Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Melawan Bayangan


__ADS_3

Perlahan namun pasti sosok bayangan hitam itu berubah jadi sosok wanita cantik dengan pakaian hitam yang tak biasa.


"...." Bener apa kata sistemnya sih. Bayangan hitam tadi berubah jadi sosok yang mengejutkan.


Sorot mata hitam pekat dengan rambut panjang hitam, bibir hitam, sarung tangan dan sepatu hitam.


SERBA HITAM.


'Kok nggak nyembunyiin identitasnya sih?' Liu pikir dewi nggak bakal nunjukkin wujudnya semudah itu di awal.


[Dewi sudah sadar tidak ada yang bisa ditutupi Tuan]


'Hmm.' Bahkan dewi sadar ia sudah menganalisnya.


Liu yakin dewi pun melakukan hal yang sama dengannya.


Lagipula ia juga tak menyembunyikan apapun di sini.


HUSH!


"!" Sang dewi langsung maju!


AKHIRNYA ADA AKSI JUGA!


Sret.


Liu memasang kuda-kudanya, dan bersiap untuk apapun yang bisa terjadi!


BUAGH!


Tinjuan dewi bisa ditahannya dengan mudah! Dan dewi langsung mundur lagi!


"...." Liu terdiam, dewi satu ini kelihatannya tak suka bicara.


DEG!


"!" Kedua tangannya tiba-tiba kaku!


Perlahan tangannya berubah jadi hitam ... ini sama sekali tak bagus!


'INI PASTI GARA-GARA SINAR MATAHARI!' Liu baru sadar sekarang!


Yah akhir-akhir ini ia banyak kepanasan, jadi tak heran kalau warna kulitnya berubah.


TAPI KOK SAMPE BENER-BENER HITAM BEGINI YA?


[Sepertinya bukan itu penyebabnya Tuan] Sistem tak setuju.


'AH!' Benar juga, kalau hanya warna kulitnya yang berubah pasti ia masih bisa gerak! Namun nyatanya tak bisa sama sekali!


HUSH!


'DATANG LAGI!' Liu melompat ke belakang berusaha menghindarinya!


SWUSH!


Tinjuan dan tendangan mengincarnya! Namun Liu terus berusaha menghindar!


Serangannya tak secepat yang ia kira, namun jelas bahaya!


[Jangan terkena serangannya lagi Tuan]


'....' Kok agak telat yah ngomongnya?


HUSH!


SWUHS!


Dewi terus menggempurnya dengan rentetan serangan, namun Liu sangat fokus dan bisa bertahan sampai saat ini!


Ia sudah berpengalaman dengan adu fisik, itulah modal utamanya untuk bertahan!


JADI KALAU BEGINI HARUS GIMANA?


[Jangan terpancing untuk melakukan counter attack Tuan]


'!' Sistemnya bener, meski menggoda, namun alangkah baiknya jangan nyerang balik dulu.


Bukannya tanpa alasan, namun dewi satu ini memancarkan energi yang misterius.


Bisa saja keadaannya jadi lebih buruk. Liu hanya punya satu pilihan saja kali ini!


[Tapi bukankah menghindar saja bosan Tuan?]


'KATANYA JANGAN NYERANG BALIK.' Jadi dirinya harus ngapain? Kok jadi serba salah sih.


Shhh....


Tubuh Liu berasap, kekuatannya mulai memuncak sebagaimana mestinya!


SYAT! SYUT!


Liu makin lihai dan gercep melihat serangan yang ada. Bisa dibilang ia sudah di atas angin sekarang.


Bukan sombong, namun itulah yang dirasakannya. Namun karena ia tak punya pilihan lain selain menghindar jadi ya kelihatannya saja seperti terdesak.


"...." Dewi makin serius melancarkan serangannya. Seiring berjalannya waktu tinjuan dan tendangannya makin cepat dan rumit.


Namun sayang sekai seberapa cepat pun dirinya tetap saja tidak bisa mengenai pemuda ini! Sungguhlah effort yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasilnya!


