Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Oke Serius


__ADS_3

Kenapa tiba-tiba begini? Jadi mereka bukan mengincar belati merah dewa?


“Kami mengincarmu yaha!” Gadis pirang itu mengatakannya!


‘MALAH MENGINCAR AKU.’ Liu terdiam, kalau begini tak ada bedanya jadi buronan dong!


Hanya saja berkedok misi aneh yang diberikan sistemnya. Tidak masuk akal sih ini.


[Jadi Tuan mau pilih yang mana?]


‘….’


‘BELUM SAATNYA DONG SISTEM!’


Belum juga Liu mencapai tujuannya malah ditawari begini. Mana bisa fokus mencapai tujuannya!


Yah tidak buruk juga dikejar gadis cantik. Tapi maaf saja Liu tidak punya waktu main-main!


Kedua orang hebat itu bisa saja menusuknya dari belakang. Seberapa meyakinkannya orang, masih ada sisi lain orang itu!


Tidak hanya ada satu, melainkan dua godaan. Kalau terpengaruh bisa bahaya!


Fang Yin terdiam, baru kali ini ia melihat wanita melamar pria, DUA WANITA sekaligus.


[Menahan godaan… memproses… melenyapkan godaan… meningkatkan fokus….]


Liu menutup matanya, pikirannya terbukti jadi lebih tenang. Masa muda penuh godaan, ia tidak boleh kalah!


Shuwan dan Xiao Ying pada dasarnya cukup dekat meski beda aliran. Umur mereka hanya terpaut satu tahun, karena itulah Ying berani menceritakan soal pemuda ini padanya.


[Pembobolan berhasil…..]


[Menampilkan status….]


[ Shuwan


Jenis: Manusia


Status: Putri Pendekar Sekte Api


Deteksi Elemen: AKTIF


Kesehatan: Super Bugar


Kekayaaan: Sangat Kaya


Level kekuatan: ???


Tingkat bahaya: Misterius


Kemampuan Khusus:???


Periang


Catatan: Sebaiknya Tuan berhati-hati padanya]


‘….’ Tidak semua informasi ditampilkan, tapi ini lebih dari cukup mengingat gadis pirang itu bukan orang biasa!


“Hee, kau mengintipku ya?” Shuwan tersenyum kecil.


“HAH?”


‘KOK DIA BISA TAHU?’

__ADS_1


‘SISTEM!’


[Nona Shuwan patut diwaspadai Tuan]


“….” Liu terdiam, entah bagaimana caranya putri pendekar api itu bisa tahu apa yang dilakukannya.


“MEMANG PRIA MATANYA JELALATAN BEGITU YA HAHA!” Lagi-lagi Shuwan menepuk pundak Liu bak teman dekat saja!


“Cih.” Ying terdiam.


Sret.


“Benda ini membawa nona sekalian ‘kan? Hayo NGAKU saja!” Liu mengeluarkan belati merah itu. Kini saatnya membongkar kedok mereka berdua!


Ying dan Shuwan terdiam, mereka tidak bereaksi seolah mengincar benda ini.


‘KENAPA BIASA SAJA?’ Liu terdiam, ia tidak menyangka reaksi kedua orang hebat itu datar saja.


‘Jadi mereka benar-benar tidak mengincarnya?’ Liu menempatkan lagi ke kantongnya.


Padahal kemarin-kemarin sang putri es menginginkan ini. Sekarang malah tidak, apa orang hebat juga bisa seenaknya mengubah haluan keinginannya?


[Kenapa Tuan keras kepala sekali?] Bahkan sang sistem jengkel sama kelakuan pemuda ini.


‘Apa memang mereka tidak mengincar ini?’


“Hah! Kau jauh lebih menarik dari senjata dewa anak muda!” Shuwan menunjuk dengan mata tajam.


“KENAPA BICARA SEOLAH AKU ANAK KECIL?” Liu pikir perbedaan usia mereka tidak terlalu jauh juga.


Jadi hari-hari ini putri es berubah haluan, dan sekarang malah muncul putri api….


‘Baiklah aku tidak perlu curiga lagi.’ Terlalu curiga melelahkan juga ternyata.


“Jadi gadis disampingmu siapa?” Shuwan menyilangkan kedua tangannya di dada.


“Kenapa peduli?” Tak banyak orang peduli urusan orang lain. Apalagi orang hebat. Tak ada gunanya menjawab orang yang bahkan tak benar-benar peduli padamu.


‘Hmh, maaf saja aku tidak suka basa-basi.’ Liu jadi lebih dingin sekarang! Sebuah pengembangan karakter yang ditunggu-tunggu dari awal!


DEG DEG….


Yin malah tidak sabar menunggu jawaban pemuda itu. Ia sadar dirinya bukanlah orang spesial baginya, tapi kalau saja ada kejelasan di antara mereka mungkin saja… masih ada kesempatan….


