucapkan salam perpisahan Liu naik ke kudanya.
“EH TUNGGU!” Sebagai penggemar kuda sang pendekar api ingin mengelusnya untuk terakhir kali.
Swush!
“SPEEDY!?” Kudanya terbakar begitu saja.
__ADS_1
“EH!?” Shuwan pun tak tahu apa yang dilakukannya!
“Ho!” Tetua api tertarik melihat apa yang terjadi.
“AKU TAK SENGAJA!” Shuwan tak bermaksud membakar siapapun!
SWWUSH!
Apinya membakar kuda, namun anehnya Liu sama sekali tak merasakan panas. Kok bisa begitu ya?
Padahal jelas-jelas lagi diatas kuda.
SWUSH!
“NGGGIINKKK!”
“WOA!” Kudanya jadi begitu semangat dan berapi-api. Bukan pengandaian tapi penampilan kudanya diselimuti api, ini sangat keren!
“Wow.” Shuwan terkesan dan terheran apa yang sudah dibuatnya.
“Inilah kemampuan tersembunyimu Shuwan,” jelas Tetua Api.
“INI!?” Shuwan terkejut.
“Kau bisa mentransfer kekuatan apimu pada makhluk lain.”
“MENTRANSFER?” Bahkan Shuwan baru pertama kali tahu soal ini!
[Speedy berubah jadi Speedy Master Tuan]
‘WOW.’ Bahkan sistem mengakui bagaimana hebatnya kuda berubah jadi kuda api ini.
‘Bukannya namanya lebih bagus Red Haru ya?’
“JADI KEMAMPUAN SPESIALKU SUPPORT!?” Shuwan tak percaya, ia terlihat tidak senang sekaran.
‘Akhirnya Nona Shuwan paham bagaimana rasanya jadi support.’
“Terima kasih Nona! Kalau begitu sampai jumpa!”
SWWUSH!
Speedy Master berlari kencang, setiap langkahnya menimbulkan jejak api yang keren!
***
Di Halaman Istana Kaisar. Menjelang sore.
Sebuah halaman luas dimana kaisar sendiri sedang berdiri dan menutup matanya.
Jubah kekuasaan berwarna emas menghiasi tubuhnya. Sungguhlah penampilan menawan dan elegan.
Syuut!
Tiba-tiba muncullah portal hitam entah darimana. Sang raja tidak memerhatikannya dan seseorang berjalan keluar dari portal itu.
Seorang dengan jubah merah, perlahan mendekati sang raja.
“Tak kusangka.” Raja akhirnya membuka mulutnya sekaligus matanya perlahan.
Sosok misterius berjubah merah itu terdiam.
“Kenapa kau kemari Xiuying?” Raja tak basa basi.
Sosok itu membuka tudung jubahnya dan memang terlihatlah seorang wanita yang menatapnya tajam percaya diri.
__ADS_1
“Serahkan Kitab Gerbang Monster.” Xiuying langsung mengatakan tujuannya, tanpa basa-basi.
“Padahal sudah punya Kitab Gerbang Dewa.” Raja menatap tajam juga.
Sang raja ternyata tahu banyak. Perempuan ini terlalu jelas menunjukkannya.
“Kekuatan senjata pusaka dan Kitab Gerbang Dewa harusnya sudah cukup bukan?” Itulah modal utama agar bisa masuk ke alam dewa.
Tak disangka sang kaisar bisa tertinggal begini. Jelas-jelas kaisar berniat jadi yang terkuat dan jadi satu-satunya penguasa dataran Cina.
“W aktu kepemimpinanmu habis kaisar.” Tiba-tiba awan gelap menyelubungi wilayah ini tepat ketika perempuan itu bicara begitu.
Xiuying sudah berada di bawah cukup lama, kini saatnya mengambil posisi yang layak baginya. Bukan sebagai kaisar, tapi melebihi kaisar!
Dalam perjalanannya jadi yang terkuat, tidak mungkin tidak mengalahkan orang paling kuat di bumi, tidak afdol rasanya.
Trik memakai monster jadi bumerang bagi sang kaisar sendiri. Sungguhlah ironi.
Kaisar sadar kartu as-nya sudah ditaklukan pemimpin sesat puncak ini. Memang sesuai namanya, sekte mereka tidak bisa dipandang sebelah mata.
Adalah hal sulit bagi makhluk tanpa izin untuk menginjakkan kakinya di daerah istana. Biasanya penjaga akan mengetahuinya dan bukan tidak mungkin langsung dijatuhi hukuman mati ditempat.
Namun pemimpin sekte puncak ini bisa datang begitu saja tanpa kesulitan sedikitpun, sungguhlah hal yang patut dibanggakan.
Kaisar terdiam. Keinginannya agar semua tunduk padanya terganggu akibat sekte sesat.
“Aku tidak suka membuang waktu.” Xiuying mengingatkan.
Kaisar tak punya pilihan lain selain menyerahkannya. Ia bersiap
“Kebetulan sekali aku juga sa-“
“TUNGGU SEBENTAR!” Muncul suara laki-laki entah dimana!
“NGGIKKH!” Dan juga suara kuda!
SSWWUSSH!
[Portal menuju Istana Kaisar sukses….]
‘Dia.’ Xiuying tidak terlalu senang musuh lama datang kembali.
“Kau belum mati?”
Tap.
Terlihatlah pemuda yang turun dari kuda api yang gagah.
“HAH MAAF SAJA BU!” Liu tak suka mati dua kali. Ia tak berencana mengalah!
‘O- oh.’ Liu melihat ke arah pria dengan pakaian emas berkilau dan tidak lupa mahkota indahnya
[Dia kasiar Tuan, yang memanggil monster ke alam ini] Sistem mengingatkan.
Baru pertama kali Liu bertemu kaisar. Dan dia tidak terlihat menakutkan.
Liu membungkuk menghormati kaisar.
“….” Kaisar terdiam, ia tak menyangka bakal menerima tamu tak terduga lagi.
“DIMANA FANG YIN!?” Liu langsung bertanya tegas. Ia ingin tahu rekannya dimana!
“Ada hubungan apa kau dengannya?” Xiuying menatap tajam. Yin adalah anaknya dan orang luar tidak berhak tau urusan keluarga mereka.
“….” Liu terdiam, pertanyaan yang sulit.
__ADS_1
“AKU REKANNYA!” Liu langsung jawab juga sih dengan tegas pula.