Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Sebuah Akhir


__ADS_3

Sementara itu di sisi lain. Dewa Long terhempas kencang dengan luka merah di wajahnya.


BDUM!


Terjadilah ledakan gelombang energi. Kini sang dewa tidak terhempas lagi.


Dewa terdiam, ia memegang wajahnya dan langsung berkaca dari pantulan air.


"Anak babi." Tidak disangka dewa menyebut nama hewan, namun sebenarnya tidak ada hewan seperti itu di dalam laut.


Mungkin maksudnya bulu babi?


KREK.


Dewa memainkan lehernya, sudah lama tidak ada yang menendang wajahnya.


Raut wajahnya berubah muram, jelas-jelas ini penghinaan untuknya.


Bisa-bisanya pemuda itu menendangnya tanpa rasa bersalah begitu?


Sopankah menendang dewa begitu?


SYUT.


Dewa laut terdiam, dibalik wajahnya yang muram dan tidak sabar ingin membalas, sebenarnya ia memikirkan apa yang barusan terjadi.


"Minta maaf padanya." Terdengar suara pemuda berat.


"!" Belum sempat dewa memikirkannya!


Pemuda itu tiba-tiba berdiri tak jauh dihadapannya! Bahkan dewa sampai tidak sadar.


"Yang lemah tetap lemah." Dewa mengangkat kedua tangannya, ia mengatakan kenyataannya, apa yang salah coba?


Liu terdiam. Ia tak suka ketika ada makhluk yang mengejek satu sama lain.


Membuatnya teringat pada masa lalu. Begitu banyak perkataan sampah yang ia dengar.


Dan lagi-lagi ia mendengarnya lagi....


SYUT.


Dewa mengangkat senjata tombak tiga tusuk andalannya. Dan seketika itu juga getaran yang hebat terjadi.


Liu sudah bosan dengan getaran inilah, getaran itulah. DAN AKHIRNYA IA PUN MAJU!


"Datanglah...." gumam sang dewa, ia tersenyum kecil.


Seketika itu juga naga air datang dari atas sangat cepat, dan langsung menghantam ke arahnya!


"GGRRYYRRYHH." Naga air langsung memakan Liu hidup-hidup!


Naga yang terbuat dari air itu ternyata sama ganasnya dengan naga yang suka terbang di langit itu!


Dabn terlihatlah naga air itu membawa mangsanya jauh pergi dari hadapan sang dewa.


Dewa terdiam dan melihat serius, kini hanya tinggal menunggu waktu sampai pemuda itu mabuk laut dan tumbang, setelah itu ia bisa membawnya.


Sang dewa memainkan janggutnya seolah ada sesuatu dalam pikiranya.


Yang pada kenyataannya memang begitu sih. Makin banyak pertanyaan mengenai pemuda itu.


Dia memancarkan energi hijau dari awal, kekuatan dewi lemah itu.


Dan malah bisa menendangnya....


Bahkan dewa tidak melihat masuk akalnya dimana.


BLAR!


Seketika itu juga terjadilah ledakan tidak terduga.


"...." Kini pemuda yang tengah dipikirkannya malah kembali lagi ke sini.


Padahal teknik naga air-nya adalah teknik serius yang bisa menumbangkan dewa.


Biasanya korban akan terperangkap di dalam sampai benar-benar tak berdaya. Jauh lebih hebat dan kompleks dibanding pedang air.


Namun kenapa pemuda itu....?


Kret.


Liu mengepalkan kedua tangannya, sorot mata hijaunya terlihat mengancam.


Kekuatan yang awalnya diremehkan kini berubah seratus delapan puluh derajat.


Sang dewa terdiam, tidak terpengaruh apapun sama sekali.


Sret.


Liu bersiap dengan kuda-kudanya. Waktunya semakin berkurang....


HUSH!


Tanpa pikir panjang Liu langsung maju. Tidak peduli meski energi dewa menguat!


"Pukulan Dewa Nakal."


BDDDUUURAAAR!


Seketika itu juga ledakan super besar terjadi, dan bahkan menyapu habis seluruh air dalam lautan ini.


Kini mereka berdiri diantara bebatuan keras dengan pemandangan yang luas.


Sret.


"...." Dewa menatap tajam. Ia menahan serangannya dengan tombak andalannya.


Semua energi dalam pukulan itu terserap habis ke dalam senjata utamanya.


"Cih." Liu mendengus kecil dan memanjukan kepalanya....

__ADS_1


BUAAGGHHHH!


DAN MENGADUKANNYA!


DUAR!


Terjadilah ledakan tak masuk akal akibat dua kepala yang saling beradu, tentulah hal ini mengundang banyak pertanyaan.


Kok bisa-bisanya adu kepala bisa sampai meledak begitu?


