
Liu sudah lepas, berdiri gagah dan siap melakukan apapun.
[Tentu saja Tuan]
‘AKU NGGAK TAHU KALAU NGGAK DIKASIH TAHU.’ Yah ia tidak mau berharap berlebihan sama sistem sih.
Liu pikir sistem cuman datang dan menghiburnya, ternyata kekuatannya juga sudah balik toh.
[Mengaktifkan mode malam]
Sring!
‘Nah!’ Liu jadi bisa melihat sekitarnya!
Tak banyak yang bisa ia lihat selain ruangan luas. Mirip rumah.
Tadi kan dia ada di hutan, sekarang di rumah. Nggak masuk akal, pasti ada penjelasannya sih ini.
[Tuan populer juga] Yah sistem terkesan tuannya diculik ibu muda cantik dan dibawa kerumahnya. Apa yang bakal terjadi ya?
‘JANGAN MULAI.’ Bukan saatnya bercanda, ia harus segera mengungkap fakta.
Liu menggelengkan kepalanya, ia nggak boleh terbawa strategi musuh. Nasihat Kakek An harus ditanamkan di hati yang terdalam!
Gairah masa muda bisa bahaya kalau dibiarkan meledak-ledak!
KLEK.
Pintu kamar pun di buka.
“Eleuh-eleuh~” Ibu muda itu terkejut, tapi wajahnya tetap terlihat ramah sih.
[Mendeteksi…. Bahaya….]
Itu sudah jelas sih.
Tapi melihat wajahnya yang damai itu membuatnya sulit mengira dia itu orang jahat yang ada di alam monster.
Dan sejujurnya Liu tak mengira bakal ketemu sama ibu cantik sepert ini. Mengingatkannya pada dewi.
“IBU MENCULIKKU YA!?” Strategi bertanya pada lawan! Meski terkesan bodoh, tapi ya lebih baik dicoba!
“Fufu~” Ibu itu seolah menahan tawa, yah dia tidak menyangka targetnya dengan polos bertanya begitu padanya.
Liu terdiam, tak ada gunanya sok keren dan kuat, pada akhirnya ia harus waspada, ibu itu adalah musuh, dan dia bisa menyerangnya kapanpun!
Yah Liu tidak bisa berharap banyak soal analisis, sudah biasa sih begini.
Entah kenapa kemampuan analisisnya luntur meski sudah naik level, mau protes tak ada gunanya juga sih.
Apa mungkin beda alam? Liu malas menanyakannya.
“Kau bisa jadi tangan kananku yang lebih baik~” Ibu itu tersenyum.
‘Tangan kanan?’
Jadi dia ini direkrut, bukan diculik?
Inikah kehidupan barunya? Hidup jadi tangan kanan ibu penyihir cantik?
[Sadarlah Tuan]
‘WEH!’ Liu tersadar kembali. ‘Tangan kanan’ bisa banyak berarti lain juga sih.
“Sini buka bajunya.” Ibu cantik itu membantu melepaskan pakaiannya.
“Eh jangan om!”
“Aku ‘kan wanita.” Ibu itu tersenyum kecil, sepertinya agak tersinggung.
‘MENCURIGAKAN.’ Liu terdiam, situasi tak normal ini membuat adrenalinnya terpacu.
Kenapa harus buka baju?
Ia bukan tipe orang yang suka buka baju sembarangan sih.
“Mandi?’ Yah Liu berpositif thinking saja.
“Sekarang celananya.” Ibu tersenyum dan menyentuh pahanya lembut.
‘KEKNYA AKU MAU MANDI.’
Tapi ia sudah besar sih, ngelepasin celana nggak usah dibantu wehehe.
“Maaf, tapi tidak bu.” Liu berdiri, ia telanjang dada, masih bercelana dan menatap ibu dengan penuh arti.
‘Aku tidak punya waktu mandi.’
__ADS_1
“Padahal badanmu bagus~ aku ingin lihat semuanya.” Ia mendekat dan mengelus tubuh Liu.
