
“Kami tidak akan tertipu.” Yin menatap tajam, memang apa yang terlihat mengejutkan, tapi apapun bisa musuh lakukan demi tujuan mereka sendiri.
“Kasihan dia dekat-dekat gadis dingin sepertimu.” Ibu muda itu mengubah air mukanya, dia benar-benar terlihat seperti seorang yang peduli pada Liu.
“….”
HUSH!
Tanpa panjang lebar Ying maju ke depan, tak mau buang-buang waktu lagi.
Grep.
Ada tengkorak muncul dari lantai, menahan pergerakan kakinya!
Tengkorak tangan itu menembus lantai, dan kekuatannya juga tidak main-main.
‘….’ Ying paham kenapa pemuda itu bertingkah aneh beberapa hari lalu. Ternyata inilah alasannya.
Tulang yang mereka temukan di tengah hutan itu bukan tulang biasa, namun punya aura Qi misterius, yang tak ia sadari sampai saat ini.
Kalau saja mereka tetap berjalan bersama dan waspada, pasti dia tidak akan diculik, atau setidaknya mereka tidak akan berpisah dengannya selama tiga hari.
Krek!
Remasan tangan tengkorak itu begitu keras, Ying menahan sakit!
SLASH!
Dengan cepat Ying menggunakan pedang esnya, menghancurkan tangan tengkorak yang menahannya.
HUSH!
Ying melaju kembali dengan cepat, hendak menebas ibu muda itu, mengakhirinya!
SLASH!
TRANG!
Tengkorak utuh muncul di depannya dan menahan serangan pedangnya, hempasan energi pun tercipta saat itu juga.
“Dan kasar juga. Hh.” Ibu muda itu mendengus, yah ia tidak suka gadis dingin kasar yang berlaku seenaknya.
“….” Ying sudah lama tak mendengar kata itu, faktanya orang takut duluan sebelum mengatainya, namun kali ini ia bisa mendengar kenyataan menyakitkan juga ternyata.
BUASGH!
Dengan cepat tengkorak itu mengarahkan tinjuan balasan, energinya sangat kuat! Bahaya sekali kalau terkena! Dan menghindarpun takkan sempat!
TRANG!
Ying terhempas kebelakang dan dengan sigap putri api menghentikannya.
KRAK!
Pedang es yang dipegangnya hancur seketika itu juga.
“Haah.” Ying menghela nafasnya, entah kenapa ia merasa lelah, padahal baru saja melancarkan satu serangan.
“BOLEH JUGA!” Shuwan terpacu, namun dengan segera Ying mengarahkan tangannya, mencegahnya.
“Ying?” Padahal putri api bersiap melancarkan serangan.
“Jangan sembarangan menyerang.” Sifat acuh putri es tak terlihat, kini ia malah memberi nasihat penting!
“….” Shuwan terdiam.
__ADS_1
“Dengarkanlah temanmu, gadis kecil.” Sheaper tertawa kecil.
‘GATAL PENGEN BAKU HANTAM.’ Tapi Shuwan tak bisa mengabaikan nasihat putri es.
Bukan saatnya terpengaruh omongan lawan, baru saja temannya mengingatkan.
“No- Nona Ying?” Yin terdiam melihat putri es yang terlihat pucat.
‘D- dia.’ Ying berkeringat, tubuhnya malah terasa lelah.
Dengan sigap Yin memberinya beberapa ramuan penyembuh. Untung saja selama tiga hari mereka berhasil mengumpulkan tanaman obat juga.
Yah Fang Yin tak mengira bakal menemukan tanaman obat yang familiar di sini, meski berbeda alam, tapi ia tahu jenis tanaman dan cara mengolahnya.
Gluk.
Ying terdiam, tubuhnya terasa hangat dan nyaman setelah meminum ramuan obat itu.
‘Ada seorang tabib?’ batin ibu muda, ia pikir semua gadis yang datang ini tipe petarung semuda. Sheaper tetap tersenyum, padahal kemenangan cepat hampir didapatkannya.
“Serangannya bisa membuat aliran Qi-mu tertutup, waspadalah.” Ying menambahkan info penting baru!
‘BEGITU YA.’ Untung saja Shuwan tak asal maju, yah harus pakai strategi bagus nih!
Yin terdiam, ia tak bisa melakukan apapun kecuali tetap berada di sini, ia tertunduk, rasanya tak berguna. ‘Liu-ke sudah dikelilingi pendekar hebat, sedangkan aku….’
“Terima kasih Yin.”
“Huh?” Yin mengangkat kepalanya, ia bisa melihat sang putri es tersenyum kecil padanya!
Bahkan sekelas putri es dan putri api pun masih belum bisa membebaskan Qi mereka yang tertutup sendiri, harus dapat bantuan dari luar, seperti tadi contohnya.
