
Waktu terus berjalan....
SSSHHHHH....
Liu masih berjibaku dengan usahanya untuk memanfaatkan ketiga kitab tingkat langit demi tujuannya.
Yang ternyata tidak semudah yang ia pikir.
Liu terdiam, berusaha tetap fokus dan mengendalikan kekuatannya.
Dewa sudah mengatakan semuanya akan lebih mudah, apa itu hanya gimmik?
MUDAH VERSI DEWA TIDAK SELALU BERARTI SAMA SIH.
HUUUSSSHSHHH!
"Uh." Yahuan berusaha bertahan dari hempasan yang makin kuat dari pemuda ini.
Liu makin terlihat serius, raut wajahnya menandakan keseriusan yang hebat, tidak ada yang tahu apa yang ia rasakan kecuali dirinya sendiri.
Yah yang pasti dia agak kewalahan sih.
Drrrrttttt....
Getaran hebat kembali terjadi, namun kali ini bukan karena gunung meletus.
PATS!
"UHUK!!!" Liu tersungkur dan terbatuk hebat, sementara ketiga kitab itu berhenti bersinar.
"!" Dengan cepat Yahuan memberi kekuatan pemulihan, ssetelah banyak menerima energi pemuda ini, kini energi mereka bsia cocok satu sama lain.
Ia ingin berguna dan inilah saatnya!
"?" Liu meringkuk kesakitan, ia terlalu percaya diri!
Ia pikir setelah dapat tiga kitab ini maka tujuannya jadi mudah. Namun ternyata tidak begitu!
Tantangan sebenarnya dimulai saat ini!
Muncullah sinar hijau terang, Yahuan terlihat serius, ia akan melakukan yang terbaik sebagai support!
'....' Sakit ekstrim yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Mengingatkannya pada masa lalunya.
Di-prank manusia sudah biasa, namun di-prank dewa? Beuh.
Liu tak menyangka dewa tidak memberitahunya soal ini. Yah ia suka kejutan, tapi bukan yang begini juga sih.
[....] Sistem berusaha menstabilkan kekuatannya, sistem benar-benar juga kewalahan!
"Ukh." Yahuan tidak berhenti, ia bukan spesialis penyembuhan, namun harus tetap melakukan yang terbaik!
Berbeda dengan kakaknya yang ahli dalam serangan jarak dekat, ia tidak mewarisi kemampuan seperti kakaknya.
Makhluk setengah dewa dengan kemampuan serangan yang baik lebih diprioritaskan, mereka bisa mengalahkan lawan dengan serangannya yang hebat.
Namun tak semua makhluk setengah dewa spesialis menyerang juga. Ada berbagai kemampuan dan teknik yang beragam juga.
Yahuan tidak mencolok di bidang kekuatan apapun, itulah sebabnya ia tertinggal dan harus puas terus berada di alam pertengahan.
Namun kini semuanya berubah, tepat ketika pemuda ini datang, ia melihat hal luar biasa yang bahkan ingin dilihat rekan sejawatnya.
Ini adalah kesempatan, ia tidak mau terus meragukan kemampuannya. Waktunya untuk melepas beban dan melakukan yang terbaik!
SRIIING!
Cahaya kehijauan makin bersinar terang, seolah menenggelamkan kedua makhluk yang berada di atas gunung ini.
'!' Liu merasa ada sesuatu yang berbeda, ada kekuatan lain yang menghangatkan dirinya..
'Nona Yahuan?' Siapa lagi kalau bukan beliau?
Liu sedikit tersenyum, ia senang ada seorang- atau se-makhluk yang berada di sisinya.
Kekuatan pemulihan ini sangat membantunya, faktanya sistem sudah kewalahan, dan bantuan seperti inilah yang diperlukan!
Cahaya hijau yang menyilaukan itu tampak indah dari kejauhan. Tapi mungkin bagi sebagian orang itu tampak mencurigakan.
Shhhh....
Cahaya hijau itu pun perlahan menghilang, terlihat Liu sudah tidak memasang ekspresi kesakitan lagi.
"Haa ... haaah ...." Yahuan berkeringat, terlihat jelas raut wajah lelah ada padanya.
Ia mengerahkan semua kemampuannya. Dan terjatuh, tidak kuat menahan beban tubuhnya.
"Nona Yahuan!?" Liu kagetm, ia sudah segar dan tahu-tahu nona satu ini tergeletak begitu saja!
"NONA!" Dengan cepat Liu memeriksa keadaannya, dan memanglah benar-benar lemas dan tidak berdaya.
'Kenapa?' Liu terdiam, ia percaya pada nona ini untuk menolongnya, tapi kenapa sampai sejauh ini?
Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, Liu tahu hal itu.
....
