
“Seru yah!” Liu menikmati perayaan yang dibuat sekte cacing itu.
“I-iya.” Yin tersenyum sementara mereka sedang berjalan pulang ke penginapan.
Orang baik itu ada! Bahkan sekelas sekte juga, dunia ini ternyata indah juga!
Stres Liu menghilang instan, tentunya ini hal bagus. Semua orang juga perlu healing ‘kan?
‘Ah tadi aku naik level….’
Liu baru ingat, tapi kok dia tidak mendapat apa-apa ya? Apa mungkin sistemnya berulah lagi?
‘Sistem!’
[Ya Tuan?]
‘Kok aku nggak dapat hadiah sih? Padahal naik level lho!’
[Itu hanya perubahan status saja Tuan, tidak penting]
‘Hm?’ Liu penasaran, apa saking pentingnya sampai-sampai tidak diberitahu?
‘Memangnya apa?’ Ia penasaran juga sih.
[Status Deteksi Elemen berubah jadi Otomatis]
‘Ah begitu ya… apa maksudnya?’ Saking pintarnya pikiran Liu jadi kemana-mana, ia harus mendengar penjelasannya!
[Tuan tidak akan tersiksa lagi mendeteksi aura musuh]
‘Ah!’ Jadi begitu ya. Perubahan kecil sekali, tapi yah lebih baik dibanding tidak dapat hadiah sama sekali.
Hari sudah malam dan terasa dingin. Momen menyenangkan tadi terasa begitu cepat dan tiba-tiba sudah larut saja.
Liu berjalan santai sembari memegang kepalanya, ia tidak melihat ke depan, memilih menikmati udara dingin yang sejuk.
“Xiao Liu.”
“Ya Yin-jie?” Liu menoleh cepat, ia pikir tak akan diajak ngobrol.
“Ah!” Fang Yin malah terkaget dan menunjuk ke depan, Liu seketika itu juga melihat ke depan. Jadi bukan Yin-jie?
‘WADUH!’
Nona Ying! Kenapa dia masih ada di kota!?
Liu tidak paham, padahal dia sudah pergi! Tapi kenapa malah masih ada di sini!?
Xiao Ying berdiri di depan mereka, lagi-lagi dengan tatapan tajam. Liu jadi ingat akan konspirasi dari ketua sekte cacing!
‘Gara-gara Tuan Zu Xin aku nggak mau ketemu Nona Ying lagi!’ Dada Liu berdebar-debar, keringat dingin membasahi tubuhnya, kenapa status Deteksi Elemennya tidak aktif di saat begini!?
Padahal ia bisa cepat kabur kalau tahu putri es datang lagi!
‘SISTEM KAMU MENJEBAKKU YAH!?’
[Nona Ying tidak bahaya Tuan]
‘TIDAK BAHAYA DARIMANA!? APA KAMU TIDAK INGAT PERINGATAN DARI KETUA SEKTE CACING!?’
[Peringatan?] Sistemnya malah berlagak bingung.
Glek.
__ADS_1
Liu menelan ludahnya sendiri. Cerita seram putri sekte es makin terbayang memenuhi pikirannya. Padahal ia baru saja healing, malah langsung stress lagi!
Niatannya untuk sombong pada Fang Yin hilang seketika itu juga. Ia tidak bisa menceritakan kehebatan putri pendekar es!
“No- na….?” Yin memandang seksama perempuan berjubah biru yang tiba-tiba muncul itu.
‘YA MANA MUNGKIN JUGA PUTRI PENDEKAR ES TIDAK TERKENAL!’ Pasti Yin-jie sudah tahu siapa sosok yang tiba-tiba muncul ini! Masa dia tidak tahu identitas asli orang yang menolongnya sih! Ahaha.
“….” Yin diam tak bergeming, ia masih susah payah mengingat siapa yang tiba-tiba muncul ini!
‘MASA SIH NGGAK KENAL!?’ Liu tidak percaya. Dengan ilmu dan kehebatannya sudah pasti dia populer dikalangan umum!
Orang baru sadar kalau Nona Ying mengeluarkan aura esnya!
Sekilas info, Fang Yin tidak sadar ketika ditolong Xiao Ying. Putri es itu pandai menyembunyikan aura Qi-nya, dan kini dia seperti orang lain!
Kalau sistem tidak memberitahu statusnya, mungkin sampai saat ini Liu tidak tahu nama pendekar berambut biru ini (Kecuali dari orang lain sih hehe).
Kenapa waktu kompetisi terbuka orang kota tidak menyemangati putri sekte es ini? Apa jangan-jangan ada alasan tertentu?
‘Yah mereka juga tidak mau jadi patung es dengan membuat kesal Nona Ying. HA!’ Liu yakin pendapatnya benar, tidak mungkin salah!
Nona Ying adalah gadis sensitif, jika ada hal yang mengganggu hatinya sudah pasti akan dilibas habis! Sesuai dengan Kitab Sekte Edisi Spesial yang ia baca! Diperkuat dengan rumor dari ketua sekte cacing!
Sementara itu di sisi lain, Xiao Ying punya alasan jelas akan kedatangannya di sini, yaitu urusan yang belum selesai kemarin.
Saking gugupnya Ying malah pergi sebelum menyampaikan maksudnya. Kali ini ia tidak boleh grogi, ia pasti bisa!
“Xiao Liu. Aku tidak bisa membiarkanmu.” Ying tahu pemuda itu sudah bersama orang lain dan nampak tidak ada yang perlu di khawatirkan. Namun sebenarnya tidak begitu! Ada yang dikhawatirkan! Sama pentingnya dengan misteri kekuatan pemuda ini!
