
Apalagi kalau bukan menemuinya? Xiuying merasa makhluk ini punya urusan dengannya.
"Ahh rasanya luar biasa." Xiuying mengerang keenakan. Sebuah perasaan yang sulit dijelaskan kata-kata.
'!" Yahuan terdiam, ia terlihat tidak percaya.
"Kakak...." Makhluk setengah dewa tidak se-emosional makhluk lain, mengingat mereka diciptakan demi mengabdi pada dewa.
Perasaan tidak akan berguna di medan pertarungan, entah mereka berguna bagi dewa atau tidak, hanya dua itu saja.
Namun tetap saja melihat saudarinya sendiri di tangan musuh begini....
Kret.
Tanpa sadar Yahuan mengepalkan tangannya, tubuhnya bergetar.
Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, emosinya memuncak.
Kakaknya yang notabene lebih hebat dengan segala aspek darinya sudah dikalahkan.
"Kau sudah bosan hidup." Xiuying tidak keberatan basa-basi, ia hanya mengatakan kebenarannya.
Makhluk setengah dewa satu ini punya kekuatan yang mirip dengan senjata pusaka belati merah, dan penampilan fisik mereka pun tidak jauh beda.
Xiuying sudah tahu soal para makhluk setengah dewa yang punya hubungan kekeluargaan. Cukup aneh, namun ia tidak ambil pusing.
Yah selain mengalahkan para dewa, ia juga mengorek informasi sebanyak-banyaknya, karena itu sama pentingnya juga.
Instingnya soal kekuatan jadi bertambah besar, itulah kenapa ia bisa tahu gadis merah yang tiba-tiba datang ini.
Yahuan terdiam, ia benar-benar emosi, raut wajahnya menandakan kekesalan yang sulit dijelaskan. Perasaan ini sepertinya akan hilang kalau ia menghajar perempuan ini.
HUSH!
Dan ia pun melakukannya!
Namun sayang sekali Xiuying menghilang cepat sekali.
"!" Yahuan terdiam, gerakannya sangat cepat, tidak terbaca mata sama sekali!
"...." Inilah kekuatan musuh utama pemuda itu? Sungguhlah tidak masuk akal.
Yahuan sadar dari awal ia tidak bisa berbuat apa-apa untuk melawannya, namun gatal sekali kalau hanya diam saja.
Kakaknya saja yang lebih kuat darinya kalah, apalagi dirinya? Ini sudah fakta di lapangan.
Yahuan mulai tenang lagi, emosi makhluk setengah dewa hanya berlangsung sebentar, dan kini ia bisa berpikir jernih lagi.
'Aku harus berguna!' Yahuan menguatkan tekadnya, ia melihat sekelilingnya, kini di manakah perempuan berjubah hitam itu?
'Tidak ada?' Yahuan terdiam, jelas-jelas musuhnya menghindarinya, dan kenapa malah sekarang tidak ada?
GREP!
Tiba-tiba tubuhnya terangkat ke atas! Dan musuhnya muncul di depannya!
Xiuying memegang keras leher gadis merah ini dengan tatapan ganas.
"Ukh." Yahuan meronta, ia ingin melepaskan diri, namun apa daya ia benar-benar tidak berdaya!
Seolah semua kekuatannya terbuang begitu saja.
Kenapa malah begini? Bahkan belum pose bertarung.
"Aku tak punya waktu berurusan denganmu." Xiuying menatap tajam sementara terus mengeraskan tangannya.
__ADS_1
Kalau saja yang ditemuinya adalah 'senjata pusaka matang' pastilah ia tak segan menyedotnya jadi kekuatannya.
Xiuying tidak butuh makhluk lemah yang hanya akan menganggu jalannya saja.
Mending mereka dimusnahkan ebih awal, dan dengan begitu berkuranglah populasi makhluk tak berguna di alam ini.
Srat.
Sret.
Yahuan makin banyak meronta, ia berusaha melepaskan diri. Ia tidak bisa mengumpulkan kekuatan sama sekali, ini aneh.
Padahal biasanya disaat terdesak mengumpulkan kekuatan adalah strategi wajib untuk lepas dari situasi begini.
Namun kenapa ia malah tidak bisa melakukannya?
"!" Yahuan tersadar, lawannya bukanlah makhluk biasa. Sudah pasti kekuatannya disedot dan akhirnya membuatnya tidak berdaya.
Dan memang begitulah kenyataannya, tidak sulit bagi Xiuying membuat lawan tak berdaya, yah ia menyedot kekuatannya sih.
Dengan teknik hebat itu lawan bisa tumbang dengan cepat, dan karena itulah ia menggunakannya sekarang.
'Ka ... kak....' Yahuan tidak punya kekuatan lagi. Ia tidak bisa melepaskan diri.
BUAAGHHHH!
HUSSSHHH!
Seketika itu juga hempasan angin kencang tercipta!
Xiuying tidak sadar dan terhempas jauh!
"NONA YAHUAN!" Terlihat seorang pemuda yang tak lain tak bukan adalah Liu sendiri!
