Berinkarnasi

Berinkarnasi
Rencana sudah dimulai


__ADS_3

Jiang berlutut dihadapan kuburan Dao-Dao, Zhao An berdiri menjaga jarak dari Jiang setelah ia membakar dupa, Jiang berdoa untuk Dao-Dao, setelah selesai ia membakar uang kertas untuk orang yang sudah mati.


" Aku tau jiwamu belum tenang sebelum orang yang sudah membunuhmu mati, aku pasti akan membalaskan kematianmu, segera aku akan menghabisi mereka." Jiang membakar satu persatu uang kertas itu. Setelah itu ia pulang ditemani Dao-Dao.


" *Kini aku mengerti, kehidupan kuno ini mengajarkan bahwa dimana kekuatan menjadi tolak ukur kemampuan seseorang, kecerdasan adalah yang utama." batin Jiang, sambil berjalan


" Aku tidak akan mengalah lagi, kini ingatan Jiang sepenuhnya telah kembali, tunggulah... kalian akan membayar sakit hatiku karena kehilangan orang-orangku*." Jiang berjanji dalam hati , Zhao An mengikuti Jiang dari dalam.


" Jiang." panggil Zhao An. Jiang berhenti lalu menoleh pada Zhao An.


" Ada Apa?"


" Kau baik-baik saja? kau terlihat menyeramkan dengan wajah seperti itu, matamu penuh dengan kebencian." Zhao An merasa Jiang sekarang berbeda, tatapan matanya yang biasa riang kini tidak ada lagi.


" Aku sudah cukup merasakan sakit Zhao An, kini mereka harus membayar atas apa yang telah mereka lakukan dahulu maupun sekarang." Jiang mengepalkan tangannya, Zhao An menganguk, ia juga sangat marah setelah kehilangan Dao-Dao.


Ingatan Jiang sudah pulih, ia sekarang mengerti mengapa Zhang Han tidak bisa langsung menghukum Lu Xiang ataupun Bai Qian, karena jika Zhang Han menghukum tanpa bukti maka Zhang Han akan disalahkan oleh keluarganya, akan terjadi bentrok antara mereka jika Zhang Han tidak bisa memberikan bukti atas hukuman yang ia berikan, jadi sebagai seorang kaisar ia tidak bisa berbuat semaunya dan menghukum orang lain tanpa bukti.


" Ayo pergi." Jiang lalu melanjutkan perjalanan, Zhang Han mengumumkan akan mengadakan syukuran kehamilan Jiang sekaligus ulang tahun Jiang yang akan diadakan Minggu depan.


*****


Ying Zheng duduk di singgasananya, mengedarkan pandangannya pada semua para menteri dan semua orang yang berada di ruangan pertemuan hari ini, ia akan membahas hal penting pada mereka. mereka juga terkejut dengan pertemuan yang mendadak yang diadakan Ying Zheng.

__ADS_1


" Aku mengumpulkan kalian hari ini untuk membahas tentang kerajaan Qing." Ying Zheng membuka suara, mereka tidak mengerti apa yang dimaksud Ying Zheng.


" Aku akan memutuskan untuk membuat perdamaian dengan kerajaan Qing." semua orang terkejut, selama ini kerajaaan Jin Timur tidak pernah membuat perdamaian dengan kerajaaan lain, karena mereka lebih suka menundukkan kerajaan itu untuk berada dibawah perintah mereka dibandingkan membuat perdamaian.


" Yang mulia, apa maksud yang mulia?" tanya seorang menteri Perdagangan, ia pemegang kekuasaan atas barang yang masuk dan keluar kedalam kerajaan.


" Apa perkataanku kurang jelas Menteri Li?" Ying Zheng menoleh padanya, tatapan Yang Ying Zheng berikut padanya membuat hatinya ciut.


" Yang mulia, apa anda sudah kehilangan akal setelah mendengar kehamilan selir Jiang sehingga anda membuat keputusan seperti ini?" menteri lain berkomentar. Ying Zheng menarik nafas, para menteri yang lain menoleh menteri yang berani berbicara kasar dengan mengatakan kehilangan akal.


" Aku tidak mengerti dengan kalian semua, aku berperang dengannya kalian halangi, sekarang aku ingin berdamai kalian halangi juga, jadi aku harus bagaimana menghadapi kalian semua?" Tatapan Ying Zheng menahan amarah membuat mereka sedikit merasa takut.


" Yang mulia, jika tujuan anda berperang karena seorang wanita? apakah wanita dikerajaan Jin Timur ini tidak sebanding dengannya? jika tujuan anda berdamai juga karena seorang wanita, lalu dimana kehormatan yang dimiliki kerajaan Jin Timur? seluruh dunia akan menganggap kerajaaan Jin Timur lemah hanya karena seorang wanita." Menteri penasehat menimpali, ia melihat Ying Zheng yang menahan kesal tetapi ia tidak masalah demi menjaga kehormatan kerajaaan Jin Timur.


" Aku pernah berjanji pada Zhang Han, bahwa jika Jiang mengandung pewaris kerajaan Qin, maka sebagai hadiah dariku, Jin Timur bersedia memberikan perdamaian." Jawab Ying Zheng.


" Kalau menurutmu begitu? kenapa tidak, kalau kau berpikir kita tunduk pada kerajaan Qing, biarlah Semua orang berfikir seperti itu." jawab Ying Zheng enteng.