‘KENAPA SERIUS BEGINI?’ Sebelumnya mereka hanya mengobrol santai soal misi kota dan dia tiba-tiba pergi. Dan sekarang ia kembali dengan keseriusan tiada duanya, alur perubahan macam apa ini!?
Xiao Ying menatap tajam, sementara ia belum juga percaya ramalan sektenya. Ia sudah salah langkah, kemarin adalah tindakan egoisnya. Tidak mencerminkan seorang putri sekte es!
“!” Yin terdiam, tiada angin tiada hujan malah mendengar hal begini!
“Apakah ada udang dibalik batu Nona?”
“….” Ying terdiam, benar apa yang dipikirkan pemuda ini.
“Berikan belati itu dan aku pergi.” Ying mengulang lagi perkataannya.
‘Haduh.’ Kenapa banyak yang mengincar benda ini? Selesai dengan pendekar sesat kini putri pendekar es, lalu siapa lagi? Putra pendekar es?
“Dik, sedang apa kau?” Seorang pria berambut biru muncul entah darimana mendekati Ying.
“Kak.” Ying melihatnya sebentar lalu menatap tajam lagi.
‘Siapa dia?’ Seorang pria berambut biru dengan warna mata biru cerah, dan pakaian biru. Kenapa penampilannya mirip Nona Ying?
[Putra Pendekar Sekte Es Tuan]
‘Ah begitu… HAH!’
‘MASA SIH BENAR KEJADIAN!?’ Liu terdiam dalam kaget kenapa dugaannya malah membuahkan hasil begitu.
‘Mereka kakak beradik!?’ Liu terlambat sadar, kenapa ada dua orang hebat di saat yang bersamaan?
“Waaa….” Fang Yin malah melipat tangan terpesona pada pria biru yang baru datang itu.
Sialan, dia memang tampan rupawan, bahkan pesonanya melebih sang nelayan kekar! Di luar dugaan!
“Ah, kenapa kau menjumpai pasangan kekasih?’ Pemuda biru itu heran melihat adiknya sendiri.
__ADS_1
Pss.
Wajah Xiao Ying sedikit memerah, tidak bisa dihindari!
“Ehm.” Ying mempertahankan profesionalismenya. Dia lebih tegar sekarang!
“Maaf Tuan biru, tapi ada apakah urusan kemari?” Liu capek dengan perlakuan orang yang selalu saja menganggap mereka sepasang kekasih, jadi masa bodoh lah, langsung ke intinya saja.
Pemuda biru itu memandang Liu, dia tidak terlihat dingin seperti adiknya! “Ah, aku hanya mengikuti adikku saja. Haha.” Ia memegang kepala Ying.
“Kak.” Ying terlihat tidak senang dengan perlakuannya. Liu berdoa dia tidak akan mengubah kakaknya sendiri jadi patung es.
“Aku Xiao Ice. Kakak Nona Ying.” Pemuda itu berjalan mendekat, mengajak berjabat tangan.
“Xiao Liu. Senang bertemu denganmu Tuan.” Liu dengan sigap menjabat tangan. Tangannya tiba-tiba mati rasa.
[Mendeteksi kekuatan asing… menetralkan Qi dingin… selesai]
Liu mengibaskan tangannya yang berasap. “Maaf, tanganku kadang berasap begini, ahaha.”
‘Sistem! Jangan membuat Tuan Ice ini curiga!’
[Tangan Tuan bisa hancur dibekukan kalau tidak dicegah]
‘… Lupakan apa yang kukatakan, terima kasih banyak sistem.’
Bertambah satu orang baru lagi! Pertemuan dengan orang baru tidaklah terhindarkan. Liu harus bisa menjaga impresi awal orang lain!
Disinilah skill sosialnya dipertaruhkan!
Kemunculan Tuan Ice tidak menjawab kenapa sang putri es menginginkan kembali belati merah itu.
“Maaf Nona Ying, bukankah Nona sudah percaya padaku?” Liu menatap serius. Ia yakin putri sekte es bukanlah orang plin-plan yang suka berubah.
“Aku berubah pikiran.” Ying menatap tajam.
‘Oh oke.’ Bahkan orang hebat sepertinya juga berubah pikiran. Pasti ada alasannya!
“Dik?” Ice sudah biasa melihat adiknya serius, tapi kenapa pada orang-orang baik ini? Biasanya dia menunjukkan tatapan itu pada musuhnya saja….
“Aku tidak bisa.” Yin mundur ke belakang, memegang tasnya dan bersiaga penuh!
Yin merasakan kekuatan hebat yang terpancar dari gadis biru itu, tapi itu tidak akan membuatnya menyerahkan benda paling berharga seumur hidupnya!
‘Oi Oi, kenapa jadi begini?’ Liu bahkan belum mendengar alasan sang putri pendekar es!
“Dik.” Ice tidak merasakan aura jahat dari kedua orang di depannya. Adiknya tidak boleh berbuat semena-mena!
KRRIKK!
BENERAN JADI PATUNG ES DONG!
Liu tidak percaya kenapa Nona Ying sampai setega itu pada kakaknya sendiri?
‘Kakak berisik, diam dulu coba.’ Ying butuh fokus, ia tidak bisa diganggu siapapun.
Yah setidaknya jangan sampai mengakhiri nyawa saudara sendiri, itu seram sih.
Sret.
Liu berjalan ke depan, memastikan Fang Yin tidak menerima tatapan tajam Nona Yin. ‘Jangan sampai Yin-jie kena mental!’
Cukuplah ia yang tersiksa dengan pandangan dingin itu. Liu sudah kebal dengan hal ini!
__ADS_1