Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Dewi Bing


__ADS_3

Liu terdiam, sorot matanya tajam melihat ke depan, padahal belum ada apapun disana.


Apa yang terlihat di mata bisa menipu, namun Liu tahu apa yang tidak terlihat oleh mata.


Hawa kehadiran yang kuat tidak bisa disembunyikan.


[Bisa saja Tuan]


'... Ya bisa sih....' Entah kenapa Liu tak merasa keren lagi.


[Tapi kemungkinannya kecil kalau di alam dewa]


Liu paham, para dewa menunjukkan kekuasaannya lewat aura yang terpancar pada mereka. Jadi buat apa disembunyiin juga?


HUSSSHH!


Seketika itu juga angin dingin kencang menghantamnya, bahkan sampai mengikis aura kekuatan yang sudah dikumpulkannya....


"UH." Liu berusaha bertahan agar tidak terhempas.


SWUSH!


"!" Tiba-tiba ada bongkahan es besar mengarah padanya!


BRAKK!


Dengan sigap Liu meninjunya, namun benda itu tak hancur sama sekali!


Seharusnya dengan kekuatannya yang sekarang bongkahan es itu bisa hancur, namun kenapa malah nggak!?


SRET....


Alhasil Liu terseret oleh bongkahan besar itu. Sudah mah ada angin kencang malah ditambah es segede gaban begini!


Situasinya jelas nggak bagus sih ini.


[Akselerasi Qi--- Akrif]


'LHO KOK?' Liu tak mengerti. Biasanya '+' kok malah '-' sih?


BRAKKK!


Seketika itu juga bongkahan es besar itu hancur berantakan.


"???" Liu tak paham. Padahal sebelumnya ia sudah mengeluarkan kekuatan lho.


[HEHE] Sistem terdengar bangga.


[Sistem hanya membalikkan kekuatan saja Tuan] jelas sistem.


'Membalikkan kekuatan?' Liu nggak ngerti sih.


Sistem akhirnya menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami.


"OH!" Liu paham sekarang.


Singkatnya sistem bukan mentransferkan tenaga padanya, melainkan pada bongkahan es besar ini. Alhasil batu yang sudah kuat itu kelebihan kekuatan dan hancur.


Sistem pintar juga ternyata.


Liu terdiam menatap tajam sekitarnya. Yah bukan tak mungkin ada pedang yang melayang dari atas bukan?


Liu melangkahkan kakinya.


CRAK!


"?" Kek-nya barusan ada benda jatuh deh.


"!" Dan ternyata ada pedang es yang menancap!


'OIOI....' Kenapa dugaannya malah kejadian?


Liu menengadah ke atas, nggak ada yang aneh juga sih.


Ada langit biru indah seperti pada umumnya. Kalau tiba-tiba ada pedang dari atas nggak masuk akal juga sih.


Liu terus memerhatikan langit, yah waspada kalau ada pedang lain datang; ia tidak merasakan hawa keberadaan pedang itu sebelumnya.


"...." Dan tak ada apapun yang datang juga sih.

__ADS_1


Liu terdiam, pasti ada dalang dibalik semua yang terjadi sebelumnya.


[Benar Tuan] Sistem setuju. Hanya tinggal menunggu waktu sampai semuanya terungkap dengan jelas.


SHHH....


Hempasan udara dingin kembali terasa, Liu makin terlihat serius.


Di tahap ini siapapun yang datang tanpa aura kekuatan maka sudah pasti beku.


Dan itu juga terjadi pada aura kekuatan luar miliknya.


Terlihat jelas hawa dingin ini berusaha membekukan Liu, namun tertahan oleh aura luar pemuda ini.


Ia bisa jadi patung es hanya dengan berdiri di tempat ini. Sungguhlah ngeri.


Mungkin Nona Ying bisa tahu apa yang haru dilakukan di situasi begini?


"Hihi...."


"!" Terdengarlah suara asing diantara hembusan dingin mematikan ini.


'DALANGNYA!' Sudah pasti begitu!


[Mengaktifkan insting super....]


SHUWSH.


Mata Liu jadi bersinar kebiruan. Kini ia bisa lebih baik merasakan apa yang sedang terjadi.


Hempasan dingin penuh kekuatan ini seolah mengaburkan pandangannya. Ia sulit mendeteksi kalau dikelilingi energi musuh begini.


Liu menutup matanya, memfokuskan kekuatan."Teknik Angin: Pemecah Badai."


WWUUUUUSSHHHH!!!


Seketika itu juga hembusan angin kencang langsung menyapu habis angin dingin yang mengelilinginya.


Jelas teknik anginnya tidak main-main!


HUSH!