“Yin, kami mengandalkanmu!” Shuwan memegang kedua bahu Yin dengan tatapan penuh percaya.
“Yah, jangan biarkan kami mati di sini ya.” Shuwan mengedipkan satu matanya kemudian maju bersama putri es.
‘EH?’ Yin terdiam, yang ia perlu waktu untuk mengerti yang dikatakan Nona Shuwan padanya.’
Padahal artinya tak lebih dari ‘kami butuh bantuan supportmu di pertarungan ini’. Yah pendekar api membuatnya jadi sulit dimengerti.
Yin memasang wajah serius, akhirnya ia mengerti. Tak ada waktu merenung dan membandingkan. Yang terpenting adalah maju mengalahkan musuh dan menyelamatkan Liu-ke!
“Nona Ying, Nona Shuwan. Semoga berhasil!” Dengan sigap Ying memberikan dua ramuan anti Qi mampet pada mereka.
HUSH!
Shuwan dan Ying maju bersamaan, bersamaan dengan itu mereka minum ramuan mujarab anti Qi mampet. Ramuan yang akan memberi mereka kekebalan dan keuntungan besar saat bertarung!
Pada akhirnya pertarungan di dalam rumah mewah pun tak bisa dihindari.
“Wah- wah~” Ibu muda itu terdiam, dan tengkorak pun yang maju mewakilkannya.
BUAGH!
BRAG!
Adu kekuatan fisik 2 vs 1 pun tak terhindarkan, Dengan cepatnya Ying dan Shuwan menyerang tengkorak polos membabi buta.
Tapi anehnya tengkorak itu seolah bisa memprediksi setiap arah serangan yang mereka lancarkan.
BRAK!
BUAGH!
‘TANGGUH JUGA.’ Ternyata tengkorak polos tidak bisa diremehkan. Shuwan masih terus menggempurnya!
__ADS_1
Musuh lama hadir lagi, hanya saja dengan kekuatan yang lebih besar!
BUM!
Kedua pendekar itu terhempas jauh, namun tidak sampai keluar rumah. Rumahnya besar sih.
‘Tidak sopan mengganggu rumah orang tua lho~” Ibu muda itu mengubah raut wajahnya seolah sedang tersiksa.
Saking profesionalnya, orang awam pasti mengira dia benar-benar sedih. Tapi kedua pendekar ini tidak akan terpengaruh!
“Lepaskan dia.” Ying mengatakan permintaannya lagi.
“….” Sheaper terdiam, kedua gadis kecil itu tak pergi juga, kalau begitu yah ladeni saja lah.
Syut.
Muncul lagi tengkorak polos lain di depannya!
“Dua lawan satu tidak adil kan?” Ia tersenyum.
‘DUH.’ Shuwan terdiam, semangatnya entah kemana, padahal sebelumnya ia begitu semangat baku hantam.
Apa karena ia sadar sesuatu? Siapa yang tahu?
Kekuatan Qi musuhnya makin meningkat, dia mulai serius.
Ying terdiam, rasanya bodoh meminta lawan kuat untuk menyerah, tapi setidaknya ia sudah mencoba.
“Jangan mati,” ucap Ying.
TAP.
Shuwan mengadu kedua tangannya. “Kau juga ya!”
HUSH!
Mereka maju bersamaan lagi, sementara baku hantam 1 vs 1 yang adil pun tak terhindarkan.
BUAGH!
DUASG!
Jual beli serangan fisik, teknik akrobatik yang memanjakan mata bisa dilihat, tapi entah kenapa serangan kedua pendekar itu belum mampu juga menumbangkan tengkorak polos.
Srrrr….
Udara dingin terasa diseluruh ruangan, seketika itu juga ibu muda itu terselimuti es yang sangat dingin.
Ulah gadis biru itu, ia tahu. Tapi seranga elemen begini tak bisa menghentikan tangan kanan tengkoraknya, apalagi dirinya.
“Teknik Es: Beku Paksa.” Dengan cepat Ying memegang leher tengkorak itu dan membekukannya, kali ini jauh lebih kuat dari kekuatan bekunya yang biasa!
Sementara itu di sisi lain, Shuwan juga berhasil membakar lawannya dengan api panas yang tidak masuk akal, membuatnya terbakar lebih dari api yang biasa!
‘He- hebat.’ Yin terkagum menjadi saksi kekuatan kedua pendekar terhebat, mereka sungguh terampil sekali menghadapi lawannya!
Ia juga harus bisa berguna.
SYUT!
Yin langsung melemparkan dua pil ke arah mereka berdua, mereka dengan sigap menangkapnya dan memakannya!
‘?’ Ibu muda hanya terdiam dengan wajah penasaran.
HUSH!
__ADS_1