Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
PD


__ADS_3

Dimana-mana naik level dapat kekuatan, status, dan kemampuan baru. Lah ini malah hilang?


‘SISTEM!’


[Sistem menghilangkan daftar kemampuan Tuan]


‘Lho kenapa? Nggak kelihatan keren dong!’


[Kemampuan Tuan terlalu banyak, sistem lelah menampilkan tulisan]


‘MANA ADA SISTEM MALAS BEGITU!?’


‘….’ Tapi yah tidak bisa dipungkiri, Liu juga bosan sih melihat tulisan yang sama terus. Jadi yah sudah begitu aja, nggak perlu dipikirin.


Yang penting ia naik level dan tambah kuat! Dengan begitu ia pasti bisa menghadapi apapun!


[Misi baru: Cari petunjuk tentang Asosiasi Monster di hutan ras kelinci]


“Li-Liu-ke?” Yin penasaran apa yang akan mereka lakukan lagi.


“HUEHE! JANGAN BUAT KAMI BERTIGA NUNGGU DONG!” Shuwan mukul-mukul lagi. MAU SAMPAI KAPAN DIA BERAKTING SOK DEKAT BEGITU YA?


“….” Ying terkesan bagaimana dia bisa mengatasi masalah tadi. Kalau jadi dia tentu ia bakal menghabisi monster sampe tak bersisa.


“KITA KE HUTAN LAGI! SIAP TEMAN-TEMAN!?” Liu mengangkat tangannya. Semangat pagi nih!


“HEEE? BOSAN AH!” Shuwan menolak mentah-mentah sih.


“Tinggalin aja lah.” Liu, Yin dan Ying berjalan.


“HO! ANCAMAN BAGUS! AKU IKUT DEH!” Gadis itu cepat sekali jadi semangat.


***


[Area akhir hutan Ras Kelinci. Alam Monster Tingkat 9]


Sore hari.


“APA-APAAN NGGAK SERU!” Shuwan merebahkan dirinya, keluar hutan kini ketemu jalan berbatu, dia langsung tidur.


‘Nggak sakit apa?’ Ying penasaran.


‘….’ Liu terdiam, area hutan sudah diubek-ubek, tapi apa yang bisa diharapkan?


‘KAMU BERCANDA YA SISTEM!?’


MANA MUNGKIN NYARI INFORMASI DI HUTAN! YANG ADA JUGA NYARI INFO SAMA ORANG ATAU BACA BUKU, MALAH DI HUTAN!


“Hm.” Putri es mendengus, harus diakui tadi hidupnya terasa tersia-siakan.


‘Liu-ke.’ Yin terdiam, ia yakin rekannya itu punya alasan kuat kenapa mereka menjelajah hutan tadi.


Yah sebenarnya nggak ada alasan yang kuat sih. Liu cuman nurut apa kata sistemnya aja.


[Informasi didapatkan… memproses….]


‘Ha?’


[Misi selesai. Karena mengeluh tidak naik level….]


‘Serah lah.’


[Misi baru: perdekat hubungan Tuan dengan Nona Shuwan]


‘Perdekat? Jelasin dong biar tahu.’


[Tuan pecahkan sendiri, jangan manja]


Liu tersenyum, rasanya ingin marah, tapi apa boleh buat, ia sudah dewasa sekarang.

__ADS_1


“?” Yin dan Ying terdiam melihat perubahan aura dari si pemuda ini.


“Nona Shuwan?” Gadis pirang itu terbaring nyaman di atas bebatuan keras. Mau bagaimanapun juga itu aneh sih.


“Jangan ganggu!” Shuwan membalikkan badannya, pegal dan capek menjelajah hutan. Tak ada salahnya bersantai dikit ‘kan?


“….” Liu memutar otak. Belum mengerti misi sistemnya, putri pendekar api malah tidur.


“Nona jelek sekali.” Liu tersenyum melihat ke bawah.


[PERDEKAT TUAN, BUKAN PERJAUH]


'YA SUKA-SUKA AKU AJA DONG!'


[....] Sistem terdiam.


[Kemampuan mengejek bertambah… meningkatkan lawan tersinggung 50%]


SRING!


Shuwan menatap tajam, sementara ia masih berbaring juga.


‘Ti-tidak biasa Liu-ke kasar!’ Yin tidak percaya, tapi apa boleh buat, sudah terjadi juga sih.


Aura Qi-nya meningkat drastis. Ini dia! Provokasinya berhasil!


“Ho, katakan itu setelah tidur denganku~” Dia malah senyum lagi!


Liu memegang kepalanya, ia tidak tahu apa yang ada di benak putri api ini.


“Mungkin kau bisa berubah pendapat lho~” lanjutnya.


“Xiao Liu.”


“Y-ya Nona Ying?” Suaranya jadi tiba-tiba bergetar dong.


YA MAU BAGAIMANA LAGI, DISURUH SISTEM SIH.


