Sistem Pendekar Terkuat

Sistem Pendekar Terkuat
Apa lagi ya?


__ADS_3

“Hehe~ kau masih peduli rekanmu ya?”


“!” Terdengar suara ibu muda itu!


“MASIH HIDUP?” Yah padahal Shuwan sudah mengerahkan kekuatan elemen api maksimalnya lho.


HUSH!


Dengan gagahnya Sheaper mengibaskan asap dengan sabit besarnya, kini tidak hanya satu di tangan.


“KOK JADI DUA?” Shuwan terdiam, ia tidak melihatnya sama sekali tadi!


KRAK!


KRASH.


Terlihat es meleleh yang ternyata berasal dari Liu!


Sang putri es masih sempat-sempatnya memikirkan pemuda yang tak sadarkan diri itu!


Jadi itulah sebabnya ia tak bisa bertahan lama. Menyerang dan melindungi dua orang sekaligus bukanlah perkara mudah!


Ying tak bisa terus mengandalkan keajaiban dan berharap pemuda itu bangkit kembali dan menolongnya.


Pada akhirnya semua akan berakhir kalau dia mati.


“Uuuh.”


“!” Sekarang malah terdengar suara pria!


Suara yang sudah pasti dikenal, karena hanya dialah satu-satunya pria di rumah ini. Xiao Liu!


[Penetralan racun berakhir… memulai sistem….]


[Menguatkan Qi… menganalisis keadaan…. Menyiapkan strategi….]


“Li-liu-ke!” Yin begitu semangat melihatnya bangun lagi! Memaksakan diri agar tidak melihat ke bagian bawahnya!


“D- dia?” Ying terdiam, kali ini raut wajahnya berubah! Apa yang dipikirkannya malah terjadi, suatu keajaiban!


Tak sempat lama menatap mukanya memerah dan ia memalingkan muka.


“Baiklah ibu, kejahatanmu berakhir di sini!” Liu menunjuk denga sorot mata tajam.


“Aku suka pria yang percaya diri~” Sheaper tersenyum sembari memegang pipinya, sikapnya aneh seperti biasa, Liu mengalihkan pandagannya pada rekan-rekannya.


‘Kenapa mereka bengong?’ Nona Ying memerah, Yin-jie seolah tak mau menatapnya, dan Nona Shuwan terlihat ngiler.


Liu melihat ke bawah.


‘HAH!?’


Tubuhnya polos bak bayi baru lahir, tak ada sehelai kainpun yang menutupnya.


‘Sistem!’


[Mengubah Qi menjadi pakaian….]


SYUT!


Dan Liu sudah berpakaian lagi sekarang!


Memakai jubah hitam keran, sarung tangan merah, sungguhlah pria yang tahu selera fashion!

__ADS_1


‘AKU BARU TAHU BISA BUAT BAJU DARI TENAGA DALAM.’


Yah kalau begini Liu bisa menjual pakaian tanpa perlu menjahit, dia jadi pabrik pakaian itu sendiri, bisa tajir nih Huahaha!


Tidak sia-sia baca Kitab Fashionable.


“KOK PAKE BAJU LAGI!” Shuwan mengusap mulutnya, dia protes sih,


“YA IYALAH!” Mana ada bertarung sambil telanjang!


‘Aku kenapa ya?’ Liu berusaha mengingat apa yang sudah terjadi.


Ia tak sadar dan tahu-tahu rekan-rekannya sudah ada di sini.


Tentunya ada penjelasan untuk hal ini kan?


[Menurut analisa sistem….]


Selanjutnya sistem panjang lebar menceritakan apa yang sudah terjadi, meski hanya analisis, namun kenyataannya memang benar adanya.


Level sistem sudah tinggi, analisisnya bertambah tajam.


Liu terdiam, alasan ia bisa sadar adalah….


“Terima kasih Nona Ying!” Liu tersenyum percaya diri, di tengah kegelapan yang ia alami, suara Nona Ying terdengar, yang akhirnya membantunya bebas dari efek air susu ibu muda itu.


Ying terdiam, yah setidaknya Liu sudah berterima kasih sih.


LIU TIDAK SADAR CARANYA AGAK KASAR SIH.


Ia dibekukan di suhu yang teramat dingin, kalau manusia biasa sudah pasti tidak tahan sih.


“Reuni yang bagus~” Sheaper tersenyum, ia mulai mengayunkan kedua sabitnya sebagai pemanasan.


‘Dia benar-benar bibit unggul!’ Selama ini tak ada yang bisa lepas dari racun air susunya. Ia lebih bergairah lagi untuk mengambil pemuda itu!


HUSH!


‘BAIKLAH!’ Liu terdiam dan berjaga. Ia sudah kebal melihat pesona musuhnya!


SYAT SYUT!