Liu menatap tajam, bahkan setelah sekian lama dewi belum juga menghentikan serangannya. Sungguhlah dewi yang gigih dan pantang menyerah,


[Lebih bagus kalau sadar diri ya Tuan] Sistem jadi beneran bosan deh.


Yah sudah pasti dewi gigih dan pantang menyerah sih. Mana ada dewa yang putus asa dan selalu bersedih?


EH!


'Kita jangan meremehkan dewi sistem!' Ia kok jadi sombong begini sih?


Kesombongan adalah koentji awal kehancuran.


[Tapi kan kenyataannya begitu Tuan] Sistem tidak ada niat menjelekkan dewi kok.


SWUSH!


Akhirnya sang dewi bayangan mundur setelah sekian banyak menyerang.


Serangan fisik sama sekali tak berhasil, dan pemuda itu tidak terpancing untuk menyerangnya kembali.


Ternyata cara sederhana belum cukup untuk membuatnya tumbang....


'DEWI LAGI MIKIR.' Itulah satu-satunya alasan kenapa dewi berdiam sekarang.


HSSSH!


Liu melihat kedua tangannya, masih berwarna hitam dan kaku. Ia bahkan tidak bisa menggerakkannya sedikit pun.


Dua hal yang tak terpengaruh adalah kedua tanda tengkoraknya, Sistem dan The Big Three.


KOK DUA HAL INI NGGAK TERPENGARUH YA? Liu jadi penasaran juga sih.


[Dewa tingkat ini tidak akan bisa mengganggu kekuatan Tuan]


'Ah.' Begitu ya.


Namun harus sistem akui, melepaskan tuannya dari teknik bayangan dewi bukanlah perkara mudah. Sistem bahkan belum berhasil sampai sekarang.


Liu menghela nafas lega. Yah di saat begini gawat kalau sistemnya tak ada di sisinya sih.


"...." Oke, Liu tahu ia tak boleh gegabah, namun pasti ada sesuatu yang bisa dilakukan.


Sret.


Dewi menghentakkan kakinya dan seketika itu juga muncullah sekelebat bayangan di tanah yang langsung mengincarnya.


'WOW.' Liu belum pernah melihat yang seperti ini.


Sesuai namanya, kini dewi menggunakan kekuatannya juga!


HUP!

__ADS_1


Dengan cepat Liu melompat menghindari bayangan yang datang ke arahnya itu.


Namun ternyata tidak semudah itu.


Bayangannya malah ikut naik ke atas!


'KOK GITU?' Liu terheran, ia pun berkelit di atas dengan menendang udara, berusaha agar tidak tertangkap.


Akhirnya Liu sadar, tidak mungkin kemampuan dewi hanya sebatas ini, pastilah ada hal yang mengejutkan begini.


SWUSH!


"...." Dewi terdiam melihat begitu lincahnya targetnya meski di udara sekalipun. Ia akhirnya terus meningkatkan kekuatannya.


'OKE.' Liu akhirnya punya gambaran kasar soal kekuatan dewi.


Liu berkelit dan memfokuskan seluruh tenaganya pada kaki. Yah ini jadi bagian vital tubuhnya setelah dewi merenggut kebebasan tangannya.


'Waktu kita gimana sistem?' Liu yakin tak lama lagi akan muncul sang surya. Yah terkadang ia tak sadar waktu sudah berjalan begitu cepat.


Liu pikir ia bisa mengulur waktu biar bisa kabur dari dewi ini.


[Dewi Yinying bukan vampire Tuan]


'....' BENER JUGA YA.


Liu pikir karena disebut kota malam jadinya pemimpinnya, sang dewi hanya beraksi di malam hari.


Bayangan kan identik dengan kegelapan yang ada di malam hari ... namun di siang hari juga ada bayangan sih....


Tapi memang tidak bisa dipungkiri Dewi Yinying speasialis malam hari, kekuatannya jauh lebih kuat di waktu-waktu sekarang.


Oke strategi mengulur waktu nggak bakalan berhasil, ia harus cari strategi lain....


HUSH!


