Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Terima Kasih


__ADS_3

“Kami dibutakan oleh rasa benci dan Qi jahat yang dipancarkannya.” Tetua kucing menatap penuh arti, seolah tersadarkan dari kebohongan yang mereka percayai.


‘Syukurlah.’ Liu tak menyangka gadis kucing itu adalah pemimpin desa, jadi itulah sebabnya dia diincar asossiasi monster? Mereka ingin bermain-main dengan kehidupan orang berada?


Liu tak tahu motif pasti antagonis di alam ini, tapi setidaknya yang ia tahu assosiasi monster memang bermain-main dengan hidup orang.


Putri pemimpin desa ras kucing cantik harus berubah jadi anak kecil dengan aura menjijikkan.


‘SIALAN ASOSIASI MONSTER.’ Liu terpancing, dengan mudahnya memberi kesengsaraan yang bahkan bisa mengundang kematian. Mereka benar-benar jahat.


Menikmati setiap penderitaan orang, begitukah cara mainnya!?


Inilah akhirnya. Liu tahu tugasnya sudah selesai, setelah berbincang santai, saatnya meninggalkan mereka.


Sementara itu gadis kucing itu berpenampilan jubah putih yang cantik, dia tampak terhormat, rasanya penampilannya itu menyihir siapa saja yang melihatnya deh.


‘HEHE.’ Liu jadi nggak bisa mengalihkan pandangannya.


“Tu- tuan dan nona pergi?” Gadis kucing itu terlihat agak seidh.


“Hm.” Liu mengangguk pelan, dan gadis itu memalingkan mukanya, dia ini ketakutan atau apa?


Yah wajar saja sih, ia perlu beradaptasi lagi dengan lingkungannya lagi sesudah semua hal yang terjadi padanya.


‘WAJAHNYA SAMA KAYAK NONA YING.’ Dia memerah!


“Baiklah, jaga kesehatanmu Nona Meong!” Liu melambaikan tangannya dan berjalan pergi.


“Tu-tuan Liu….”


“Hm?” Liu balik badan lagi, dipanggil sih.


“Bo-boleh minta satu hal?” Meong memainkan tangannya, sementara ia menatapnya dengan penuh arti.


Liu tersenyum kecil, jarang-jarang ada orang- eh makhluk yang meminta sesuatu.


INI BARU KALI PERTAMA SIH.


“Tentu saja.” Liu  tersenyum, yah selama masih mampu, tentu saja, kenapa tidak?


“Bi-bisakah kita bertemu lagi?” Ia memainkan tangannya di belakang.


YAH ITU PERMINTAAN YANG SULIT SIH.


Liu datang dengan misi bahaya, ia tidak bisa melibatkan orang lain lagi dalam misinya ini.


Jadi untuk bertemu lagi itu agak….


“Maaf Nona.” Liu menatap penuh arti, yah dimana ada pertemuan di situ juga ada perpisahan.


Dan Liu penasaran kenapa dia ingin bertemu lagi dengannya?


Gadis kucing itu terdiam.


Tap.


Cup.


‘Eh?’


“EHH!?” Yin dan Shuwan tak menyangka bakal melihat ini!


Gadis kucing itu mencium pipi pemuda itu! Waduh!


“A- anggap saja salam perpisahan.” Meong tersenyum dan memberi hormat pada yang lain, dia pun kembali ke desa dengan perasaan lega.

__ADS_1


Liu memegang pipinya, yah tadi cukup cepat juga sih.


“EH?” Entah kenapa tubuhnya jadi menggigil. Padahal cuaca lagi cerah!


***


[Di perjalanan entah kemana. Alam Monster tingkat 4]


‘MWEHEHE.’ Entah kenapa Liu malah ingat terus momen tadi.


Yah tiba-tiba dapat ciuman dari kucing cantik, nggak masuk akal, tapi nggak papalah hehe.


Yah banyak hal yang tak terduga di alam monster, tidak hanya yang buruk, yang baik ternyata ada juga.


Pasalnya di dunia nyata siapa orang asing yang tiba-tiba mau menciummu?


‘MUNGKIN AKU COCOK TINGGAL DI SINI.’ Barangkali dia bisa bikin kerajaan dan hidup dalam kemewahan dan ketenaran? Bukankah itu bagus.


[Tuan]


PLAK!


“HNGH!” Liu mendengus brutal, ia tak mungkin mengabaikan rencana awalnya!


“HEI KAU MIKIRIN APA!?” Putri api mendekat lagi, melingkarkan tangannya bak orang yang sudah dekat.


“….” Liu tak menjawab, pikirannya masih belum jernih.


Chu.


ENTAH KENAPA ADA PERASAAN FAMILIAR.


“Eh!?” Yin terdiam, tak menyangka melihat hal yang sama dua kali!


“….” Ying berekspresi siap mengeliminasi, tapi untung saja masih ditahan.


