Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Shuwan


__ADS_3

“KAU YANG DIBICARAKAN XIAO YING!” Perempuan itu pirang berambut panjang itu tersenyum lebar!


Tubuhnya tinggi, sorot mata kuningnya memancarkan aura percaya diri yang kuat dan cantik. Meski aneh muncul dari api sekalipun!


“Hm?” Fang Yin malah menatapnya tajam.


“Eh kenapa?” Tanpa sadar saraf mulut Liu memaksanya tersenyum.


‘Nona Ying? Apa hubungannya?” Liu terdiam, sementara gadis rambut pirang itu terus berjalan mendekat.


“NONA JANGAN MAIN API DI SINI!” Dengan cepat Liu menasihati. Penting sekali, ditangkap orang dan dituduh yang bukan-bukan cukup menyakitkan. Ia sudah mengalaminya sendiri.


Apalagi api sering dihubungan dengan sekte api, yang notabene cabang aliran sesat. Tentunya gadis pirang ini dalam bahaya!


“Hai, aku Shuwan dari sekte api.” Gadis pirang itu melambaikan tangannya, semyumnya bak matahari cerah yang menghangatkan, ah sungguh nyaman.


“Ah Xiao Liu, dan yang disebelah rekanku.”


“Fa- Fang Yin.” Yin gugup bertemu orang baru. Sedikit gemetar.


‘….’


‘TUNGGU SEBENTAR.’


“Nona… dari mana?” Dengan lemah lembut Liu bertanya lagi, mungkin ia salah dengar tadi.


“AHAHA! Tak usah formal begitu! Aku dari sekte api, senang bertemu denganmu!” Suara energiknya tak habis-habis, mendengarnya jadi auto percaya diri!


‘MASA SIH DARI SEKTE API!?’


[Benar Tuan]


‘HA? Tapi bagaimana mungkin?’ Liu tahu markas besar Sekte Api, di salah satu gunung lava terpanas di dunia, kenapa tiba-tiba dia ada di sini?


Jalan-jalan saja ‘kah?


“Aku jalan-jalan saja.” Gadis pirang itu merapikan rambutnya.


‘EH BENAR.’


“!” Yin langsung mundur ke belakang, ia sudah baca banyak hal soal sekte api, sudah jelas mereka dari aliran sesat!


[Menganalisa… gagal… mengulang… gagal… MEMAKSA… gagal….]


“UKH.” Liu memegang kepalanya, malah jadi berat seperti orang sedang ujian.


“HM?” Shuwan mendekat sekali ke wajah Liu, memandang matanya.


‘D-dia sadar?’ Liu berusaha tenang, padahal analisa infonya sudah memadai, ia terlalu percaya diri!


Inikah karma mengintip status orang? Duh jadi malu.


“Hei kau tampan juga.” Shuwan memegang dagu Liu sembari tersenyum.


“Eeeh!?” Yin mengintip dari belakang. Pemandangan tidak biasa begini mana mungkin tidak kaget!


“Nona?” Liu terdiam, sementara gadis pirang itu menatapnya sebentar dan mundur juga.


Tidak mungkin seorang dari sekte api datang begitu saja, pasti ada tujuan terselubung yang lebih besar!

__ADS_1


Shhhh!


Dan udara dingin tiba-tiba menerpa!


“Ah datang juga!” Shuwan menyambut siapapun yang datang dengan hawa dingin ini!


“….” Sang putri sekte es datang dengan aura dingin yang khas, tidak bosan-bosannya begitu. Lagipula cirinya seperti itu sih.


“Nona Ying.” Sudah beberapa hari sejak terakhir bertemu. Namun Liu tidak melihat maksud baik dari kedatangannya.


Tidak bisa dipungkiri Liu dan Fang Yin jadi tegang.


“Wah! Teman baikku!” Shuwan langsung mendekat, dan menepuk pundak putri es.


Mereka akrab sekali sih, mungkin teman dekat.


Xiao Ying malah menepis tepukan hangat itu.


‘MUNGKIN BUKAN TEMAN DEKAT.’ Rasanya sulit menggambarkan Nona Ying punya teman dekat juga sih.


“Katanya ada perang sekte? Kayaknya bakal seru nih!” Shuwan berbinar-binar, setiap detik semangatnya bertambah.


“Aku musuhmu.” Ying menatap tajam, tentu saja ia adalah musuh sekte api, mereka beda aliran sih.


“Oh ayolah, jangan dingin begitu. Kau datang demi pemuda ini kan’ ‘KAN!?” Shuwan menarik tangan Ying dan mendekat ke dua orang yang sedang tegang.


Ziiit....


Entah kenapa ada tatapan menusuk dari samping, tapi Liu yakin itu bukan Yin-jie.


*Melirik*


“….” Ying terdiam, Liu terdiam juga, sama-sama diam.


‘Semoga Nona Ying nggak marah.’ Liu menutup matanya, mau bagaimanapun juga ia tidak mau cari gara-gara sama putri pendekar es.