Yah sekarang tubuhnya lebih proporsional, berotot, membuat siapapun yang melihatnya jadi tertarik, terutama lawan jenis sih.
‘Terlalu dekat!’ Liu terdiam, rasanya ia sedang menghadapi Nona Shuwan versi dewasa!
‘Sistem bantu aku!’
[Bukannya Tuan menikmatinya?]
‘Menikmati apanya!?’
Liu tidak tahu apa yang ibu itu rencankan, sikapnya begitu mencurigakan untuk seorang musuh!
‘Jangan-jangan ini strateginya!’
Sret.
Liu menjauh, namun sayangnya ibu muda terus memepetnya dan akhirnya jatuh ke kasur.
Patut diakui kasur tadi memang empuk, kalau tak diikat rasanya enak sekali, bisa tidur brutal.
“Ja- jangan om!” Liu panik dong.
“Sudah kubilang aku wanita.”
Blugh.
Ibu muda itu diatasnya sekarang. Entah apa rencananya Liu tak paham.
Wangi tubuhnya tercium, bahkan mengalahkan semerbak bebauan tajam tadi. Rasanya menenangkan.
Jarang-jarang ada musuh yang membuatnya tenang sih.
Ibu muda itu tersenyum lembut, terlepas dari aura Qi-nya yang jahat Liu malah fokus pada penampilan luarnya.
[Menganalisis….]
[Sheaper
Jenis: Penyihir Monster Cantik (Menyerupai Manusia)
Status: Anggota Assosiasi Monster
Deteksi Elemen: Super Sensitif
Kesehatan: Sengat sehat
Level kekuatan: 100
Tingkat bahaya: BAHAYA LAH!
Kemampuan Khusus: Membunuh, menguliti targetnya, dan menjadikannya terngkorak hidup A.K.A Skeleton
Catatan: Daya tarik mama muda yang ekstrim]
‘Begitu ya….’ Yah akhirnya ia dapat info baru sih.
Tes.
Tes.
“Hei, kau berdarah.” Darah memang mengucur dari hidung dan mulut Liu.
‘AH SISTEM KEBIASAAN.’ Hari-hari memaksakan diri… jadilah begini lagi.
[Demi kebaikan Tuan, Tuan harus tahu siapa yang Tuan hadapi]
Sistem tidak mau mengambil risiko besar. Ia tidak mau mengulang kesalahan yang sama.
Ibu muda itu menjilatnya sampai bersih, Liu terdiam dibuatnya, tak percaya.
‘IBU INI VAMPIR YA?’ Liu terdiam, jelas-jelas tindakannya tidak wajar.
“Hm, lezat.” Lidah merah ibu itu membersihkan bibirnya sendiri.
‘TUNGGU DULU.’
Liu hampir lupa status dari ibu ini akibat semua yang sudah terjadi ini!
[Benar Tuan, dialah dalang dari monster tulang yang Tuan hadapi di alam sebelumnya]
[Sekaligus anggota assosiasi monster]
‘….’ Akhirnya! Akhirnya datang saatnya ia bertemu penyebab semua masalah ini terjadi!
Siapa yang mengira pelakunya malah ibu cantik seperti ini!?
__ADS_1
“Sekarang santapan utamanya.” Ibu itu mendekat kearahnya dengan wajah memerah dan nafas menderu.
Syut.
Tapi tidak semudah itu! Liu bangun sangat cepat bak menghilang dari kasur dan kini berada di belakangnya!
‘Sistem, tidak salah informasi ‘kan?’ Liu memastikan lagi, bukankah assosiasi monster harusnya ada di alam puncak? Lantas kenapa malah ia bertemu di alam tingkat 4?
[Tidak, Tuan bisa percaya pada sistem] Nada sistem terdengar begitu menyakinkan. Liu jadi langsung percaya!
Tidak mungkin sistem nge-lawak dengan memberi informasi palsu, ia tidak mau menyia-nyiakan darah yang tertumpah dari Tuannya sendiri!
Sret.