Sang dewi bayangan terus melancarkan serangannya namun sama sekali belum membuahkan hasil yang diinginkan.


[Duh] Bahkan sistem ngeluh betapa boringnya pertarungan ini.


'JANGAN MULAI.' Kalau belum menang jangan bertingkah dulu lah ya.


Bisa saja dewi meMAKAI teknik super hebat yang mengejutkan dan langsung mengubah alur pertarungan sepenuhnya.


SSHH....


Tangan Liu yang menghitam perlahan kembali seperti semula, sistem akhirnya berhasil menekan kekuatan dewi yang kuat itu.


Di tengah gempuran serangan bayangan yang tak kunjung berhenti Liu bisa menggerakkan tangannya sedikit demi sedikit.


.....


....


KOK SERANGANNYA GINI-GINI AJA?


Liu terdiam, padahal sudah dari tadi ia menunggu serangan lain dewi super kuat yang bisa mengubah alur pertarungan.


Tapi dewi belum ngeluarin jurusnya juga ya?


MUNGKINKAH INI STRATEGINYA?


Dengan menyerangnya terus sampe bosan tentu bisa ngebuat lengah. Dan itulah kesempatan emasnya!


[Tch]


HUSH!


Liu berhenti berkelit dan langsung mengarah ke sang dewi! Ia menendang udara dan melesat begitu cepat!


'EGH!?' Tubuhnya gerak sendiri!


'SISTEM!?' Jelas ini ulah sistem, bukan yang lain!


Kenapa malah di saat begini!?


GREB...


DBUM!!!


Tak disangka saking bosannya sistem meminjam tubuh tuannya dahulu. Dan Liu, seperti biasanya, tak bisa mengendalikan dirinya.


Alhasil terjadilah kejadian seperti ini.


Ledakan tadi tidak hanya besar, namun benar-benar besar, membuat dataran tanah bergetar dan hempasan angin bertahan beberapa saat.


HUSH!


Seketika itu juga hempasan energi Liu mengibaskan semua debu tanah ini, karena kalau menunggu kelamaan juga sih.


"!" Seketika itu juga terlihatlah pemandangan yang mengejutkan. Liu mencekik sang dewi yang terbaring di tanah.


Jelas ini berbanding terbalik dari apa yang dipikirkan sebelumnya. Liu sama sekali tak berniat melakukan pergerakan seperti ini.


'SISTEM!?' Liu perlu penjelasan lebih lanjut.


[Tuan harus melangkah] Tidak akan ada akhirnya kalau tuannya tetap bertahan, dan lagi itu hanya akan membuang-buang tenaga.


'Ta- tapi kan kekuatan dewi bahaya.' Liu ingat sistem bilang jangan gegabah.


[Terkadang ada saatnya untuk melanggar aturan Tuan]


'....' BISA DIMENGERTI.


Jadi harus mengambil risiko huh?


Liu terdiam, ia bisa melihat ekspresi dewi yang tidak ramah.


Yah jelas saja ekspresinya begitu, masa dewi senang dicekik begini sih?


'OKE OKE KEMBALIKAN KONTROLNYA.' Liu bisa ambil alih dari sini.


[Tidak bisa Tuan]


'LHO.'


[Sistem tidak percaya Tuan]


'....'


'KOK GITU.' Setelah semua yang mereka lalui, sistem tak percaya?


Sistem tidak punya pilihan lain sekarang. Bisa saja tuannya berubah haluan di tengah jalan dan kembali bertahan.


Sistem tidak mau melewatkan kesempatan emas!


"...." Liu terdiam, kini ia benar-benar tak punya kendali atas tubuhnya sendiri.


'Aku serahkan padamu sistem.' Liu menerima apa adanya.


[....] Sistem pikir tuannya bakal merengek dan jadi sadboy, namun ternyata tidak begitu ya.


Yah Liu sendiri tak mau gegabah berhadapan dengan dewi misterius begini, sesekali auto-pilot nggak salah juga kan? Hehe.


SSSHH...