Liu masih terdiam, sistemnya butuh waktu untuk memulihkan kekuatan lagi.
Lantas apa yang bisa diperbuatnya?
Padahal ia sudah bertekad tidak akan membiarkannya terluka.
Namun tak bisa ditepatinya.
[Bukankah nona ini tidak terluka tuan?]
Ya benar sih. Ini bukan luka karena Dewa Kunlun atau musuh lain, tapi tetap saja beliau jadi tidak berdaya sekarang.
....
TUNGGU DULU.
'SISTEM!? KOK!?' Liu heran, bukannya dia lagi istirahat ya!?
[Siapa bilang sistem lagi istirahat Tuan?]
'....' Nggak ada yang bilang sih, cuman sudah bisa begitu, jadi Liu pikir begitu.
[Nona Yahuan perlu bantuan kita TUan]
'!'
'OH KAMU BENAR! AYO SISTEM!' Dengan cepat Liu fokus dan mengerahkan tenaganya, dan cahaya hijau yang super duper terang muncul seketika itu juga! Jauh lebih terang dari sebelumnya!
__ADS_1
"Mmmh...." Yahuan perlahan membuka matanya, ia memang benar-benar sampai tidak sadarkan diri.
Adalah sebuah dedikasi ia memulihkan makhluk lain tanpa memikirkan batasannya. Tekadnya telah membawa kekuatannya ke batas yang lebih tinggi.
Dan harapannya itu terjawab, Liu bisa bebas dari rasa sakitnya. Pertolongannya sangat berarti dan penting.
Kalau saja ia hanya sendirian tentu akan lebih susah lagi ketika menghadapi situasi seperti ini.
"...." Yahuan terdiam, pandangannya kabur dan telinganya berdenging. Ingatannya samar-samar kembali.
"!" Seorang pemuda terlihat menatapnya khawatir.
"Syukurlah Nona." Liu tersenyum lega.
Yahuan terdiam, ia tidak menyangka bisa pulih secepat ini. Padahal ia jelas-jelas mengeluarkan semua yang dibisanya.
Adalah hal yang wajar kalau ia menghabiskan waktu untuk memulihkan diri, bahkan untuk ukuran makhluk setengah dewa sekalipun butuh istirahat ketika sudah mengerahkan semua yang dibisanya.
Liu terdiam, nona merah ini terlihat kebingungan.
'APA PEMULIHANNYA GAGAL?' Liu terdiam. Kegagalan ketika menggunakan teknik pemulihan memanglah ada.
Dan akibat dari pemulihan yang gagal tidaklah main-main. Banyak efek mengerikan yang bahkan bisa membuat keadaan pasien malah lebih buruk dari sebelumnya.
[Sepertinya begitu] Sistem terdengar serius.
'ASTAGA.' Liu terdiam, ia tidak memikirkan soal risiko apapun. Ia memang percaya pada nona ini. Makhluk setengah dewa tentulah kuat.
Meskipun begitu bukan berarti Liu bisa diam saja. Ia tidak tahan untuk membantu nona yang sudah bersamanya sampai saat ini.
Membantu tapi berakhir buruk, itu kerap kali terjadi. Apa sekarang ia mengalaminya?
Liu terus memerhatikan keadaan Nona Yahuan. Terlihat matanya menatap kosong, dan beliau tidak mengucapkan sepatah kata apapun.
"No- nona?" Liu makin panik, apa mungkin ada malfungsi kekuatan Qi?
Ia pernah baca soal kekuatan Qi yang tidak cocok, maka pasti akan berbahaya bagi penerimanya.
Sepanjang pengalamannya, tidak ada masalah mentransferkan energi Qi pada sesamanya. Yah ia pernah melakukannya pada rekan-rekannya dulu sih.
Tapi sekarang beda kasus. Yang ia tolong bukanlah makhluk sesama-nya melainkan makhluk yang benar-benar berbeda.
"...." Tapi nona ini sudah berhasil memulihkannya, dan ia benar-benar sekarang meski berbeda jenis. Lalu kenapa ia tidak bisa melakukan hal yang sama?
"Uhuk!" Tiba-tiba Yahuan terbatuk!
"Nona!?" Dengan cepat Liu mengecek keadaannya lagi. Apa batuk adalah pertanda bagus?
"...." Yahuan masih terdiam, entah kenapa ia merasa aneh dalam tubuhnya. Ia sudah sadar, namun kekuatan asing dalam tubuhnya membuatnya kurang nyaman.
'SISTEM APA YANG TERJADI?'
[Sepertinya nona ini perlu istirahat Tuan] Dan selanjutnya sistem menceritakan alasannya.
'Jadi begitu....' Liu tak menyangka kekuatannya malah membuat Nona Yahuan jadi tidak nyaman.
