Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Gadis Merah


__ADS_3

Yin-jie kaget dan melempar benda itu ke tanah, yah itu hal wajar sih.


[Mendeteksi bahaya]


Sorot mata Liu jadi tajam, ia melihat ke sekitaran hutan, namun dibalas dengan keheningan, tak ada ancaman yang terlihat.


[Maksudnya belati merah itu Tuan]


‘YA KAMU NGOMONG DONG DARI AWAL!’ Apa susahnya mengatakan ‘belati merah bahaya’?


“AWAS MELEDAK!” Shuwan sudah menjauh duluan.


‘KAN BUKAN BOM.’ Tapi Liu pikir itu bisa terjadi juga sih.


Ying terdiam, merasakan kekuatan aneh dari benda itu.


Seketika itu juga udara jadi dingin.


‘Tu-tunggu Nona Ying!” Liu tak tahu apa yang terjadi kalau benda itu beku.


Bisa jadi malah makin bahaya.


Ying menurunkan kekuatannya, yah ia lebih suka mencegah hal buruk daripada mengatasinya langsung.


Setelah meminta yang lain menjauh Liu mendekati benda itu.


‘SISTEM BENDA INI KENAPA?’


[Kekuatan senjata pusaka bereaksi Tuan]


‘Bereaksi?’ Liu tak tahu apa maksudnya, namun sepertinya bukan hal bagus.


‘OH ARTINYA KITA MAU PINDAH ALAM LAGI YAH!?’ Kekuatan senjata pusaka kan bisa membantunya di alam ini!


[Bukan Tuan]


‘Yaaah.’ Liu agak kecewa, tapi yah mau bagaimana lagi.


[Kekuatan senjata pusaka belati mulai kehilangan kendalinya]


‘Kehilangan kendali?’ Emangnya senjatanya hidup ya?


‘ITU ‘KAN BENDA MATI.’


[Jangan samakan senjata pusaka dengan senjata biasa Tuan]


‘OH?’ Memangnya beda?


Liu pikir senjata pusaka unggul dengan kekuatan dewa saja, sedangkan hal lainnya sama.


Ternyata ada hal lain juga toh.


Drtt….


Dan tanah malah bergetar.


“GEMPA BUMI!?” Shuwan panik, langsung berbaring dan melindungi kepalanya.


Yah aneh juga tiba-tiba ada gempa bumi.


[Tuan ingat soal kekuatan benda pusaka?]


‘JADI GEMPA BUMI INI AKIBAT BENDA INI YA?” Itu adalah kenyataan yang paling mudah dipercaya!


[Benar Tuan]


‘Sistem! Tenangin senjatanya dong.’


[Tidak semudah itu Tuan]


‘SAATNYA TUNJUKKAN KEKUATANMU SEBAGAI SISTEM!’ Dengan begitu dunia akan tahu kekuatan mereka memanglah besar!


[SUDAH SISTEM BILANG TIDAK MUDAH]

__ADS_1


“….” Liu terdiam, tak menyangka sistem bisa marah juga ternyata.


Sret.


Ying bersiap dengan kekuatannya, senjata itu terus memancarkan kekuatan aneh.


‘Jadi dia bakal meledak atau apa?”’


“KABUR YUK?” Liu mengusulkan strategi terbaik.


“YUK.” Shuwan pun setuju.


Dengan cepat Liu melesat bersama dengan pendekar api dan es.


[Tuan mau meninggalkannya?]


‘Eh?’ Liu melihat ke sekitarnya, lah malah kurang seorang.


“YIN-JIE!?” Lu balik lagi dong, Yin-jie terlihat masih terpaku melihat benda yang makin terang itu.


Grep.


“Kita harus pergi Yin-jie.” Dengan cepat ia memegang tangannya, namun gadis itu tak kunjung beranjak juga.


[Nona Ying tidak mau pergi Tuan]’


“Hei Yin-jie?” Liu berusaha membujuk rekannya itu, namun dia tak menjawab apapun dan hanya menatap kosong ke depan.


Ini aneh, Liu curiga.


Senjata dewa itu makin bersinar merah terang, terlihat cukup seram!


“He-hei!?” Dan sekarang tubuh Yin-jie malah kaku, dia seperti patung!


[Mendeteksi ancaman tingkat langit….]


‘TINGKAT LANGIT!?’ Kenapa malah ancaman sebesar itu!?


Harusnya ancaman begini ada di alam tingkat satu atau apa kek, malah di alam tingkat empat!


‘AH BENAR JUGA.’ Tapi setidaknya hal seburuk ini bisa menunggu saat ia selesai dengan misinya!


[Terkadang realita tidak sesuai ekspektasi, Tuan]


‘….’ Entah kenapa rasanya deja vu.


“HMMMMMMMFFF… HAAAAAAH….” Liu mengambil nafas panjang, berusaha tenang. Over thinking tak ada gunanya juga.


