
-Ruang tengah, kediaman Sheaper, Penyihir Cantik, Alam Monster 4.
‘Wow.’ Ruangan yang begitu luas, dan indah, kediaman orang kaya yang membuat mata tak berhenti berkedip.
Sret.
Tapi ibu itu terus menariknya sampai ruangan dapur juga sih, jadi tak ada waktu untuk mengagumi semua keindahan yang ditawarkan tempat ini.
‘ENAK YA JADI BAGIAN ASSOSIASI MONSTER.’ Yah Liu juga ingin tajir dan punya tempat semegah ini. Dengan begitu ia bisa diakui, pendekar terkaya di muka bumi!
[Bukannya Tuan ingin jadi pendekar terkuat?]
‘WAH!’ Liu tersadarkan, lagi-lagi ia keluar jalur dari tujuan aslinya!
Tidak bisa dibiarkan!
‘Benar sistem, terima kasih telah mengingatkan.’
Sampai di ruangan dapur.
RUANGAN DAPURNYA LUAS BANGET SIH, MALAH KAYAK RUANG TAMU SAJA.
Sebuah pemandangan yang memanjakan mata, bahkan koki profesional pun agaknya perlu melihat dapur yang luas, penuh perabotan, alat-alat masak, dan kebersihan yang tiada tandingannya ini!
‘KOK ADA GENTONG.’
Yah satu-satunya hal yang mengganggu pandangannya adalah keberadaan gentong besar di tengah dapur, seketika itu juga hidungnya dibuat geli mencium aromanya.
‘NAH ITU DIA MASALAHNYA!’ Liu terdiam, gentong merah dengan cairan putih susu beraroma unik, itulah yang mengganggu indra pernafasannya selama ini!
Pluk.
Sheaper membuka jubah, baju dan celananya, tersenyum padanya dan masuk ke gentong itu.
‘ASTAGA!’ Liu tak memalingkan pandangannya! Otaknya langsung ingat tubuh indah ibu itu. Bahaya sekali ini!
DIMANA-MANA ORANG SENDIRIAN DULU BARU MELEPASKAN BAJU, LAH INI MALAH NGGAK GITU.
Liu meraba-raba matanya. ‘Aduh bintitan nggak yah?’
Yah tidak bisa dipungkiri kejadian tadi cepat, jadi yah mau gimana lagi mwhehe.
“Ayo masuk~”
‘UGH!’ Ajakan yang diluar nalar! Kapan lagi musuh mengajaknya mandi bersama?
Liu terdiam, sementara Sheaper tetap memandanginya penuh arti dan tersenyum, ia bersantai di tepi gentong besar itu.
“Airnya bagus untuk kulit lho~” Ibu muda itu mengangkat tangannya yang putih, bahkan menunjukkan ketiaknya. Memang mulus sih.
Sulit percaya ibu muda itu monster, yah beliau lebih cocok jadi iklan sabun sih, atau model.
‘AKU NGGAK MAU MANDI.’
[Meski sudah tiga hari berlalu Tuan?]
‘JANGAN DUKUNG MUSUH DONG.’ Masa sistem menjerumuskannya sih?
Lebih baik tak mandi daripada nyemplung di air putih mencurigakan itu!
__ADS_1
Eh air-nya seperti susu, menarik juga sih.
[….]
Jadi penasaran apa jadinya mandi tanpa air biasa. Yah dia tidak akan melepuh dan tinggal tulang saja kan?
Kenyataannya begitu, air putih itu bukan air susu yang meremajakan kulit, melainkan zat berbahaya yang bisa membuat siapapun melepuh dan hanya tinggal tulang saja.
Dan memang inilah rencana ibu muda ini sih. Dia rela menunggu tiga hari, mengurusi calon ‘tangan kanannya’, mempersiapkan bahan dan ramuan ajaib demi mendapatkan kekuatan yang lebih besar.
MONSTER TENGKORAK YANG HIDUP SELAMANYA DAN TIDAK BISA DISADARKAN.
Tentu saja ia tidak mau membiarkan kesempatan emas ini berlalu. Mengambil makhluk yang sudah mengalahkan ciptaannya terdahulu. Pemuda ini adalah bibit unggul demi kemajuannya di assosiasi monster.
Bukan tidak mungkin ia bisa naik pangkat dan jadi yang terkuat di organisasi itu, tidak sabar lagi deh.
Tapi pemuda itu tak kunjung masuk dan mandi bersamanya sih.
Padahal mangsanya yang lain mudah sekali dibujuk, tak ada yang bisa mengalahkan pesona kedewasaannya!
[Begitu Tuan]
‘YAH SUDAH PASTI AIRNYA BAHAYA’ Liu tersadarkan oleh analisis sistem. Kalau mengikuti kemauannya tentu perjalanannya berakhir di sini!
