Berinkarnasi

Berinkarnasi
Tentang Lu Xiang


__ADS_3

Lu Xiang yang sedang menyisir rambut sambil berkaca melihat bayangan masuk kedalam kamarnya, orang itu lalu mendekati Lu Xiang kemudian mengambil sisir ditangan Lu Xiang dan menyisir rambut Lu Xiang.


Ia melihat pantulan wajahnya dicermin perunggu itu " Rencana kita membunuh Jiang gagal." ucap orang itu, Lu Xiang masih memandang dirinya dan wanita itu di cermin perunggu.


" Aku tidak pernah mendengar kau mengalami kegagalan dalam membuat rencana" ucap Lu Xiang, ia menarik nafas lega, Orang itu melihat Lu Xiang menarik nafas.


" Kau senang kita gagal?" tanya orang itu masih menyisir rambut Lu Xiang. Lu Xiang tidak menjawab,ia hanya diam .


" Ia dibantu tiga orang pria, aku tidak tau siapa yang mereka maksud." lanjut orang itu.


" Wei Chan dan Lan Huan ada diistana, Dao-Dao dan Zhao An juga berada diistana, hanya Zhang Han yang tidak tau keberadaannya, kalaupun Zhang Han bersama Jiang, lalu siapa dua pria lainnya" tanya Lu Xiang, ia mulai berfikir siapa yang bersama Jiang Sekarang.


" Aku tidak bisa memastikan hal itu, tapi kitak akan segera mengetahuinya." jawab Orang itu,


Orang itu berhenti menyisir rambut Lu Xiang, ia lalu mendekatkan wajahnya disebelah Lu Xiang. " Kau lihat wajah kita, kita sudah jalan sejauh ini, tidak akan ada jalan untuk kembali Lu Xiang, jangan pernah berfikir untuk mengubah tujuan kita, aku tau isi hatimu dan kau tau isi hatiku." kata orang itu, lalu ia berdiri menjauhi Lu Xiang dan membelakanginya.


Lu Xiang lalu berdiri menghadap orang itu yang berdiri membelakanginya. " Jangan lupa, kau bisa berdiri sampai sekarang karena diriku." kata orang itu, Lu Xiang merasa sesak saat mengingat masa lalu.


Dulu Lu Xiang mencintai pria bernama Zhao Yu, kakak dari Zhao An, tetapi seluruh keluarga itu dibinasakan kecuali Zhao An, ia merasa sangat sedih saat itu, lalu ia mendengar kabar lagi bahwa ia akan segera dibawa keistana untuk menjadi selir Zhang Han, ia sangat marah, benci dan dendam saat itu. Bagaimana tidak? orang yang sudah membinasakan kekasihnya adalah anak dari orang yang segera menjadi suaminya.

__ADS_1


Lu Xiang tidak sanggup lagi hidup saat mendengar berita itu, ia lalu berlari ingin membunuh diri dijurang, tetapi sebelum Jiang terjatuh seseorang sudah lebih dulu menangkap tangannya, Jiang berusaha melepaskan tangannya tetapi Pegangan tangan orang itu kuat, Lu Xiang tidak bisa beladiri, jadi ia hanya pasrah saat orang itu menarik dirinya keatas.


Lu Xiang menangis terisak, orang itu lalu memeluk dirinya." Mengapa kau menolongku, mengapa tidak membiarkanku mati , itu lebih baik daripada aku harus menikah dengan pria yang sudah membunuh kekasihku." isaknya.


" Mengapa kau harus menyia-nyiakan hidupmu seperti ini? aku sama halnya seperti dirimu, seluruh klanku dihabisi tanpa tersisa dan aku melarikan diri. Kau harus kuat, jika kita hidup maka kenapa tidak mencoba membalas dendam." ucap orang itu.


" Membalas dendam? bagaimana caranya, aku tidak memiliki kekuatan yang besar untuk membalaskan dendamku pada keluarga kerajaan." jawab Lu Xiang.


" Dengan kau menjadi selirnya putra mahkota kau harus bisa memenangkan kepercayaannya, buat ia tidak meragukanmu sama sekali, begitu sudah menguasai segalanya kita akan melancarkan rencana kita satu persatu." jawab orang itu.


" Kau benar, aku harus membalaskan dendam sakit hatiku pada keluarga kerajaan, dengan aku menjadi bagian dari mereka aku bisa menghancurkannya dari dalam, mereka harus merasakan sakit yang aku rasakan sekarang." Jiang menggepalkan tangannya, ia berjanji akan membalas dendam lewat Zhang Han. Dalam Waktu 3 bulan ia berlatih beladiri dan tenaga dalam lewat orang itu, setiap hari Lu Xiang yang dipenuhi dendam berlatih tanpa henti sampai waktu ia dibawa keistana.


