Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Dewa Jiankang


__ADS_3

Liu hampir saja tergoda untuk nyerang dong!


Makhluk kuat sepertinya bisa melakukan apapun, bahkan santuy di tengah pertarungan sekalipun.


[Sudah selesai Tuan]


‘Eh?’


-Benar Tuan- TBT Meng-iyakan.


EH?


Tak ada trik apapun di sini?


Liu terdiam, sistem jarang bohong dan ditambah TBT juga mengatakan hal sama.


Yah aura kekuatan dewi juga menurun sih.


Ia pikir sang dewi lagi nyempurnai triknya agar lebih mantap.


Ternyata tidak begitu toh.


‘HM.’ Liu masih terdiam, meski sudah berakhir, tapi bukan berarti takkan terjadi plot twist!


[….] Sistem tidak menyangka tuannya tetap kekeh pada pendiriannya.


-Tuan kita begini ya?-


[Y-ya]


Biasanya pertarungan akan berakhir kalau ada yang menggunakan serangan pamungkasnya.


Namun dalam kasusnya tidak ada sama sekali!


Itulah kenapa Liu curiga pertarungan yang tak berakhir serius ini.


“Xiao Liu….”


“!” Sang dewi memanggilnya!


A- ada apakah gerangan? Entah kenapa nadanya juga terdengar ramah.


‘OI.’ Jangan bilang pertarungan berakhir dengan obrolan santai?


“Ah yang bener dewi!?”


“Heh, kau terkejut?”


[….]


-….-


BENAR SAJA SANG KARAKTER UTAMA DUDUK NGOBROL SANTAI SAMA DEWI YANG LAGI REBAHAN!


Liu tak menyangka dewi bisa seramah ini pasca pertarungan.


Padahal aura dewi sangat ngeri, namun ternyata ada sisi lain yang mengejutkan.


Bukan tanpa alasan Dewi Feng menghentikan pertarungan ini.


Alasannya tak lain tak bukan adalah ia sudah puas berhadapan dengan lawannya.


Sudah lama ia tidak sepuas ini, dan pengalamannya akan rusak kalau meneruskan pertarungan.


Lagipula tujuannya di sini bukanlah menangkap pemuda ini, melainkan mengujinya.


Mungkin kedengarannya tidak serius, namun sebenarnya dewi tidak menahan dirinya.


Sang dewi mulai dengan ekspektasi rendah dan tak termakan rumor yang menyebar.


Namun ternyata rumor itu benar, pemuda ini jauh lebih kuat dari yang kelihatannya.


Meski pertarungan sudah mulai memanas dan namun ia sudah keburu puas sebelum mengeluarkan lebih banyak teknik, jadi ya disudahi sajalah.


Jadinya pertarungan anti ******* ya.


Itu berarti sang pemuda ini sudah mendapat kepercayaan darinya.


Liu terdiam, alasan dewi menghentikan pertarungan agak aneh, tapi ia senang bisa dapat kepercayaan darinya.


Kini Liu lebih tenang setelah semua obrolan ringan ini, yang akhirnya membawanya ke hal yang lebih serius.


“Bagianku sudah selesai.” Dewi berdiri, hampir saja ia keterusan rebahan.


Liu pun kembali mengaktifkan mode seriusnya.

__ADS_1


“Tunjukkanlah kemampuanmu yang sebenarnya, Xiao Liu.”


SWWUUSSH….


Angin kencang langsung menerpa dan dewi menghilang begitu saja.


OKE ITU SALAM PERPISAHAN.


Sang dewi sudah undur, dan kini kondisi arena pertarungan sudah kembali seperti semula.


Melihat tempat rusak betul lagi rasanya aneh, namun ini bukan hal baru sih.


[HYUH] Sistem terdengar lega.


Liu masih siaga dengan aura kemerahannya.


Entah sudah berapa banyak kekuatan yang ia keluarkan.


Meski merasa masih bugar dan sanggup melakukan lebih banyak di pertarungan, namun ia beruntung sang dewi lebih dulu mengakui kekuatannya.


Entah kenapa Liu baru menyadarinya sekarang.


Ia bukanlah makhluk super yang bisa bertarung seharian.


Yah kalau hanya bertarung sekali sih mungkin masih bisa dipaksa untuk terus menggila, namun sayangnya situasinya bukan begitu.


Kekuatannya tidaklah unlimited.


Ia harus menghemat energi demi bertahan dari tantangan para dewa ini.


‘OKE.’


DEG.


“!?”


Blugh.


Liu tersungkur dan bertumpu pada lututnya.


Ekspresinya seolah menandakan ada yang kurang beres di sini.


'NAH INI DIA.’ Yang dipikirin kejadian juga.


[Bertahanlah Tuan!] Inilah kenapa sistem tidak setuju untuk melanjutkan pertarungan.


