
Fang Yin tidak tahu kenapa orang lain menginginkan belati miliknya. Apa yang spesial? Ia hanya ingin menjaga pemberian ibunya dengan baik!
“Jangan menyalahkan diri sendiri Yin-jie.”
“!” Lagi-lagi Liu-ke tahu apa yang dipikirkannya! Apa ini kebetulan atau dia ini peramal!?
“Terima kasih bantuanmu Nona Ying, tapi aku tak akan menyerahkan belati ini.” Liu menatap tajam, jika Nona Ying tak muncul tadi, pasti susah bertemu sekte pemerintah misterius.
Yah meski hanya bertemu sekejap mata juga sih.
“Kak.” Sorot mata biru gadis itu bergulir ke samping.
“Jangan gegabah Nona Ying.” Sang pemuda tampan biru menyorot tajam juga, ia melihat semuanya dari jauh. Pemuda dengan tanda tengkorak itu memang tidak biasa!
“Kakak meninggalkanku dan sekarang menasehatiku?” Ying bete, kakak macam apa yang lari terbirit-birit seperti kemarin?
Ice terdiam. Yah itu memalukan sih, tapi ia sendiri tidak tahan dengan pancaran aura pemuda itu.
“Kalian di sana!” Seketika itu juga datanglah segerombolan prajurit kota ke area ini.
“Nona Ying!?” Mereka sadar dan seketika itu juga terdiam membisu.
‘ENAK SEKALI PUNYA PANGKAT.’ Kalau begini Liu dan Fang Yin bisa ditangkap, wah klise sekali!
Liu sudah menyatakan tekadnya. Yah meski Nona Ying baik, tapi kalau berurusan dengan senjata dewa, ia tidak mungkin membiarkannya!
“Kalian dengar? Sekte aliran sesat sudah mendeklarasikan perang, pemimpin rahasia kalian sudah ditumbangkan.” Inilah penjelasan singkat putri es. Begitu dingin dan tegas seperti biasanya!
“A- Apa!? Terima kasih infonya Nona. Kalian semua evakuasi pemimpin kota dan warga sipil!”
“Siap!” Sejumlah besar pasukan membubarkan dirinya, sementara keadaan kota tidak baik-baik saja karena teror tadi.
Ying menutup matanya, tekadnya mengambil paksa belati merah itu tertahan. Ia sadar denhan ketidakmampuannya bertahan di waktu tadi.
Kalau saja pemuda itu tidak mengeluarkan kekuatan misteriusnya, tentu ledakan Qi gelap bisa meratakan sebagian wilayah kota dan menimbulkan korban.
‘Sekte es masih punya senjata andalan, tidak perlu buru-buru.’ Ying mendinginkan pikirannya yang sudah dingin. Hasratnya menurun dan perlahan membuka matanya lagi.
Tap.
Liu maju ke depan, bersiap akan kemungkinan apapun yang terjadi. Ia akan memastikan misi perlindungan ini berjalan dengan baik!
‘Meski harus melawan dua orang terkuat dari sekte es sekalipun!’
“Hmph. Xiao Liu, tidak buruk.” Nona Ying malah sedikit tersenyum!
‘DIA INI MUSUH ATAU ANTAGONIS!?’
[Keduanya sama saja Tuan]
‘Ah.’ Liu heran, bukannya kedua orang hebat itu mau merebut belati yang dipegangnya? Kok malah senyum sih?
“Kita pasti bertemu lagi.” Xiao Ice tersenyum lembut juga, aura ke-cogan-an yang hebat! Fang Yin sampai ngiler dibuatnya!
HUSSSH!
Aura dingin lagi-lagi mengantar kepergian dua orang itu, tidak ada pertarungan epik mendebarkan. Pasti mengecewakan bagi sebagian orang, tapi bagi Liu ini adalah kemenangan!
__ADS_1
‘YAHAHA AKHIRNYA BELATI MERAH INI BISA KITA LINDUNGI HAHA!’ Liu meluapkan kegembiraan dalam batinnya, sementara Fang Yin melupakan kegembiraan juga melihat senyum putra sekte es tadi.
***
Kejadian di Kota Liuzhou sampai ke telinga Kaisar Luwu sendiri. Ia yang sudah memperjuangkan perdamaian akhirnya dibuat terdiam di kursi tahtanya sendiri.
“Bagaimana ini yang mulia? Kedamaian wilayah kita bisa terancam!” Sang penasihat kota berambut putih panjang memasang wajah khawatir.
Sang kaisar terdiam, setelah belasan tahun lamanya, akhirnya kejadian yang paling ditakutkannya terjadi.
“Sekte Hong Gou sudah keterlaluan! Mereka biang masalahnya!” Penasihat kaisar langsung tahu penyebabnya.