Kedua tangan Liu bercahaya kebiruan menggenggam erat leher sang dewi. Kini tangannya tak lagi terpengaruh oleh kekuatan bayangan dewi.


Dewi Yinying terdiam, jelas situasinya tidak bagus di sini.


Serangan fisik dan bayangan jarak jauhnya tidak berhasil.


Bahkan tangannya yang sudah terkena bayangannya pun bisa pulih dengan cepat. Padahal dewa biasa kalau kena bakal sangat kerepotan, dan bisa bertahan hingga seribu tahun lamanya.


'OKE.' Liu bisa menjadi saksi langsung. Sistem hanya mengambil alih tubuhnya, tidak dengan pikirannya.


Ia nunggu apa yang akan dilakukan dewi selanjutnya.


'....'


Kret....

__ADS_1


Yang ada malah tambah keras megang leher dewinya.


'OI SISTEM.' Liu tak suka ini mengarah kemana.


[Ya Tuan?]


'Jangan kenceng-kenceng lah.' Sejak kapan sistemnya jadi brutal begini?


[Demi membongkar apa yang dewi rencanakan Tuan] Sistem perlu cari tahu hal itu.


Bukannya sudah jelas dewi mau menangkapnya yah? Untuk apa cari tahu lagi? Liu heran.


Tentu hal seperti ini yang akan terjadi, dirinya adalah buronan.


Sekarang pun tak ada bedanya, dewi bayangan mengincarnya.


Srttt....


Perlahan namun pasti bayangan hitam kembali menjalar dari kedua tangannya. Meski terdesak, dewi tetap bisa meningkatkan kekuatannya.


'NAH.' Inilah yang Liu maksud.


Dugaan awalnya benar, berkontak langsung dengan sang dewi bukanlah pilihan bagus.


Bahkan aura kebiruannya tak mampu bertahan dari kekuatan bayangan dewi yang perlahan menyebar....


Krrtttt....


'HEI SISTEM!' Liu bener-bener tak suka ini mengarah kemana.


Sang dewi bisa merasakan lehernya dalam bahaya. Tangan pemuda itu masih bisa bergerak meski sudah terkena bayangannya.


SRING!


Seketika itu juga mata Liu bersinar terang. Bukan mengaktifkan mode malam, tapi ini sesuatu yang lain!


[Tuan!?] Sistem terkejut, ternyata tuannya yang berusaha mengambil alih tubuhnya!


'OKE CUKUP SISTEM.' Liu terdengar serius, ia sungguhlah tak setuju dengan apa yang dilakukan sistemnya.


[Tapi Tuan....]


SSHHH....


Aura kekuatan Liu makin membesar, dan perlahan namun pasti bisa tubuhnya terkontrol kembali.


"?" Dewi terdiam, kenapa pemuda ini melonggarkan tangannya? Bukankah dia ingin mengakhirinya?


Sampai disini saja auto pilotnya. Liu mengambil alih.


SYUT!


Dengan cepat dewi melepaskan diri dari pemuda itu, menjaga jarak aman


Sedang Liu sendiri terbujur kaku di tempatnya, tak bergerak sedikit pun.


Tubuhnya hampir dipenuhi bayangan hitam yang masih menjalar di tubuhnya.


[Kenapa Tuan?] Sistem heran kenapa tuannya menghentikannya. Padahal tadi adalah kesempatan terbaik untuk menghentikan dewi yang menghalangi jalannya.


"...." Liu terdiam, ekpresinya masih serius sebagaimana mestinya.


'Kita bukan pembunuh kan sistem?' Liu terdengar serius, bahkan meski di dalam batinnya sekalipun.


[....] Sistem tidak menyangka tuannya berpikiran sampai ke situ.


Liu tak mau memperburuk statusnya, yah meski statusnya sudah buruk sih.


[Hukum di alam dewa berbeda Tuan] Tidak ada yang salah dengan menunjukkan kekuatan. Yang terkuat yang menang.


Lagipula sang dewi sendiri yang mencari ulah, sistem hanya ingin membuatnya jera saja.


'Dengan mengakhirinya?'