Shhh.....


Hempasan angin kencang juga terjadi.


Srettt....


Dewa terseret cukup jauh, tidak sampai terhempas seperti sebelumnya, kepalanya berasap.


Untunglah ledakan tadi tidak membuat dua kepala yang beradu juga meledak. Yang tadi hanya efek ledakan saja.


Liu terdiam, dahi dewa lebih keras dari dugaannya.


Yah ia tidak bisa berekspektasi lebih juga sih.


Liu meniup santai asap yang muncul di kepalanya juga.


HUSH!


Dan langsung melesat lagi!


"!" Bahkan sang dewa sampai menunjukan ekspresi terkejutnya! Sungguhlah momen langka!


Sret.


Terlihat jelas gerakan dewa tidak selincah sebelumnya, ia seolah kehilangan performanya sedikit!


BUAAAGHHH!


Tendangan ke arah wajah masuk begitu saja dengan mulusnya dan tanpa halangan apapun.


HUSH!


Dan kali ini dewa benar-benar terhempas....


Sangat jarang melihat dewa sampai terhempas dua kali begini!


Ledakan energi yang hebat, bahkan dewa sekalipun tidak bisa bertahan dengan kedua kakinya sendiri.


Liu terdiam, raut wajahnya serius, lagi-lagi ia menjatuhkan diri ke depan, dan langsung melesat sangat cepat!


*


Sementara itu di sisi lain....


"!" Dewa tak percaya dengan apa yang terjadi. Ia memegang wajahnya. Kini kedua sisinya sama merah akibat tendangan pemuda sialan itu.


Batinnya kembali bertanya-tanya, kenapa dia jadi sekuat itu?


Satu hal yang harus ia lakukan adalah berhenti terhempas!


HUSH!


"!?" Tiba-tiba ada energi kuat datang dari belakangnya!


"Check mate." Pemuda itu memancarkan kekuatan yang aneh!


DBBBUUUUUMMM!!!


Terdengarlah suara dentuman yang hebat seperti suara letusan gunung dan hempasan kencang lebih kuat dari tornado terjadi sekarang ini.


SRET.


Siapapun pasti menyangka dewa laut sedang terdesak sekarang, dan pada kenyataannya memang begitu sih.


Liu berada di atas angin, seharusnya serangannya ini berdampak besar pada sang dewa.


Namun sang dewa masih bisa bertahan, ia menahan tendangan pemuda itu dengan kedua tangannya!


Sunggguhlah kekuatan yang hebat.


Lagi-lagi serangan Liu mengarah pada wajah sang dewa. Kalau kena total tiga kali tendangan jadinya.


SRING!


Dewa langsung menunjukkan sorot mata tajamnya! Ngeri banget!


HUSSSSHHHH!


Kekuatan skala besar langsung memenuhi tubuh sang dewa. Bukan perlahan, tapi sangat cepat....


Inilah hal spesial yang bisa dilakukan dewa! Sangat jarang makhluk lain bisa melakukannya!


DRRRRR....


Dan akhirnya Liu pun harus puas terseret ke belakang. Serangannya kali ini sama sekali tidak mengenai dewa.


Dengan gagahnya Liu berdiri dan bertahan dari hempasan brutal dewa. Ia sama sekali tak gentar melihat dewa yang serius.


Shh....


Dewa menatap tajam. Kini perubahan besar terjadi padanya.


Rambutnya berubah jadi putih, kumis dan janggut tebal ada padanya.


Keriput tanda kewibawaan pun tak lupa hadir. Perubahan seratus delapan puluh derajat yang tiba-tiba terjadi.


Liu terdiam, inilah sosok dalam bayangannya dari awal. Dewa laut yang tegas, berwibawa dan mampu mengintimidasi lawannya.


KOK JADI TUA?


Liu agak kaget sedikit sih.

__ADS_1


[Itulah penampilan aslinya Tuan] Sistem menjelaskan.


'Hm.' Liu tak menyangka dewa menyembunyikan penampilan aslinya begini. Apa alasannya ya?


Tidak bisa dipungkiri sang dewa laut memang ingin tampil muda dan berwibawa. Karena itulah ia merubah penampilannya.


Namun tidak disangka targetnya ini jauh lebih merepotkan dari dugaannya, karena itulah ia terpaksa menunjukkan sosok aslinya.


Intinya dewa sudah serius sekarang.


Drtt....


Sang dewa terdiam dengan tatapan tajamnya yang mengerikan, ia tidak baik-baik saja setelah hampir dipermalukan tiga kali.


Namun kelihatannya dewa masih bersabar, ia tak langsung maju.


Misteri mengenai pemuda inilah yang membuat dewa menunjukan wujud aslinya. Hanya makhluk kuat saja yang mampu membuatnya melakukan hal seperti ini.