Yah Liu sendiri yakin tak mungkin orang tertipu sama trik begini. Mereka pasti bisa melepaskan diri dari jebakan dan pesona penyihir ini!
YAH SEBENARNYA TIDAK JUGA SIH, BANYAK YANG JADI KORBAN DAN JADI BONEKA-NYA. Tapi sistem tak mau mengatakannya, Tuannya bisa gempar sih.
Liu tetap terdiam, dari gerak-geriknya sudah dia memang menolak sih. Sorot mata tajam yang menjadi jawabannya.
“Ah terlalu lama~”
Baju dan celananya tiba-tiba lepas begitu saja! Waduh! Kenapa bisa begini!?
Sontak Liu menutupi bagian bawahnya!
‘SISTEM!’
[Mengaktifkan mode pertahanan…. Terjeda]
‘TERJEDA!?’
MASA TERJEDA DI SAAT BEGINI SIH!?
[Kekuatan sistem terhalang….]
“!”
Ukh, aura Qi ibu muda itu membuatnya pusing!
‘JANGAN-JANGAN!?’
Dia juga punya kemampuan yang sama seperti Meong!?
Dan memang benarlah begitu, Sheaper bisa membuat lawannya tunduk, bahkan hanya dengan kekuatan tenaga dalamnya saja.
Bahkan sistem pun tak bisa lari dari efek ini.
Alhasil Liu terpaku sembari menutupi bagian bawahnya. Memalukan sekali! Ia seolah bayi polos yang berdiri di tengah rumah.
__ADS_1
Clak.
Ibu muda itu melangkahkan kakinya keluar air, seketika itu juga Liu bisa lihat tubuh indah yang sama seperti tadi!
Tap.
Sheaper memegang dada Liu, sementara ia begitu lemah dan tidak bisa melakukan apa-apa!
“Tubuhmu memang indah… ahh~” Ibu muda itu semakin dekat dan mengosokkan badannya sendiri, akhirnya Liu pun tertular air berwarna putih itu.
Ini tak sesuai prosedurnya, tapi ia ingin menikmati tubuh pemuda ini lebih lama lagi.
Dengan begitu perasaan mereka bisa menyatu dan dia akan jadi ‘tangan kanan’ yang tidak terkalahkan~.
BRAK!
Suara pintu didobrak pun terdengar, Liu tak sadar karena hampir kehilangan kesadarannya.
‘A- apa ini akhir-ku?’ Liu pun perlahan menutup matanya.
“Liu-ke!”
“!” Fang Yin terdiam, ia tak menyangka melihat dua insan yang tak ditutupi satu helai kain pun!
“HOHO SELERANYA BANYAK JUGA!” Putri api pun ada di sini! Ia tidak menyangka selain gadis, tante-tante diembat juga ternyata!
“….” Ying terdiam, bola matanya melebar melihat apa yang terjadi. Akhirnya bukan ekspresi dingin yang biasa.
“Hm?” Sheaper meletakkan Liu di bawah, dan kain pun melayang ajaib menutupi tubuh pemuda itu. Sedang ia sendiri juga kembali memakai jubah dan bajunya yang melayang.
“Penyihir.” Ying menatap tajam, aura Qi yang memuakkan, penampilannya membodohi siapapun yang melihatnya.
“Kalian?” Ibu muda itu menaruh jari telunjuknya di dagu, pose berpikir. Yah ia tidak menyangka bakal ada yang tahu tempat tinggalnya di alam ini.
“Hehe, jangan remehkan kemampuan pelacakanku.” Shuwan mengosok hidungnya, yah selain pandai dalam elemen api, ia juga punya indra penciuman yang lebih tajam dari biasanya.
“Hm, anjing?” Sheaper tersenyum kecil.
“AKU BUKAN ANJING!” Shuwan tak terima sih.
“Lepaskan dia.” Ying langsung ke intinya. Sudah cukup lama mereka mencari pemuda yang hilang ini, dan sekarang tak perlu membuang waktu lagi.
“Fufufu~” Ibu muda itu tertawa kecil.
“Dia lebih memilihku dibanding kalian~” Lagi-lagi raut wajahnya itu! Sungguhlah meyakinkan kalau dia itu wanita yang ramah!
“….” Ying terdiam, tidak dapat dipungkiri pesona wanita dewasanya benar-benar kental, bahkan ia sendiri tidak percaya bisa melihat orang cantik lain di alam ini.
“BENARKAH!?” Shuwan tak percaya, setelah semua yang dilalui, kini pemuda itu mencampakkannya!?
Yah hal seperti itu bisa terjadi sih. Shuwan tertunduk, ia terlihat lemas.
“Kau jangan bodoh.”
BUG!
“Aw!”
Ying memukul kepala temannya. Bisa-bisanya dia percaya begitu saja pada musuhnya.
__ADS_1