Tiba-tiba makhluk berjubah biru datang dengan pedang es!


Liu tak sempat mengeluarkan pedang aura miliknya. Alhasil menahannya dengan lengannya saja!


Namun jangan panik dulu! Liu ternyata berhasil menahan serangan makhluk misterius itu!


Terima kasih pada kekuatan auranya yang kuat dan insting mantapnya ini!


"...." Liu terdiam, inilah dalang yang ia tunggu-tunggu.


Ada sesosok makhluk misterius berjubah biru.


Bertemu dengan makhluk misterius adalah hal yang tak terhindarkan. Suka atau tak suka pasti Liu bakal mengalami fase ini.


Berhadapan dengan ketidakpastian tidak enak, andai saja ada cara buat menggali info....


Tapi yah mana mungkin juga sih, berkaca dari pengalaman sebelumnya. Menganalisis di alam dewa bukanlah hal mudah.


Jadi yah, jangan berharap deh kalau begitu....


Berdamai saja dengan ketidakpastian, hehe.


[Menganalisis....]


[Dewi Bing]


"Dewi Bing?"


HUSH!


Makhluk berjubah biru itu langsung mundur begitu saja....


Sret.


Perlahan darah keluar dari lengannya. Aura kekuatan yang kuat bukan jaminan ia tak akan terluka sama sekali.


Serangan makhluk berjubah itu lebih kuat dari aura kekuatannya. Masih untung lengannya masih utuh.

__ADS_1


Tapi tunggu dulu ... tadi apa ya?


'SISTEM TADI APAAN?' Liu dengar ada kata 'bing' atau apalah.


[Menampilkan status ....]


[ Dewi Bing


Jenis: Dewi Es


Status:  Dewi Alam Mengengah Tingkah Tengah


Deteksi Elemen: Aktif ekstrim


Kesehatan: Sehat


Kekayaaan: Kaya


Level kekuatan: Misterius


Tingkat bahaya: Rendah


Kemampuan Khusus: Membekukan lawan dengan sangat mudah


Catatan: Dewi ini tidak berbahaya Tuan]


'WOW.' Liu terdiam melihat semua ini di depan matanya sendiri.


UNTUK PERTAMA KALINYA DEWA BISA DIANALISIS.


Tapi ini dewi sih, NAMUN SAMA AJA KAN!?


BISA SAJA SISTEM BERCANDA!


Liu ingat betul kata sistemnya, menganalisis dewa tidak mudah!


[Tidak mudah bukan berarti mustahil Tuan]


'Oh iya ya.'


Liu terdiam, entah kenapa ia merasa bangga.


Tapi kok bisa ya? Padahal ia baru level 37 lho!


[Tuan sudah naik level]


'OH?' Ia baru tahu sih. Sistemnya delay kah?


[Kemampuan baru: Meningkatkan persentase sukses menganalisis dewa]


[Tuan level 40 sekarang]


"WUHUU!" Liu meluapkan kegembiraannya. Mengangkat kedua tangannya layaknya seorang pemenang!


Semua yang telah ia lalui tak sia-sia. Setelah melawan dua dewa akhirnya ia naik tiga level!


Itu lebih baik ketimbang tidak naik sama sekali!


[....] Tumben tuannya tidak protes brutal.


"DEWI BING!" Liu langsung menunjuk ka arah makhluk berjubah biru itu. Tak ada gunanya menyembunyikan diri lagi!


Ia sudah tahu info musuhnya! WAKTUNYA UNTUK BERADA DI ATAS ANGIN!


"Fufu...." Makhluk berjubah biru itu menyingkapkan tudung jubahnya dan terlihatlah penampilannya yang sebenarnya.


Seorang wanita muda dengan rambut kebiruan dan sorot mata biru juga. Rambutnya tergerai panjang indah, wajahnya cantik.


Entah kenapa Liu teringat Nona Ying. Mungkinkah ini versi dewasanya?


[Ya nggak mungkin Tuan] Bahkan sistem pun jadi nimbrung.


Liu tahu, hanya saja penampilannya itu mengingatkannya pada rekannya itu.


Kalau diperhatikan lebih seksama sih ... sorot mata dewi tak setajam Nona Ying deh.


Liu terdiam, entah kenapa ada sesuatu yang berbeda di sini ... tapi ia tak tahu apa....


[Hati-hati dengan pandangannya Tuan] Sistem merasakannya juga sekaligus memberi nasihat.

__ADS_1


"Xiao Liu." Terdengarlah suara nyaring nan penuh kemisteriusan.


"...." Liu tak kaget. Entah ia harus senang atau tidak identitasnya sudah terbongkar berantakan di alam dewa.


__ADS_2