Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Bunga


__ADS_3

Kini dewa terdiam, jubah hitam besarnya mulai robek dibeberapa bagian. Tentu gara-gara targetnya ini.


Faktanya serangan Liu tidak sepenuhnya gagal juga. Ia bisa membuat jubah hitam dewa racun banyak robekan, ini adalah hal yang patut dibanggakan.


Pasalnya sudah sekian lama sekali sang dewa memakai jubahnya dan tidak pernah rusak sampai sekarang.


Dewa terdiam, ia tidak senang penutup tubuhnya robek, namun ia belum memiliki penggantinya.


'Serangan fisik tak mempan.' Liu mengatur pernafasannya, padahal ia mengeluarkan yang terbaik saat melancarkan serangan tadi.


Namun tidak sampai menghabiskan kekuatannya juga, Liu masih punya cadangan kekuatan buat jaga-jaga.


Dewa masih terdiam, kenyataannya menghindari serangan juga memakai tenaga yang tidak sedikit. Dewa menahan dirinya, tak buru-buru melancarkan serangan balasan.


'BELUM NYERANG?' Liu malah heran dewa tidak menggepurnya.


Namun bukan berarti sang dewa diam saja. Beliau pasti merencanakan sesuatu.


Dewa mengangkat tangan kanannya ke depan, dan seketika itu juga, bunga yang ada di wilayahnya terbang dan berkumpul di depannya.


Liu terdiam melihat pemandangan ini, yang jelas bunga yang berkumpul itu membentuk sosok yang sama disangkanya.


'Robot?'


Sebuah makhluk tinggi besar yang terbuat dari bunga tercipta begitu saja. Entah masuk akal atau tidak, namun itulah yang ia lihat.


Robot bunga?


Liu baru pertama kali lihat yang begini sih.


Aura kekuatan besar terasa dari makhluk besar itu. Inilah yang ia tunggu-tunggu, akhirnya sang dewa mengeluarkan jurus khususnya juga.


Sret.


Liu bersiap, dan robot bunga itu langsung melesat ke arahnya!


SWWUSH!


Makhluk besar itu langsung menyerangnya membabi buta dengan tinjuan dan tendangan!


SYUT!


Dengan sigap Liu melik-liuk menghindarinya. Namun ternyata tidak semudah sebelumnya!


HSSSS!


Kini hempasan kencang mulai tercipta dan membuatnya kaku. Sepertinya dewa mengubah alur serangannya!


BUAGH!


HUSH!


Tendangan robot bunga itu mengenai perutnya!


Siapa sangka makhluk yang kelihatannya lembut itu bisa melancarakan serangan semenyakitkan ini!?


HUSSHH!


Liu masih terhempas, ia berusaha menguatkan tenaganya dan kembali menapaki tanah....


"HRYAH!" Namun tak semudah yang dikira, Liu masih terhempas meski sudah menggunakan akselerasi Qi.


Tak disangka kekuatan fisik dewa jadi sebesar ini, padahal sebelumnya tidak begini.


BLIZT!


"!" Robot bunga itu tiba-tiba ada di belakangnya! Dan langsung menyerangnya lagi!


'MAN!' Liu tak punya kesempatan menghindar, ia sendiri masih terhempas!


BDUM!

__ADS_1


Alhasil sang robot bunga itu yang menghentikannya.


Dan kini Liu terbaring dengan kaki robot bunga yang ada di tubuhnya.


Gerakannya sudah terkunci dan ia tidak bisa  bergerak bebas.


"Uh." Liu menatap lawannya, ia bisa melihat kengerian sorot mata keunguan sang robot.


SYUT!


Dan dewa racun pun muncul tak jauh dari robotnya sendiri.


Ia terdiam dan menikmati pemandangan yang ada di depannya. Targetnya itu pasti bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi.


Yang kenyataannya memang benar begitu, Liu terdiam dan tak percaya kekuatan fisik dewa yang begitu besar ini.


Kenyataannya, sang dewa tak hanya menguasai kemampuan racun saja, namun juga bisa mengubah kekuatannya jadi bentuk lain, yang sekarang ini adalah kekuatan fisik.


Bukan sembarang kekuatan fisik tentunya.


"Ugh." Liu sama benar-benar tidak bisa menggerakan badannya.


[Kuat juga ya Tuan] Bahkan sistem sendiri mengakuinya.


Kret..


"!"


Sang robot bunga makin menginjaknya keras, alhasil jadi sulit nafas sekarang.


