Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Rantai


__ADS_3

Aura kekuatan misterius nya tetap bisa menekan kekuatan Liu. Bahkan dengan penampilannya yang bercahaya tidak bisa membuat pemuda itu diatas angin.


SSSRRNNGG....


Ada suara rantai terdengar!


Perlahan namun rantai pada tubuh dewa tengkorak itu menjalar ke tubuh Liu!


Sedang Liu sama sekali tidak melakukan apapun, ia hampir kehilangan kesadarannya!


"Hahaha...." Tawa puas terdengar dari sang dewa tengkorak, sebuah tawa yang benar-benar mengerikan.


[DAPAT!]


HUSSSSHHHHHH!


Sring!


Liu kembali segar instan!


SSRRRNGGG!


'RANTAI!? SEJAK KAPAN!?' Liu baru sadar pergelangan tangannya diikat rantai begini!


Mirip seperti seorang yang borgol namun dengan rantai!


"!" Liu menggeliat, namun rantai itu tetap mengikatnya! Yah sudah pasti bukan rantai biasa sih!


Semakin lama rantai itu semakin menjalar ke seluruh tubuhnya. Kalau dibiarkan ia bener-bener nggak bisa ngapa-ngapain nih!


[Tuan sistem dapat infonya!]


'YA TUNGGU APA LAGI!?' Liu bener-bener butuh info sih sekarang! Di saat begini saatnya memutarbalikkan meja dan mengubah situasi!


[Menampilkan status....]


Liu sedikit tersenyum. Menganalisis musuh hmh biasa, menganalisis dewa? Beuh.


[ Ghost Radar


Jenis: Dewa Para Tengkorak


Status: -


Deteksi Elemen: -


Kesehatan: -


Kekayaaan: -


Level kekuatan: -


Tingkat bahaya: -


Kemampuan Khusus: -


Catatan: -]


Liu terdiam, sistem benar-benar nampilin status sih.


TAPI KOK CUMAN NAMA SAMA JENISNYA SAJA!? YANG LAINNYA MANA!?


[Menganalisis dewa tidak mudah Tuan] Cara yang digunakan lebih rumit dan butuh energi besar, sistem tidak mau merisikokan kekuatannya hanya untuk menganalisis saja.


TAPI TUNGGU DULU.... Liu terdiam, ia menyadari sesuatu.


'KOK HASILNYA SESUAI DUGAAN SIH!?' Terutama namanya!


Analisis mandirinya mantap juga sih!


[....] Sistem terkesan dengan tebakan tuannya.


Kalau tahu begini tidak usah dianalisis dari awal ya. Sistem menyesal, tapi sudah terjadi tidak bisa diulang lagi.


KKRRRTTTT!


Liu menunjukkan perlawanan berarti sekarang, kini setelah sistem tak lagi fokus pada analisis, kekuatannya perlahan mulai meningkat sebagaimana mestinya!


Rantai sangat kuat itu pun bergetar hebat, Liu tak berencana terus terikat!


'ASTAGA KUAT BANGET!' Kenyataan pahitnya ini bukan rantai biasa!


TERBUAT DARI APA SIH!?


Yah sudah pasti rantai dengan kekuatan dewa juga ya.


'Oke, oke.' Liu berusaha tenang. Ia tidak boleh terpengaruh pandangan seram dewa tengkorak ini.


SSSWUUUSSHHH!


Liu penuh dengan aura kekuatan biru! Lebih besar dari yang sebelumnya!


'SISTEM!?' Liu kaget dengan ledakan kekuatan ini!


[Tenang saja Tuan] Sistem tidak mau melihat tuannya tidak berdaya lagi, kini saatnya mengamuk bersama!


'MAKSUDNYA BUKAN BEGITU.' Yah Liu tak keberatan sistem mengeluarkan kekuatan jumbo begini sih, tapi ada masalah lain.


'KITA BISA MATI LHO.' Liu sadar dengan batasan dirinya. Yah ia sangat lelah dengan pertarungan biasa dengan ibu sesat, dan sekarang mereka mengleuarkan kekuatan yang lebih besar!?


[Tenang saja Tuan] Sistem sudah memikirkan hal ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.


Liu terdiam, jiwanya meronta ingin penjelasan, namun yah malas nanya juga.


Percaya saja lah.


SSRR....


Rantai yang menjeratnya perlahan terhenti, namun bertepatan dengan itu seluruh tubuhnya sudah terjrat rantai juga sih.


AGAK TELAT YA?


SWUSH!


Rantai itu tiba-tiba bersinar merah!


"GRAHAHA!" Ghost Radar tertawa puas, kali ini tawanya lebih mengerikan yang bahkan bisa membuat orang dewasa tak bisa tidur!


