
[Kitab Gerbang Monster adalah kitab berisi teknik yang memungkinkan penggunanya mengirim monster ke dunia Tuan]
Liu menelan ludah. Pengertian yang sangat sederhana sekali, bahkan anak kecil pun tahu Kitab Gerbang Monster membuat penggunanya bisa memanggil monster. Tapi ia hargai sistemnya menjelaskan lagi.
[….] Padahal sistem sudah beriniastif menjelaskan.
‘JANGAN BAPER, KAMU NGGAK PUNYA PERASAAN KAN!?’
Tapi kenapa Kaisar Cina menggunakan kitab itu?
Nggak ada kerjaan ‘kah?
“GROAAAK!” Burung phoenix raksasa merah datang ke arah mereka!
“Hehe, begitu ya!” Shuwan memasang kuda-kuda dan melompat.
BYUR!
Phoenix rakasasa itu memuntahkan api yang panas! Namun Shuwan dengan gampangnya berkelit dan meninjunya!
KRASH!
Tinju apinya mengakhiri hidup monster burung itu!
Tap.
“Haaah….” Shuwan menggelengkan kepalanya. Begitu mudahnya mengalahkan monster sebesar itu!
‘Nona Shuwan overpower!’ Inikah kekuatan putri pendekar sekte api!?
Beberapa monster yang muncul terbang ke arah lain, entah berapa banyak monster yang keluar dari portal hitam itu!
[Misi terbuka: Mengalahkan Asosiasi Monster di alam monster]
‘Ah misi lagi, senangnya….’ Banyak misi berarti banyak poin pengalaman juga yeeah!
Tapi kenapa….
‘ASOSIASI MONSTER, ALAM MONSTER? APA-APAAN?’
[Monster akan tetap berdatangan sebelum Tuan mengalahkan pemimpinnya di dunianya sendiri]
‘Bukannya tinggal bertemu kaisar dan memintanya menghentikan tekniknya?’ Apa lagi strategi mantap selain ini?’
[Tidak bisa Tuan. Kitab Gerbang Monster memuat teknik langit. Tidak ada yang bisa menghentikannya]
‘MASA NGGAK BISA DIHENTIKAN.’
[Kecuali Tuan kalahkan para petinggi monster di sana dan membuat perdamaian]
Kenapa jadi repot begini?
‘Tapi tunggu….’ Liu baru tahu akan hal ini, selain alam manusia, alam perbatasan, dan alam baka, masih ada alam lain juga?
[Benar Tuan, dan jumlahnya tidak terhitung]
‘Duh.’ Liu memegang kepalanya, biasalah tipikal orang pusing.
‘Kenapa dewi tidak mengatakan apapun?’
‘TUNGGU SISTEM! AKU BARU LEVEL 7 MASA DISURUH LANGSUNG KE ALAM MONSTER, MAU BUNUH DIRI YA!?’
Belum melawan pendekar terkuat di dunia malah dipaksa berhadapan dengan makhluk lain. Tidak masuk akal!
[Tidak ada pilihan lain Tuan]
[Sekte lain akan bertahan dengan caranya masing-masing. Tuan bisa menerima misi atau mengabaikannya]
‘Mengabaikan?’
Liu terdiam, sementara banyak dentuman ledakan yang terjadi. Dalam waktu singkat teror monster langsung menghajar dunia ini!
‘Pasti mirip Kitab Gerbang Dewa.’ Liu ingat Kakek An berkata dalam mimpinya, ‘Kitab Tingkat Langit tersebar dan tersembunyi, teknik yang terkandung di dalamnya di luar nalar!'
__ADS_1
[Kalau menunggu grinding dulu terlalu lama Tuan]
Rasanya Liu pernah mendengar hal itu deh.
Liu menutup matanya, kalau begini tidak ada pilihan lain! Level rendah tak masalah, akan ia temukan siapapun dalangnya!
Sring
Liu membuka matanya, sorot matanya berubah jadi biru, dan seketika itu juga cahaya biru menyilaukan seolah menelannya.
“Kyaa!” Yin panik.
“….” Ying terdiam dan penasaran.
“Yahuu pasti seru!” Shuwan melompat kegirangan.
***
[Alam Monster, tingkat 9]
“HAH!” Liu membuka matanya, tahu-tahu sudah ada di padang rumput luas super indah!
‘I- inikah alam monster?’ Indah sekali! Angin sepoi-sepoi sejuk dan dahan-dahan pohon yang bergoyang menyegarkan jiwa!
Jadi aku harus apa?
“WUAH!” Terdengar suara perempuan tak asing! Nona Shuwan!
Liu menoleh ke belakang, ada tiga perempuan di sini!
“Li- Liu-ke.” Yin menaruh tangannya di dadanya, ia tampak ketakutan.
“Jangan pikir aku mengikutimu Xiao Liu.” Ying memerah dan dingin seperti biasanya.
‘EHM, SISTEM.’
[Ya Tuan?]
‘AKU BOLEH TERIAK?’