Dituduh begitu pasti berat, semoga Nona Ying tidak makin membencinya. ‘Aku kuat!’ Ingat usaha menghadapi tatapan dingin, usaha tidak akan menghianati hasil!


Liu membuka matanya. “Maaf No-“


Wajah sang putri es malah memerah, memainkan tangannya di belakang pula!


‘SISTEM!’


‘KAMU CUCI OTAK ORANG LAGI YA!? TIDAK BOLEH LHO!’ Sistem bisa saja melakukan hal aneh diluar pengetahuannya. Liu harus waspada!


[Sistem diam saja Tuan]


‘Eh?’


Lalu kenapa Nona Ying bertingkah aneh begini?


“Xiao Liu! Kamulah yang terpilih!” Xiao Ying menunjuk ke arah pemuda itu.


“Terpilih?” Liu terdiam. Terpilih apanya? Seingatnya dia tidak pernah mencalonkan jadi apapun deh.


“Wah, mainnya hebat nih!” Shuwan menolak pinggangnya, harus ia akui cara putri es tidak buruk juga!


[Misi sampingan terbuka: Menjadi Suami Putri Pendekar Es]

__ADS_1


‘Oalah misi sampingan toh….’ Yah, Liu tahu misi begini sering muncul juga sih.


Tapi kenapa misinya….  “HAH!?”


‘Kamu bercanda ya sistem!?’


[Tidak tuan]


Eh iya, sistemnya 'kan jarang bercanda juga.


TAPI KENAPA!?


“Li- Liu-ke?” Yin yang sudah mengerti maksudnya terdiam.


“Hm. Bagus sekali Nona Ying! Tapi aku tidak akan tertipu!” Liu maju ke depan dengan tekad baja. Orang hebat bisa memanipulasi orang lemah. Tapi ia tidak akan terbawa suasana!


“Eh?” Ying terdiam, entah kenapa kedengarannya pemuda itu menolak pengakuannya.


“Ah ayolah! Dunia ini butuh cinta! Kalian mau menyimak cerita tanpa cinta!?” Shuwan protes, ia ingin ada bumbu romantis di sini.


“Komentar saja sesukamu nona! Aku sudah kebal!” Liu tidak mau membiarkan dirinya lengah. Meski oleh satu, dua, atau tiga perempuan cantik sekalipun!


Melemahkan dengan rayuan maut? Memang menyenangkan, tapi itu hanya sementara! Ia punya mimpi besar yang lebih penting daripada semua sandiwara ini!


‘….’ Yin terdiam, ia kagum bagamana Liu menghadapi situasi begini, kalau jadi dia, Yin tidak yakin bisa mengatasi situasi begini.


Pasalnya ia suka lihat cogan sih, nggak nahan gitu.


Tepat ketika belati merah ada padanya, semua ini terjadi. Gadis pirang dan biru pasti punya tujuan tersembunyi!


“Nona Ying, aku akan mempertahankan belati ini sampai kapanpun.” Liu mengutarakan tekadnya, terdengar membosankan tapi harus dilakukan agar dia berhenti membuntutinya!


Mari selesaikan ini sekali untuk selamanya, dengan kerhomatan sekte es dan Liu dengan aliran sistemnya!


“Ah! Senjata pusaka ya!? Membosankan sekali!” Shuwan menguap dan meregangkan badannya.


“Nona tidak terlihat bosan!” Mana mungkin orang bosan berkata semangat seperti itu!


“….” Ying tak menyangka jadi seperti ini, padahal ia sudah berusaha menyatakannya.


Sang putri sekte es ini bahkan sampai pulang ke benua es, di sisi lain dunia hanya untuk mendiskusikan hal ini dengan tetua sektenya.


Apa yang didengarnya mengejutkan, ia harus mengikuti kata hatinya sendiri dan mengabaikan hal lain, bahkan kehormatan sektenya juga.


‘Terpujilah para dewa! Akhirnya Putri Ying mendapatkan jodohnya!’ Begitulah pendapat para tetua itu.


Tidak ada hasil tanpa usaha, karena itulah Ying balik lagi ke sini hanya demi mengatakan apa yang ada di lubuk hatinya.


“Kalau aku jadi kau nggak bakal ngebiarin putri es bete lho!” Entah kenapa gadis pirang itu terdengar mengancam.


“!” Benar juga! Liu ingat bahaya berurusan sama Nona Ying!


Ya bagaimana nggak berurusan juga sih. Makhluk sosial seperti manusia pasti berurusan dengan apapun selama hidup.


Liu menutup matanya, lebih mudah mengikuti skenario sang putri es itu daripada membuatnya kesal, marah dsb.


Tapi tidak mungkin! Pendekar sejati tidak akan membiarkan apa yang dipercayainya begitu saja. Yin-jie dan belati dewa lebih penting dari apapun!


Saatnya keluar dari jerat ketakutan. Liu memandang tajam ke depan, tekad mengalahkan keraguannya.

__ADS_1


__ADS_2