"!" Rantai yang mengikatnya menguat!


'BISA REMUK DONG!' Liu protes, cara berakhir yang tidak menyenangkan sih ini.


SSSRRRIIIINGGGG!


Sistem menjawab tantangan sang dewa tengkorak! Aura kekuatan Liu benar-benar berkali-kali lipat dari awal. Bahkan penulis pun kehabisan kata-kata untuk menjelaskannya!


Semakin terdesak semakin bagus. Sistem bisa membuktikan kemampuan tuannya di situasi ini.


"Tuan...." Liu menatap tajam, ia tak tahu harus memanggil dewa gimana, tapi ya sudahlah mulai ngobrol aja dulu.


"...." Ghost Radar terdiam, pemuda incaran dewa kematian satu ini ngeyel juga.


'MUNGKIN NGGAK NGERTI BAHASAKU.' Liu tak mendengar respon apapun dari dewa satu ini.


Eh, tapi ia sudah menemui beberapa dewa dan bisa ngobrol biasa, apa mungkin dewa tengkorak adalah pengecualian?


Srrrr.....

__ADS_1


Perlahan namun pasti energi Liu juga mulai tersebar diantara rantai yang menjeratnya itu, kini ia tak terlalu tersiksa dihimpit rantai dewa.


"Kau." Ghost Radar membuka mulutnya.


"WAH!" Akhirnya ada respon juga!


"Selamat siang Tuan Radar, hari yang indah ya?" Liu tersenyum kecil.


Sistem terdiam. Bisa-bisanya tuan tidak cringe saat menyapa begitu.


Yah tidak bisa dipungkiri Liy akward juga sih, tapi apa boleh buat, ia harus mengatakan maksud dan tujuannya!


Ghost Radar terdiam, rumor yang ia dengar benar, pemuda ini punya kekuatan aneh, pantas saja dewa kematian menginginkannya.


Pemuda ini selalu menaikkan kekuatannya dengan mudah, seolah menantangnya.


Dan memang itulah tujuan sistem. Sistem yakin cepat atau sadar makhluk tengkorak itu pasti sadar juga.


KESEMPATAN!


"!" Liu terdiam baru saja mau membuka mulutnya, eh malah nggak bisa!


Bibir-nya tiba-tiba kaku! Ini bukan pertama kalinya sih!


APA MUNGKIN TEKNIK MUSUH?


Bisa saja dewa menggunakan teknik tersembunyi yang bahaya!


[Tuan jangan mengobrol dulu]


'?' Liu terdiam, rasanya ia tahu apa yang sedang terjadi di sini.


'GARA-GARA KAMU SISTEM!?' Kejadian ini memang sama seperti masa lalu!


Kenapa lagi-lagi sistemnya berlaku aneh begini?


[Negoisasi tidak akan berhasil Tuan]


'!' Sistem ternyata tahu apa yang hendak dilakukannya.


'Analisismu sistem?' Duganya.


[Benar Tuan] Yang bahkan lebih daripada hal itu. Kini ingatan dan informasi soal siapa yang dilawannya sudah berdatangan kembali.


Dari sini negoisasi awal tidak akan berguna sama sekali. Berbeda dengan alam dewa awal. Kini standar dewa juga sudah naik tentunya.


Liu terdiam, kalau begitu keputusan sistemnya benar. Ia tidak mau bicara kalau tahu itu hanya sia-sisa saja.


Kret.


Tanpa sadar Liu mengepalkan tangannya, yang pasti keseriusannya sudah menembus batas yang biasanya.


HUSH!


TRANG!


Rantai yang mengikatkan hancur semuanya! Dan Liu menghilang begitu saja!


Aksi yang sangat keren namun sayang terjadi di waktu yang singkat!


"...." Ghost Radar terdiam, ia tidak percaya dengan apa yang terjadi. Meski tidak terlihat dari raut wajahnya sih.


SYUT!


Liu muncul di sisi lain, tak jauh dari sang dewa tengkorak.


Tatapan tajam terlihat padanya, kali ini ia menerapkan prinsip 'tindakan bicara lebih keras dari perkataan'.


Dewa tengkorak melihat keseriusan lawannya, membawanya ke dewa kematian tidak semudah yang dipikirkannya.


Sudah lama sejak ia bertemu makhluk lain yang bisa menghancurkan rantainya. Padahal biasanya siapapun yang terkena rantai maka 99,9% tidak akan bisa berkutik, dan kalah.


'Oke sistem.' Liu masih bisa mempertahankan kesadarannya. Tadi ia nge-gas kekuatannya demi lepas dari ikatan rantai menyebalkan itu.