" Yang mulia, apa anda sudah gila? sekarang aku yakin bahwa selir Jiang adalah wanita murahan, ia menggoda anda dan mengunakan cara kotor sehingga anda begitu tergila-gila padanya, wanita seperti itu pantas ditempatkan dirumah bordir, Selir Jiang dia adalah wanita...." belum selesai menteri Keuangan melampiaskan kekesalannya, sebuah Pedang terbang kearahnya, pedang itu hampir menebas kepalanya, pedang itu melewatkan dirinya dan tertancap ditiang belakang menteri itu.


Wajah Ying Zheng sangat menyeramkan saat ini, menteri keuangan itu langsung bersujud dihadapan Ying Zheng, wajahnya sangat pucat, ia baru menyadari apa yang sudah ia katakan, Semua orang juga terkejut dengan apa yang dikatakan menteri keuangan.


" Apa menteri Yun Yang sudah bosan hidup?"

__ADS_1


" Kurasa ia masih mabuk akibat minum semalam.


" Sudah tau yang mulia sangat sensitif jika menyangkut selir Jiang, dia dengan berani menghinanya, bukankah sama saja menyerahkan nyawa." mereka berbisik-bisik diantara mereka, mereka menggelengkan kepala melihat menteri Yun Yang.


" Ampuni hamba yang mulia, ampuni hamba." Menteri itu terus membenturkan kepalanya dilantai sampai keningnya berdarah, kemarahan Ying Zheng belum juga mereda menatap Menteri itu.


" Ampuni hamba." menteri itu sampai menangis karena kebodohan yang ia katakan, ia memang habis mabuk semalam dan karena rasa mabuk itu belum hilang sepenuhnya dan ia mengatakan hal yang bisa membuatnya kehilangan nyawa. Begitu nyawanya terancam ia baru menyadari apa yang ia katakan.


" Kau tau, aku paling tidak suka orang lain mengatakan hal yang buruk tentangnya, kali ini kau ku ampuni, lain kali bukan kepalamu sendiri yang terpenggal, seluruh keluargamu akan menanggungnya." Ying Zheng menatap menteri itu, kemarahan perlahan mereda.


" Terima kasih yang mulia, terima kasih." menteri itu lalu berdiri, ia tertunduk takut, ia tidak berani memandang wajah Ying Zheng. mereka semua tidak berani membantah Ying Zheng jika menyangkut Jiang, mereka sudah pernah merasakan kemarahan Ying Zheng dulu sekarang mereka tidak ingin mengundang kemarahan yang sama yang hampir membuat mereka sakit kepala.


" Penulis pesan." teriak Ying Zheng, penulis itu lalu duduk dimeja, ia menunggu titah Ying Zheng.


" Tulislah, Aku Kaisar kerajaan Jin Timur mengucapkan selamat atas kehamilan selir Jiang, sesuai janjiku bahwa aku bersedia berdamai tapi bukan berarti bahwa aku tunduk, aku hanya akan membantu permasalahan pada Kaisar Zhang Han dimasa depan, tetapi tidak akan membayar pajak apapun pada kerajaan Qing." Selesai Ying Zheng mengatakan hal itu, penulis pesan itu juga selesai menulis. ia lalu memberikan cap sah Kekaisaran sebagai tanda asli dari Jin Timur.


Yuwen Xue lalu mendekati penulis pesan itu lalu lalu mengambil pesan itu padanya, kemudian membaca ulang, setelah yakin ia mengangguk pada Ying Zheng, kemudian ia menggulung pesan itu dan dan memasukkan kedalam tabung emas dan menyelipkannya dipinggangnya.


" Penulis pesan, aku ingin kau menulis lagi." penulis itu mengangguk, semua orang menjadi bingung, bukankah dekrit yang Ying Zheng inginkan sudah ada, lalu mengapa ia ingin dekrit lain.


" Aku Kaisar Ying Zheng mengucapkan selamat atas kehamilan selir Jiang, aku menolak janji yang dulu pernah aku katakan, aku sudah melepaskan Jiang dari hatiku, mulai sekarang Jin Timur akan selalu menjadi musuh kerajaan Qing, hanya akan menjadi musuh dan tidak akan pernah menjadi teman." Penulis itu selesai menulis setelah Ying Zheng selesai mengatakannya, saat ia ingin memberikan cap sah kekaisaran Ying Zheng menghentikannya.


Ling Long lalu mengeluarkan sebuah cap , kemudian membaca ulang, setelah yakin ia lalu menganguk pada Ying Zheng setelah itu ia memberikan Cap palsu, tetapi terlihat nyata, jika tidak diperhatikan dengan baik maka akan terlihat itu asli. Ling Long lalu memasukkannya kedalam tabung emas yang lain, ia lalu memberikan pada pengirim pesan kerajaan.

__ADS_1


" Berikan ini pada penerima pesan untuk kerajaan Qing." penerima pesan mengangguk lalu ia pergi, Ying Zheng mengangguk pada Ling Long.


aku mau kasi tau ni, aku ada buat cerita baru yang pastinya gk kalah bagus dari yang lain, judulnya oh my jenderal, silahkan mampir ya kecerita baruku udh 5 chapter, terima kasih


__ADS_2