Padahal biasanya Dewa Long bisa menang mudah dengan wujud mudanya.


"...." Liu terdiam, kali ini mereka sama-sama diam.


Dalam benaknya tak ada strategi apapun untuk melawan dewa kecuali mengakhirinya dengan cepat, namun di sisi lain kalau gegabah juga hanya akan merugikannya.


Ia berpacu dengan waktu sih.


Dewa mengangkat tangannya ke depan. "Teknik Dewa: Seribu Pedang Tombak Tusuk Tiga."


"...." Itu nama teknik yang panjang kalau Liu boleh berpendapat.


....


...


Belum terjadi apapun juga sih.


Mungkin jurus dewa delay?


[Bersiaplah Tuan] Sistem merasakan kekuatan besar dari atas.


Liu langsung meloncat ke atas! Dan seketika itu juga tanah bergetar hebat.


'Kelamaan.' Liu bisa saja menunggu dengan sabar di bawah, namun ia keburu ingin beraksi sih.


Lagipula prediksinya dewa tak akan menyerang sementara setelah melancarkan serangan seperti ini. Bisa dibilang ia mengeluarkan semuanya di satu serangan ini.


Dewa terdiam melihat targetnya melompat ke atas. Percuma saja, dia tidak akan bisa lari dari serangan masifnya itu.


HUSSSSHH!


Liu melesat ke atas, inilah rekor tertinggi lompatannya saat ini!


Dan bahkan sampai melewati awan juga! Mau sampai kemana pemuda ini pergi!?


'Berisik.' Entah kenapa Liu merasa ada suara-suara dalam dirinya.


[Tenang saja tuan, narator berusaha membangun suasana tegang] Sistem memberi pengertian.


Liu melihat ke atas, kini ia bisa melihat banyak sinar biru bercahaya dari kejauhan.


'Itu dia.' Bersamaan dengan itu terasa jelas kekuatan mengerikan yang terpancar dari cahaya biru terang itu.


Ya, benar. Cahaya biru dari kejauhan itu tak lain tak bukan adalah serangan dewa sendiri, lebih tepatnya serangan tombak tiga tusuk yang dibicarakan tadi.


Satu tombak tusuk tiga saja sudah merepotkan, apalagi ada sembilan ratus sembilan puluh sembulan lain? Tentu itu mimpi buruk.


'Jadi begitu?' Liu tak menyangka dewa begitu serius di serangannya ini. Bisa dibilang inilah serangan pamungkasnya.


Dewa ternyata tak mau membuang waktu mengeluarkanya di akhir. Bersamaan dengan keseriusannya, datanglah serangan mengerikan seperti ini.


"HM." Liu terlihat berpikir keras, bisa gawat kalau dibiarin saja sih.


Bisa-bisa tempat ini hancur dan tak ada yang tersisa lagi.


BISA SAJA SELURUH TEMPAT INI HANCUR.


[Serius sekali ya Tuan] Bahkan sistem tidak tahan ingin berkomentar.


Liu terdiam, diamnya ini menandakan memang situasi ini bukan main-main.


Dewa tak peduli apapun lagi bahkan sampai membuat alam dewa sendiri bahaya.


Memangnya hal begini umum terjadi di alam dewa?


[Terkadang memang ada hal mengejutkan yang terjadi Tuan]


'....' Sistemnya benar. Kini Liu paham kenapa sang dewa laut sampai berlaku sejauh ini.


Tentu saja karena dia ingin membuktikan siapa yang terkuat bukan? Tentu dengan cara menindas yang lemah.


SSHSHHH....


Cahaya kebiruan makin bersinar terang, tanda seribu tombak dewa tak lama lagi akan menghantam alam ini.


[Inilah akhirnya Tuan] Sistem terdengar sangat serius.


Liu setuju, ia menutup matanya dan seketika itu juga tubuhnya makin bersinar kehijauan.


Dewa Long melihatnya dari kejauhan, namun ekspresinya tidak berubah sama sekali. Mau bagaimanapun juga tidak akan ada cara untuk menghentikan serangannya.


Semuanya akan berakhir. Keputusannya cukup kontroversial, namun dewa tetap melakukannya juga.


Pemuda itu terus mempermalukannya sih, inilah hukuman yang cocok untuk makhluk bandel seperti itu.


Sang dewa tidak peduli soal kehancuran yang akan terjadi, hal itu bisa diurus nanti.


Toh ia punya alasan kuat melakukannya. Dewa kematian hanya tertarik pada keinginannya saja, bukan kehancuran masif di alam dewa.


Dewa Long tersenyum kecil, semuanya sudah berakhir, benar-benar selesai.


SRRIIINGG!

__ADS_1


__ADS_2