Liu menarik nafas dalam dan mengeluarkannya.
“UWWWOOOOGHHHH!!!”
“Ha?” Shuwan heran melihat ini.
“….” Ying masih memerah tidak memperhatikannya.
“Ke- kebiasaan Liu-ke.” Yin menjelaskannya.
‘SSISSSTEEEMMMM!’
[Sistem di sini Tuan]
‘KENAPA ADA TIGA ORANG LAIN DI SINI? HAAAH???’
[Sistem mengajaknya. Tuan perlu bantuan menghadapi Asosiasi Monster yang kuat]
‘DISKUSIKAN DULU KEK ATAU APA! AKU TIDAK BISA TANGGUNG JAWAB SAMA 3 ORANG SEKALIGUS!’
‘LAGIPULA KAMU YAKIN MEREKA BERTIGA MAU IKUT KE ALAM INI?’
[Tuan jelaskan saja pada mereka]
‘….’
“Ki- kita di mana?” Yin melihat ke sekitarnya, memang tempatnya bagus, tapi ia penasaran.
“Hoho, nyali-mu besar juga nyulik kami bertiga!” Shuwan menunjuk dan menatapnya tajam.
“BUKAN BEGITU NONA.”
“Ehm. Kita di alam monster.” Liu akhirnya mengatakannya juga.
__ADS_1
“Ha?” Shuwan terdiam.
“….” Ying terdiam
“WAA?” Yin kaget.
‘Sistem!’
[Mengambil alih… memulai penjelasan… penjelasan selesai….]
“Nah begitu ceritanya.” Akhirnya Liu minta bantuan sistem ngejelasin situasi mereka.
Anehnya mereka bertiga tidak panik dan malah menerima apa adanya berada di alam ini. Liu pikir mereka marah brutal karena sudah mengajaknya ke sini tanpa izin.
“Cocok untuk piknik dan berkencan deh.” Shuwan menikmati pemandangan ini, ia malah memepet Liu.
‘JALAN LEBAR KOK DEMPET-DEMPET SIH?’ Liu heran tapi tak berani mengatakan apapun. Takut kejadiannya sama seperti Nona Ying, ia tidak mau menyakiti hati siapapun.
“Kok jadi dingin sih?’ Shuwan menggigil.
“HA?” Ying berjalan di belakang menatapnya tajam!
‘ADUH KENAPA BEGINI?’ Liu heran, bukannya para gadis menjauhinya karena keegoisannya, eh malah nambah seorang lagi!
‘KAMU NGGAK CUCI OTAK ORANG LAIN KAN SISTEM?’
[Tidak Tuan, itu murni kharisma yang Tuan miliki]
“Ah. Kelinci.” Ying mendekati kelinci lucu dekat pohon, dan mengelusnya perlahan.’
DEG!
Liu dan Yin deja vu, mereka ingat kejadian masa lalu yang tidak bagus!
“NONA YING!” Liu dan Yin berlaruike arahnya, namun sayang sekali!
“Ah.” Ying santai sekali meski digigit kelinci sampai berdarah begitu!
“UWOOH!”
“KYAA!”
“?” Putri es heran kenapa dua manusia ini heboh sekali, padahal digigit hewan ‘kan sudah biasa.
“NONA YING TOLONG BERBARING!” Dengan cepat Liu memegang bahu putri es itu dan membaringkannya.
“E-eh?” Ying memerah, ia belum siap.
“Fufufu.” Shuwan melihat dari dekat, apa ada adegan panas?
Dengan cepat Fang Yin mengeluarkan panci, tanaman obat, dan memasaknya. Inilah adegan panas itu!
“Ah!” Ying meringis kesakitan tangannya diisap begitu!
BENAR LIU BERUSAHA MENGELUARKAN RACUN SUPER BAHAYA DARI KELINCI ITU!
[Mengetralkan racun… siap untuk ramuan obat]
‘A-aku bisa!’ Yin menguatkan tekadnya, beberapa hari terakhir ini ia belajar tanaman obat bersama Liu di sela-sela misi. Inilah saat menunjukkan kebolehannya.
“Nona Ying, mimumlah perlahan.” Yin menegukkan ramuan herbal yang dibuatnya. Tanpa sadar tubuh putri es itu sudah kaku gara-gara racun kelinci lucu tadi.
GLUK.
Liu memperbani lukanya dengan lembut.
“Kalian bukan amatir.” Shuwan terkesan dengan bagaimana pertolongan pertama yang dilihatnya.
“Kami masih belajar.” Liu mengatakan apa adanya.
Tapi kenapa Nona Ying membiarkan dirinya lengah begitu? Dia pasti sudah tahu bahaya yang mengintai di alam monster ini!
“Jangan salahkan Ying. Meski dingin, hatinya lembut.” Shuwan berbalik menaruh kedua tangan di kepalanya.
__ADS_1
“….” Liu tersenyum kecil, memang benar, penampilan dan apa yang didalam bisa saja berbeda.
***