“AHA! KAU TAHU BIAR KEDUA PIPIMU SAMA-SAMA SUDAH DICIUM!” Shuwan beralasan.


YAH INI BUKAN MASALAH SEBELAH ATAU SEMUA PIPI JUGA SIH.


CIPIKA-CIPIKI BIASANYA DILAKUIN SAMA SATU GENDER SAJA, ATAU ORANG DEKAT.


Sret.


“….” Liu agak menjauh, ia melonggarkan kewaspadaannya. Putri pendekar api lebih bahaya dari yang diduga.


“Hei reaksimu.” Shuwan sedikit sedih, padahhal ia pikir pemuda itu bakal senang kalau dicium lagi.


Yang kenyataannya Liu malah terlihat ketakutan sih.


Yah baginya tidak buruk dapat ciuman dari gadis secantik pendekar api, tapi ini tidak masuk akal!


Liu menganggap ciuman gadis kucing itu hanya keberuntungan sebagai ucapan terima kasih dan ia senang akan hal itu, tapi tadi? Tidak ada konteksnya dong!


Keberuntungan satu kali dari orang asing bisa ditolelir, tapi kalau lebih itu tidak wajar sih.


‘Kok dia ngejauh sih?’ Shuwan tak habis pikir, bukannya makin dekat malah sebaliknya.


[Tuan makin populer saja]


‘JANGAN-JANGAN ULAHMU YA SISTEM!?’ Bisa jadi sistemnya mencuci otak pendekar api agar dia melakukan hal seperti itu!


[Itu murni kharisma Tuan]


‘Eh.’ Rasanya deja vu.

__ADS_1


“Nona Shuwan, terima kasih atas perhatiannya. Tapi hal itu tidak boleh dilakukan pada orang asing.” Liu buka suara setelah jaga jarak.


“Hee? Kita kan bukan orang asing.” Faktanya ia sudah lebih lama bersama pemuda ini ketimbang gadis kucing itu. Masa nggak boleh sih?


Liu tak keberatan dengan sikap ‘dekat’ dari Nona Shuwan, tapi kalau kelebihan ya lain cerita dong.


Ada aksi tertentu yang tidak boleh dilakukan selain orang yang paling dekat!


Nona Shuwan memang bukan orang asing, tapi dia adalah putri pendekar api yang bertalenta. Kasta mereka beda, sulit membayangkan orang kalangan atas mau mendekat pada golongan bawah.


TIDAK SULIT BAGI NONA SHUWAN UNTUK BERSANDIWARA.


Yah wanita cantik dan bertalenta, sudah pasti memikat siapapun yang melihatnya (cowok). Tapi Liu sudah menanamkan prinsip tidak mau terperdaya wanita!


Jadi kenapa tiba-tiba begini? Apa yang direncanakannya?


‘JANGAN-JANGAN NONA SHUWAN TERPAPAR HAWA NEGATIF DARI ALAM INI?’


[Bukan begitu Tuan]


‘Oh.’


“JANGAN MELAKUKAN ITU KECUALI PADA ORANG YANG DISAYANG NONA!” Mungkin terdengar agak keras, tapi Liu mengatakannya juga!


Tidak pantas menggurui orang yang lebih hebat darimu, tapi setidaknya Liu sudah mengingatkannya.


“….” Shuwan terdiam, dan maju cepat sekali!


“AKU SAYANG KAMU!” Dan langsung memeluknya.


‘Ha!?’ Yin terkaget dalam diam, ternyata selama ini itukah perasannya?


‘Se-sesak.’ Pelukannya bahkan lebih keras dari Yin-jie, nggak bisa nafas nih!


“Hei Ying~” Shuwan malah mengajaknya mendekat.


“Tch.” Ying memandang kesal, rasanya ingin baku hantam.


‘TIDAK BISA LEPAS!’


INI BUKAN MEMELUK, TAPI MENGUNCI NAMANYA!


‘GIMANA DONG!? SISTEM!’


[Nikmati saja Tuan]


‘NIKMATI APANYA!? MAU MATI!?’ Sudah sesak nafas nggak bisa kemana-mana lagi, sudah ranah bahaya dong!


“Uhuk!” Liu terbatuk keras.


“Pyuuh~” Entah kenapa putri api terlihat lega.


“Puas?” Ying mendekat, sudah cukup lama menahan amarahnya.


“Aku selangkah didepanmu Ying!” Padahal ia sudah memberi kesempatan tadi lho.


KRESST!


“Nona Ying!?” Malah diubah jadi patung es!


“Hmph.” Yah setidaknya biar dia tahu diri, ia tidak mau kalah juga sih.


CCCSS!


Dan langsung cair lagi.

__ADS_1


Yah tak perlu khawatir pendekar api beku sih.


“YING!? KITA KAN TEMAN!” Shuwan tak menyangka, masa temannya sendiri melakukan hal ini sih!?


__ADS_2