Dan untungnya berhasil.


'KOK BISA?' Liu baru sadar, bukannya rantai tadi sangat kuat ya?


[Hehe] Entah kenapa sistem terdengar bangga.


SWUSH!


Rantai baru tiba-tiba muncul di tubuh sang dewa tengkorak itu!


Kali ini tidak hanya bersinar merah, namun berapi!


Penampilan dewa tengkorak makin ciamik, membuat siapapun yang melihatnya kagum!


[Bagus juga] Bahkan sistem juga mengakuinya!


'Ukh.' Yah Liu tak menyangka dewa tengkorak punya kharisma sebesar ini, agak aneh, tapi begitulah kenyataannya.


SRNGGG!


Dewa melemparkan rantainya, besi berapi itu melesat cepat!


HUP!


Dengan cepat Liu lompat dan menghindari rantai itu!


Instingnya mengatakan jangan berurusan dengan benda berapi itu sekarang. Dan Liu menurutinya.


TAP.


"!" Liu berdiri tepat diujung pijakan tanah, selangkah kecil lagi saja ia sukses terjun ke bawah.


'CEPAT!' Liu berusaha fokus, kini ia terpisah jauh dengan sang dewa.


"Rantai- WHA!"


SSRRRR!


GREP!


Liu terseret ke belakang! Tidak disangka sama sekali!


Namun untunglah ia masih sempat pengangan ke ujung tanah!


Liu merasa ada beban aneh di kakinya, padahal sebelumnya sama sekali tidak ada. Bola matanya bergerak mencari tahu....


"!" Dan matanya melebar seketika itu juga!


Rantai berapi mengikat kaki kanannya!


'SEJAK KAPAN!?' Liu sama sekali tidak merasakan kehadiran benda itu!


Sudah seharusnya ia bisa merasakan kekuatan rantai itu, yah makin kuat juga sih. TAPI KENAPA!?


'!' Liu langsung punya dugaan kuat!


Pasti dewa menyembunyikan hawa kekuatannya! Atau setidaknya menyamarkannya sampai tidak terdeteksi sama sekali.


"...." Rantai itu datang dari bawah lautan lava. Sudah pasti dewa bisa menggunakan trik seperti ini.


Baru saja mau hati-hati, eh malah keburu kejadian.


GREBBB....

__ADS_1


Jangan remehkan pegangan tangannya! Liu berusaha naik lagi ke permukaan.


Namun tubuhnya sama sekali tidak terlihat menggeliat seperti seorang yang berusaha naik.


....


'ASTAGA!' Dan ternyata tidak semudah yang ia pikirkan.


Kekuatan rantai dewa lebih kuat sesuai dugaannya!


Liu malah lebih khawatir sama tanah yang lagi dipegangnya.


Tanda tengkorak birunya berkedip-kedip, entah kenapa Liu merasa kekuatannya tertahan.


Yah pastinya ulah rantai berapi ini sih, soalnya apa lagi coba sebabnya?


KRK....


"!" Akhirnya kejadian juga!


'OI SISTEM KITA JATOH!' Liu panik, ia suka mandi hangat, tapi bukan di tempat ini juga sih!


[Tapi Tuan bisa langsung bersih]


'BERSIH GIMANA!?' Bersih sampe ke tulang-tulangnya!?


Tak disangka sistem suka hal dark begini.


Liu berusaha tenang, sementara tahu tanah pegangannya sudah tak akan bertahan lama lagi.


Kalau jatuh sudah pasti tamat sih.


'Dah lah.' Liu terdiam melihat ke bawah, bukannya putus apa atau gimana, hanya saja ia musuhnya terlalu kuat, jadi mau gimana lagi.


BRUGH!


Dan akhirnya Liu pun jatuh ke bawah.


Di sisi lain....


Ghost Radar terdiam, merasa puas dan bangga. Ia pasti sudah menunjukkan ekspresinya dengan jelas kalau bisa.


Taktik cerdiknya berhasil, dan kini hanya tinggal langkah terakhir...


Ia harus mengambil mayatnya sebelum benar-benar hilang di genangan lava.


SWURSH.


Dewa tengkorak itu langsung berpindah tempat dan melihat ke bawah. Tak terlihat siapapun dibawah sana.


"Hrm." Apa mungkin ia terlalu berlebihan? Yah lava dibawah sana bukan sembarang lava. Siapapun yang tercebur ke sana tentulah bernasib tidak baik.


Dewa kematian butuh pemuda itu hidup-hidup namun sepertinya itu tidak akan terwujud.


"Itu bisa terwujud."