Ayunan sabit yang brutal! Membuat hepasan yang menggetarkan rumah ini!


[Menganalisis pola serangan….]


Bola mata Liu bercahaya biru mengikuti setiap ayunan sabit yang terarah padanya. Ia tetap tenang dan terus bertahan!


“CEPAT SEKALI.” Bahkan Shuwan agak kesulitan melihat apa yang terjadi, rasanya seperti melihat sekelebat bayangan saja deh.


Sama halnya dengan Ying. Yah hal begini wajar terjadi karena mereka berdua sudah mengeluarkan banyak tenaga. Kemampuan pengamatan mereka pun jadi menurun.


“Fufufu~” Sheper terus melancarkan serangannya, sangat jarang menemui orang yang bisa menari bersamanya. Kebanyakan orang gagal di sini dan membuatnya tak puas.


Tapi kali ini, sungguh berbeda!


‘SISTEM KAPAN SERANGAN BALIKNYA?’ Waktu terus berlalu dan ia masih saja bertahan.


[Mohon bersabar Tuan]


‘BEGITU YA.’ Liu tak punya piihan selain terus menghindari sabetan sabit yang makin lama malah makin kuat dan kencang.


“Sabitan Penuh Cinta~!”

__ADS_1


Ibu muda itu berputar semakin kencang!


‘YA AMPUN!’


SLASH!


Liu terhempas dengan luka di dadanya! Darah segar pun mengucur di lantai….


“LIU!” Shuwan maju ke depan, namun sayang, baru beberapa langkah kakinya sudah lemas….


Ying terdiam. Insting bertahan hidupnya sirna, ia ingin menghajar musuhnya tidak peduli apapun yang terjadi.


“Ma- maaf Nona, pil pemulih tidak bisa sembarangan digunakan….” Yin menatap tidak setuju. Tujuannya membuat ini bukan untuk membahayakan orang lain.


Yin tahu benar pil pemulih Qi instan adalah obat keras yang punya efek buruk, Bahkan untuk pendekar hebat sekalipun.


Satu kali adalah penggunaan maksimalnya. Yin tak tahu apa yang terjadi jika lebih dari itu.


Ying makin mendekat ke wajahnya. Tekad kuat terlihat dari sorot matanya. Memberi jawaban yang lebih keras dibanding kata-kata.


HUSH!


BUM!


Sheaper terseret cukup jauh, tak menyangka masih ada orang yang melawannya.


Ying berdiri dengan tangan yang berdarah. Terkena senjata musuhnya.


“Nona YING!?” Liu yang tergeletak berusaha bangkit lagi!


‘Kenapa nona maju lagi!?’ Dengan susah payah Liu mengangkat tubuhnya, luka di dadanya masih mengucur, tapi ini bukan saatnya berbaring di lantai!


[Mendeteksi racun… eksekusi pemulihan….]


Liu terdiam melihat kegegabahan putri es, apa dia tak tahu senjaat lawan begitu bahaya? Kenapa menyerang dengan tangan kosong begitu?


‘Energi Qi-ku….’ Ying merasa tubuhnya jadi lebih kuat, namun sayangnya tenaga dalamnya tak stabil dan ia belum bisa menggunakan kekuatan elemennya, alhasil serangan fisik pun dipilihnya.


Bahkan Shuwan pun tak bisa menghentikan rekannya sendiri, ia sadar pil pemulih Qi bahaya, dan memutuskan tak memakannya.


Rasanya terbalik, ia yang biasanya maju serampangan dan tak memikirkan strategi tentu lebih cocok memakan pil itu. Sedang Ying yang notaben pendekar ber-idiologi kuat tentu akan sadar kemampuannya sendiri dan tidak mengambil risiko bahaya.


[Akserelasi pemulihan gagal… memulai pemulihan ulang….]


KALAU BEGINI BISA-BISA MATI KEHABISAN DARAH SIH.


Liu terdiam, luka di dadanya tidak bisa dikompromi, ia masih sadar berkat sistem sih.


Tapi sisi positifnya ia masih bisa berdiri, tak mungkin membiarkan musuhnya begitu saja!


Racun sabitnya lebih berbahaya yang dikira. Liu terdiam melihat Nona Ying tapi tak mungkin menanyakan keadaan di tengah pertarungan.


Tap.


Dalam sekejap mata Shuwan datang di sebelah Ying.


“….”Kini tiga vs satu. Ibu muda itu tidak keberatan juga sih.


“Dia anggota assosiasi monster.”


“!” Perkataan Liu mengegerkan tiga rekannya.


“PANTAS SAJA KUAT,” kata Shuwan gamblang.

__ADS_1


“….” Kekuatan musuhnya bahkan sampai membuat putri es harus memaksakan diri.


Jadi apa yang harus mereka perbuat?


__ADS_2