
“Bicara sesesukamu nona, tapi jangan salahkan aku jika mulutmu pegal.” Tekad yang kuat keluar juga! Inilah momen keren yang dinanti!
“….” Shuwan terdiam. “Hei kau menarik.” Dia mendekat lagi, berhadapan sangat dekat.
“!” Ying merubah ekpresinya, kenyataannya ia bukan bete karena jawaban tadi, melainkan tingkah gadis pirang ini!
“Ying kau yakin tidak mau meyakinkannya lagi?” Shuwan menatap seksama, sementara putri es makin muram.
‘Eh kenapa mereka akrab begitu?’ Liu pikir mereka musuh bebuyutan yang datang kemari demi belari ini.
“Sebaiknya kau menjauh.” Ying bergetar, tidak biasanya ia membiarkan emosinya begini, namun kali ini berbeda.
‘Kenapa dia dekat-dekat begitu? Aku saja tidak bisa….’ pikir putri es, sulit mendekat pada pemuda itu setelah semua yang terjadi. Tapi kenapa dia gampang sekali melakukannya!?
“Heeee.” Shuwan tersenyum kecil, Ia mundur lagi.
“….” Fang Yin malah jadi saksi bisu melihat kejadian perebutan pemuda ini!
“Tu- tunggu, kenapa nona akrab sekali?”
“Hm?” Shuwan dan Ying melihatnya seksama.
‘Eh? Aku salah tanya ya?’ Sekte beda aliran seharusnya baku hantam, lah kenapa mereka ini terlihat baik-baik saja satu sama lain?
“HUAHA! Keformalitasan ini membunuhku!” Shuwan tertawa terpingkal-pingkal, padahal tidak ada yang lucu.
‘Okee….’ Bukannya sok formal atau gimana, yah ini soal tatakrama bertemu orang baru. Siapapun tidak mau dipandang negatif sama orang baru ‘kan?
MANA MUNGKIN IA BICARA SEENAKNYA PADA ORANG LAIN.
“Yah, aku bosan tinggal terus di gunung.” Shuwan terlihat bosan, ia jujur sekarang.
Yah bisa dimengerti, pasti berat tinggal di gunung dekat lava, panas dan tidak enak tentunya!
“Jadi bukan masalah kalau aku jalan-jalan ‘kan!? Haha!” Shuwan memukul Liu berkali-kali, bak rekan dekat saja.
Jalan-jalan boleh sih, yang jadi masalah cara datangnya itu, masa sampai merusakkan area kota segala.
"Hm.” Ying makin dingin melihatnya.
“Shuwan! Kau urusanku.” Ying menguatkan Qi-nya sementara udara jadi dingin.
“Ho, menarik!” Shuwan tersenyum lebar. Tantangan putri es dengan senang hati ia jawab.
[Bahaya….]
YAH INILAH YANG DITUNGGU, AKSI DUA WANITA CANTIK YANG BERTARUNG!
FANSERVICE MACAM APA YANG KAU DUSTAKAN? LIU JADI TERTANTANG MELIHATNYA.
“LI-liu-ke?” Yin panik, dengan cepat Liu memegang tangannya.
[Menyalurkan Qi… memproses perlindungan….]
[Proses selesai….]
Shhhh….
Tubuh Fang Yin berasap, sensasinya menyenangkan sekali!
“Ah.” Yin keenakan, ia merasa bisa melakukan apapun, tubuhnya segar sekali!
Liu tersenyum kecil, seolah berkata, ‘enak ‘kan?’
Tidak ada yang lebih enak selain menerima Qi dari sistem.
Liu ingat betapa kepayahannya dulu mengumpulkan Qi, bahkan sampai membuatnya mati, tapi lihat sekarang, berkah dewi sangat membantu!
__ADS_1
HUSH!
Tanpa pikir panjang Xiao Ying maju ke depan, setiap pijakan langkahnya membuat beku. Dan siapa yang terkena sudah pasti tidak beruntung!
Shuwan maju juga, hal yang sama terjadi aura panas membuat panas yang berarti!
BUAGH!
BUAG!
“Tendangan Seribu Penjuru.”
HUSH!
HUSH!
Ying berputar, dan melayangkan rentetan tendangan super cepat yang tak masuk akal! Bahkan serangannya membuat hempasan yang kuat!
“Bagus juga!” Entah bagaimana Shuwan tidak menghindarinya, tapi menahannya! Sorot mata tajamnya mengikuti alur serangan putri es!
HUSSSSHHH!
“Hya!” Yin berjongkok ketakutan, rasanya bisa terbang kapanpun, namun tidak! Ia terlindung energi Qi pemberian Liu.
“Hm!” Shuwan meloncat dan menendang ke bawah!
“Tendangan Roda Api Berputar!” Ia berputar dan mengincar kepalanya, namun putri es berhasil menahan dengan menyilangkan tangannya!