Begitulah kenyataannya. Kekuatan Liu terlalu besar dan memaksa Yahuan pulih sebelum waktunya.
Yah bukan berarti keadaannya gawat banget juga sih. Hanya saja dia perlu istirhat.
"Ma- maaf Nona." Liu tak menyangka niatnya malah jadi seperti ini.
Yahuan menggelengkan kepalanya sembari tersenyum kecil. Ia tidak menyalahkan siapapun, malahan berterima kasih karena bisa sadar dengan cepat.
Liu terdiam, ia paham situasinya, ia tidak mau lagi merepotkan nona ini sampai seperti ini!
Liu mengambil kembali tiga kitab tingkat langit itu, sementara sinar matahari terlihat sulit menembus sisa awan bekas letusan gunung sebelumnya.
Namun setidaknya sekitarannya tidak benar-benar gelap seperti sebelumnya. Liu terdiam memikirkan apa yang harus dilakukannya.
'Jadi aku harus gimana?' Sulit baginya untuk tidak bertanya seperti ini.
Bak sedang kehilangan arah, begitulah perasaannya sekarang.
Apa dewa salah memberi intruksi? Padahal Liu bener-bener percaya sama dewa.
Sulit buat nggak kecewa juga sih. Tapi ya apa boleh buat, toh mengeluh juga tak akan menyelesaikan apapun.
[Mantap Tuan] Sistem bangga tuannya lebih dewasa. Momen sulit akan membuatnya jadi sosok hebat di masa depan!
'MANTAP GIMANA, BUNTU NIH!' Liu pengen marah.
[Tenang saja Tuan, tidak perlu buru-buru] Sistem mengingatkan.
Semua ini belum berakhir.
Tapi Liu tak semangat sama sekali, ia ingin mencoba lagi, namun sadar dirinya belumlah mampu mengekseskusi rencana ini.
[Tuan harus lebih kuat lagi]
'....' Bagus sekali, sebuah nasihat. Liu memang butuh.
Meski hal itu sudah jelas sih. Dan sebuah pelajaran, jangan terlalu percaya pada siapapun.
Yah bahkan dewa sekalipun, semoga tidak ada korban prank dewa yang lain.
Ada kalanya kepercayaan yang terlalu besar bisa berujung kekecewaan. Percaya sewajarnya dan tidak berharap lebih adalah koentji.
[Tuan kok baperan begitu]
'AH NGGAK!'
LHO KOK SISTEMNYA BISA TAHU BAHASA GAUL? BUKANNYA DIA SELALU FORMAL YA?
PLAK!
"!" Gadis merah ini kaget melihat pemuda ini menampar dirinya sendiri!
'OKE!' Sistemnya benar, bukan saatnya jadi sadboy, tapi ia harus melihat sisi positif dari kejadian ini!
....
Dan apa sisi positif-nya?
'AH!' Adalah bagaimana dua dewa alam dewa awal percaya padanya dengan memberinya kedua jilid buku tingkat langit yang lain!
OKE INI BUKAN AKHIR.
Liu mengambil nafas panjang, saatnya move-on!
APAPUN YANG TERJADI, IA PASTI BISA MENGHENTIKAN IBU SESAT ITU!
SRRRINGGG!
__ADS_1
HUSUSSSHHHHH!
Tiba-tiba muncullah cahaya putih menyilaukan! Yang pasti bukan matahari!
Dan tidak lupa dengan hempasan angin yang begitu kuat!
'MUSUH!?' Sinar biru terang bersinar melindunginya dan nona merah ini.
SAAT YANG TEPAT UNTUK DAPAT POIN PENGALAMAN!
Yah Liu tak peduli kapan naik level, namun yang pasti ia harus jadi lebih kuat!
Kekuatan sistem tidak akan berguna kalau tubuh tuannya sendiri tidak kuat.
Sistem bisa memaksakan kekuatannya untuk keluar, namun risikonya terlalu besar. Ia tidak mungkin membuat tuannya sendiri dalam bahaya.
HUUSSSHHHHH!
Hempasan angin yang kencang itu masih berlangsung, Liu sudah menduga banyak hal, namun tidak ada gunanya berspekulasi liar, pada akhirnya waktulah yang akan menjawabnya!
Sulit memprediksi apa yang terjadi di alam dewa sih!
SSHH....
Hempasan angin yang hebat itu pun berhenti, namun sinar terang itu masih ada dan malah makin terang.
Liu memicingkan matanya, yah melihat yang terang-terang begini bukanlah hal yang mudah, silau!
Ini sudah pasti bukan bencana alam, namun lebih kepada hal aneh sih.
Liu tak terkejut, memang alam dewa penuh kejutan juga!
"Xiao Liu...." Terdengarlah suara menggema dari langit, dari cahaya terang yang tiba-tiba muncul ini.