Liu berbalik melihat rekannya yang lain.


‘MEREKA JUGA!?’ Liu terdiam, Nona Ying dan Nona Shuwan juga sama-sama terdiam dengan tatapan kosong!


Glek.


Liu menelan ludahnya sendiri, sementara ia merasakan perasaan aneh juga.


Tidak hanya terbujur kaku, namun kedua mata rekan-rekannya bersinar merah terang.


Sebuah keganjilan yang kentara, Liu tak mengerti kenapa ini bisa terjadi.


Apakah gerangan yang terjadi dengan belati merah itu? Padahal dulu senjata itu tak mengamuk seperti ini.


Liu merilekskan badannya, kalau memang harus jadi patung dibawah pengaruh senjata pusaka terkutuk ya mau bagaimana lagi.


Beberapa saat pun berlalu.


Liu mendengar  dan merasakan hembusan angin kencang dan pancaran Qi gelap yang hebat.


“Ada yang sadar?” Tiba-tiba terdengar suara bernada kecil sekaligus dingin, mirip Nona Ying, namun masih ada bedanya juga sih.


*Membuka sebelah mata*


‘HAH!’ Liu bisa melihat!

__ADS_1


Seorang gadis bergaun merah menatapnya dengan seksama.


Rambutnya kemerahan, sorot matanya pun berwarna sama. Dia terlihat tenang.


‘TUNGGU DULU.’ Liu mengucek matanya, memastikan ini bukan mimpi.


“DUH.” Dan malah sakit mata.


[Tuan menguceknya terlalu keras]


‘HAH! SISTEM! KITA SEDANG TERPENGARUH KEKUATAN MUSUH YA!?’


Sementara ini pasti yang dilihatnya ketika berubah jadi patung!


[Ini nyata Tuan]


‘Eh?’


“Kenapa dia?” Gadis itu memiringkan wajahnya, nada suaranya kecil dan lembut, namun entah kenapa terdengar jelas juga.


Gadis berambut merah panjang itu heran melihat pemuda itu.


‘OI OI.’ Liu terdiam dan melihat keadaan rekannya yang lain. Yang ternyata masih sama saja begitu!


‘Kenapa?’ Kenapa hanya dirinya saja yang masih melek?


Siapa gadis merah yang tiba-tiba muncul ini?


SSHSH!


“!” Liu merasakan kekuatan yang luar biasa darinya, bahkan rasanya diluar nalar!


‘APA DIA MONSTER BARU YANG TIBA-TIBA MUNCUL!?’ Liu waspada, akhir-akhir ini monster tak perlu berpenampilan seram, kini malahan tampil dengan wajah cantik menawan!


Sret.


Liu memasang pose bertarung, lebih baik bersiap daripada kena serangan kejutan. Ia tak mau kejadian lama terulang kembali, jangan sampai diculik tanpa sadar lagi!


Gadis merah itu terdiam. Wajahnya tenang, namun tidak sedingin Nona Ying. Malahan terlihat berekspresi netral, biasa saja. Entah bagaimana lah menjelaskannya.


Sorot mata merahnya memberikan kesan kuat, yah tak heran, para monster memang memancarkan aura misterius yang kentara.


‘Dia tidak maju?’ Liu masih terdiam mengawasi, sudah beberapa saat pun tak ada yang terjadi diantara mereka.


Aneh juga sih ini.


Tak ada serangan atau apapun. Yang ada hanyalah sepasang meta merah yang terus saja menatapnya.


[Lagi lomba menatap Tuan?] Sistem tertarik juga.


‘Diam sistem, aku lagi fokus.’ Liu tak mau terdistraksi, ia tidak mau membuat musuhnya untung dengan kelengahannya!


Tidak peduli musuhnya lagi-lagi gadis cantik, tapi ia tidak akan tertipu. Sejatinya tempat ini adalah alam monster, kemungkinan buruk lebih besar terjadi.


“….” Gadis cantik itu tetap menatapnya, bahkan tak berkedip sama sekali, dari awal!


“UKH.” Liu berkedip, keluarlah air matanya tak kuat menahan perihnya tantangan ini.


[Tuan kalah]


‘HAH!’ Liu tersadar, ia melihat lagi ke depan. Melotot instan.


‘TIDAK ADA!?’ Gadis berambut merah itu menghilang!


‘Sial!’ Inilah akibat berkedip tadi. Musuhnya memanfaatkan momen ini!


Tapi apa boleh buat, lagipula ia memang benar-benar tak kuat menahan betapa perihnya tak berkedip.


NDUS.


“HAH!?” Ada hembusan nafas di belakang!


Secepat kilat ia menoleh dan gadis merah itu dekat sekali dengan wajahnya!

__ADS_1


“WEH!” Dengan cepat Liu mundur ke belakang, kenapa musuhnya dekat-dekat begitu!?


__ADS_2