Liu sudah menyangka ini akan terjadi dan tak terlalu kaget.


Biarlah ia berteman dengan rasa sakit yang dirasakannya.


SWUSH!


Aura kekuatannya bukannya melemah, malah sebaliknya.


Aura kekuatan merahnya semakin berkobar.


‘Eh?’ Liu merasa ada yang aneh lagi, tak lagi menunjukkan kesakitan dan malah bisa berdiri dengan mudahnya.


Ia terdiam dan aura kekuatannya pun kembali normal.


‘SAKITNYA HILANG?’ Penderitaannya hilang begitu saja! Rill no fek!


[….] Bahkan sistemnya lumayan terkejut dan tidak berkomentar.


-Hehe- Entah kenapa kekuatan monsternya terdengar bangga.


Akhirnya Liu langsung tahu apa yang terjadi di sini.


TBT sebagai inisiator awal sudah tahu momen seperti ini bisa terjadi dan langsung mengatasinya.


Tak disangka kekuatan monsternya membantunya menghilangkan rasa sakit yang mengganggunya ini.


-Sistem, kami mengandalkanmu!-


[….] Sistem terdiam, entah kenapa tanggung jawabnya jadi lebih besar sekarang.


‘EH?’ Emangnya apa yang salah?


[Tenang saja Tuan] Sistem tidak mungkin memberi tahu tuannya kalau TBT hanya meniadakan rasa sakit saja, bukan menghilangkannya sepenuhnya.


Tetap saja ujung-ujungnya kondisi tuannya tetap bergantung padanya.


Yah sederhananya, kekuatan monsternya ‘men-trik’ rasa sakit tuannya agar menghilang.


Memang dari awal pun sistem dan kekuatan monster sudah kerja sama.

__ADS_1


Sistem jadi support dan memulihkan keadaan tuannya, dan TBT jelas, yang mengurus kekuatan intinya.


“?” Mereka nggak berantem lagi kan?


DBUMMM!!!


SWWUUUSHHH!!!


“!”


INILAH DIA THE NEXT OPPONENT!


TAK PERLU MENUNGGU LAMA AKHIRNYA DATANG JUGA!


“HO.” Terdengarlah suara berat nan lantang.


DRRR….


“!?”


Hanya dengan suaranya saja sudah membuat getaran yang hebat.


KALI INI DEWA.


Dari suaranya saja sudah mengerikan begitu.


Liu terdiam, sementara perlahan namun pasti debu yang mengepul mulai menghilang.


Dan benar saja, terlihatlah sesosok dewa tinggi besar, dengan celana pendek hitam.


‘SEDERHANA JUGA.’


Sagn dewa memperlihatkan masa otot yang hebat, seperti binaragawan profesional.


Liu pikir sang dewa bakal tampil dengan baju zirah tertutup nan rapat, namun ternyata tidaklah demikian.


Jangan menilai sesuatu hanya dari covernya saja, Liu yakin ada alasan kuat kenapa sang dewa tampil apa adanya dengan celana pendek hitam itu.


Dan dugaan terkuat sudah hadir dibenaknya.


Dewa yang kuat tentu tidak perlu alat bantu apapun, termasuk baju besi super tebal atau pakaian kuat dan aneh lain.


Cukup tampil apa adanya, dan biarlah kekuatannya yang bicara.


[Harusnya biarkan saja terlihat semua ya Tuan]


‘….’


-….-


Jadi itu selera sistem? Mengejutkan juga ya.


-Iya ya Tuan-


[HANYA BERCANDA] Sistem terdengar panik.


SRET.


Sagn dewa langsung menunjuk dan menatapnya tegas.


DRTTTT….


Goncangan makin menjadi-jadi, Liu bahkan ikut goyang juga.


‘OIOIOI.’ Bisa-bisa arena ini hancur duluan sebelum pertarungan dimulai.


Memang tidak main-main aura kekuatan dewa satu ini, bahkan tempat yang super kuat saja bisa digoncangkan semudah ini.


JADI SIAPA DEWA SATU INI?


DEWA OTOT KAH?


[Sayang sekali tuan, lebih tepatnya Dewa Kebugaran]


“….”


OKE, tebakannya mendekati ya. Kemampuan analisisnya mantap sekarang.


Yah, ada alasannya kenapa Liu nebak-nebak.


Karena ya sudah pasti status detil lawannya tak bisa diketahui dengan mudah.


[….] Dan memang begitulah kenyataannya.


Di tahap ini, sudah sulit menganalisis kekuatan dewa, banyak tenaga akan terbuang hanya untuk melakukannya.

__ADS_1


Jadi tuannya tidak punya pilihan selain langsung jump to the action saja.


“BAGUS JUGA DEWA JIANKANG!”


__ADS_2