Tiada hari tanpa berlatih, Lu Xiang memperkuat beladirinya, ia menjadi wanita nomor satu dalam ilmu beladiri di kerajaan Qing dan Zhang Han senang mendengarnya. Saat dulu bertarung bersama Jiang ia sengaja mengalah untuk mengukur kekuatan Jiang dan ia terkejut akan hal itu karena kegesitannya tanpa belajar dan tubuhnya belum kuat tetapi gerakan yang dikeluarkan Jiang berbeda.


Lu Xiang pernah dengar bahwa Jiang adalah calon permaisuri masa depan tetapi itu hanya nama saja. Perlahan tapi pasti Lu Xiang yang cerdas mendapatkan kepercayaan Zhang Han walaupun ia tidak bisa mendapatkan hatinya karena Zhang Han tidak mudah tertarik pada wanita, tidak semua orang mengetahui bahwa Zhang Han orang yang dingin pada wanita.


Tentu saja peristiwa berdarah itu Lu Xiang ambil adil dalam rencana itu, saat masuk istana Lu Xiang selalu berkomunikasi dengan orang itu melalui surat rahasia, semua rencana yang dibuat Lu Xiang dibantu orang itu, sampai ia mengetahui bahwa Zhang Luhan dan Zhang Ruyue adalah dua orang yang tidak bisa bersama dan ambisi Zhang Luhan yang ingin menjadi raja membuat Lu Xiang menarik mereka untuk bersatu melawan Zhang Han.


Setelah beberapa tahun kemudian setelah Zhang Han menjadi raja, demi memperluas wilayah dan mendapatkan pendukung dari orang yang berpengaruh dikerajaan, Orang yang selalu membantu Lu Xiang ikut terpilih, semua itu memudahkan rencana mereka untuk meruntuhkan kekuasaan Zhang Han.

__ADS_1


" Kuharap kau tidak melupakan semua perjuangan kita Lu Xiang." ucap orang itu, Lu Xiang yang melamun mengingat masa lalu tersadar mendengar perkataan Orang itu. memang sangat besar perjuangan Lu Xiang untuk bangkit sampai sekarang, tidak sedikit hinaan dan cemohan yang ia dapatkan untuk bisa berdiri sampai sekarang. Lagi-lagi Zhang Han yang selalu melindunginya dari semua hinaan orang lain, orang itu selalu membantu Lu Xiang setiap kali terjatuh.


" Aku tidak pernah melupakan semua perjuangan itu, hanya saja..." Lu Xiang tidak dapat menyelesaikan kata-katanya.


" kau pernah dengar pepatah lama? Jika kau tidak mampu, yang ada hanya alasan. Tidak ada jalan untuk kembali bagi orang seperti kita Lu Xiang." ucap orang itu.


" Aku tau, tapi lambat laun rasanya tujuan awalku berubah haluan " jawab Lu Xiang.


" Aku sudah pernah mengatakan untuk tidak pernah jatuh cinta lagi, karena cinta hanya membawa kebinasaan, dan kau sudah merasakannya." teriak orang itu marah.


" Kau kejam pada hatimu sendiri... tetapi aku tidak, aku bisa kejam pada diriku tapi tidak hatiku, aku tidak memiliki kemampuan untuk melihat orang yang aku cintai mati didepan mataku." balas Lu Xiang yang tak kalah keras berteriak marah.


" Cinta itu buta Lu Xiang, kau akan melupakan segalanya hanya karena cinta hingga kau akan binasa karena cinta, cinta itu racun hati, jangan pernah sekali-kali kau mengalami untuk yang kedua kalinya." mata orang itu berkaca-kaca menahan sesak didadanya, ia pernah mencintai seseorang tetapi karena dendam ia menolak orang itu walaupun ia begitu mendambakannya.


" Aku rela mengorbankan segalanya demi tujuanku, bahkan hatiku akan kutikam sendiri demi tujuanku ini." lanjutnya.


" Kuharap kau tidak akan menyesalinya." jawab Lu Xiang, ia tau apapun tentang wanita itu, mereka berdua seperti dua tubuh tapi satu hati, mereka berdua tidak bisa menyembunyikan rahasia apapun diantara mereka. Orang itu lalu pergi meninggalkan Lu Xiang, Lu Xiang menarik nafas.


" Aku tidak tau apa yang aku lakukan sekarang benar atau salah, tetapi aku tidak bisa kembali." guman Lu Xiang sendiri, ia lalu menuju peranduan untuk tidur. selama beberapa waktu ia tidak bisa tidur.

__ADS_1


__ADS_2