“Yah, Nona Shuwan baru join, jadi kita harus saling ramah.” Apa ngelesnya cukup bagus?


Terpaksa bilang begitu. Kenyataannya Liu sama sekali nggak tahu kenapa Nona Shuwan ada di sini (motif sebenarnya masih misteri).


“Cemburu Ying?” Entah kenapa MALAH ada kalimat provokasi lain. Putri pendekar api terkekeh sedikit.


“….” Xiao Ying tidak menjawab dan malah memalingkan muka.


“Hup.” Shuwan loncat dari tidurnya. Ia sudah lebih berenergi sekarang!


“Jadi kenapa sayang?” Shuwan mendekat. saking dekatnya, hanya bisa dilakukan oleh orang dekat saja! Orang asing mana mungkin bisa sok dekat begini!


KENAPA PANGGILANNYA BEGITU?


“….” Yin dan Ying terdiam, mereka naik pitam, tapi masih bisa ditahan juga sih.


“Nona tahu sesuatu soal Alam Monster.” Liu langsung ke intinya.


Shuwan terdiam. “Kalau iya kenapa?”


“Sebagai tim, kita harus kerja sama Nona.”


LIU TIDAK INGAT SUDAH MEMBUAT TIM, TAPI YA SUDAHLAH.


Apa boleh buat, regu, rekan kerja, atau apalah panggilannya. Yang pasti tujuan mereka sama, yakni membereskan Asosiasi Monster.


BUKANKAH BEGITU?


“Katakan apa yang kau tahu.” Ying mendekat, entah kenapa ia lambat sadar aliran sekte sesat punya jejak pengetahuan baik soal monster.


Itulah sebabnya monster tertarik menyerangnya saat baru muncul (belum lupa soal insiden burung phoenix 'kan?]

__ADS_1


“Haaah.” Shuwan menghela nafasnya, tiba saatnya ia mengatakan soal ini. Bagian membosankan dimulai juga.


Shuwan pun mengatakan apa yang ia tahu, bahkan lebih rinci dari berbagai kitab yang diberi tetua kelinci.


“Begitu ya.”


“….”


‘AKU NGGAK PAHAM SEMUA, TAPI YA SUDAH LAH.’


Penjelasan panjang lebar bukanlah gayanya, tapi setidaknya ia mengerti beberapa hal!


“Apa kaisar ada hubungannya sama sekte sesat nona?”


“Kau bercanda? Kaisar tidak memihak sekte manapun lho.” Itulah fakta yang gadis pirang ini tahu.


“Suka-suka kaisar, kenapa harus pusing? Haha!” Gadis itu balik lagi ke sifat aslinya. Padahal tadi ceritanya serius banget lho.


Liu terdiam. Benar sih yang dikatakannya.


“Ulah sekte sesat.” Ying mengutarakan pendapatnya.


Semua ini tidak akan terjadi kalau sekte sesat tidak mendeklarasikan perang.


Tapi nasi sudah jadi bubur, yang sudah terjadi tidak bisa diubah.


“Ya, ya itu salah kami.” Shuwan menghela nafas.


“No-nona Shuwan… memihak kaisar?” Yin memberanikan diri bicara.


“Dia ngejawab tantangan sekte sesat. MANA MUNGKIN KAMI DIPIHAKNYA!” Menolak pinggang dan menjawab dengan bangga, itulah gayanya.


Kini ada tiga kubu, Sekte Murni, Sekte Sesat, Asosiasi Monster Kaisar.


‘Dunia berubah cepat.’


[Tidak terasa ya Tuan]


‘Iya sistem, makin rusak aja dunia kita ya.’


“Ah tenang saja! Kan masih ada Liu sayang!” Shuwan memeluk tangan Liu begitu saja.


[Misi: memperdekat hubungan dengan Nona Shuwan berhasil]


[Mengumpulkan informasi… mengeksekusi… perhentian selanjutnya… Alam Monster tingkat 8….]


'KOK TIBA-TIBA!? ADA WAKTU GRINDING NGGAK NIH!?'


Alam monster masih penuh misteri, yah setidaknya berlatih, naikin level, belajar jurus baru, kayang atau apalah biar kuat!


JANGAN UJUG-UJUG BERANGKAT AJA DONG!


[Grinding terlalu lama Tuan]


'MANA ADA SISTEM NGGAK SABARAN BEGITU!'


[Tuan mau dunia shino- dunia Tuan diambil alih monster?] Sistem terdengar serius.]


'Ukh.' Ia tidak senang mendengar ancaman begitu, tapi apa bakal baik-baik saja ya?


[Percaya dirilah Tuan, dan melangkahlah dengan bangga. Tuan tidak sendiri!] Sistem memberinya semangat baru!


Liu sedikit tersenyum, kalau begitu, ia tidak perlu ragu akan apapun!


Tantangan apapun di hadapannya, Liu sudah siap!


Cahaya biru di tangan bertanda tengkoraknya bersinar terang lagi.


***

__ADS_1


__ADS_2