Kaisar terdiam. ‘Kalau begitu, kita tunjukkan siapa yang lebih berkuasa.” Senyum kecil tergurat di wajahnya.
***
Lembah Jiozahoigou, markas utama sekte sesat puncak. Siang hari.
Xiuying terdiam, sementara ia melihat pegunungan indah, kebiasaannya setiap hari.
Mendeklarasikan perang antar sekte. Hal yang berat, tapi demi mimpinya itu harus dilakukan.
Ia tidak hanya akan merebut belati merah kembali, melainkan juga semua senjata pusaka yang ada di dunia. Tidak mungkin tanpa pertumpahan keringat dan semangat.
“Yin….” Tidak terdengar kata lain selain itu, nada yang berat dan berarti banyak.
“Kenapa kau menjauh dari ibu?”
***
Kota Liuzhou terkena dampak rumor sekte sesat, yang akhirnya membuat semua orang panik dan berdiam di rumah. Tidak banyak aktivitas diadakan diluar akhir-akhir ini.
Beberapa hari ini Xiao Liu dan Fang Yin menjalani hari seperti biasa. Rehat dari rentetan kejadian menegangkan kemarin. Siapapun perlu break dari kehidupan yang keras bukan?
Yah bukan santai-santai juga sih. Liu dan Fang Yin menjalankan beberapa misi bersama, meningkatkan kemampuan diri, bahkan membeli senjata juga!
“Terima kasih! Datang lagi ya!” Penjaga toko senjata tersenyum sumringah. Tokonya tetap bisa bertahan di tengah kegemparan perang melanda. Padahal bisnis lain terguncang karen hal ini.
Hari-hari nguli, dapat gaji, belanja dan miskin lagi. Fase yang aneh huh?
Tapi tak apa, Liu sudah habiskan semua uangnya demi investasi masa depan!
SRING!
Pedang tipis panjang elegan sudah ada di tangannya, jangan tanya harganya karena ini sangat mahal! Inilah hasil kerja kerasnya selama menuntaskan berbagai misi!
[Menganalisa….
[Status Benda
Status: Lv.1
Jenis: Pedang
Kekuatan Serangan: Biasa
Daya Kerusakan: Biasa
__ADS_1
Tingkat Bahaya: Biasa
Catatan: Ah pedang yang biasa]
“….”
“UWWWOOOHG!”
“Li- liu-ke!?” Yin terkaget dengan teriakan tiba-tiba ini!
“Ah, maaf Yin-jie, kebiasaan….” Liu menggaruk kepalanya, bukan bermasuk mengganggu, tapi lebih ke spontan saja sih.
‘KENAPA BEGINI SISTEM! KAMU SALAH INFORMASI YA!?’
[Tidak Tuan, itulah analisa sistem]
‘MASA SENJATA TERBAIK DAN TERMAHAL DI KOTA BIASA SAJA BEGITU!?’
[Sebaiknya Tuan mulai berhati-hati pada promosi dan bujuk rayu orang]
‘….’
‘SOLUSI YANG NGGAK MEMBANTU!’
“HIKS.”
“LI- LIU-KE!?” Kejadian yang sama! Yin kaget lagi!
Setelah teriak, kemudian menangis. Ada apakah gerangan?
“Ma- maaf Yin-jie. Abaikan saja aku.” Liu mengelap wajahnya, harapannya jadi keren dan kuat dengan senjata malah pupus begini.
Liu melihat pedangnya dengan seksama, padahal di-klaim lebih unggul dari senjata lain.
‘Tidak ada garansi, sekali beli uang tidak kembali, yah mau gimana lagi.’ Entah kenapa Liu bisa cepat tabah, tapi itu lebih baik daripada terus protes.
Set.
Sejauh ini Liu belum melihat ada kejadian besar lagi. Apa dunia sudah aman? Hmmm.
Yah semoga tidak ada sesuatu seperti ledakan api yang besar di tengah kota.
BUMMMM!
“!”
“Li- Liu-ke lihat ada ledakan api di tengah kota!” Yin terlihat semangat, ia penasaran namun takut di saat bersamaan!
‘Haduh.’
Dengan semangat Liu dan Fang Yin meluncur ke TKP. Hari-hari santai telah berakhir, waktunya ketegangan yang baru!
‘Siapa yang bakar-bakaran di sini?’ Liu tidak melihat apapun kecuali api merah membumbung tinggi ke atas.
Kalau ada acara api unggun sih tidak masalah, tapi sekarang matahari masih di atas, tidak menarik melihat api siang-siang begini.
“AKU MENEMUKANMU!”
__ADS_1
HUSH!
“WAH!” Liu terdiam tak percaya, ada seorang wanita berjalan di tengah api yang berkobar itu!