[Benar Tuan]


Dengan begini kemungkinan besar dewa lain akan berpikir seribu kali untuk mengincar tuannya. Dan perjalanan tuannya pun bisa lebih lancar.


'JANGAN LAKUKAN ITU LAGI.' Liu tak berniat mengatakannya dua kali, jadilah ia pakai huruf besar.


Liu tak peduli hukum alam dewa bagaimana. Soal yang terkuat yang akan berkuasa bukanlah hal baru.


Namun Liu tak berniat menggunakan kekuatan ini untuk kepentingannya sendiri....


Pasti ada cara lain yang bisa digunakannya.


Dewi Yinying terdiam, ia bersiaga penuh.


Memanfaatkan blunder dari lawannya adalah hal yang bisa ia lakukan sekarang.


KRTTTT....


Liu terdiam, tubuhnya jadi semakin kaku. Inilah kekuatan dewa, dalam waktu singkat sudah sebesar ini.


[....] Sistem terdiam, ia hanya bisa tunduk pada keputusan tuannya.


Dewi masih mengamati dengan seksama, sejauh ini belum ada pergerakan yang berarti.


Ia pikir pemuda itu akan segera bangkit dan menyerang lagi, namun ternyata masih belum.


HUSH!


Tanpa pikir panjang dewi langsung maju! Percaya atau tidak inilah kesempatannya mengalahkannya!


SYUT!


Liu tiba-tiba menghilang begitu saja!


"!" Bahkan sang dewi tidak percaya, seharusnya targetnya tidak bisa bergerak kemanapun....


"Dewi Yinying." Ada suara seorang pemuda di belakangnya!


"!" Sang dewi melompat dan menjaga jarak lagi.


Liu terdiam, sementara memang tubuhnya memang berwarna gelap, kekuatan dewi masih ada padanya.


"Kau...." Akhirnya dewi membuka mulutnya, suaranya dingin dan pelan, namun terdengar jelas.


Lagi-lagi Liu jadi ingat rekannya sendiri, namun di saat begini ia harus fokus pada apa yang didepannya.


Dewi tak mengatakan apa-apa lagi, namun raut wajahnya mengatakan semuanya. Jelas ia heran kenapa dia bisa bergerak padahal sudah terkena jurusnya.


'Sistem.'


[Ya Tuan?]


'Kok kita bisa gerak?' Liu sendiri heran kenapa bisa begitu.


[Sistem meningkatkan kekuatan Tuan]


'Aaah.' Liu paham, jadi semacam akselerasi Qi di background begitu?


[Semacam itulah Tuan]


Sistem sudah punya sampel kekuatan dewi sebelumnya, dan setelah dianalisis, sistem akhirnya punya cara untuk mengatasi kekuatan sang dewi bayangan ini.


Tidak peduli seberapa kuat kekuatan bayangannya, sekarang bukan masalah lagi.


'TAPI KITA MASIH HITAM LHO.' Liu agak khawatir bayangan dewi masih melekat padanya.


[Yah yang penting Tuan bisa bergerak dulu saja] Urusan yang lain bisa nanti saja.


Benar apa kata sistem, kini Liu bisa bergerak, meski lebih berat dari biasanya.


"Kenapa dewi?" Liu menatap serius, ia tahu tujuan sang dewi adalah menyerahkannya pada dewa kematian. Namun Liu yakin tidak hanya sebatas disitu.


Mungkin bukan saat yang tepat mengobrol dan menanyakan motif lawan yang sesungguhnya. Namun Liu tahu memang tidak ada waktu yang tepat. Jadinya ia tanyakan saja sekarang.


Tak ada respon dari sang dewi selain ekspresinya yang begitu serius. Jelas dewi tak berniat membicarakan apapun.


[Mau pakai cara lain Tuan?] Mengadakan pembicaraan sepertinya tidak berjalan baik.

__ADS_1


'Oh ada lagi?' Liu terbuka untuk mencoba cara lain.


[Kita iris tipis-tipis Tuan ... hehe] Sistem tertawa kecil dengan nada mengerikan....


__ADS_2