‘RASANYA TEKNIK ITU PERNAH KULIHAT!’ Liu ingat betul kejadiannya!
Tendangan berputar itu jelas-jelas sama dengan yang dilakukannya! Tapi dengan bumbu api yang membuatnya lebih keren!
BUM!
Hempasan kuat lagi-lagi tercipta, membuat dahan-dahan pohon bergoyang dan getaran yang kuat.
HUSH!
“Teknik Es: Jarum Es!”
SRRRIIIING!
Terciptalah sebongkah es dari bawah, namun dengan sigap Shuwan berkelit dan menggembungkan pipinya!
“Nafas Api: Semburan Api!”
BUM!
Semburan api besar tercipta, dengan sigap Ying menghindarinya juga, alhasil ledakan pun tercipta dari serangan itu.
Shhhhh….
“He-hebat….” Yin jadi saksi bisu melihat teknik pendekar yang hebat, ranahnya sudah profesional!
Aura dingin dan panas bercampur aduk, terasa aneh, itu lebih baik daripada jadi patung es atau terbakar api sih.
Inilah momen yang Liu tunggu, sudah pasti mereka akan bersitegang, semua ini karena belati merah, pasti benda ini yang mereka incar!
Entah alasan klasik demi sekte-lah atau apalah, itulah tujuan mereka datang ke sini!
“Ying! Kau bersemangat sekali hari ini!” Shuwan mengepalkan tinjunya, sebagian tubuhnya beku namun masih bisa bergerak.
“Kau juga.” Sang putri es terbakar juga! Namun aura dingin melindunginya, dia aman-aman saja.
[Menganalisis… tidak bisa kabur]
‘TIDAK BISA?’ Padahal ini adalah waktu yang tepat meningat mereka berdua sedang sibuk!
__ADS_1
Tidak ada yang lebih bahaya selain dua orang gadis menggila di kota, mereka ini mau menghancurkan kota ya!?
Shuwan melihat ke arah pemuda itu. Dia dan gadis lain di sebelahnya tidak terpengaruh aura kekuatan yang terpancar. Sementara matanya tertuju pada tanda tengkorak yang bercahaya biru terang.
[Meningkatkan persentase bertahan 100%]
‘KOK BISA SEMPURANA BEGITU.’
Liu sadar diri, ia baru level 7, masa sistemnya mengatakan itu?
Tidak masuk akal DONG!
“Hah!” Liu sadar ada sorot mata kuning tajam mengarah padanya, siapa lagi kalau bukan gadis pirang itu!
“Nona Ying! Apa yang Nona bicarakan dengannya?”
“….” Ying terdiam, tidak bisa dipungkiri beberapa hari yang lalu ia bertemu Shuwan dan menceritakan soal pemuda ini, namun tidak disangka dia malah datang sendiri ke sini!
Shuwan bersiap menjelaskannya.
“Ah jadi- HMPH” Ying tiba-tiba muncul dan membekap mulutnya!
Karena tak bisa dibekukan alhasil ia menggunakan tangannya sendiri!
‘Kenapa berlebihan begitu?’ Liu terdiam, apa salahnya menjawab pertanyaan biasa.
Shhh.
Tangan Ying jadi berasap, dan terasa panas.
HUSH!
Ia mundur lagi ke belakang.
“PUAH! Dinginnn!” Shuwan menggelengkan kepalanya, rasanya seperti mengulum es dalam waktu yang lama, tentu saja tidak nyaman!
“Hah! Tidak perlu malu, ‘kan sudah mengatakannya di awal!” Shuwan tersenyum kecil lagi.
‘SUDAH KUDUGA MEREKA MERENCANAKAN SESUATU!’
Liu waspada, sementara tanpa sadar aura Qi-nya membesar, membuat hempasan energi yang mengancam.
“Lihat! Dia jadi serius, akui saja Ying!”
“Atau aku yang mengatakannya!?”
“….” Ying terdiam dengan wajah merahnya, ia tidak nyaman dipaksa begini, tapi mulutnya berat berkata.
‘A-aku malu….’
“Dia melamarmu! Dan aku saingannya!” Shuwan tersenyum percaya diri.
Psss….
Wajah sang putri es merah seketika itu juga, bahkan sementara Yin terdiam, dalam sekejap mata ia punya banyak saingan.
“HAH!?”
Jadi yang dikatakan sistemnya itu benar!?
Dan lagi apa yang dikatakannya? Dia saingannya? Apa maksudnya coba?
[Misi sampingan terbuka: Menjadi Suami Putri Pendekar Sekte Api]
‘….’
‘PUTRI PENDEKAR API!?’
__ADS_1
Liu pikir dia anggota biasa, tapi malah putri pendekar api. Pantas saja aura Qi dan kekuatannya hebat begitu!