Dewa tak mau semua ini berakhir cepat, ia ingin menikmati setiap detik kesengsaraan targetnya ini.


Dan itulah yang terjadi, Liu tak bisa terus mempertahankan ekpresi jantan dan kuatnya. Jelas ia meringis kesakitan sih.


'WAADDUH!' Liu panik dari dalam.


[Tenanglah Tuan]


Ia belum mau gepeng dulu sih.


Kekuatan dewa makin kuat dari waktu ke waktu. Persis serangan fisiknya di awal pertarungan.


Liu bisa merasakan dewa sedang main-main, yang pada kenyataannya memang benar begitu.


"Hhhh...." Liu sudah banyak menunjukkan ekspresi menyedihkannya. Kini perlahan ia merubah raut wajahnya.


Ia tak mungkin kelihatan menyedihkan terus menerus. Karakter utama harus kelihatan beda dari yang lain!


"...." Dewa terdiam, makhluk satu ini ternyata sudah tak waras.


Bisa-bisanya dia tersenyum di situasinya itu.


Namun yah, suka-sukanya saja, toh dia tak punya banyak waktu lagi juga.


DUUAARRR!!


HUUUSSSH!!


Tiba-tiba terciptalah ledakan besar di depannya, dewa terdiam dan tidak menyangka akan hal ini.


Ledakan energi yang begitu hebat, yang bahkan sampai memukul mundur robot bunganya.


SWUSH!


Terlihatlah sosok makhluk kebiruan besar mirip robot yang berdiri gagah.


"Super Machine Anti Flower Robot." Entah kenapa bibir Liu bergerak sendiri.


"...." Dewa racun terdiam, tak disangka targetnya masih punya sisa kekuatan.


'ROBOT?' Liu sendiri heran melihatnya.

__ADS_1


[Robot harus dilawan dengan robot lagi Tuan]


'Wah.' Sistem pintar juga sampai mikir sejauh itu.


Sret.


HUSH!


Robot aura birunya langsung maju! Mengincar robot bunga yang masih bersiaga!


Sret.


Kini Liu dan sang dewa kembali bertatapan. Sementara para robot mereka sedang bertarung penuh semangat.


Shhh....


Liu kembali dipenuhi kekuatan, lagi-lagi ia beruntung sistem datang disaat super darurat tadi.


Perlahan darah keluar dari hidungnya, ini bukan karena serangan robot bunga tadi. Melainkan karena tubuhnya sendiri.


Liu tak terkejut, dan langsung mengelapnya, seolah sudah tahu akan terjadi.


[Maaf Tuan]


'Kamu sudah berjuang sistem.' Jika ada yang harus disalahkan maka itu adalah dirinya sendiri.


Sistem terlalu banyak mengakselerasi kekuatan, tak sebanding dengan pemulihan yang dijalankan. Memang terkadang ada harga yang harus dibayar.


Liu tak masalah akan apa yang terjadi pada tubuhnya. Kini saatnya show time.


HUSH!


Liu maju dengan tanpa beban sama sekali!


Dewa mengangkat tangannya, dan seketika itu juga bebungaan berkumpul dan membentuk sebuah pedang.


TRANG!


Liu juga make teknik yang sama!


Kini pedang aura biru dan pedang bunga saling bergesekan satu sama lain!


'Wow.' Dibalik wajahnya yang serius Liu terkesan melihat pedang bunga untuk pertama kali.


Bukan pedang biasa motif bunga atau apapun, namun pedang yang bener-bener terbuat dari bunga.


TRANG!


"Seni Pedang: Tebasan Dewa 999x"


HUSSSHH!


Tanpa basa basi Liu langsung unjuk gigi! Rentetan serangan pedang sangat cepat dan kuat langsung dilancarkannya!


TRAAANG!!!


Namun dengan sigap dewa mengatasinya juga, menangkis semua tebasan pedang yang terarah itu.


Bola mata keunguannya bergerak sangat cepat saat mendeteksi serangan lawannya itu.


"Tebasan Bunga Kematian."


SLASH!


"!" Dengan cepat dewa melancarkan serangan baliknya, dan langsung mengenai tubuh perut lawannya!


"UGH." Liu berusaha mundur dan jaga jarak, namun sang dewa tak mengizinkannya!


'CEPET BANGET!' Liu tak bisa melihat serangannya dengan jelas.


Banyak bebungaan menghalangi pandangannya, menyulitkannya memprediksi arah serangan!

__ADS_1


Liu berkelit brutal, di saat begini ia nggak boleh setengah-setengah!


__ADS_2