"!" Tiba-tiba terdengar suara dari belakangnya!


Yang tak lain tak bukan adalah pemuda targetnya sendiri!


"...." Ghost Radar terdiam, jelas-jelas ia kaget namun tak bisa ditunjukan sama sekali.


Kenapa bisa-bisanya pemuda itu ada dibelakangnya? Padahal jelas-jelas dia sudah jatuh ke bawah.


Pemuda yang tak lain tak bukan Liu itu menatapnya tajam. Terlihat jelas auranya makin serius dari waktu ke waktu.


Liu terdiam. Sementara ia masih berdebar-debar.


'UNTUNG SELAMAT!' Ia masih belum percaya apa yang terjadi, tapi yang penting tak mandi lava!


Di saat krusial rantai itu hancur sendiri tepat sebelum Liu nyebur, dan akhirnya ia masih sempat bermanuver cepat, dan naik lagi ke atas.


Semua ini tak lepas dari kontribusi sistem, yang masih sempat melakukan urusannya, bahkan sampai menyebunyikan aksinya dari dewa.


Yah cara yang dilakukan tidak jauh beda dari yang sebelumnya sih. Sistem hanya mengalurkan tenaganya sampai bisa menghancurkan rantai itu, hanya kali ini dengan sedikit improvisasi.


Entah kenapa Liu mengatakan hal itu di awal, ia tidak paham konteksnya, namun pasti ulah sistem juga.


Sistem bisa tahu apa yang dipikirkan sang dewa satu ini, namun kesadaran tuannya masih belum siap untuk mengetahui pikiran dewa.


Liu terdiam, ini jauh lebih menegangkan dari yang ia duga.


'YA SISTEM AMBIL ALIH LAGI LAH.' Liu tak mau jadi penghalang sistem.


[Karakter utamanya kan TUuan]


'Yah itu tidak penting sekarang.' Untuk apa karakter utama yang tak bisa apa-apa?


[TUAN JANGAN BEGITU]


[Di-mana-mana karakter utama akan tetap karakter utama, sampai kapanpun itu, dan tidak peduli apa yang bisa dilakukannya]


'....' Liu terdiam, memang di situasi ini sistem lebih baik mengambil alih daripada terjadi hal yang tidak diinginkan.


Liu sadar, pada akhirnya ia hanya ingin lari dari tanggung jawabnya.


[Sistem jauh dibawah Tuan] Lagi-lagi ia mengingatkan tuannya, bahwa ia tidak bisa mengambil alih tubuh tuannya seenaknya.


Liu terdiam, setelah disadarkan kepalanya jadi lebih dingin sekarang.


Liu mengeliminasi rasa ragu dalam dirinya. Sistem saja percaya padanya, masa dirinya sendiri tidak?


'OKE.'


"Kau." Ghost Radar kembali membuka mulutnya, Liu mulai terbiasa mendengar suaranya sekarang.


"Dewa." Liu sedikit menunduk, tidak gentar sama sekali.


Sang dewa tengkorak tidak menyangka lawannya menipunya seperti ini. Dan lagi dia seolah tahu apa yang ia pikirkan.


Sangat jarang makhluk lain bisa tahu pikiran sesamanya, apalagi pikiran dewa.


Adalah hal yang wajar juga dewa menganalisis lawannya, dan itulah yang dilakukan dewa berkepala tengkorak api ini.


Semua rumor tentang pemuda itu benar, dan semakin lama dia memancarkan aura kekuatan dewa yang tidak asing.


Kalau begini saatnya untuk serius, dewa kematian tidak bisa menunggu lebih lama lagi.


'DIAM AJA.' Liu pikir sang dewa tengkorak bakal maju dan nyerang brutal.


Dan sang dewa tengkorak akhirnya melangkahkan kaki juga, bersamaan dengan itu terdengar suara rantai yang mengerikan.


"Rantai Kematian." Seketika itu juga rantai yang ada padanya memancarkan energi gelap, sungguhlah kekuatan yang mengerikan.


Liu terdiam dan bertanya-tanya, sampai sejauh mana lagi kekuatan rantainya itu?


Pada kenyataannya bukan hal mudah menghancurkan rantai dewa satu ini sih.


Tapi tidak ada waktu isirahat, sang dewa sudah semakin dekat ke arahnya.


Sudah wajar kalau Liu mundur dan mengumpulkan kekuatan dulu. Namun ia sama sekali tak melakukan itu.


Liu mengambil nafas panjang, semoga keajaiban masih berpihak padanya.


Tap.


Liu perlahan melangkahkan kaki juga, dengan tekad kuat yang diembannya sejak awal!

__ADS_1


HUSH!


__ADS_2