Liu mengelap mulutnya sendiri, rasanya aneh, pikirannya dipenuhi kecurigaan.
‘Kita nggak akan mati keracunan kan sistem?’
[Sistem tidak mendeteksi racun Tuan]
‘Pyuh….’ Rasanya lega di hati, yah tadi ia ceroboh membiarkan musuhnya bertindak seenaknya begitu.
[Bukankah Tuan menikmatinya?] Sistem bahkan tak mau mengganggu momen tadi.
‘MENIKMATI APANYA!? ADA IBU MUDA YANG MENJILAT DARAH KITA, YA ITU TIDAK MANUK AKAL!’
Bayangan mengerikan malah muncul sekarang, entah itu digigit tiba-tiba, ditusuk, dipukul, dan lain sebagainya.
Ibu muda itu beranjak dari kasur dan berbalik, pemuda ini cepat juga lari dari hadapannya.
Wajahnya masih ramah seperti biasa, namun kali ini Liu membalasnya dengan tatapan serius.
“Ibu ingin menjadikanku tengkorak hidup?” Langsung to-the-point. Liu sangat yakin itulah tujuan dari musuhnya ini. Yah sudah jelas sih, dia ingin menikmati penderitaan lawannya sendiri.
“Fufu, kau sudah tahu?” Ibu itu tidak menyangkalnya, dan malah tertawa kecil.
‘Kenapa dia tidak melakukannya saat aku tak sadar?’ Yah Liu pikir itu lebih mudah daripada menunggunya sadar begini.
Kalau itu yang terjadi, pasti memalukan sih.
Masa bilang ke dewi Xinmu ‘Maaf dewi, aku mati dan jadi tengkorak hidup.’ Rasanya mengenaskan.
Tapi untunglah keberuntungan masih berada di dipihaknya! Ia harus memanfaatkan kesempatan ini!
“Padahal aku susah-susah merawatmu lho~” Ibu cantik alias Sheaper itu memalingkan mukanya, memasang ekspresi sedih.
‘MERAWAT APANYA!?’
Sudah jelas-jelas ia bangun terikat keras di kasur malah dibilang merawat!
Yah apa yang dikatakan ibu muda ini tak sepenuhnya salah, sudah lewat tiga hari sejak Liu tak sadarkan diri.
‘TI-TIGA HARI!? KAMU JANGAN BERCANDA SISTEM!’
[Menganalisis… benar Tuan, tiga hari sudah berlalu]
ANALISIS SISTEMNYA BISA DIPERCAYA SIH.
TAPI KENAPA MALAH TIME SKIP TIGA HARI? BUKANNYA ITU KELAMAAN YA?
‘Tiga hari ini aku tidur saja?’
[Sudah jelas begitu Tuan]
Liu terdiam, ibu muda itu tidak bohong, dia merawatnya, yah meski sambil diikat keras sih.
Perawatan yang tidak mau dialami siapapun.
Tapi tiga hari bukan apa-apa sih dibanding lima belas tahun.
[….] Entah kenapa sistem merasa tersindir.
‘KAMU KAN NGGAK PUNYA PERASAAN SISTEM.’
‘….’ Kenapa musuhnya ini menahan diri sampai selama ini? Pasti ada alasan tertentu!
NDUS.
‘Hm, bau ini.” Lagi-lagi bau tajam tak menyenangkan tercium, Liu lebih milih nyium bau ibu ini sih.
“Ah, kau menciumnya ya.” Ibu muda itu terlihat sumringah lagi.
PERUBAHAN EMOSI YANG PROFESIONAL SEKALI SIH INI.
[Menganalisis… cairan berbahaya terdekteksi… musuh Tuan sedang mempersiapkan sesuatu di gentong raksasa]
‘HM.’ Inilah info yang ia butuhkan, cairan khusus, ramuan, racun atau apalah namanya, sudah pasti ada hubungannya dengan ‘menjadi tengkorak hidup.’
__ADS_1
“Mandi bareng yuk~” Sheaper menarik tangannya meninggalkan ruangan kamar.
***