"!"
'PENGUMUMAN DEWA?' Liu pernah mendengar suara dari langit sebelumnya!
'....' Tapi ada yang aneh, suaranya tidak berat dan menakutkan.
"Aku di sini dewa!" Liu menjawab panggilan dewa. Itu cukup sopan 'kan?
"Kamu sudah berjuang ya." Suara bergema dari langit kembali terdengar, dan memang benar-benar berbeda dari sebelumnya.
'KOK MALAH MUJI GITU.' Liu terdiam, ia pikir bakal dengar ancaman seperti sebelumnya, ia kan buronan dewa ya?
"De ... wi ... kwan ... in?" Yahuan membuka mulutnya, meski terbata ia menyelesaikan kalimatnya.
"Apa?" Liu terdiam, apa ia tidak salah dengar?
Yahuan merasakan suatu energi hangat dari cahaya yang tiba-tiba muncul ini, dan entah kenapa mulutnya seolah punya kekuatan untuk berkata-kata.
"Kamu juga merawatnya."
"...." Liu terdiam, ia masih kepikiran apa yang dikatakan nona ini, apa mungkin?
"Dewi?" Liu belum yakin, namun ia harus memastikannya juga.
Apa yang dimaksud suara itu? Merawat apa? Perasaan Liu tak bawa hewan atau tanaman deh.
"Kamu ingin datang ke alam dewa tingkat lanjut bukan?"
"...." Liu terdiam, pertanyaannya sama sekali tidak dijawab, tapi suara itu tahu tujuannya. Sudah pasti dewa atau dewi sih.
"Benar dewa dewi." Liu mengakuinya, rasanya aneh dewa menemuinya setelah kegagalannya.
Yah Liu pengennya sih bisa naik ke tingkat alam dewa selanjutnya dengan sekali percobaan. Tapi yah, terkadang harapan tidak sesuai dengan kenyataan.
Liu tak bosan-bosan mengingatkan dirinya soal ini. Ia harus punya banyak stok rasa percaya diri dan kegigihan demi menaklukan dunia yang keras- atau alam yang keras ini.
"Hmf, tapi kamu gagal ya."
"...." Entah kenapa terdengar suara seperti tertawa tadi, mungkin hanya perasaannya saja?
Ngobrol santai sama cahaya ilahi- ah, cahaya terang begini agak aneh, tapi yah lebih baik daripada denger suara dewa seram sih.
'SISTEM JADI KITA NGOBROL SAMA DEWA?'
[Benar Tuan, sepertinya dewi tertarik pada aksi Tuan tadi]
Tidak bisa dipungkiri apa yang sudah Liu lakukan menarik perhatian, bahkan dewi sekalipun.
Terlalu banyak kekuatan dan tenaga yang dikeluarkan, membuat keberadannya jadi diketahui dan dewi pun bisa menghubunginya sekarang.
Yah sistem tidak menyangka juga sih, sistem pikir yang datang adalah dewa jahat yang mengincar tuannya.
'KAMI JUGA MIKIR GITU SISTEM?' Masuk akal juga sih!
Liu terdiam, mungkin Nona Yahuan hanya bergumam biasa.
Bisa jadi yang sedang bicara ini adalah dewa jahat yang menyamar!
Yah strategi dewa memang hebat! Liu tidak mau lengah!
Ssssshhh....
Sistem menjawab keinginannya, dan seketika itu juga sejumlah besar kekuatan terkumpul di sekitarannya.
Cukup untuk memberi sinyal bahwa ia tidak sedang main-main.
Yah Liu hanya ingin dewa sadar bahwa dirinya bukanlah orang yang bisa dipermainkan!
Yah mungkin sedikit bisa, tapi kalau banyak tidak!
Nona Yahuan sudah membahayakan dirinya dengan memulihkannya brutal, dan ia tidak mau termakan bujuk rayu! Atau usaha nona merah itu sia-sia!
Liu tidak mau membiarkan usaha siapapun sia-sia.
"Aku bisa membantumu."
"...." Liu sudah menduga pasti bakal mengarah ke sini.
Godaan dan bujuk rayunya makin kuat, siapapun bisa terjebak. Yah siapa yang tidak mau ditawari bantuan begini?
Di alam ini banyak hal yang bisa terjadi, dan hal begini rasanya hanya mimpi saja.
Belajar dari pengalaman, ia tidak mau mudah terkena prank!
"Terima kasih dewa atau dewi." Liu tak tahu harus jawab apa, tapi jawaban netral tidak akan terlalu mencurigakan.
Kenapa dewa tiba-tiba menemuinya setelah ia gagal melakukan ritual?
Pasti ada tujuan tersembunyi! Udang dibalik batu!
__ADS_1