“Hmmmm.” Shuwan tidak menyangka pemuda ini lumayan tertutup orangnya.


Padahal tinggal bilang saja, beres. Haah kenapa orang membuatnya jadi rumit sih? Kurang lebih begitulah pikir gadis pirang ini.


‘Mereka tidak mengaku?’ Ying terdiam, kalau begitu apa mereka bukan sepasang kekasih?


GYUT.


“Wahaha! Lihat sang putri es tersenyum juga, lebih mungkin kesambar petir daripada melihatnya senyum!” Shuwan memainkan pipi Ying, jelas-jelas ia tersenyum tipis tadi!


Yah Liu sampai terdiam melihatnya, tapi baguslah, orang dingin juga sesekali butuh tersenyum. Tersenyumlah sebelum tersenyum dilarang.


BLAR!


Kilatan cahaya dan guntur tiba-tiba muncul disiang bolong!


“NONA SHUWAN NGGAK MENGGUNAKAN TEKNIK ANEH ‘KAN?” Liu panik, apa ada hubungannya sama apa yang dikatakannya tadi? Muncul petir lho!


“Eh nggak kok.” Shuwan menghentikan aksinya dan memandang ke langit.

__ADS_1


Perlahan namun pasti setelah kemunculan kilat dan guntur itu, langit cerah berubah menjadi gelap, sebuah perubahan yang tidak biasa!


‘Hujan?’ Hujan tiba-tiba ketika hari cerah tidaklah biasa.


[Bahaya terdeteksi….]


[Aura monster terasa…. Menyiapkan Qi….]


‘M0- MONSTER!?’ Masa langit mendung begini ada monster!?


***


Di sisi lain. Istana megah sang Kaisar Lu Wu.


Di ruangan bawah tanah rahasia, ruangan luas disertai obor besar di dinding sebagai penerangannya.


Sang kaisar bersila seperti bermeditasi diantara lingkaran aneh yang dibuatnya.


Terlihat sang penasihat lansia berambut putih panjang yang menemaninya di sini.


“He-hebat sekali Yang Mulia!” Penasihat tua itu tidak percaya apa yang dilihatnya. Ia bahkan tidak berkedip sama sekali!


Kaisar Lu Wu membuka matanya. Sorot mata merah mengerikan terlihat padanya, darah mengalir dari mata dan mulutnya.


Dengan segera ia berdiri dan mengusap wajahnya, tidak disangka ritual tadi butuh energi Qi yang sangat besar.


“Apa Yang Mulia yakin soal ini?” Suara serak sang penasihat memecah keheningan.


“Jika mereka ingin perang. Mereka akan mendapatkannya..”


Raut wajah serius terlihat dari sang penguasa Cina ini.


Bukannya berusaha memperbaiki keadaan dengan jalan mendamaikan sekte yang ada. Sang Kaisar memilih cara lain yang lebih bagus!


“Kitab Gerbang Monster, tidak sia-sia kupelajari.” Kaisar tersenyum kecil, ia tidak menggunakan sekte lain, atau kekuatan kekaisarannya sendiri. Ini adalah cara terbaik menghadapi sekte pembangkang.


“Kalau begitu bagaimana dengan sekte yang tidak melawan Yang Mulia?”


“Monster yang kupanggil bukan monster buas. Mereka punya akal dan bisa membedakan yang mana kawan dan musuh.”


‘Waah.’ Penasihat tua kagum dalam hatinya.


“Mereka memaksaku mengubah dunia jadi medan pertempuran.” Kaisar menatap seksama obor yang bercahaya. Usahanya menjaga perdamaian sampai pada titik akhirnya.


“Tidak mungkin kubiarkan ada yang lebih berkuasa dariku!” Sorot matanya berubah tajam, inilah pengorbanan yang harus dilakukan. Monster kuat yang datang ke dunia ini akan bertarung demi namanya!


***


Di waktu yang sama.


“Oi oi.” Liu terdiam melihat beberapa lingkaran besar hitam muncul di langit.


Energi Qi memuakkan terasa di sana. Lebih kuat dari kucing sesat!


‘Sistem! Bukankah monster harusnya ada di hutan Aokigahuru? Kenapa malah muncul di langit!?’


[Menganalisa… memproses infomasi… ini nyata Tuan]


‘YA AKU JUGA TAHU, MAKSUDNYA KENAPA BISA ADA MONSTER DI SINI!?’ Liu tidak ingat menanyakan soal mimpi sih.


[Memproses… seseorang sudah menggunakan teknik Kitab Gerbang Monster Tuan]


‘… KITAB GERBANG MONSTER?’ Entah kenapa itu terdengar mengerikan. Orang mana yang menggunakan teknik itu?

__ADS_1


[Kaisar Cina sendiri Tuan]


‘LANGSUNG TAHU?’ Liu pikir ini akan jadi misteri baru dan butuh waktu lama terungkap. Tapi malah langsung dijawab!


__ADS_2