
Jiang menutup matanya saat ia melihat serangan yang segera mendarat padanya, tapi lama ia menunggu tapi tak kunjung terjadi hanya didengarnya pertarungan, segera ia membuka mata yang di lihatnya ternyata Bai Yunfei sedang berkelahi dengan orang berbaju hitam itu.Jiang memengang dadanya yang terasa sangat sakit dan sekali lagi ia memuntahkan darah lagi, tapi ia tidak kehilangan kesadarannya.
" Yang mulia." teriak Bai Yunfei, Orang berbaju hitam yang melihat kelengahan Bai Yunfei segera menyerangnya dan tendangan telat diterima Bai Yunfei. Bai Yunfei termundur kebelakang dan sempat memutahkan sedikit darah, orang berbaju hitam itu menatap mereka bergantian dengan tatapan tajam lalu ia tiba-tiba meninggalkan mereka.
" Pertemuan ketiga kita nanti, akan kupastikan aku tidak akan kalah lagi." batin Jiang berjanji, kini di hatinya rasa penasaran kepada orang itu sangat besar, ia heran karena orang itu ingin membunuhnya, jika ia tidak segera belajar tenaga dalam ia takut nyawanya tidak akan panjang.
Bai Yunfei segera mendekati Jiang." Anda baik-baik saja yang mulia." tanya Bai Yunfei khawatir.
" Aku Baik-baik saja." jawab Jiang masih memegang dadanya dan kini ia tidak mampu berdiri.Bai Yunfei melihat Jiang tidak mampu berdiri maupun berjalan, lalu ia tiba-tiba mengangkat tubuh Jiang ala Bridal, Jiang cukup terkejut tapi ia juga tidak punya pilihan lain.
Bai Yunfei berniat ingin mengantar Jiang kekamarnya tapi saat akan memasuki ruangan untuk menuju kamar, tiba-tiba pintu gerbang kekediaman terbuka dan berdiri Zhang Han bersama pasukannya, Wei Chan dan Lan Huan tercengang mereka tidak tqu harus mengatakan apa saat melihat ekpresi Zhang Han sekarang. Wajah Zhang Han sekarang merah padam menahan amarah, Jiang dan Bai Yunfei terkejut bukan main.
__ADS_1
Situasinya sekarang adalah Bai Yunfei berani menyentuh tubuh permaisuri apalagi menggendong dalam pelukannya dan dalam aturan kerajaan siapapun berselingkuh akan dihukum mati dan siapapun yang berani menyentuh tubuh wanita Kaisar hukumannya sangatlah berat, apalagi jika dilakukan oleh seorang permaisuri, tak terbayang akan terjadi apa.
" Kejahatan." Teriak Zhang Han marah, Jiang sangat terkejut." Apa yang terjadi, apa ini jebakan." fikir Jiang khawatir, kini Jiang tidak tau apa yang terjadi dan sekarang dia benar-benar khawatir Jika Zhang Han salah paham.
" Beraninya kalian berselingkuh dibelakangku." teriak Zhang Han lagi dan kini kemarahannya sudah di ujung tanduk, apalagi melihat Jiang yang masih kokoh dalam gendongan Bai Yunfei membuatnya hampir kehilangan akal.
" Yang mulia, anda salah paham." Jelas Bai Yunfei, tapi ia belum menurunkan Jiang dari gendongannya. " Ini jebakan, celaka." batin Jiang semakin khawatir.
" Yang mulia, permaisuri Jiang terluka dan ia tidak bisa berjalan." Bai Yunfei berusaha menjelaskan. Zhang tidak mempercayai apapun yang dikatakan Bai Yunfei karena ia lebih percaya dengan apa yang dilihatnya.
" Lalu mengapa kau tidak memanggil pelayannya." balas Zhang Han yang membuat Bai Yunfei diam, karena ia memang tidak berfikir lagi setelah melihat Jiang yang terluka parah, dan niatnya hanya segera menolong Jiang.
__ADS_1
" Turunkan aku." gumam Jiang. Bai Yunfei lalu menurunkan Jiang, Jiang berusaha berdiri tegap, Bai Yunfei khawatir melihat Jiang yang sekarang karena ia harus segera diobati karena luka dalam yang dideritannya karena pertarungan tadi.
Lian dan Yuan yang mendengar teriakan Zhang Han segera keluar dan terkejut melihat Jiang terluka dan sempat berada dalam gendongan Bai Yunfei, mereka berdua tidak berani ikut campur masalah ini karena ketentuan kerajaan, siapapun yang berani menyentuh wanita kaisar apapun alasannya akan dihukum.
" Yang mulia, apa yang anda lihat belum tentu itu kebenarannya, Kaisar Bai Yunfei hanya menolongku" Jiang Berusaha menjelaskan dengan kondisinya yang bisa dibilang lemah.
" Kau terlalu murahan permaisuri, sekarang aku mengerti, kau mencintai Bai Yunfei karena itulah kau hanya mau disentuh oleh Bai Yunfei, kau benar-benar murahan, kau tidak pantas tinggal diistana, kau harusnya menjual dirimu dirumah bordil( rumah *******)." Teriak Zhang Han yang sudah dikuasai amarah hingga ia tidak berfikir sehat lagi.
" Yang mulia, hati-hati kalau berbicara." teriak Jiang tidak terima dikatakan wanita murahan, kini rasa sakit yang ia rasakan tadi hilang dan kini digantikan sakit hati karena perkataan Zhang Han yang merendahkannya.
Zhang Han berjalan mendekati Jiang dan Bai Yunfei." Kau tidak terima aku merendahkanmu, tapi kau sendiri yang merendahkan dirimu, kau menyukai disentuh Bai Yunfei tapi kau tidak sudi disentuh olehku." Kata Zhang Han marah didepan wajah Jiang. Kini Jiang tidak tau harus mengatakan apalagi untuk menjelaskan pada Zhang. orang berbaju hitam yang bersembunyi tersenyum licik dibalik rimbunan pohon, lalu ia menghilang tanpa diketahu orang lain.
__ADS_1