[Nona ... kondisi bahaya ... memulai pemulihan]
SRING!
Seketika itu juga tubuh Yahuan bersinar hijau terang.
'A- apa masih sempat?' Aura kekuatan Nona Yahuan benar-benar kecil.
'SIAL!' Liu terdiam, kenapa ia harus terpukul mundur dan membiarkan rekannya dalam bahaya? Padahal ia sudah bertekad untuk tidak membiarkan seorang pun terluka.
Dan sekarang malah ada yang benar-benar terluka!
Liu terdiam, ia tidak bisa menepati tekadnya sendiri, dan kini ia tak tahu bagaimana kondisi nona itu.
"Uhuk!" Yahuan terbatuk, dan perlahan membuka matanya.
"NONA YAHUAN!?" Liu terkejut, bukankah ini pertanda baik ya?
[Benar Tuan] Sistem meyakinkannya.
Liu terdiam, mendengar ini melegakan baginya.
Yahuan terdiam, raut wajahnya masih terlihat pucat mengingat begitu banyak kekuatan yang keluar percuma dari tubuhnya, alias disedot.
Namun aura Qi pemulihan terus bekerja sebagaimana mestinya, meski pemulihannya pasti tidak akan berjalan cepat.
'Kenapa?' Yahuan sama sekali tidak merasakan kekuatan pemuda ini, namun tiba-tiba dia datang dan menolongnya.
Padahal dia sudah diserang telak tadi. Yahuan tak menduga dia pulih secepat ini.
"Tenang saja Nona." Liu tersenyum kecil. Tidak baik banyak pikiran disaat terluka begini.
__ADS_1
'TADI SERANGANNYA KUAT BANGET.' Meleng dikit malah terhempas jauh!
Inilah akibat merenung di tengah pertarungan.
Memberi musuhnya keuntungan, sungguhlah tidak patut ditiru.
Padahal sebelumnya sedikit imbang, namun bukan berarti jadi patokan kekuatan musuh sampai di sana.
Pada akhirnya ia dikejutkan dengan tinjuan yang benar-benar keras.
Tadi pipinya sempat luka karena tinjuan itu, tapi malah sembuh sendiri selagi masih terhempas.
Liu memegang tangan Yahuan dan seketika itu juga aura merah tercipta, menyelimuti tubuh nona merah ini.
Liu tidak mau mengulang kesalahannya. Kini seharusnya Nona Yahuan akan aman ditinggal.
Liu tak main-main mentransferkan kekuatannya. Ia tidak mau mengambil risiko. Melindungi Nona Yahuan adalah prioritasnya juga!
Syut.
Seketika itu juga Xiuying muncul dengan raut wajah yang tak senang.
Ia tak menyadari serangan pemuda ini.
Dan lagi kenapa dia bisa muncul lagi padahal sudah terhempas begitu jauh sampai hawa kekuatannya pun tak terasa?
Apa mungkin pemuda ini bisa memanipulasi kekuatan? Dia bisa mengeluarkan dan menyembunyikan kekuatan dengan mudah?
Padahal Xiuying pikir semuanya sudah berakhir dan ia bisa kembali melakukan urusannya, namun ternyata lebih merepotkan dari yang ia kira.
Dan lagi aura merah pada gadis merah itu. Xiuying merasakanb suatu energi besar darinya dan tidak hanya aura Qi merah, namun juga aura penyembuh juga.
"Kau menolong sampah sepertinya?" Xiuying tidak mengerti kenapa pemuda ini mau buang-buang tenaga untuk makhluk lemah.
Apa pemuda itu sebodoh ini?
Xiuying sama sekali tidak tertarik pada orang atau makhluk yang tidak menguntungkan dirinya.
Liu terdiam, ia tidak senang dengan perkataan lawannya. Namun bukan saatnya terpancing juga sih.
Membela juga tak ada gunanya, sudah pasti lawannya tak peduli.
Diam dan tenang adalah pilihan terbaik yang bisa diambil.
Nona Yahuan pasti sudah tahu soal ibu sesat ini.
Yah siapa lagi kalau bukan sosok yang sudah menyandera saudarinya sendiri?
Liu tak melihat apa yang terjadi tadi, namun ia yakin Nona Yahuan sudah melakukan yang terbaik.
Terkadang melakukan yang terbaik bukan melakukan sesuatu dengan benar atau sempurna, melainkan dengan sepenuh hatinya.
[....] Sistem tak menyangka tuannya berpikir seperti ini. Jadi tidak benar-benar bodoh juga.
'SISTEM AKU TAHU APA YANG KAMU PIKIRKAN.' Liu mengingatkan.
[Akselerasi Qi super duper ekstrim....]
Shhh....
Perlahan namun pasti aura kekuatan biru kembali muncul dari tubuhnya, Liu menatap tajam.
Xiuying terdiam, sepertinya ia tidak buang-buang waktu di sini.
Meski banyak agenda yang harus dijalaninya, ya tidak ada salahnya meregangkan otot dulu sebentar....
__ADS_1